Memperkenalkan

Saat aku sedang berjalan pulang menuju rumah,tiba-tiba dipertengahan jalan aku bertemu dengan mas Genta yang tengah menaiki motor sport nya

"Aruni..."panggil mas Genta dari arah depanku dan menghentikam motornya didekatku

"Hai mas"jawabku sambil tersenyum

"Cie ketemu pujaan hati hahaha"ucap Sander yang tengah menggodaku

"Jadi dia kekasihnya Aruni?"tanya uwo-uwo pada Sander

"Sebentar lagi mungkin iya"ucapnya sambil melirik ke arahku dengan menaik turunkan kedua alisnya

Aku hanya melotot tajam ke arah Sander

"Kenapa kau melotot seperti itu?"tanya mas Genta

"Ah em itu mas biasa Sander sedikit jahil kepadaku hehe"ucapku yang merasa salah tingkah

Mas Genta menggelengkan kepalanya "ngomong-ngomong kamu darimana?tumben tidak bersama dengan Anin"tanya mas Genta padaku

"Hanya jalan-jalan saja mas,kalau Anin sedang dirumah menonton drama kesukaannya"

"Jalan-jalan?bagaimana kalau jalan-jalannya bersamaku saja?"tawar mas Genta padaku sambil tersenyum manis

"Oh tuhan kenapa dia manis sekaliiiii"teriakku dalam hati

"Em tapi aku belum izin dengan ibu mas kalau akan pergi denganmu,aku tadi izin kepada ibu hanya untuk jalan-jalan sendiri saja"jawabku

"Tidak masalah,kau membawa ponsel kan?telfon saja ibumu bilang kalau kau akan pergi jalan-jalan denganku

atau perlu aku yang izin pada ibumu?"ucap mas Genta

"Ah iya kenapa aku tidak berfikir seperti itu ya,baik aku akan meminta izin ibu melalui telfon tapi nanti mas Genta juga izin ya"

Mas Genta menganggukkan kepalanya

Akupun segera menelepon ibu

📞: Assalamualaikum Bu

📞:Em ini bu tadinya Anin akan pulang tetapi ditengah jalan bertemu mas Genta,lalu mas Genta mengajak Runi jalan-jalan apakah ibu mengizinkannya?

📞:Ada disini bu,iya sebentar

"Mas ibu ingin berbicara denganmu"ucapku sambil memberikan ponselku pada mas Genta

Mas Genta menganggukkan kepala dan langsung menerima ponsel yang aku berikan

📞:Enggih bu,bolehkan saya mengajak Aruni jalan-jalan?(iya bu,bolehkan saya mengajak Aruni jalan-jalan?)

📞:Baik bu,Genta janji pulangnya tidak terlalu sore

📞: Waalaikumsalam

"Nih ponselmu"ucap mas Genta sambil mengembalikan ponselku

"Bagaimana mas?ibu mengizinkan tidak?"

"Tentu saja,tetapi pulangnya tidak boleh terlalu sore"

"Ah begitu,syukurlah"

"Yuk naik"

Akupun segera naik ke motor sport mas Genta,untung saja badanku tinggi jadi tidak terlalu susah waktu akan menaikinya hehe

"Kita mau kemana?"

"Em disini ada taman desa kalau jam segini biasanya ramai oleh anak-anak dan orang-orang yang bermain disana dan juga banyak pedagang"

"Jadi kita akan kesana?"

Mas Genta menganggukkan kepala dan mulai menyalakan motornya,berjalan dengan kecepatan sedang sembari menikmati pemandangan desa yang indah nan asri.sesekali kami berbincang mengenai sekolahku dan usaha mas Genta

Tak terasa 15 menit kami mengendarai motor sampailah kami disebuah taman yang begitu luas dikelilingi dengan tanaman hijau dan bunga-bunga yang sangat indah.Banyak sekali anak-anak yang berlarian disana,ada yang bermain bola,bermain sepeda,dan bermain bola-bola sabun.Pedagang pun banyak disana

Akupun segera turun dari motor mas Genta dan menunggu mas Genta memarkirkan motornya

"Cie akhirnya jalan berdua tanpa adanya Anin cieee"goda Sander

"Hust kau ini jangan membuatku malu"ucapku dengan pipi yang merah merona

"Aruni dia bisa melihatku dan Sander ya?"tanya uwo-uwo

Aku menganggukkan kepala "Heem,di indigo dari kecil"

"Yuk"ajak mas Genta yang sudah kembali setelah memarkirkan motornya

Aku dan mas Genta berjalan sambil memandangi pemandangan sekitar,ramai sekali disini

"Mau makan siomay tidak?"tawar mas Genta padaku yang berhenti didepan gerobag siomay

"Em boleh"

Mas Genta menganggukkan kepala dan tersenyum "Pak siomaynya dua ya sama es teh nya juga dua,nanti diantar saja ke kursi panjang dekat danau itu"ucap mas Genta

"Baik mas,ditunggu ya"

"Ke kursi panjang dekat danau itu saja yuk"ajak mas Genta sambil menggandeng tanganku

Oh tuhan jantungku rasanya ingin copot saat mas Genta menggandeng tanganku dengan mesra

Aku dan mas Genta pun duduk di kursi panjang itu,sedangkan Sander dan uwo-uwo bermain didekat danau,beberapa saat kemudian siomay pesanan kami pun datang

"Terimakasih pak"ucap ku pada bapak pedagang siomay itu

Bapaknya hanya menganggukkan kepala dan tersenyum "pasangan yang sangat serasi"

Aku dan mas Genta pun saling berpandangan dan salah tingkah

"Em Aruni,aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu"ucap mas Genta saat kami sedang memakan siomay

Aku menganggukkan kepala "Ada apa mas?"ucapku

"Dari tadi aku bertemu denganmu ditengah jalan sampai kita disini,aku selalu melihat genderuwo dibelakangmu bersama dengan teman gaibmu itu,si Sander.siapa dia Aruni?aku takut ia berbuat yang tidak-tidak denganmu"ucap mas Genta penuh kekhwatiran

Aku terkekeh mendengar mas Genta mengatakan hal itu "Aku sudah tebak pasti mas Genta akan menanyakan perihal dia"ucapku sambil menunjuk uwo-uwo"

"Siapa dia sebenarnya?"

"Jadi mas dia itu teman Sander disekolah,sebenarnya dia itu media penglaris yang digunakan oleh salah satu pedagang di kantin sekolah.Tetapi diluar dugaan, ternyata dia itu makhluk yang sangat baik hati walaupun dia digunakan untuk media penglaris.dia sudah memutuskan perjanjian antara dirinya dengan sang pedagang dan baru saja tadi ia masuk Islam mas,dia sudah lama berkeinginan ingin menjadi jin muslim"ucapku panjang lebar pada mas Genta

Mas Genta mendengarkan dengan seksama "Berarti dia itu baik?dan sekarang apakah dia menjadi salah satu teman gaibmu?"tanya mas Genta

Aku menganggukkan kepala "Lebih tepatnya seperti Sander,dia juga akan tinggal dirumah"

"Ah begitu,aku sudah salah sangka kepadanya hehe"

"Tak apa,aku tahu kau ini khawatir kepada Aruni kan"ucap uwo-uwo ditengah-tengah perbincanganku dan mas Genta

"Maafkan aku,em kenalkan aku Genta"ucap mas Genta pada uwo-uwo sambil tersenyum

Uwo-uwo tersenyum "Santai aja kali, panggil aku uwo-uwo"

Mas Genta tersedak es teh saat uwo-uwo memberitahukan namanya

"Hati-hati mas minumnya,aku juga awalnya kaget mendengar namanya"ucapku sambil terkekeh

Mas Genta menganggukkan kepala "Semoga kita bisa berteman dengan baik wo"ucap mas Genta sambil tersenyum

"Tentu"jawab uwo-uwo terus melesat menghampiri Sander

"Nama dan wujud yang sangat berbeda"kata mas Genta sambil terkekeh

Akupun ikut terkekeh "kata uwo-uwo sih don't judge a book by the cover"

Aku dan mas Genta pun tertawa terbahak-bahak

Setelah cukup lama aku dan mas Genta menghabiskan waktu di taman desa kamipun memutuskan untuk pulang kerumah,sebelum pulang mas Genta membelikan martabak untuk Simbah,ibu,budhe,dan Anin

"Wah jadi merepotkan mas"ucapku saat mas Genta membelikan martabak untuk orang rumah

"Ah bukan masalah,hanya dua kotak martabak saja kok"ucap mas Genta dengan senyuman mautnya

Akupun hanya tersenyum

"Aruni aku ingin kembali lagi kesini kapan-kapan"ucap Sander dengan mata yang berbinar-binar,ia terlihat begitu gembira bermain ditaman desa ini

"Boleh,lain kali kita datang kesini lagi yaa"ucapku pada Sander

Aku sedikit terenyuh melihat Sander yang begitu bahagia saat bermain ditaman desa ini,bisa kalian bayangkan ia meninggal disaat usia anak-anak.Ia tak bisa merasakan bagaimana bermain dengan banyak teman dan melakukan aktifitas-aktifitas seperti anak-anak lain pada umumnya.Aku sudah menganggapnya seperti adikku sendiri bukan lagi sebagai teman gaibku

🍂

🍂

🍂

🍂

Stay tune ya readerskuuuuu 💗💗💗

Oh iya follow Ig author yaa @putriirzkaa yang mau difollback DM aja xixi

Jangan lupa like,komen,dan bunganya 🍅🍓

Terpopuler

Comments

cocohazell__

cocohazell__

Hahaaha

2022-12-23

4

lihat semua
Episodes
1 Pindah
2 Anin,kangen!
3 Sudah terbuka
4 Adaptasi
5 Daftar sekolah
6 Tentang Sander
7 Leluhur
8 Visual
9 Hantu Lastri
10 Bertemu Genta
11 Barang bukti
12 Sidik jari
13 Menjelaskan
14 Terungkap
15 Hari pertama sekolah
16 Genderuwo Hijrah
17 Memperkenalkan
18 Pocong caper
19 Pocong caper 2
20 Welcome to the genk cong-cong!
21 Kedatangan mas Genta
22 Bukan up
23 Misi pertama the ghost genk
24 Tentang pak Karman
25 Kekhawatiran keluarga
26 Mengintai
27 Mengintai 2
28 Iba.
29 Sikap Alif.
30 Kecurigaan Alif
31 Anak yang kuat
32 Tak yakin
33 Mimpi simbah
34 Sehelai rambut
35 Sehelai rambut 2
36 Mendapatkannya
37 Serangan pertama
38 Gagal
39 Perubahan Sikap Alif
40 The ghost genk genit
41 Teman Baru
42 Kecemburuan Genta
43 Bimbang
44 Pergi Dengan Alif
45 Genta tau
46 Sikap Yang Berbeda
47 Ancaman Ki Braha
48 Berbaikan
49 Ketulusan Hati Alif
50 Kejujuran Raka
51 Alasan
52 Berkunjung
53 Kemarahan Ki Braha
54 Kemarahan Ki Braha 2
55 Menceritakan semuanya
56 Galau
57 Jadi Bagaimana?
58 Terkapar Tak Berdaya
59 Titik Lemah Ki Braha
60 Siuman
61 Sedikit Tentang Keluarga Jin
62 Lengah
63 Jangan Ngeyel
64 Perjuangan Uwo-uwo
65 Tentang Perasaan
66 Menyiapkan Strategi Terbaik
67 Sander Hantu Shamming!
68 Ucapan Terimakasih Pak Karman
69 Sander Rindu Mami Papi
70 Berhasil
71 Siap Menyerang Raja Jin!
72 Aruni Diculik!
73 Paniknya Keluarga
74 Pergi Ke Alam Jin
75 Berperang
76 Musnah
77 Kembali Pulang
78 Bertemu Keluarga
79 Menentukan Pilihan~ END
80 UCAPAN TERIMAKASIH~
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Pindah
2
Anin,kangen!
3
Sudah terbuka
4
Adaptasi
5
Daftar sekolah
6
Tentang Sander
7
Leluhur
8
Visual
9
Hantu Lastri
10
Bertemu Genta
11
Barang bukti
12
Sidik jari
13
Menjelaskan
14
Terungkap
15
Hari pertama sekolah
16
Genderuwo Hijrah
17
Memperkenalkan
18
Pocong caper
19
Pocong caper 2
20
Welcome to the genk cong-cong!
21
Kedatangan mas Genta
22
Bukan up
23
Misi pertama the ghost genk
24
Tentang pak Karman
25
Kekhawatiran keluarga
26
Mengintai
27
Mengintai 2
28
Iba.
29
Sikap Alif.
30
Kecurigaan Alif
31
Anak yang kuat
32
Tak yakin
33
Mimpi simbah
34
Sehelai rambut
35
Sehelai rambut 2
36
Mendapatkannya
37
Serangan pertama
38
Gagal
39
Perubahan Sikap Alif
40
The ghost genk genit
41
Teman Baru
42
Kecemburuan Genta
43
Bimbang
44
Pergi Dengan Alif
45
Genta tau
46
Sikap Yang Berbeda
47
Ancaman Ki Braha
48
Berbaikan
49
Ketulusan Hati Alif
50
Kejujuran Raka
51
Alasan
52
Berkunjung
53
Kemarahan Ki Braha
54
Kemarahan Ki Braha 2
55
Menceritakan semuanya
56
Galau
57
Jadi Bagaimana?
58
Terkapar Tak Berdaya
59
Titik Lemah Ki Braha
60
Siuman
61
Sedikit Tentang Keluarga Jin
62
Lengah
63
Jangan Ngeyel
64
Perjuangan Uwo-uwo
65
Tentang Perasaan
66
Menyiapkan Strategi Terbaik
67
Sander Hantu Shamming!
68
Ucapan Terimakasih Pak Karman
69
Sander Rindu Mami Papi
70
Berhasil
71
Siap Menyerang Raja Jin!
72
Aruni Diculik!
73
Paniknya Keluarga
74
Pergi Ke Alam Jin
75
Berperang
76
Musnah
77
Kembali Pulang
78
Bertemu Keluarga
79
Menentukan Pilihan~ END
80
UCAPAN TERIMAKASIH~

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!