Sebelumnya, setelah Permaisuri keluar dari ruangan pribadinya, Qin Chen yang tertidur mulai menunjukkan tanda-tanda ia akan segera kembali pulih. Cahaya itu menyelimuti Qin Chen, dan memberikan warna kehijauan seperti hamparan rumput.
Qin Qui dalam dirinya telah mengkonfirmasi bahwa Ramuan Pemulihan Energi telah diizinkan untuk menyembuhkannya. Bukan bermaksud lain, karena semua bagian dalam Qin Chen untuk saat ini adalah milik Qin Qui disaat Qin Chen tertidur.
Efek dari Ramuan Pemulihan Energi sebelumnya, kini telah menunjukkan keajaiban. Mungkin karena efeknya akan bekerja setelah 8 jam setelah Qin Chen meminumnya.
Saat cahaya tersebut menyelimuti Qin Chen, Energi Alam mengalir masuk ke dalam Dantian miliknya, mengumpulkan energi di sekitar Istana Phoenix maupun mencakup ratusan bahkan jutaan Mill jauhnya.
Di tarik oleh keberadaan abstrak, energi Alam mengalir seperti aliran sungai yang panjang. Dengan Aura di dalamnya mengandung Langit dan Bumi, meksipun menyerap energi secara terang-terangan. Namun sebenarnya adalah, Qin Qui menyembunyikan semuanya.
Selama lima ribu tahun lamanya, ia mengembangkan kemampuan tertinggi. Kemampuan untuk menyembunyikan segala hal yang ada di Dunia ini, termasuk hal-hal yang tidak diketahui oleh tertinggi.
Melayang dia atas tempat tidur, ia memperlihatkan cahaya yang hanya ada satu di Dunia. Tiba-tiba mata Qin Chen terbuka mengeluarkan cahaya keemasan, itu adalah tanda kemuliaan!
Turun kembali ke atas tempat tidur dengan posisi yang sama seperti sebelumnya. Melihat sekitarnya tampak asing dipikirkannya, ia beranjak untuk duduk di atas tempat tidurnya.
"Dimana ini?" Qin Chen lalu berbicara seakan bertanya dengan seseorang.
[Selamat datang, Tuan. Tuan sekarang berada di wilayah Utara Alam Surga, lebih tepatnya berada di Istana Phoenix.]
Qin Chen lalu beranjak berdiri, berjalan mendekati jendela ruangan. Ia melihat pemandangan Alam Surga dari ketinggian, lebih tepatnya Qin Chen berada di lantai dua Istana Phoenix.
"Qin Qui, apa kekuatanku sebelumnya bisa digunakan kembali?" Qin Chen lalu bertanya kepada Qin Qui yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sebelumnya.
[Maaf Tuan, kekuatan tersebut hanya sementara. Tuan belum memenuhi kualifikasi untuk menggunakan kekuatan itu kembali.]
Ia melihat sekitarnya tampak ramai, bahkan hawa keberadaan dewa terasa sangat banyak dalam satu tempat. Merasakan bahwa hawa keberadaan Permaisuri Phoenix, ia lalu mengeluarkan pakaian dalam inventori.
Berjalan keluar ruangan setelah mengenakan pakaian miliknya. Ia tahu bahwa sebelumnya hanyalah sebagian kecil ingatan maupun kekuatan yang ia miliki sebelumnya. Namun bayang-bayang tersebut belum terlalu jelas di dalam benaknya, seolah-olah ada sesuatu yang mengganggunya sekarang ini.
Ia mengikuti hawa keberadaan yang dirasakannya. Sambil menyembunyikan keberadaan dirinya, termasuk tubuhnya sendiri menghilang dari pengelihatan.
Beberapa menit berlalu, Qin Chen telah sampai di dalam ruangan yang ia rasakan banyak hawa keberadaan Dewa. Disana, ia berdiri di samping Permaisuri yang tengah duduk di tahtanya.
***
Gertakan Qin Chen menyebabkan Domain Kematian menguasai Istana Phoenix. Banyak suara-suara yang terdengar seolah-olah menarik mereka semua untuk mati.
Seketika gertakan Qin Chen membuat Permaisuri berpaling ke sebelah kirinya, ia terkejut melihat Qin Chen berdiri di sampingnya tanpa ia sadari sebelumnya.
"Siapa yang berani mengambil Permaisuriku!" Tanya Qin Chen.
Ia tidak memberikan napas untuk utusan, melangkahkan kakinya kedepan dengan langkah sedang. Saat kakinya menyentuh Bumi, gravitasi di sekitarnya menekan!
Namun perlahan gravitasi tersebut hanya berpusat pada satu orang, itu adalah utusan!
Langkah pertama menyebabkan utusan terjatuh kebawah, tekanan tersebut seperti menahan bintang pusat. Qin Chen mengambil langkah kedua untuk menekannya lagi dan lagi.
Boom!
"Kuekkk!" Seteguk darah segar keluar dari dalam mulutnya, mengalir seperti air terjun membasahi permukaan.
Aksi Qin Chen di lihat oleh para Dewa sekitar. Mereka semua sama merasakan rasa takut yang begitu dalam membawa mereka semua ke dalam kematian. Permaisuri yang masih tidak percaya dengan barusan ia lihat.
"Dasar rendahan! Hanya Exalted Bright King rendahan beraninya kau membuatku berlutut!" Utusan berteriak keras di dalam ruangan tersebut, teriakannya membuat Qin Chen tersenyum tipis.
"Aku tidak ingin banyak bicara, seharusnya kau tahu konsekuensi mengambil Permaisuri dariku!" Serinai kematian mengalir seperti air, terdengar oleh banyak Dewa sekitarnya.
Bahkan Dewa Kematian akan senang mendapatkan hasil panen tahun ini begitu melimpah. Banyak jiwa yang bisa ia gunakan untuk bangkit kembali setelah ratusan ribu tahun lamanya tersegel di Jurang Kematian!
Utusan yang terpuruk ke tanah, ia mencoba bangkit dengan melepaskan kekuatan dalam dirinya. Dua kekuatan saling beradu, pergerakan utusan dibatasi dibawah gravitasi Qin Chen.
"Siapa kau sebenarnya! Apa hubunganmu dengan Permaisuri Phoenix!"
"Cukup!"
Tiba-tiba Domain Phoenix mendominasi Istana, dua Domain besar saling menyatu di depan mata mereka. Warna biru keputihan menyatu dengan kegelapan! Pertujukan ini di lihat langsung oleh Kaisar Naga Chen beserta Dewi Suci.
Permaisuri menghentikan perkataan utusan, ia menggertak keras sambil berdiri dan berjalan mendekati Qin Chen. Berdiri di sebelahnya, ia menatap utusan dengan pandangan yang berbeda dari sebelumnya.
"Jika kau datang untuk niat baik, aku akan menerimanya. Namun, berbeda jika kau mencari masalah di Istanaku!" Permaisuri akhirnya menunjukkan kekuasaannya, ia benar-benar membuat para Dewa di dalam ruangan terkesan melihat Permaisuri.
Bukan maksud lain, mereka semua terkesan dengan sikapnya yang sekarang. Meksipun masih ada banyak pertanyaan muncul di dalam pikiran mereka, tentang siapa pemuda tersebut dan apa hubungan mereka berdua.
Qin Chen melirik ke sampingnya, ia melihat Permaisuri terlihat cantik pagi ini. Ditambah dengan Aura menyelimuti dirinya membuat Qin Chen tersenyum, ia sedikit menggerakkan bola matanya kebawah memandang utusan.
"Brengsek! Kalian semua brengsek!" Ia berteriak keras sekali lagi di dalam ruangan, namun diabaikan oleh mereka semua.
Qin Chen lalu mengangkat kaki kanannya, bersamaan dengan Permaisuri di sampingnya ikut mengangkat kakinya. Langkah ketiga mereka berikan kepada utusan, utusan gemetar mendapatkan penekanan dari dua Domain.
"Semut tetaplah menjadi semut ... "
Satu langkah terakhir mengakhiri semuanya, menginjak bumi menyebabkan ribuan retakan jiwa di dalam tubuhnya, bukan hanya sekedar retakan jiwa, ada pula ratusan ribu pedang saling melesat dengan kecepatan tinggi menembus tubuhnya.
Bang!
"Arrrggkkkkk!"
Teriakan tersebut menggema di dalam ruangan, tubuhnya meledak dan menyemburkan darah dimana-mana. Qin Chen melihat hanya dengan tatapan mata seakan tidak berarti.
Sudah dipastikan bahwa dia tidak akan hidup kembali meksipun Dewa sekalipun membangkitkannya, jiwa utusan telah dimusnahkan sepenuhnya oleh dua kekuatan besar di Alam Surga!
Qin Chen lalu menarik kembali Domain Kematian miliknya, tidak lupa dengan Permaisuri ikut menarik Domain Phoenix miliknya juga. Mereka berdua membuat kilauan cahaya bersinar di langit-langit ruangan.
Para Dewa terdiam tanpa kata, Kaisar Naga Chen dan Dewi Suci berjalan mendekati mereka berdua, namun rencana Qin Chen setelah ini adalah pergi menyelesaikan misteri yang ia temui dulu.
Sebelum melanjutkan rencananya, ia setidaknya mengambil beberapa informasi dari Permaisuri, informasi tentang Alam Surga maupun tempat-tempat yang mungkin Permaisuri ketahui, karena dirinya telah lama tinggal di Alam Surga.
...
*See You Again :)
(Note: Sebelumnya, author minta maaf karena tidak bisa update, dua hari sebelumnya author sibuk dengan tugas-tugas sekolah, karena Senin sudah mulai ujian. Tapi tenang aja, karya ini akan lanjut terus sampai tamat, insyaallah hari Sabtu atau Minggu akan Crazy Up untuk menutupi dua hari sebelumnya. sekali lagi author minta maaf :)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 202 Episodes
Comments
Ir - one - Immortal God War
Gimana kabarnya Thor keluarga Qin Chen dalam dunia Qin Chen
2024-06-22
0
Alan
👍👍👍👍👍👍👍👍👍
2022-09-16
1
Alan
Thanks Thor 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2022-09-16
1