'Qin Qui, apa kamu mempunyai saran untukku melawannya? Aku sekarang mengalami sedikit kesulitan ...'
Qin Chen memang dalam keadaan sulit, bukan berarti dia lemah, melainkan dia baru saja sembuh dan membutuhkan beberapa menit lagi untuk pikirannya kembali berkondensasi.
[Ada Tuan, dengan kekuatan ini, tuan kemungkinan besar bisa mengimbangi kekuatan Dewa tersebut, namun hanya bisa menggunakan setengah persen dari kekuatan aslinya.]
Ia tertegun mendengar jawaban Qin Qui, setengah persen? Apa kekuatan tersebut sangat besar sehingga membuat Qin Chen hanya bisa menggunakan sedikit kekuatan aslinya.
'Setengah persen? Apa ada waktu untuk pemakaian tersebut?'
[10 detik, itu adalah waktu yang sudah di atur oleh Tuan. Jika sudah melewati 10 detik, kekuatan tersebut akan menghilang dan membutuhkan waktu sangat lama untuk di gunakan kembali.]
'Baiklah, aku akan menggunakan kekuatan tersebut, dengan bisa melukainya sedikit saja, maka aku bisa menciptakan beberapa kemampuan yang mirip dengan kekuatan tersebut, lalu bisa menyeimbangkan kekuatan antara kami berdua.'
[Tidak salah saya memilih Anda, Tuan. Dengan percepatan penciptaan milik Tuan, maka Tuan bisa menciptakan kemampuan baru yang dikehendaki oleh pencipta.]
Setelah memutuskan untuk menggunakan kartu as, Qin Chen lalu berjalan kedepan sambil merentangkan kedua tangannya kesamping, secara bersamaan Aura Kegelapan Abadi mulai menyelimuti dirinya.
Mengikuti arahan dari Qin Qui, ia membuat Dewa lain merasakan penindasan terhadap Heavenly Soul!
Whossh! Whossh!
Hembusan angin mulai terasa mencengkram di sekitar mereka, ruang-ruang di sekitarnya mulai menindas para Dewa dengan dominasi gravitasi!
Sang Perwujudan dari Monster Primordial, kini mulai mengucapkan syair!
Di Kehampaan tanpa ujung, Dewa Tertinggi menciptakanku!
Tanpa pandang sekitar, Qin Chen mengucapkan syair-syair yang mengandung kekuatan kehancuran, suaranya seakan-akan memberikan pertanda bahwa kehancuran akan datang kembali!
Melampaui Transcendent dari Dimensi Tertinggi!
Membelah Ruang dan Waktu dan sebab-akibat di hadapanku!
Perlahan syair-syair tersebut membuat para Dewa merasakan ketakutan, syair tersebut seolah-olah mengandung kesedihan, kebencian, emosi dan kenangan kelam di masa lalu.
Setiap kalimat yang di ucapkan Qin Chen, para Dewa merasa penindasan, mahkluk hidup di sekitarnya perlahan mati secara mental! Kehidupan mulai di pertanyakan di komflek Multi Langit!
Kegelapan tanpa bentuk menyelimutiku, perwujudan dari ketakutan mahkluk hidup!
Kekuatan melampaui segala konsep dan perwujudan keberadaan!
Setiap kata yang diucapkan Qin Chen menyebabkan sistem Alam Tertinggi terganggu, secara bertahap mengalami kerusakan dibagian konsep keseimbangan antar Dimensi!
Hanya dengan kata-kata sudah membuat para Dewa runtuh, namun tidak dengan Tyrannical Great God of Chaos, ia seolah-olah ia bisa menahan kerusakan mental yang diberikan oleh Qin Chen.
Bukan karena dirinya kuat, melainkan Qin Chen belum sepenuhnya menguasai kekuatan tersebut, dirinya masihlah lemah untuk menggunakan kekuatan sejatinya!
Aku adalah Entity Slayer Sword Manifestation!
Bang!
Saat syair terakhir di ucapkan, kehampaan pecah dengan dentuman sangat keras, memperlihatkan kehampaan begitu kosong, bersamaan dengan kehampaan muncul, cahaya berwarna merah bercampur molekul kegelapan terpancar keluar dari retakan tersebut.
Kegelapan yang kekal mulai di terangi oleh kegelapan dari kehampaan, para Dewa di sekitarnya mulai terjatuh dan hanya meninggalkan beberapa ratus Dewa.
Kehampaan tersebut menampilkan rantai-rantai yang tak terhitung jumlahnya menyegel senjata pedang dengan berukuran 1,5 meter. Memiliki ketajaman yang luar biasa, berwarna hitam pekat dengan model kepala naga.
Satu mata berwarna merah darah terpampang di senjata tersebut, seperti monster yang mampu memusnahkan segalanya dengan tatapan mata!
Perwujudan dari Kehampaan Abadi, Pedang yang mampu membelah segalanya!
[Selamat Tuan, Tuan berhasil memanggil Pedang Utama milik Anda. Tuan hanya mampu menggunakan 0,5% kekuatan asli pedang tersebut, namun jangan khawatir dengan kekuatannya. Karena, kekuatan pedang tersebut sudah melampaui imajinasi Tuan.]
Qin Chen tertegun mendengarnya, melihat senjata tersebut tersegel oleh rantai-rantai yang tak terhitung jumlahnya, dan dari Kehampaan senjata tersebut keluar.
Senjata maha dahsyat yang tersegel di kehampaan, mendominasi wilayah Langit, Qin Chen perlahan mencoba meraih pedang tersebut dengan tangannya.
Dewa di pihak musuh mulai gemetaran, mengingat bahwa Legenda pernah mengatakan soal pedang terkutuk dan terkuat yang pernah di ciptakan oleh Dewa Tertinggi.
"Ja- Jangan-jangan ... Senjata itu adalah senjata Dewa Tertinggi di masa lampau! Pedang yang mampu memusnahkan asal muasal keberadaan tertinggi!
Mau itu masa kini, masa lalu dan masa depan! Asal muasal akan musnah secara permanen! Tidak ada keberadaan yang mampu menghentikannya!" Ucapnya dengan keras sambil ketakutan.
Salah satu Dewa dari pihak musuh dengan spontan mengatakan kekuatan pedang tersebut, saat menyebar di telinga mereka, para Dewa menjadi sangat pucat mendengarnya.
Kepanikan di Multi Langit mengakibatkan runtuhnya kehidupan, bukan lagi Langit yang runtuh, sekarang adalah kehidupan yang dipertanyakan!
Sayangnya, mereka tidak mengetahui bahwa Qin Chen hanya mampu menggunakan setengah persen kemampuan sejatinya, sehingga keberadaan tertinggi belum bisa Qin Chen musnahkan.
Meksipun hanya kekuatan samar-samar, namun sudah mampu memusnahkan Dewa-Dewa di hadapannya, dan memberikan luka di tubuh Tyrannical Great God of Chaos!
***
Dari Kehampaan, Entity Slayer Sword Manifestation diciptakan Dewa Tertinggi, sekarang penciptaannya tengah menyentuh dengan tangan kanan. Perwujudan yang diciptakan di masa lampau, kini berada di hadapannya.
Secara tiba-tiba, kekuatan besar dan berbagai sumber pengetahuan masuk ke dalam pikiran Qin Chen. Secara bertahap menyesuaikan dengan tubuh Qin Chen saat ini.
Belenggu yang mengikatnya mulai runtuh secara bertahap, para Dewa semakin pucat disaat senjata tersebut akan dilepaskan dari segelnya. Bayang-bayang ketakutan dan kematian instan di depan mata.
Salah memilih musuh, karena dihadapannya adalah pencipta mereka! Musuh dari seluruh Dimensi di masa lampau!
[Memulai proses penghitungan mundur.]
[10]
Qin Qui mulai menghitung mundur waktu yang akan ia gunakan untuk menggunakan kemampuan tersebut, dengan tidak menyia-nyiakan waktu. Qin Chen mulai menarik pedang tersebut kesamping, ia lalu memberikan peringatan keras bagi para Dewa!
"Musnah!"
Qin Chen lalu mengayunkan pedang secara horizontal seperti membelah langit menjadi dua bagian, siluet bulan sabit berwarna hitam pekat melesat dengan kecepatan luar biasa.
Secara keseluruhan, Qin Chen telah mendapatkan pengetahuan kekuatan dari senjata yang ia gunakan, Konsep Pemusnah, mampu memusnahkan keberadaan tertinggi!
Perhatian Tyrannical Great God of Chaos menjadi serius, dengan serangan besar diberikan oleh Qin Chen. Sedangkan di sisi Qin Chen, ia mendapatkan diri bahwa hitungan mundur akan segera habis.
Tidak menyia-nyiakan waktu, ia sekali lagi mengayunkan pedangnya dari arah yang berlawanan sehingga menciptakan serangan berbentuk dua garis sejajar!
Dua serangan besar melesat memusnahkan keberadaan Dewa yang membantu Tyrannical Great God of Chaos, segala sesuatu di hadapannya mulai dimusnahkan, materi dan non materi lenyap dari peradaban.
"Transformasi Dewa!"
Ia berpikir ribuan kali lipat kecepatan cahaya, lalu Tyrannical Great God of Chaos berteriak keras menyebabkan langit bergemuruh, ia benar-benar serius dalam menghadapi serangan Qin Chen kali ini!
Sedangkan para Dewa di sekitarnya mulai lenyap meksipun telah berlari sangat jauh!
Dibelakang Qin Chen, Permaisurinya terdiam melihat serangan yang diberikan oleh Qin Chen kepada musuhnya, bahkan ia merasakan penindasan terhadap jiwanya.
Namun, ia masih bisa mengatasinya, karena dirinya adalah Perwujudan Keabadian dari Sang Phoenix Surga!
Saat suara tersebut terdengar, wujud Tyrannical Great God of Chaos mulai membesar, secara perlahan-lahan berubah bentuk menjadi sangat besar dan tinggi dibandingkan sebelumnya.
Wujudnya setinggi 300.000 meter, meksipun tidak memenuhi langit, ia melihat keberadaan Qin Chen sama seperti semut, tidak berguna!
Setelah perubahan dirinya, ia langsung merentangkan tangannya kesamping, menahan serangan Qin Chen menggunakan kedua telapak tangan.
Serangan Qin Chen langsung menghatam kedua telapak tangan Tyrannical Great God of Chaos di hadapannya!
Bang! Bang!
Dentuman keras menyebar di sekitarnya, suaranya mengakibatkan gendang telinga mahkluk hidup menjadi sakit, Permaisurinya menutup telinganya dengan tangan, karena tidak mau merasakan rasa sakit tersebut.
Selain dentuman keras, ledakan besar membuat luka-luka di sekujur tangannya, serangan yang Qin Chen berikan bukan sekedar memusnahkan musuh di hadapannya.
Melainkan, ia mencoba menghapus kemampuan regenerasi milik Tyrannical Great God of Chaos, karena kemampuan tersebut sangat merepotkan bagi Qin Chen saat ini.
"Brengsek!"
Ia lalu mengayunkan kedua tangannya kesamping, menyapu bersih serangan Qin Chen dengan mudahnya, meksipun begitu luka parah ia dapatkan di sekujur tangan.
Dengan luka tersebut, ia tidak memperdulikan hal tersebut, ia bahkan melanjutkan untuk membalas serangan kearah Qin Chen saat ini berada.
...
*See You Again :)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 202 Episodes
Comments
Kamarudin Kamarudin muis
lemah.. hahahahahaha seharusnya dewa ashura yg paling kuat skrg .. tuh tubuh dewa ashura hanya jadi hiasan hahahaha author goblok ..
2025-03-08
0
manusiah616@gmail.com
skuknu, ra'nu, musnah, skipid-skipid-skipid, boom!
2024-05-01
0
Hyoukai
uwoooghhhh
2023-07-04
0