Qin Chen membawa Permaisurinya keluar tatanan Multi Langit, dalam hitungan detik tatanan Multi Langit runtuh dan mengakibatkan Kekosongan menerobos masuk ke dalam menghapus Semesta di dalamnya.
Kekosongan masuk menimbulkan gemuruh langit, tidak hanya gemuruh yang terdengar, guncangan hebat menyebabkan tatanan Multi Langit di sekitarnya terpengaruh.
Para Dewa dari Alam Surga kini bergerak cepat menggunakan Artefak Teleportasi, mereka membawanya jika sewaktu-waktu dalam keadaan bahaya yang mengharuskan kembali ke Alam Surga.
Pada akhirnya, penderitaan Multi Langit menghilang karena terhapus oleh Kekosongan, dan akan kembali diciptakan oleh Dewa Penguasa nantinya.
Tatanan Multi Langit mulai runtuh, Kekosongan menghapus keberadaan Semesta yang tak terhitung jumlahnya. Langit dan Bumi saling bertabrakan satu sama lain, menghempas materi-materi baru ke segala arah.
Dunia mulai melebur, terangkat oleh Gravitasi di luar Bumi, membaur menjadi asteroid. Energi bintang membulat-bulat di segala arah, menampilkan warna-warna memanjakan mata.
Namun, warna-warna tersebut tersapu oleh derasnya angin Kekosongan, menjadikannya setipis sutra menyebarluas di segala arah.
Tidak ada Dewa yang berhasil lolos dari Multi Langit yang hancur, hanya Dewa dari Alam Surga selamat. Mahkluk hidup yang tercipta terhapus dari cerita masa kini.
Qin Chen berdiri melihat Multi Langit runtuh, pemandangan ini hanya akan terjadi satu kali setiap 1 miliar tahun. Di sisi Permaisurinya, ia memutar kepalanya melihat kejadian yang tak terduga, matanya terbuka melihat keajaiban di hadapannya.
"Lihatlah keajaiban ini, Semesta yang tak terhitung jumlahnya saling bertabrakan, Langit dan Bumi saling bertabrakan menghapus peradaban mahkluk hidup di Dunia ...
Namun semua ini barulah awal dari sebuah kisah cerita masa kini, lihatlah di sekitarmu ... Tatanan Multi Langit yang tak terhitung jumlahnya, Dimensi yang tak terlihat ujungnya, kini mengelilingi satu Pusat dari segala kehancuran ... " Qin Chen menunjuk dengan jari telunjuk ketempat dimana Pusat Kekacauan berada.
Saat Permaisurinya melihat dimana arah Qin Chen tunjuk, ia menjadi terdiam dengan detak jantung berdetak kencang. Matanya menampilkan ketakutan, keputusaan dan penindasan.
Mata Qin Chen bergerak kebawah melihat Permaisurinya ketakutan, ia lalu menarik tangannya dan menutup mata Permaisurinya dengan lembut, ini semua untuk menghindari ketakutan yang mendalam di hatinya.
"Jangan melihat Pusat Kekacauan terlalu lama, kamu bisa mendapatkan ketakutan yang mendalam, kamu hanya perlu mengetahui, bahwa masa lalu, masa kini maupun masa selanjutnya ... Aku tidak akan meninggalkanmu." Ia membuka suasana yang begitu tegang menjadi cair, semua yang ia lakukan untuk menetralkan detak jantung Permaisurinya yang ketakutan saat melihat Pusat Kekacauan.
Kehampaan begitu luas, namun semuanya telah di hiasi oleh komflek Multi Langit yang tak terhitung jumlahnya. Berjajar kesamping, depan, atas, bawah dan belakang.
Mengelilingi Pusat Kekacauan atau Center of Chaos!
Dari kejauhan, Qin Chen melihat Tyrannical Great God of Chaos terbang menuju Pusat Kekacauan, ia tidak mengambil tindakan karena belum waktunya untuk dirinya bertindak.
Bukan untuk mengulur waktu, melainkan kondisi Energi dalam dirinya akan meledak-ledak jika secara berturut-turut menggunakan kemampuan tertinggi. Ia setidaknya mengambil napas beberapa menit saja sebelum menghapus musuh dari seluruh Dimensi!
Sebelum itu, ia memanfaatkan kekuatan sejatinya untuk membantu Permaisurinya, ia lalu menyalurkan sedikit energi dalam dirinya masuk melalui matanya. Proses ini tidak membuatnya sakit, karena rasa sakit di tiadakan oleh Qin Chen.
Cahaya keemasan merah masuk dan mencoba mengangkat Heavenly Soul milik Permaisurinya naik menjadi Divine Soul!
Dengan Divine Soul, Pusat Kekacauan tidak dapat memberikan ketakutan kepada Permaisurinya, dan tentunya memiliki manfaat lainnya selain apa yang Qin Chen pikirkan.
Meksipun tidak sepenuhnya naik menjadi Divine Soul, Permaisurinya merasakan bahwa Heavenly Soul telah berubah menjadi Divine Soul walaupun dalam keadaan Semi Divine!
Sebelum naik menjadi Divine Soul, Permaisurinya setidaknya membutuhkan beberapa bahan-bahan tingkat Surgawi dan satu bahan tingkat Ilahi, dimana untuk membantunya meningkatkan Divine Soul!
Setelah Qin Chen selesai memberikan peningkatan Semi Divine Soul, ia perlahan menarik tangannya kembali, dan membiarkan Permaisurinya melihat seberapa besar dan luasnya Eternal Chaos Realm dibandingkan Alam Surga.
Saat melihat Eternal Chaos Realm, ia terdiam melihat pemandangan keajaiban di hadapannya, semuanya penuh dengan warna yang terang, hanya ada satu warna gelap namun terang. Itu adalah Pusat Kekacauan!
Dalam keajaiban pandangan mata, ia khawatir dengan Qin Chen, mencoba bertanya kepada Qin Chen. "Apa tidak apa-apa kita berlama-lama disini? Aku khawatir denganmu ... Bukankah Dewa tersebut sedang menuju Pusat Kekacauan disana." Sambil menunjuk ke arah dimana Tyrannical Great God of Chaos berada sekarang.
Qin Chen memang melihat Tyrannical Great God of Chaos telah sampai di Pusat Kekacauan, namun semuanya dalam genggamannya. "Tidak apa-apa, kamu nikmatilah pemandangan keajaiban ini ... Semuanya akan baik-baik saja selama aku ada disini." Qin Chen membalasnya.
Permaisurinya terdiam sekali lagi, dalam kasus ini ia benar-benar tidak dapat membantu Qin Chen sepenuhnya. Kekuatan yang ia miliki masihlah dibawah kekuatan musuh, dan semuanya malah membuat Qin Chen kerepotan.
Tidak berselang lama melihat pemandangan keajaiban, materi gelap mendominasi terpancar keluar dari dalam Pusat Kekacauan. Tyrannical Great God of Chaos kembali pada wujud aslinya, ia adalah Monster Primordial di masa lampau!
Pusat Kekacauan bercahaya terang menyebabkan hembusan angin begitu besar menghantam mereka berdua, namun semuanya telah di hapus oleh Qin Chen, perlindungan berlapis-lapis di hadapan Qin Chen tercipta untuk menghilangkan segala serangan.
Pada saat bersamaan, Permaisurinya menyadari semuanya. Tentang kenapa dirinya berubah sekarang ini, ini semua karena Qin Chen. Ia langsung memutar tubuhnya ke arah Qin Chen, melihat Qin Chen begitu tenang.
Mata Qin Chen sedikit turun, ia melihat Permaisurinya memandangi dirinya dengan tatapan mata khawatir dan lainnya sulit di tebak. "Ada apa?" Ia lalu bertanya.
Selama lima ribu tahun lalu, ia telah memutuskan untuk memberikan segalanya untuk Qin Chen, namun ia tidak menemukan Qin Chen sampai saat ini, dan sekarang ia telah menemukan Qin Chen secara tidak sengaja dengan pertemuan yang sama seperti masa lalu.
Ia menjadi malu dan pikirannya menjadi kacau karena gugup, ini pertama kali baginya merasa gugup dalam mengambil tindakan. Namun semuanya di dasari oleh perasaan, ia memberanikan diri untuk berbicara kepada Qin Chen.
"Aku tidak memiliki apapun yang bisa diberikan, harta, senjata maupun semua hal yang berhubungan Surgawi tidak berarti apa-apa dimatamu, selama lima ribu tahun ini aku telah memutuskan ... " Ia berhenti berbicara yang membuat Qin Chen penasaran.
"Memutuskan? Memutuskan apa?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
Pandangan matanya berubah seketika, wajahnya perlahan memerah dengan lapisan es menyelimuti pipinya, itu bagaikan Es abadi dengan polesan apel di dalamnya, sangat indah!
"Aku telah memutuskan untuk hidup bersamamu selamanya, hidup dan matiku hanya untukmu, jiwa dan ragaku hanya untukmu, semua yang kumiliki kuberikan untukmu ... " Suaranya terdengar manis yang berjalan dibawah rindangnya dedaunan Sakur berjatuhan.
Permaisurinya mengambil inisiatif mendekati Qin Chen, wajahnya yang malu menambahkan bumbu penyedap rasa tersendiri, ia benar-benar mengabaikan sekitarnya dan tenggelam ke dalam asrama!
Setelah lima ribu tahun lamanya tidak bertemu, ia memberikan hadiah pertemuan, bibirnya terasa manis dengan ukuran kecil seperti ceri, tampak sempurna dari segala sisi!
Manis! Itu adalah kata yang dipikirkan Qin Chen, ia perlahan menarik tubuhnya semakin dekat dengan Qin Chen, tangan lainnya menyentuh pundaknya!
Langit dan Bumi menjadi saksi hubungan mereka berdua!
Saat yang bersamaan berlangsung, serangan Tyrannical Great God of Chaos melesat dengan kecepatan tinggi mengarah ke arah mereka berdua. Serangan berbentuk aliran listrik menghatam ke arah Qin Chen.
Szzzt! Szzzt! Szzzt!
Serangan tersebut melesat dengan kecepatan tinggi, Qin Chen yang melihat kejadian tersebut, kini ia sangat murka. Ia menggerakkan matanya ke kiri mengakibatkan ledakan maha dahsyat menghancurkan Multi Langit disekitarnya.
Sambaran petir menyebar di segala arah menghancurkan materi di sekitarnya, suara-suara ledakan ditiadakan di sekitar mereka berdua, Permaisurinya tidak mendengar apapun yang berada di luar dinding.
...
*See You Again :)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 202 Episodes
Comments
Jacklin Clariasi morgana
dlm prtarungn msih ada mesra2an mnjijikn buat mampos sja smua kluarga mc biar mc sdr klo dlm prtempuran di butuhkn keseriusan bukn keromatisan agar fokus ngadapin lawan
2022-11-04
0
pangeran katak
😄😄
2022-08-15
0
Pelahap Semesta
wow
2022-07-16
2