Kabur

"Pak buka pintunya atau saya akan teriak"

Wanita berambut keriting bersitegang dengan penjaga Mension.

"Maaf Nona... Kami tidak bisa membukanya jika orang itu tak berkepentingan.."

"Heh...Awas ya... gue botakin Lo. Gue bilang,gue mau nyari sahabat gue..."

Tin...tin...

Siska menoleh kearah mobil yang di sampingnya.

Tok tok tok

"Tuan mengenal saya tidak...." Kenzo melirik kearah wanita berambut keriting itu.

"Saya mencari sahabat saya..Namanya Inka, mantan suaminya bilang dia tinggal di sini."

Sungguh Siska tak tau, jika Inka sudah bercerai dari Bagas, dan tinggal di sini. Gara gara ia pergi ke negara sang kekasih,hilang kontak dengan sahabatnya itu.

Siska sibuk dengan masalah barunya di sana. Sehingga tak tau Inka sudah menjadi janda.

Siska mengutuk Bagas dan ingin sekali mencakar wajah Clarisa.Dia belum puas hanya menjambak rambutnya.

Siska menoleh kearah pintu pagar yang menjulang,ia berlari masuk tanpa menghiraukan manusia di dalam mobil.

"Wah.... Gila Inka, kerja di sini,di rumah segede ini. Gue yakin tinggal tulang tuh anak, heran ngapain juga dia kerja di sini. Pasti tuh mata duitan.... Badannya pasti tinggal kulit sama tulang, kurus."

Siska sibuk dengan pikiran nya sendiri.

Siska menoleh ke arah Kenzo,rupanya pria itu sangat tampan jika dilihat dari dekat.

"Ehm...."

Kenzo melirik,memasang wajah dingin seperti biasanya.

"Apa Inka ada di dalam...Dia kerja sebagai apa?

Apa dia kerja sebagai tukang sapu, nyuci atau memasak...Ah aku tidak yakin, kalau Inka jadi koki disini,diakan tidak bisa masak, goreng telur aja suka gosong..."

"Semuanya tidak sama sekali Nona..."

Nada datar dan dingin seolah Kenzo tak senang Nona mudanya di hina.

"Terus jadi apa dong.....?"

Siska kepo, memikirkan Inka bekerja dengan tubuh mungilnya.

"Eh eh...Tunggu dulu..." Siska kaget, pintu terbuka otomatis

"Hah...." Siska melongo matanya tak berkedip saat pintu bergeser sendiri.

"Hah...Gue ditinggal...."

Siska masih melihat ke arah pintu. Ah mungkin pintu itu ada remote nya. Begitu pikirnya....

Siska celingukan di ruang tamu. Ia bingung mau kemana takut nyasar.

"Sungguh orang terlanjur kaya..... Isi dalamnya juga sangat wah....Gila bener."

Siska menoleh kearah foto pernikahan yang terpampang besar.

"Ko mirip ya... Tapi cantikan dia.." Gumamnya

.

.

.

"Tuan...Ada seorang wanita mencari Nona muda.."

Sean mengangkat sebelah alisnya.Siapa lagi, ? Pikir nya...

"Apa agenda hari ini Ken...."

Sean mengalihkan. Ia tak mau mengganggu Inka, istrinya itu setiap pagi pasti di taman belakang. Dia bilang sejuk jika pagi begini.

"Jam sepuluh nanti akan ada investor asing teman tuan besar."

"Daddy..." Kenzo mengangguk.

"Tuan... Maaf perempuan itu kabur."

Sean mendelik,ia tau siapa yang di maksud. Siapa lagi kalau bukan Naura..

"Biarkan saja,aku yakin dia tidak akan pernah mengulanginya lagi. Jika dia berani menyentuh istri ku sedikit saja,ku pastikan tak ada ampun kali ini."

"Arg........"

Suara Inka yang berteriak nyaring,mengagetkan mereka. Sean berdiri dan berlari mencari keberadaan istri nya. Kenzo juga sama mengikuti langkah sang majikan.

"Siska...."

"Inka..."

Dua sahabat itu menghambur saling memeluk satu sama lain. Sean bernapas lega, ternyata wanita yang di bilang Kenzo adalah sahabat istri nya.

"Lo Kemana aja sih Sis... Lo ngilang ga ada kabar. Jahat tau gak ...

Lo bukan temen gue lagi... Males gue berteman sama Lo..."

"Sorry... Gue salah,tapi bener gue gak ada niat sa sekali buat Lo bingung nyari Gue... Ha ha ha takut Lo nyusulin gue di sono."Inka cemberut memanyunkan bibirnya. Apapun alasannya Siska, Inka marah.

"Baby... Baik baik di rumah, Hm... Aku berangkat kerja dulu Ok..." Inka mengangguk mengerti.

Cup...

Siska melongo,

Bukankah dia Sean William,CEO perusahaan terbesar di negara ini, bahkan namanya juga sudah mendunia. Dia juga menguasai bisnis di berbagai negara. Dan juga perusahaan ada di mana mana.?

Lalu apa hubungannya dengan Inka, sahabatnya. Siska menoleh kearah Inka, ia meneliti tubuh Inka.

Tidak mungkinkan sahabatnya jadi Sugar Baby...

Benar, apa tadi katanya Baby. Oh ya ampun Inka sampai frustasi bercerai dari Bagas.Dan sekarang dia memilih jalan ektrim menjadi Sugar Baby pria kaya raya. Bagaimana jika nanti istri sahnya datang dan oh... Ini lebih ngeri di banding dengan membeli bibit kecebong.

Inka menautkan kedua alisnya, setelah mengantar kepergian suaminya. Inka berjalan pada Siska, banyak pertanyaan Inka untuk Siska jawab.

"Sis.... "

"Ka..."

Berbarengan menyebut nama

"Apa..."

"Lo gak seharusnya kayak gini, Ka.... Dosa tau gak. Ayo kita ke kost_an gue, jangan kayak gini lah. Lo gue tinggalin sebentar hidup Lo ancur gitu,Ka..

"Gak males gue.... "

"Ka... Plis, cuman Lo sahabat gue. Gue gak mau Lo terjerumus ke hal gak bener kayak gini. Ntar kalo istri nya ngelabrak Lo gimana, Lo pasti kalah deh Ka... Gue yakin istrinya tuan Sean William itu tinggi gede kaya tuan Sean....

Pulang ke kost saja yuk..."

Siska menggeret tangan Inka,...

"Nona... "

" Tidak apa Ina..Dia temanku.."

wanita itu mengangguk mengerti, ia menunduk lalu berbalik pergi meninggalkan majikannya.

"Ka..."Siska bingung, otak nya berpikir keras. Ko wanita itu memanggil Nona dan lagi di menunduk memberi hormat.

Inka menarik tangan Siska menuju ruang tengah.

Siska melongo ia menggelengkan kepalanya tak percaya. Di dinding banyak sekali terpajang foto tukar cincin, yang di yakini acara pertunangan. Dan ada beberapa lagi foto seperti yang ia lihat di depan tadi.

Siska menoleh kearah Inka..Inka mengangguk.

"Kami menikah sepuluh hari yang lalu.."

"What....."Siska berteriak nyaring

"Ah... Lo nge prank gue nih.. "Inka menggeleng

Siska terduduk, ia shock sekaligus bingung. Kenapa bisa menikah dengan pria setajir Sean William. Ah bukan tajirnya yang jadi masalah saat ini. Bukankah Inka baru bercerai dari Bagas, ko langsung nikah lagi sama bule....

Inka menceritakan tentang Bosnya. Dan perceraian nya dengan Bagas hingga ia menikah dengan Sean William.

Siska melongo,kupingnya masih mendengar tapi raut wajahnya seperti orang bodoh.

"Ka.... gue juga mau punya suami kayak Lo deh.. Sumpah gue iri tau gak."

"Lalu kak Arjun, bagaimana..."

Huh.... Siska menghembuskan nafasnya sesak. Kekasihnya itu meninggal dunia saat ia baru saja bertunangan. Ya Siska pergi ke negara asal sang kekasih. Mereka berdua bertunangan di sana,tapi sayang nya hari kedua setelah bertunangan, mereka berdua kecelakaan. Yang mengakibatkan kekasihnya koma berbulan bulan, dan akhirnya meninggal dunia. Dia sendiri tak punya sanak saudara di sana. Ponselnya hilang entah di mana, Siska hanya tau nomer Inka. Tapi sayang saat itu Inka susah mengganti nomernya.

"Maaf.... "

Inka menunduk,ia sedih membayangkan bagaimana sahabatnya bertahan di negri orang tanpa satupun yang di kenalnya.

"Ha.... ha... Udah jangan melow gini ah. Gue juga udah pulang kan.." Siska mencairkan suasana.

Terpopuler

Comments

Budi Kustowo

Siska ama bang Kenzo aja....
🤣🤣💖

2022-06-04

14

Khasanah Mar Atun

kenzo hilal jodohmu udh dateng

2022-06-14

6

Netty Roida

siska sama babang kenzo aja thor 😁😁😁

2022-06-14

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ada apa dengan bagas
3 Rencana liburan
4 Pertemuan
5 Rahasia
6 Berbohong
7 Sah
8 Menggodanya
9 Clarisa marah
10 Bertemu lagi
11 Menyembunyikan fakta
12 Mulai bekerja
13 Clarisa ke kantor
14 Maksud tersembunyi
15 Cemburu
16 Foto yang pecah
17 Jebakan
18 Terkurung
19 Shock
20 Mencari
21 Salah tingkah
22 Suara asing
23 Terbongkar
24 Pergi
25 Ingin seatap
26 Bingungnya siska
27 Ciuman paksaan
28 Memjambaknya
29 Menunjukan kepemilikan
30 Tak sengaja
31 Kualitas kecebong
32 Bimbang
33 Gairah tersalurkan
34 Tak mau rugi
35 Kecewa
36 Membunuh rasa
37 Ingin memperbaiki
38 Dilema
39 Pertengkaran
40 Pergi
41 Cemburu
42 Rencana Clarisa
43 Pingsan
44 Hari baru
45 Akhir
46 Sah bercerai
47 Hilang kendali
48 Depresi
49 Akal bulus
50 Cara licik sean
51 Albert berkunjung
52 Hak waris
53 Di hadang
54 Pantai
55 Pesta perusahaan
56 Nasi goreng
57 Terbongkar
58 Iri
59 Cincin
60 Pernikahan kedua
61 Malam panas
62 Lagi
63 Penyesalan Bagas
64 Pengalihan
65 Kabur
66 Minta izin
67 Terpaksa
68 Terpaksa
69 Perselingkuhan
70 Kerja sama
71 Pembelaan
72 Perang dingin
73 Tameng
74 Pertemuan tak terduga
75 Wanita masa lalu
76 Brian bahagia
77 Keguguran
78 Ketakutan Sean
79 Maksud tersembunyi
80 Siuman
81 Tak percaya
82 Pria itu
83 Mengidam
84 Permintaan Inka
85 Kepergian Sean
86 Wanita yang sama
87 Umpan
88 Markas Sean
89 Peringatan Brian
90 Mencari tau
91 Pengorbanan Brian
92 Salah mengira
93 Sandra
94 Pasrah
95 Duel
96 Akhir Lincoln
97 Kedatangan Mario
98 Rubi Felisa
99 Langkah Sean
100 Menjenguk Clarisa
101 Gagal
102 Canggung
103 Kepergok
104 Penculikan
105 Jatuhnya harga diri
106 Salah paham
107 Tentang Kenzo
108 Maksud terselubung
109 Wanita gila
110 Perpisahan
111 Mengabaikan
112 Ungkapan perasaan
113 Tertangkap basah
114 Alicia Deandra
115 Pengganggu
116 Kemarahan Radika
117 Menciumnya
118 Pikiran Cello
119 Berbuat ulah
120 Rasa penasaran
121 Takut kehilangan
122 Menahannya
123 Emosi jiwa
124 Siapa Alicia
125 Gadis misterius
126 Kenyataan
127 Sean berang
128 Keputusan Alicia
129 Partner
130 Kesempatan Alicia
131 Dendam masa lalu
132 Pengorbanan Alicia
133 Terhasut
134 Alicia berang
135 Langkah Alicia
136 Penyesalan
137 Pria misterius
138 Wanita cerdik
139 Sebuah kepercayaan
140 Kekecewaan
141 Sandiwara
142 Taktik Alicia
143 Beradu tatap
144 Cello murka
145 Fakta
146 Mengerjai
147 Memalukan
148 Tekad
149 Grisa
150 Memancing musuh
151 Mengorek informasi
152 Kecurigaan Albi
153 Merasa tak di hargai
154 Berbuat ulah lagi
155 Mabuk
156 Mencari
157 Membuang harga diri
158 Mual
159 Shock
160 Dendam yang membara
161 Terjebak
162 Mengintai
163 Obsesi Grisa
164 Cello bodoh
165 Kebahagiaan Cello
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Prolog
2
Ada apa dengan bagas
3
Rencana liburan
4
Pertemuan
5
Rahasia
6
Berbohong
7
Sah
8
Menggodanya
9
Clarisa marah
10
Bertemu lagi
11
Menyembunyikan fakta
12
Mulai bekerja
13
Clarisa ke kantor
14
Maksud tersembunyi
15
Cemburu
16
Foto yang pecah
17
Jebakan
18
Terkurung
19
Shock
20
Mencari
21
Salah tingkah
22
Suara asing
23
Terbongkar
24
Pergi
25
Ingin seatap
26
Bingungnya siska
27
Ciuman paksaan
28
Memjambaknya
29
Menunjukan kepemilikan
30
Tak sengaja
31
Kualitas kecebong
32
Bimbang
33
Gairah tersalurkan
34
Tak mau rugi
35
Kecewa
36
Membunuh rasa
37
Ingin memperbaiki
38
Dilema
39
Pertengkaran
40
Pergi
41
Cemburu
42
Rencana Clarisa
43
Pingsan
44
Hari baru
45
Akhir
46
Sah bercerai
47
Hilang kendali
48
Depresi
49
Akal bulus
50
Cara licik sean
51
Albert berkunjung
52
Hak waris
53
Di hadang
54
Pantai
55
Pesta perusahaan
56
Nasi goreng
57
Terbongkar
58
Iri
59
Cincin
60
Pernikahan kedua
61
Malam panas
62
Lagi
63
Penyesalan Bagas
64
Pengalihan
65
Kabur
66
Minta izin
67
Terpaksa
68
Terpaksa
69
Perselingkuhan
70
Kerja sama
71
Pembelaan
72
Perang dingin
73
Tameng
74
Pertemuan tak terduga
75
Wanita masa lalu
76
Brian bahagia
77
Keguguran
78
Ketakutan Sean
79
Maksud tersembunyi
80
Siuman
81
Tak percaya
82
Pria itu
83
Mengidam
84
Permintaan Inka
85
Kepergian Sean
86
Wanita yang sama
87
Umpan
88
Markas Sean
89
Peringatan Brian
90
Mencari tau
91
Pengorbanan Brian
92
Salah mengira
93
Sandra
94
Pasrah
95
Duel
96
Akhir Lincoln
97
Kedatangan Mario
98
Rubi Felisa
99
Langkah Sean
100
Menjenguk Clarisa
101
Gagal
102
Canggung
103
Kepergok
104
Penculikan
105
Jatuhnya harga diri
106
Salah paham
107
Tentang Kenzo
108
Maksud terselubung
109
Wanita gila
110
Perpisahan
111
Mengabaikan
112
Ungkapan perasaan
113
Tertangkap basah
114
Alicia Deandra
115
Pengganggu
116
Kemarahan Radika
117
Menciumnya
118
Pikiran Cello
119
Berbuat ulah
120
Rasa penasaran
121
Takut kehilangan
122
Menahannya
123
Emosi jiwa
124
Siapa Alicia
125
Gadis misterius
126
Kenyataan
127
Sean berang
128
Keputusan Alicia
129
Partner
130
Kesempatan Alicia
131
Dendam masa lalu
132
Pengorbanan Alicia
133
Terhasut
134
Alicia berang
135
Langkah Alicia
136
Penyesalan
137
Pria misterius
138
Wanita cerdik
139
Sebuah kepercayaan
140
Kekecewaan
141
Sandiwara
142
Taktik Alicia
143
Beradu tatap
144
Cello murka
145
Fakta
146
Mengerjai
147
Memalukan
148
Tekad
149
Grisa
150
Memancing musuh
151
Mengorek informasi
152
Kecurigaan Albi
153
Merasa tak di hargai
154
Berbuat ulah lagi
155
Mabuk
156
Mencari
157
Membuang harga diri
158
Mual
159
Shock
160
Dendam yang membara
161
Terjebak
162
Mengintai
163
Obsesi Grisa
164
Cello bodoh
165
Kebahagiaan Cello
We will open more payment methods as soon as possible
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!