Sementara di Mension mewah Sean William pria dingin itu tidak menyangka bahwa perempuan yang menabrak nya waktu di kafe itu sudah bersuami.Ah Sean rasanya ingin mencaci seseorang kenapa dia sudah bersuami sih.
"Huff... Sialan"
Brak...
Meja kerja menjadi sasaran pria yang saat ini sedang dalam keadaan marah. Tentu saja laptop seharga jutaan rupiah hancur tak berbentuk. Jangan lupakan kertas kertas berhamburan ke mana saja. Bahkan handphone berlogo Apple saja ikut jadi sasaran.
Kenzo hanya menundukkan wajahnya tidak berani menatap wajah dingin yang sang tuan jika sedang marah. Kenzo hapal betul perangai sang tuan. Jika ada yang di inginkan nya harus sesuai dengan keinginan nya.
Tapi ini lain cerita masa tuannya mau jadi pebinor yang benar saja. Kenzo hanya berbicara di dalam hati tentu saja dia tidak berani bicara di depan sang tuan bisa bisa kepalanya tergeletak di lantai.
Kenzo bergidik membayangkan bagaimana dulu sang tuan nya menghabisi seseorang yang ingin menjebak nya. Pria itu tidak lain adalah rekan bisnisnya. Sebenarnya sang tuan tidak berniat melenyapkan nya hanya ingin membuat dia jera dengan menghajarnya sampai babak belur,. Tapi di luar dugaannya pria itu mengaku telah menjual perempuan yang sangat di cintai nya, Rubi.
Kenzo sendiri juga tidak mengerti. Bagaimana bisa Rubi ada bersama pria bajingan itu. Sementara dia dan sang tuan nya mencari cari keberadaan Rubi. Sampai saat ini belum diketahui di mana keberadaannya.
Sang tuan pun langsung mencari di mana pria itu mengaku telah menjual perempuan itu. Tapi tuannya tidak juga menemukan apa yang di cari.
"Kau yakin Ken data itu asli"
"Yakin tuan"
Tambah merah lah wajah dingin Sean. Bagaimana tidak banyak foto foto mesra gadis itu. Dari berpakaian seragam abu-abu sampai lulus kuliah. Liburan ke berbagai tempat.
Serta foto foto mesra waktu menikah berbulan madu. Semua di unggah di laman media sosial Inka. Ah lagi lagi dia jadi bodoh, bukan kah itu hak mereka. Lagian kan gadis itu bukan kekasih nya apalagi di istrinya kenal juga enggak.
Sean mengusap wajah nya kasar. Dia sendiri juga bingung kenapa dia bisa semarah ini.
"Panggil BI Ina suruh bersihkan ruangan ku"
Sambil melenggang pergi meninggalkan Kenzo di sana Sean melangkahkan kakinya ke kamar.
" Baik tuan,"
Di kamar mandi lagi lagi Sean melamun memikirkan sesuatu yang membuat pikiran menjadi kacau. Ah kenapa harus sudah menikah sih padahal dia masih kecil kenapa bukan dengan ku saja. Sean mengutuk laki laki yang menjadi suami gadis kecil incaran nya.
Bercermin memegang garis wajah nya sendiri. Memang tampan sih suaminya tapi jelas lebih tampan aku kan. Sean bicara dalam hati sambil sesekali mengingat, wajah pria yang menjadi suami gadis kecil incaran nya. Dan membandingkan kadar ketampanan dengan nya.
Ah Sean jadi galau sendiri, kemarin dia berpikir telah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis kecil itu. Tapi nyatanya dia sudah bersuami. Sean rasanya ingin menghabisi suaminya, lalu dia yang akan menggantikan nya. Sambil tersenyum Sean menggeleng kan kepala nya apa dia sudah gila.
****
Di kediaman Rajasa Clarisa duduk di kursi riasnya. Dia sesekali melirik ke arah pintu kamar mandi yang tertutup. Saat ini Clarisa sudah memakai baju hitam yang sangat tipis. Ya Clarisa memakai lingerie untuk membuat Bagas terpesona. Bukankah ini adalah malam pertama nya dengan nya jadi Risa tidak mau menyianyiakan kesempatan ini. Dia harus bisa menaklukkan hati Bagas malam ini.
Clek..
Suara pintu terbuka Risa menoleh kearah pintu kamar mandi. Di lihat nya Bagas hanya memakai selembar handuk, untuk menutupi bagian tubuh bawahnya.
Clarisa berdiri dari duduknya. Menatap pria yang saat ini sudah menjadi suami nya. Walaupun hanya pernikahan siri Clarisa sangat bahagia.
Bagas mencoba untuk bersikap tenang. Sebenarnya tadi dia kaget, kenapa ada perempuan itu di kamarnya. Bagas lupa ini kamar siapa dia mencoba untuk bersikap tenang. Setelah dia ingat, bahwa wanita yang di depan nya sudah menjadi istrinya. Dia juga ingat bahwa ini merupakan kamarnya. Mencoba tetap tenang dan cuek, dengan tidak menyadari kehadiran wanita yang berjalan ke arahnya.
Bagas berjalan menuju tempat dimana koper nya disimpan. Berusaha untuk tidak melihat melihat wanita itu.
Sebelum Bagas sampai di mana koper nya. Risa sudah lebih dulu memeluk nya dari belakang.
Hap...
Pelukan hangat dari belakang nya membuat Bagas kaget dan shook, atas apa yang dilakukan oleh wanita yang saat ini baru saja berstatus istri nya.
Di lihat nya jari lentik itu meraba bagian depan tubuh nya.
"Mas apa kamu gak mau melakukan kewajiban mu untukku. Aku sudah lama menanti kan hal ini."
Clarisa membalikkan tubuh Bagas. Mencoba memegang perut kotak kotak milik bagas.Tentu saja Bagas meresponnya. Bagaimana tidak karna Bagas sudah hampir seminggu tidak mendapatkan asupan, karna istrinya Inka tamu bulanan nya datang.
Clarisa yang melihat Bagas meresponnya tidak menyianyiakan kesempatan yang ada. Dia langsung mengalungkan tangannya ke leher Bagas. Sambil mencoba untuk merayu suaminya. Dengan menempelkan dirinya ke tubuh Bagas. Lalu mencoba untuk menempelkan bibirnya dengan penuh semangat.
Suara bibir yang saling bersentuhan itu seketika memenuhi ruangan. Clarisa sangat senang Bagas membalasnya. Dia mencoba untuk memperdalam cumbuan nya. Dengan semangat tangannya pun tak tinggal diam. Mencoba ke bagian terlarang bagas. Terang saja Bagas panas dingin dengan ulah Risa.
Bagaimana tidak belut yang sudah hampir seminggu, tidak mendapat perhatian. Seketika langsung merespon, karna ulah dari tangan Risa.
Bagas lupa dia langsung memperdalam ciuman nya. Saling membelit lidah dengan semangat. Ah Bagas lupa kalau yang sedang berciuman dengan nya bukan Inka melainkan Risa. Meskipun mereka berdua sama sama istrinya. Tapi Bagas sudah berjanji akan setia pada Inka, bukan yang lainnya.
Sett..
Bagas menghentikan tangan Risa saat ini. Dimana dia hendak melepaskan handuk yang melilit di pinggang nya.
Deg..
Bagas membuka mata lebar lebar. Saat ini bahwa yang sedang di cumbunya bukanlah Inka, melainkan Risa. Bagas langsung melepaskan tautan bibir nya.
"Maaf ku pikir kau Inka, maafkan aku,"
Bagas mencoba meminta maaf kepada Risa. Bahwa dia sudah bertindak salah. Sambil menormalkan deru nafas nya yang sudah terlanjur memburu menahan gejolak.
KLIK LIKE LIKE LIKE **DAN KOMEN😁
BERI DUKUNGAN OTOR🤭🤭**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
It's me💓💓
dihh si bagas ngomong cinta m inkae,tpi dia menikmati sma wanita lain.y begitu lki"😁😁
2022-08-02
2
Arbaiy
nafsumu nerakamu mas broooo
2022-07-31
1
Devina Natalia
lho alah.. mydah ternyata.. 😑
inka.. kasian
2022-07-20
1