Sebelum lanjut ke alur cerita, kalian akan berkenalan dengan tokoh-tokoh yang terlibat dalam cerita ini.
Graciella
Nama: Graciella
Nama panggilan: Grace/Ella
TTL: Jakarta, 12 April 2001
Hobi: Menulis
Pekerjaan: Penulis dan mahasiswi
Juan Aidan
Nama: Juan Aidan
Nama panggilan: Juan
TTL: Bekasi, 15 April 2000
Hobi: Bermain voli
Pekerjaan: Editor tetap di Lentera Publisher dan Mahasiswa.
Nah, mereka berdua akan menjadi tokoh utama di cerita ini, seperti judulnya.
Alister Adnanda Adrian
Nama: Alister Adnanda Adrian
Nama panggilan: Alister
TTL: Bekasi, 27 Juli 1999
Hobi: Menggambar
Pekerjaan: Ilustrator tetap di Lentera Publisher dan Mahasiswa.
Nada Raisya
Nama lengkap: Nada Raisya
Nama panggilan: Nada
TTL: Bekasi, 18 Maret 2001
Hobi: Membaca novel sambil mendengarkan musik
Pekerjaan: Proofreader tetap di Lentera Publisher dan Mahasiswi.
Nah, dua tokoh tersebut adalah tokoh pendukung di story chat ini, ya!
Karena kalian sudah mengenal tokoh-tokohnya, mari membaca bagian alur ceritanya. Happy reading!
SETELAH Graciella bertukar pesan dengan Juan, gadis berusia 21 tahun itu mulai bertukar pesan dengan teman kampusnya yang menjabat sebagai proofreader di Lentera Publisher.
Dia adalah Nada Raisya, teman sejatinya sejak SMA dulu. Mereka berdua sudah banyak mengukir suka dan duka bersama-sama.
Graciella adalah mahasiswi semester 4 dari Kampus Anugrah gang letaknya tak jauh dari rumahnya saat ini. Dia masih tinggal bersama orang tuanya, lantaran orang tuanya tak setuju jika dia tinggal dengan menge-kost.
Graciella
Nada.
Graciella
OMG, Nad!!
Graciella
Kak Juan nge-chat gue tadi.
Graciella
Dia editor naskah gue yang diterima di Lentera Publisher.
Nada Raisya
Lo serius?!
Nada Raisya
Kak Juan Aidan editor lo, kan? Wah, selamat!!
Nada Raisya
Gue seneng dengernya. Dia itu editor yang perfect banget, El.
Nada Raisya
Naskah yang disunting sama dia pasti bakal bagus hasilnya.
Graciella
Wah.
Graciella
Beruntung banget gue, haha.
Nada Raisya
Iyaa.
Graciella tersenyum sendiri. Tanpa disadari, rona merah di pipinya sudah semerah tomat.
Oh, ya, perlu diketahui bahwa teman sejatinya itu sering memanggilnya El atau Ella.
Graciella
Tapi, Nad....
Grace mulai teringat kejadian beberapa saat yang lalu.
Buliran-buliran keringat dingin kembali bercucuran karena mengingatnya.
Nada Raisya
Kenapa, El??
Graciella
Kak Juan so sweet banget!! :)
Nada Raisya
Hah?
Nada Raisya
So sweet gimana, El??
Graciella
Dia, tuh, minta di panggil ‘Mas’
Graciella
Terus, dia juga mau interaksi sama gue, Nad. Oh My God!
Nada Raisya
Lebay banget lo.
Nada Raisya
Gue juga pernah diajak ngobrol sama dia pas gue jadi proofreader yang naskahnya disunting sama dia.
Graciella
Masa?
Nada Raisya
Iya, El.
Nada Raisya
Itu, mah, wajar. Sebatas interaksi antar penulis sama editor.
Nada Raisya
Jangan bilang... pikiran lo udah ke mana-mana?!
Nada Raisya
Lo nggak lagi ngebayangin sesuatu, kan?
Graciella
Hmm.
Graciella
Tadi ngebayangin sesuatu, sih.
Nada Raisya
Apa?
Graciella
Gue ngebayangin....
Graciella
Andai aja punya pacar kayak dia.
Graciella
Wah, pasti happy.
Graciella
Udah ganteng, baik, perfect banget!
Nada Raisya
El.
Nada Raisya
Jangan ngebayangin begitu.
Graciella
Emang kenapa?
Graciella
Mas Juan udah punya pacar, Nad?!
Graciella
Yah, kepotek hati gue.
Graciella menghela napasnya. Padahal, sebelumnya dia membayangkan jika dia memiliki pacar seperti Juan. Dia sungguh terpana dengan paras milik Juan.
Ingat, hanya terpana. Dia membayangkan bukan berarti nantinya dia berpacaran dengan Juan.
Nada Raisya
Bukan.
Graciella
Terus apa?
Nada Raisya
Mas Juan itu....
Graciella
Apa?
Nada Raisya
Dia senior kita juga di kampus kita.
Nada Raisya
Jadi, jangan macem-macem. Dia mahasiswa semester lima.
Graciella menelan salivanya. Pesan dari Nada membuat Graciella membayangkan sesuatu.
Comments
Buahnaga.putih
hai mampir yuk ke novelku " si cewek somplak " dan " pak guru " makasih 🌹🙏🏻
2022-03-06
1