Iri

Inka meremas ujung kemeja nya. Sean masih di posisi yang sama, memandang wajah cantik Inka.

"Hubby.... Kau belum makan..?"

Inka duduk di pangkuan nya, mengalungkan tangannya. Sean mengangkat sebelah alisnya.

Inka menggigit bibir bawahnya.

Duh gimana caranya merayu nya.Berpikir lah Inka....

Cup...

Dengan seribu keberanian Inka mengecup bibir Sean. Bahkan Inka tak menghiraukan adanya Kenzo yang melihat nya.

"Kau merayu ku.. Baby.." Inka menggeleng

"Tidak...Jangan marah aku takut..." Inka berbisik.

Cup...

Sean mengecup bibir mungil Inka sedikit **********.

"Kita akan fiting baju pengantin..." Inka mengerutkan dahinya.

"Tuan...."

Inka menoleh kan kepalanya dan hendak turun dari pangkuan Sean. Sean tidak membiarkan wanita nya turun dari pangkuannya.

"Baby...Dia yang akan menggantikan mu.."

Inka diam...Bingung. Apa maksudnya?

"Tugasmu mulai hari ini dan seterusnya,akan beralih padanya."

"Kau memecat ku.."

Inka berteriak tak terima.

Sean memejamkan matanya tak mengerti mengapa wanita nya jadi bodoh sih..

"Tidak mulai saat ini kau tak ku izinkan bekerja lagi. Cukup kau berdiam diri,biarkan aku yg bekerja."

Inka masih marah. Apa apaan, Sean memecatnya tanpa tau salahnya apa. lebih parahnya lagi dia sudah diganti kan posisinya pada orang lain.

Argh...

Inka berteriak keras. Saat Sean menggendongnya seperti koala. Inka menyembunyikan wajahnya pada dada bidang lebar Sean.

"Kita akan kemana...?"

"Bukankah aku sudah bilang Baby...Kita akan fiting baju pengantin. Hemm..."

"Kalau begitu turunkan aku...!" Inka berbisik lirih

"No...." Mereka berdua menjadi pusat perhatian para karyawannya. Sean acuh. Baginya itu semua tidak penting mau mereka menggosipkan seperti apa saja Sean tak perduli. Baginya Inka ada di sisinya.

Inka tak berani menatap ke manapun. Masih di posisi yang sama menyembunyikan wajahnya di dada bidang Sean.

"Turunkan aku Hubby...." Saat di lift Inka berontak ingin turun.

"Jangan banyak bergerak Baby...Kau membangunkannya.." Inka diam,dia tau apa maksudnya.

"Tapi aku malu...Bukan kah aku berat..?"

Sean tersenyum mengecup bibir Inka yang mendongakkan wajahnya.

Keluar dari lift mereka berdua kembali jadi perhatian. Sean melangkah kan kakinya menuju tempat dimana mobilnya berada. Sesekali Sean mengecup kepala Inka yang masih menyembunyikan wajahnya.

Dari jauh seorang pria mengepalkan tangannya. Dadanya naik turun melihat kemesraan mereka.

Matanya berkaca-kaca, mengingat kejadian sebelumnya. Dirinya lah yang ada di posisi saat ini. Memanjakan wanita nya.

Ya Bagas melihat bagaimana Sean memperlakukan Inka, mantan istrinya.

"Aku akan merebut nya dari mu Sean...Inka milikku dan akan selamanya juga seperti itu."

Bagas pergi mengemudikan mobilnya lagi. Ia tak sanggup memandang keromantisan mereka.

Sementara Clarisa mengepalkan tangannya.

"Rupanya kau mendapatkan mangsa yang lebih besar lagi,Inka."

Clarisa tersenyum misteri.

Tak di sangka dia membuntuti suaminya yang pergi kemari. Justru ia melihat bagaimana Inka menggoda CEO perusahaan ini sungguh Clarisa benci ini.

"Hubby.... bagaimana dengan yang ini.."

Sudah ketiga kalinya Inka mencoba gaun pengantin nya. Sudah tiga kali juga Sean bilang jelek, terlalu terbuka lah terlalu seksi lah dan masih banyak lagi yang Sean katakan.

Inka sampai jengah sendiri kakinya sudah kesemutan bolak balik ganti.

"Ganti... Lihatlah dada mu hampir keluar semua. Kau mau memamerkannya pada semua orang." Sean ngegas.

Inka segera berbalik dan mengganti nya lagi.

Sean emosi sebenarnya,dia mau menikah apa mau pamer buah dadanya sih. Sean dongkol dengan Inka awas saja berani Makai baju begitu lagi ku bakar pabriknya.

Sean menggerutu sendiri.

Kenzo hanya sesekali melirik Tuannya. Sebenarnya tadi dia juga shock melihat Nona nya berpakaian seperti itu. Tuannya benar jika marah bajunya terbuka sekali.

Inka cemberut keluar dari kamar ganti.

Sean menghembuskan nafasnya perlahan, sudah berjam jam kenapa semua bajunya hampir sama.

kalau tidak dadanya yang hampir keluar punggungnya yang terbuka. Sean tak suka semua itu,ia tak mau miliknya di lihat orang lain.

"Apa tidak ada baju yang tertutup. Hah...Kenapa semua nya hampir sama."

"Maaf tuan....Tapi Nonanya yang ingin baju yang seperti ini.."

"What..."

Sean melotot tajam mendengar Inka yang meminta model begini yang benar saja. Pantas dari tadi modelnya sama terbuka.

"He he he..Itu gaun nya lucu lucu Hubby.." Inka menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Hah...

Sebenarnya mereka itu akan menikah atau mau apa sih..?

"Carikan yang tertutup.." Nada rendah Sean membuat mereka merinding takut.

.

.

.

"Hubby....kenapa kau marah, aku kan hanya ingin memakai nya saja. Mereka lucu jika aku yang pakai...Aku seperti Ratu di dalam kerajaan. Hehe...Kau tau Hubby mereka memakai kemben sangat cantik. Jadi_"

"Stop... Baby. Jangan sekali-kali kau pakai baju seperti itu." Sean mendengus kesal.

"Ish... Aku kan hanya mencoba lagi pula tidak jadi kan."

.

.

.

"Brengsek..."

Bagas mengamuk di ruang meeting. Pria itu tak pernah berpikir Inka akan berpaling dari nya secepat ini.

Beberapa jam yang lalu,Pengacara dari keluarga ibunya Inka datang dan meminta dia mengembalikan hak Inka.

Bukan Bagas tak ingin mengembalikan milik Inka. Tapi Bagas bingung surat hak milik perusahaan ini di ambil oleh ibunya.

Bagas mengambil jas dan kunci mobilnya. Ia akan pergi ke rumah orang tuanya.

Di sinilah Bagas memohon supaya ibunya menyerahkan surat itu.

"Bu... Kumohon, itu bukan milik kita Bu..."

"Tidak Gas... Perusahaan ini milik keluarga kita. Ibu tidak merasa telah menjualnya dulu...Jadi ini masih milik kita. Bukan milik perempuan mandul itu."

"Bu..."

Bagas hilang akal, harus bagaimana menyadarkan ibunya jika perusahaan itu bukan lah miliknya lagi. Melainkan milik mantan istrinya,karna ayahnya lah yang telah menjualnya.

"Ingat Harry...Kau yang telah menjualnya. Kau juga yang harus bertanggung jawab.Aku tidak mau hidup miskin." Monik berteriak frustasi.

"Dengar Monik...Jika aku tak menjualnya dulu kita sudah masuk penjara..." Harry tak kalah berteriak keras.

Bagas terkesiap.Apa maksud ayahnya..?

"Bukankah dulu kau telah menginvestasikan seluruh kekayaan kita Monik.."

Deg..

Monik bergetar hebat.

"Mereka telah menipumu Monik. Seluruh harta yang kau investasi kan di bawa kabur,...Kau yang membuat kita miskin Monik. Apa salahnya jika aku menjual satu satunya perusahaan yang tersisa untuk menebus ke depkoleptor. Mereka telah menggadaikan dan membawa kabur uangnya. Asal kau tau itu..?"

Monik menangis tersedu, dia tak percaya dengan semua ini.

Monik pikir mereka tak membawa kabur uangnya.

Terpopuler

Comments

Fresi Nea Mangowal

rasaii luh moninikk tk tau diri😡

2022-07-13

1

Eli sa,adah Elsa

lanjuttt thorrr

2022-06-30

0

Widya Asyanti

dasar monik tak sadar diri, udahlah dia yg numpang dgn hartanya inka, eeeh dia pula yg bilang inka yg miakin tak punya apa2, kasihan bagas, walaupun ia yg nabrak ortu inka, tp kan ndak sengaja

2022-06-30

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ada apa dengan bagas
3 Rencana liburan
4 Pertemuan
5 Rahasia
6 Berbohong
7 Sah
8 Menggodanya
9 Clarisa marah
10 Bertemu lagi
11 Menyembunyikan fakta
12 Mulai bekerja
13 Clarisa ke kantor
14 Maksud tersembunyi
15 Cemburu
16 Foto yang pecah
17 Jebakan
18 Terkurung
19 Shock
20 Mencari
21 Salah tingkah
22 Suara asing
23 Terbongkar
24 Pergi
25 Ingin seatap
26 Bingungnya siska
27 Ciuman paksaan
28 Memjambaknya
29 Menunjukan kepemilikan
30 Tak sengaja
31 Kualitas kecebong
32 Bimbang
33 Gairah tersalurkan
34 Tak mau rugi
35 Kecewa
36 Membunuh rasa
37 Ingin memperbaiki
38 Dilema
39 Pertengkaran
40 Pergi
41 Cemburu
42 Rencana Clarisa
43 Pingsan
44 Hari baru
45 Akhir
46 Sah bercerai
47 Hilang kendali
48 Depresi
49 Akal bulus
50 Cara licik sean
51 Albert berkunjung
52 Hak waris
53 Di hadang
54 Pantai
55 Pesta perusahaan
56 Nasi goreng
57 Terbongkar
58 Iri
59 Cincin
60 Pernikahan kedua
61 Malam panas
62 Lagi
63 Penyesalan Bagas
64 Pengalihan
65 Kabur
66 Minta izin
67 Terpaksa
68 Terpaksa
69 Perselingkuhan
70 Kerja sama
71 Pembelaan
72 Perang dingin
73 Tameng
74 Pertemuan tak terduga
75 Wanita masa lalu
76 Brian bahagia
77 Keguguran
78 Ketakutan Sean
79 Maksud tersembunyi
80 Siuman
81 Tak percaya
82 Pria itu
83 Mengidam
84 Permintaan Inka
85 Kepergian Sean
86 Wanita yang sama
87 Umpan
88 Markas Sean
89 Peringatan Brian
90 Mencari tau
91 Pengorbanan Brian
92 Salah mengira
93 Sandra
94 Pasrah
95 Duel
96 Akhir Lincoln
97 Kedatangan Mario
98 Rubi Felisa
99 Langkah Sean
100 Menjenguk Clarisa
101 Gagal
102 Canggung
103 Kepergok
104 Penculikan
105 Jatuhnya harga diri
106 Salah paham
107 Tentang Kenzo
108 Maksud terselubung
109 Wanita gila
110 Perpisahan
111 Mengabaikan
112 Ungkapan perasaan
113 Tertangkap basah
114 Alicia Deandra
115 Pengganggu
116 Kemarahan Radika
117 Menciumnya
118 Pikiran Cello
119 Berbuat ulah
120 Rasa penasaran
121 Takut kehilangan
122 Menahannya
123 Emosi jiwa
124 Siapa Alicia
125 Gadis misterius
126 Kenyataan
127 Sean berang
128 Keputusan Alicia
129 Partner
130 Kesempatan Alicia
131 Dendam masa lalu
132 Pengorbanan Alicia
133 Terhasut
134 Alicia berang
135 Langkah Alicia
136 Penyesalan
137 Pria misterius
138 Wanita cerdik
139 Sebuah kepercayaan
140 Kekecewaan
141 Sandiwara
142 Taktik Alicia
143 Beradu tatap
144 Cello murka
145 Fakta
146 Mengerjai
147 Memalukan
148 Tekad
149 Grisa
150 Memancing musuh
151 Mengorek informasi
152 Kecurigaan Albi
153 Merasa tak di hargai
154 Berbuat ulah lagi
155 Mabuk
156 Mencari
157 Membuang harga diri
158 Mual
159 Shock
160 Dendam yang membara
161 Terjebak
162 Mengintai
163 Obsesi Grisa
164 Cello bodoh
165 Kebahagiaan Cello
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Prolog
2
Ada apa dengan bagas
3
Rencana liburan
4
Pertemuan
5
Rahasia
6
Berbohong
7
Sah
8
Menggodanya
9
Clarisa marah
10
Bertemu lagi
11
Menyembunyikan fakta
12
Mulai bekerja
13
Clarisa ke kantor
14
Maksud tersembunyi
15
Cemburu
16
Foto yang pecah
17
Jebakan
18
Terkurung
19
Shock
20
Mencari
21
Salah tingkah
22
Suara asing
23
Terbongkar
24
Pergi
25
Ingin seatap
26
Bingungnya siska
27
Ciuman paksaan
28
Memjambaknya
29
Menunjukan kepemilikan
30
Tak sengaja
31
Kualitas kecebong
32
Bimbang
33
Gairah tersalurkan
34
Tak mau rugi
35
Kecewa
36
Membunuh rasa
37
Ingin memperbaiki
38
Dilema
39
Pertengkaran
40
Pergi
41
Cemburu
42
Rencana Clarisa
43
Pingsan
44
Hari baru
45
Akhir
46
Sah bercerai
47
Hilang kendali
48
Depresi
49
Akal bulus
50
Cara licik sean
51
Albert berkunjung
52
Hak waris
53
Di hadang
54
Pantai
55
Pesta perusahaan
56
Nasi goreng
57
Terbongkar
58
Iri
59
Cincin
60
Pernikahan kedua
61
Malam panas
62
Lagi
63
Penyesalan Bagas
64
Pengalihan
65
Kabur
66
Minta izin
67
Terpaksa
68
Terpaksa
69
Perselingkuhan
70
Kerja sama
71
Pembelaan
72
Perang dingin
73
Tameng
74
Pertemuan tak terduga
75
Wanita masa lalu
76
Brian bahagia
77
Keguguran
78
Ketakutan Sean
79
Maksud tersembunyi
80
Siuman
81
Tak percaya
82
Pria itu
83
Mengidam
84
Permintaan Inka
85
Kepergian Sean
86
Wanita yang sama
87
Umpan
88
Markas Sean
89
Peringatan Brian
90
Mencari tau
91
Pengorbanan Brian
92
Salah mengira
93
Sandra
94
Pasrah
95
Duel
96
Akhir Lincoln
97
Kedatangan Mario
98
Rubi Felisa
99
Langkah Sean
100
Menjenguk Clarisa
101
Gagal
102
Canggung
103
Kepergok
104
Penculikan
105
Jatuhnya harga diri
106
Salah paham
107
Tentang Kenzo
108
Maksud terselubung
109
Wanita gila
110
Perpisahan
111
Mengabaikan
112
Ungkapan perasaan
113
Tertangkap basah
114
Alicia Deandra
115
Pengganggu
116
Kemarahan Radika
117
Menciumnya
118
Pikiran Cello
119
Berbuat ulah
120
Rasa penasaran
121
Takut kehilangan
122
Menahannya
123
Emosi jiwa
124
Siapa Alicia
125
Gadis misterius
126
Kenyataan
127
Sean berang
128
Keputusan Alicia
129
Partner
130
Kesempatan Alicia
131
Dendam masa lalu
132
Pengorbanan Alicia
133
Terhasut
134
Alicia berang
135
Langkah Alicia
136
Penyesalan
137
Pria misterius
138
Wanita cerdik
139
Sebuah kepercayaan
140
Kekecewaan
141
Sandiwara
142
Taktik Alicia
143
Beradu tatap
144
Cello murka
145
Fakta
146
Mengerjai
147
Memalukan
148
Tekad
149
Grisa
150
Memancing musuh
151
Mengorek informasi
152
Kecurigaan Albi
153
Merasa tak di hargai
154
Berbuat ulah lagi
155
Mabuk
156
Mencari
157
Membuang harga diri
158
Mual
159
Shock
160
Dendam yang membara
161
Terjebak
162
Mengintai
163
Obsesi Grisa
164
Cello bodoh
165
Kebahagiaan Cello
We will open more payment methods as soon as possible
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!