Tak sengaja

Sean menatap wajah cantik Inka yang saat ini sedang melamun. Sebenarnya Sean ingin sekali menghibur wanita itu. Tapi ia belum ada keberanian untuk melakukannya.Sean ingin menunjukan bahwa dirinya sangat mencintai nya.Tapi dia tak mau gegabah ia ingin wanita nya bercerai dulu dari suami brengseknya. Setelah itu ia akan datang membawa cinta yang besar untuk nya.

Sedari tadi wanita itu melamun. Tak sekalipun membaca kertas yang ia sodorkan padanya.

Huh Sean mendesah kesal kenapa wanita itu masih saja mau tinggal di rumah suaminya.

seatap pula sama madunya. Apa dia tak sakit hati?

"Tuan di mana saya bisa mendapatkan pria bayaran,"

Tiba tiba saja Inka bertanya mungkin saja Bos nya itu tau. Secara Bos nya itu kan di kenal dengan sang Casanova. Pasti dia tau?

Sean pria dewasa itu mengernyit kan alisnya. Tak mengerti, Pria bayaran untuk apa?

Sean memandang wanita nya.

seakan bertanya?

Inka yang di tatap seperti itu salah tingkah.Duh apa iya harus katakan jika ia ingin mencari teman tidur yang mau menyumbangkan bibit padanya. Menggeleng memalukan.?

"Untuk apa"

Pria itu memicingkan matanya.

Inka gelagapan menggeleng tak berani menatap wajah Bos nya yang seperti menghakiminya.

"Tidak ada Tuan hanya iseng saja tadi"

Inka nyengir. Huh hampir saja aku keceplosan bilang.Bisa bisa dia di kira wanita gak benar.

Inka fokus kembali pada lembar kertas yang Bos nya berikan. Ia tak mau masalah retaknya rumah tangga nya berimbas pada pekerjaannya.

Ia tak mau di pecat gara gara ia tak fokus. Sementara sekarang ini ia ingin mengumpulkan uang sebenyak mungkin untuk membeli bibit unggul.Ia sudah nekat ingin segera membungkam mulut yang selalu mengatakan dirinya mandul.Ia bahkan sudah mantap dengan keputusan nya. Cukup ia sabar ia tak ingin lagi bersandar pada suaminya yang tak setia.

Apalagi suaminya dengan teganya bercinta di kamar mereka. Seketika dadanya sesak mengingat betapa tak berharga nya dirinya di mata suaminya. Yang dengan mudahnya bercinta dengan wanita lain di kamar bahkan ranjang yang sama.

Pria dewasa yang sedari tadi melihat wanita di depan nya yang seperti menyembunyikan sesuatu.

.

.

.

Sepulang Clarisa dari rumah mertua nya dia mengemudikan kendaraan menuju kantor Daddy-nya. Ia tak sabar untuk memberitahukan bahwa sekarang dia akan bekerja di perusahaan suaminya.

"Apa kau yakin sayang.Bukankah karirmu sekarang sedang naik."

" No Dad..aku masih bisa berkarier,ini kesempatan ku Dad, Risa ingin menjadi satu satunya wanita nya mas Bagas."

"Baiklah .."

Ayah Clarisa hanya pasrah.sebenarnya dia takut jika Bagas tak memperlakukan putri nya dengan baik.Saat ini saja dia sebenarnya resah putrinya tinggal seatap dengan istri sahnya Bagas. Tapi ia tak kuasa menolak keinginan putrinya. Seto sudah melihat sendiri bagaimana Bagas memuja istrinya.Jangan sampai putrinya terabaikan tinggal di sana.

Clarisa tersenyum lebar pada sang Daddy. Ia akan menaklukan Bagas, iya akan tunjukan betapa besarnya cinta nya pada suaminya. Dan perlahan iya akan menggeser Inka di hati Bagas.

Di kantor pria yang memiliki dua istri tampak kusut. Ia tak fokus pada meeting pada siang hari ini.Pikirannya melalang buana memikirkan nasib pernikahan nya. Sungguh Bagas tak menyangka istrinya Inka tau secepat ini.

Dulu ketika ia hendak menikahi Clarisa ia berniat akan menceraikan Clarisa sebelum istrinya Inka tau. Lalu bagaimana dengan sekarang Inka tau dirinya menghianati nya.Bagas tak sanggup membayangkan konsekuensi nya. Bagas ingin pernikahan nya dengan Inka baik baik saja.

Bagas mendesah frustasi mengingat kejadian semalam Inka begitu dingin padanya. Di tambah lagi Clarisa tinggal bersama mereka. Pasti istrinya sangat kecewa dengan nya. Apalagi ibunya meminta ia dan Clarisa satu kamar. Tak terbayang bagaimana sakitnya hati Inka.

Bagas keluar dari ruang meeting,Ia tak bisa didiamkan dengan Inka.Ia merogoh saku celananya mengambil ponsel lalu mencari nama istrinya. Dering pertama kedua hingga kelima Inka sama sekali tak merespon nya.Bagas menjambak rambutnya.Tak tau harus bagaimana lagi.

Sementara Inka wanita itu hanya menatap ponselnya yang berdering. Ia malas berbicara dengan suaminya. Inka kecewa sepertinya iya ingin sekali berteriak keras melampiaskannya kekecewaan nya. Matanya berkaca-kaca mengingat kejadian di mana ia dan Bagas selalu bersama kemana mana selalu bersama. Tak ada hari tanpa mereka lalui bersama.Tapi sekarang semua tinggal cerita.

Inka rapuh mengenai perasaannya terhadap Bagas suaminya.

Dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Inka segukan lagi lagi ia terluka.

***

Inka melihat mobil suaminya sudah terparkir di halaman rumah nya.

"Neng sudah sampai"

Untuk sekian kalinya supir taksi bersuara. Tapi wanita yang ada di kursi penumpang hanya diam memandang kosong ke depan.

"Neng.."

Lebih keras lagi sang supir bersuara sehingga Inka yang duduk di kursi belakang berjengit.

"Ah iya pak.."

"Sudah sampai.."

Inka mengangguk dan mengambil uang di dalam tasnya. Memberikan pada supir taksi tersebut. Ia menguatkan dadanya yang sesak. Iya tak mungkin menghindari masalah retaknya hubungan dengan suaminya.

Baru beberapa langkah masuk,Bagas sudah menunggu kedatangan suaminya itu menarik tangan nya.

"Sayang ku mohon, Jangan seperti ini.Mas tersiksa kamu diemin. Mas tidak mencintai Clarisa mas menikah dengan nya Karna terpaksa. Mas hanya mencintai mu sayang."

Inka hanya menggeleng dengan suaminya sendiri. Tak habis pikir dengan jalan pikiran nya. Dia bilang tak mencintai nya tapi nyatanya Mereka sudah bercinta. Apa ia harus percaya kali ini.

"Mas aku..."

Belum selesai Inka bicara Clarisa datang mengacaukan keadaan.

Clarisa merangkul leher Bagas dan mencium bibir suaminya dengan mesra.Seolah tak ada Inka di sana.

Bagas kaget dengan aksi Clarisa iya menurunkan tangan Clarisa yang bergelayut di lehernya.Bagas memandang Inka penuh permohonan bahwa ia tak sengaja. Lagi lagi perbuatan Clarisa membuat Inka wanita yang di cintai itu terluka.

"Mas kamu tau besok aku akan bekerja di perusahaan mas,"

Clarisa mengungkapkan perasaan bahagia.

Inka dan juga Bagas shock mendengar pengakuan Clarisa.

"Apa maksudmu.."

"Ya mulai besok aku akan bekerja di perusahaan mas,"

"Jangan macam-macam Clarisa,"

Clarisa menggeleng

"Gak mas tadi ibu kamu yang bicara, Daddy juga mengijinkan aku bekerja. Aku akan menunda karier ku untuk mu mas"

"Tapi aku tak membutuhkan karyawan,Tidak ada posisi yang kosong"

Bagas yakin ini semua ulah ibunya.

Inka pergi ke kamar nya tak mau melihat drama mereka berdua.Ia sudah bertekad tak akan menangis apalagi memohon pada suami nya. Semua sudah terjadi tak akan kembali seperti semula. Ia cukup menguatkan hatinya tinggal di rumah ini. Jika ia sudah tak bisa menahan nya ia akan keluar dari rumah yang sudah membuat bahagia sekaligus sakit hati.

Bagas yang melihat Inka pergi hanya menatap nanar.

Ia melirik ke arah Clarisa.

"Apa sebenarnya tujuan mu Clarisa. Tiba-tiba saja kau ingin bekerja di perusahaan ku."

"Tidak ada mas,. Aku hanya ingin dekat dengan mas. Aku ingin kau juga menoleh ke arah ku. Sebagai istrimu juga ,"

Bagas menggeleng

"sekeras apapun kau mendekati ku, Hati ku tetap milik Inka."

"Bagaimana dengan sekarang mas,kau juga tak bisa berpaling dariku, karna aku yang akan memberimu keturunan mas."

Clarisa berseru pada Bagas.

Bagas berbalik menuju kamar nya.Ia tak tau lagi harus bagaimana mengusir Clarisa dari rumah nya. Bagas pusing dengan permintaan ibunya yang seenaknya saja mengatur jalan hidupnya.Ia akan setiap hari berduaan dengan Clarisa di kantor.

Brakk...

"... Brengsek"

Hubungan nya dengan Inka seketika jadi asing dengan kedatangan Clarisa.

Bagas mengumpat ibunya yang memaksanya untuk menikahi Clarisa.

.

.

Tambahkan favorit bunda

jangan lupa tinggalin jejak 😘

vote dan hadiah juga 😌

Terpopuler

Comments

Kayanamikhayla

mau do bolak balik juga bagas yg bodoh senurut2nya orang tua jika salah juga gk perlu di trutin.

2022-10-04

0

Anonymous

Inka tarik perusahaan mu… buat keluarga Bagas jatuh miskin

2022-09-20

0

epifania rendo

bagas yang bodoh

2022-07-25

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ada apa dengan bagas
3 Rencana liburan
4 Pertemuan
5 Rahasia
6 Berbohong
7 Sah
8 Menggodanya
9 Clarisa marah
10 Bertemu lagi
11 Menyembunyikan fakta
12 Mulai bekerja
13 Clarisa ke kantor
14 Maksud tersembunyi
15 Cemburu
16 Foto yang pecah
17 Jebakan
18 Terkurung
19 Shock
20 Mencari
21 Salah tingkah
22 Suara asing
23 Terbongkar
24 Pergi
25 Ingin seatap
26 Bingungnya siska
27 Ciuman paksaan
28 Memjambaknya
29 Menunjukan kepemilikan
30 Tak sengaja
31 Kualitas kecebong
32 Bimbang
33 Gairah tersalurkan
34 Tak mau rugi
35 Kecewa
36 Membunuh rasa
37 Ingin memperbaiki
38 Dilema
39 Pertengkaran
40 Pergi
41 Cemburu
42 Rencana Clarisa
43 Pingsan
44 Hari baru
45 Akhir
46 Sah bercerai
47 Hilang kendali
48 Depresi
49 Akal bulus
50 Cara licik sean
51 Albert berkunjung
52 Hak waris
53 Di hadang
54 Pantai
55 Pesta perusahaan
56 Nasi goreng
57 Terbongkar
58 Iri
59 Cincin
60 Pernikahan kedua
61 Malam panas
62 Lagi
63 Penyesalan Bagas
64 Pengalihan
65 Kabur
66 Minta izin
67 Terpaksa
68 Terpaksa
69 Perselingkuhan
70 Kerja sama
71 Pembelaan
72 Perang dingin
73 Tameng
74 Pertemuan tak terduga
75 Wanita masa lalu
76 Brian bahagia
77 Keguguran
78 Ketakutan Sean
79 Maksud tersembunyi
80 Siuman
81 Tak percaya
82 Pria itu
83 Mengidam
84 Permintaan Inka
85 Kepergian Sean
86 Wanita yang sama
87 Umpan
88 Markas Sean
89 Peringatan Brian
90 Mencari tau
91 Pengorbanan Brian
92 Salah mengira
93 Sandra
94 Pasrah
95 Duel
96 Akhir Lincoln
97 Kedatangan Mario
98 Rubi Felisa
99 Langkah Sean
100 Menjenguk Clarisa
101 Gagal
102 Canggung
103 Kepergok
104 Penculikan
105 Jatuhnya harga diri
106 Salah paham
107 Tentang Kenzo
108 Maksud terselubung
109 Wanita gila
110 Perpisahan
111 Mengabaikan
112 Ungkapan perasaan
113 Tertangkap basah
114 Alicia Deandra
115 Pengganggu
116 Kemarahan Radika
117 Menciumnya
118 Pikiran Cello
119 Berbuat ulah
120 Rasa penasaran
121 Takut kehilangan
122 Menahannya
123 Emosi jiwa
124 Siapa Alicia
125 Gadis misterius
126 Kenyataan
127 Sean berang
128 Keputusan Alicia
129 Partner
130 Kesempatan Alicia
131 Dendam masa lalu
132 Pengorbanan Alicia
133 Terhasut
134 Alicia berang
135 Langkah Alicia
136 Penyesalan
137 Pria misterius
138 Wanita cerdik
139 Sebuah kepercayaan
140 Kekecewaan
141 Sandiwara
142 Taktik Alicia
143 Beradu tatap
144 Cello murka
145 Fakta
146 Mengerjai
147 Memalukan
148 Tekad
149 Grisa
150 Memancing musuh
151 Mengorek informasi
152 Kecurigaan Albi
153 Merasa tak di hargai
154 Berbuat ulah lagi
155 Mabuk
156 Mencari
157 Membuang harga diri
158 Mual
159 Shock
160 Dendam yang membara
161 Terjebak
162 Mengintai
163 Obsesi Grisa
164 Cello bodoh
165 Kebahagiaan Cello
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Prolog
2
Ada apa dengan bagas
3
Rencana liburan
4
Pertemuan
5
Rahasia
6
Berbohong
7
Sah
8
Menggodanya
9
Clarisa marah
10
Bertemu lagi
11
Menyembunyikan fakta
12
Mulai bekerja
13
Clarisa ke kantor
14
Maksud tersembunyi
15
Cemburu
16
Foto yang pecah
17
Jebakan
18
Terkurung
19
Shock
20
Mencari
21
Salah tingkah
22
Suara asing
23
Terbongkar
24
Pergi
25
Ingin seatap
26
Bingungnya siska
27
Ciuman paksaan
28
Memjambaknya
29
Menunjukan kepemilikan
30
Tak sengaja
31
Kualitas kecebong
32
Bimbang
33
Gairah tersalurkan
34
Tak mau rugi
35
Kecewa
36
Membunuh rasa
37
Ingin memperbaiki
38
Dilema
39
Pertengkaran
40
Pergi
41
Cemburu
42
Rencana Clarisa
43
Pingsan
44
Hari baru
45
Akhir
46
Sah bercerai
47
Hilang kendali
48
Depresi
49
Akal bulus
50
Cara licik sean
51
Albert berkunjung
52
Hak waris
53
Di hadang
54
Pantai
55
Pesta perusahaan
56
Nasi goreng
57
Terbongkar
58
Iri
59
Cincin
60
Pernikahan kedua
61
Malam panas
62
Lagi
63
Penyesalan Bagas
64
Pengalihan
65
Kabur
66
Minta izin
67
Terpaksa
68
Terpaksa
69
Perselingkuhan
70
Kerja sama
71
Pembelaan
72
Perang dingin
73
Tameng
74
Pertemuan tak terduga
75
Wanita masa lalu
76
Brian bahagia
77
Keguguran
78
Ketakutan Sean
79
Maksud tersembunyi
80
Siuman
81
Tak percaya
82
Pria itu
83
Mengidam
84
Permintaan Inka
85
Kepergian Sean
86
Wanita yang sama
87
Umpan
88
Markas Sean
89
Peringatan Brian
90
Mencari tau
91
Pengorbanan Brian
92
Salah mengira
93
Sandra
94
Pasrah
95
Duel
96
Akhir Lincoln
97
Kedatangan Mario
98
Rubi Felisa
99
Langkah Sean
100
Menjenguk Clarisa
101
Gagal
102
Canggung
103
Kepergok
104
Penculikan
105
Jatuhnya harga diri
106
Salah paham
107
Tentang Kenzo
108
Maksud terselubung
109
Wanita gila
110
Perpisahan
111
Mengabaikan
112
Ungkapan perasaan
113
Tertangkap basah
114
Alicia Deandra
115
Pengganggu
116
Kemarahan Radika
117
Menciumnya
118
Pikiran Cello
119
Berbuat ulah
120
Rasa penasaran
121
Takut kehilangan
122
Menahannya
123
Emosi jiwa
124
Siapa Alicia
125
Gadis misterius
126
Kenyataan
127
Sean berang
128
Keputusan Alicia
129
Partner
130
Kesempatan Alicia
131
Dendam masa lalu
132
Pengorbanan Alicia
133
Terhasut
134
Alicia berang
135
Langkah Alicia
136
Penyesalan
137
Pria misterius
138
Wanita cerdik
139
Sebuah kepercayaan
140
Kekecewaan
141
Sandiwara
142
Taktik Alicia
143
Beradu tatap
144
Cello murka
145
Fakta
146
Mengerjai
147
Memalukan
148
Tekad
149
Grisa
150
Memancing musuh
151
Mengorek informasi
152
Kecurigaan Albi
153
Merasa tak di hargai
154
Berbuat ulah lagi
155
Mabuk
156
Mencari
157
Membuang harga diri
158
Mual
159
Shock
160
Dendam yang membara
161
Terjebak
162
Mengintai
163
Obsesi Grisa
164
Cello bodoh
165
Kebahagiaan Cello
We will open more payment methods as soon as possible
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!