Kamu ini pipis apa pup si Run tak tungguin daritadi kok lama banget"gerutu Anin padaku saat aku sudah kembali dari kamar mandi bersama Sander
"Hehe pipisnya si sebentar tapi tadi ada yang ngajak ngobrol dulu"jelasku sambil duduk di samping Anin
"Hah ngobrol sama siapa,sama guru?tanya Anin
"Eem bukan manusia"jawabku santai
"Ojo ngono lho Run,aku tanya baik-baik kok jawabnya gitu"(jangan gitu lho Run,aku ini tanya baik-baik kok jawabnya gitu)
"Loh aku serius"
"Jangan bilang hantu laki-laki kecil Belanda itu"selidik Anin
"Hehe tau aja,tuh dia ada disebelah kamu"tunjukku pada Anin
"Hah ih jangan becanda deh eh pantes pas kamu kesini aku langsung merinding,ojo ngono to Run kamu tau kan aku ini penakut suruh pergi aja deh"Anin merapatkan tubuhnya padaku
"Hahaha dah ndak usah takut dia itu baik kok"
"Darimana kamu tau kalo dia baik"
"Yakan tadi aku sudah bilang aku lama dari kamar mandi gara-gara aku ngobrol sama Sander"
"Sa sa sander... bahkan kamu tau nama dia"Anin kaget
"Heem dia juga mau ikut pulang,dia adalah temanku sekarang"
"Ndak usah aneh-aneh deh kamu,kamu kurang temen manusia apa bagaimana sampai-sampai temenan sama hantu hah"
"Ya memangnya kenapa,toh juga dia ndak ganggu kok"
"Tapi Runnn"
"Udah ah yuk pulang sebentar lagi udah mau Dzuhur,tenang aja dia ndak ganggu kok percaya deh sama aku"jelasku menenangkan Anin
"Janji yo ndak ganggu"
"Kata Sander iya janji"jawab Aruni sambil terkekeh,sedangkan Sander hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Anin daritadi
"Saudaramu sangat menyebalkan padahal aku ini kan imut,baby face,kenapa harus takut coba"gerutu Sander padaku
"Dia memang penakut Sander "jawabku sambil terkekeh kembali
"Sekali-kali aku jahili dia boleh ya Run hihi"Sander terkekeh memikirkan cara untuk menjahili Anin
"Tidak masalah asalkan tidak berlebihan saja,kasian dia kalau nanti jantungnya copot hahaha"aku pun tertawa terbahak-bahak dengan Sander
"Tuh ngapain ketawa-ketawa sendiri kaya gitu"tanya Anin
"Ah mau tau aja kamu tuh"
Aku dan Anin pun segera pergi dari sekolah karena sebentar lagi Dzuhur,tadi ibu dan budhe bilang harus sudah sampai rumah sebelum Dzuhur karena akan makan siang dan sholat berjamaah.Setelah pulang dari sekolah Aruni dan keluarga melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah dan dilanjutkan dengan makan siang bersama
"Nduk gimana tadi lancar to?"tanya ibu disela-sela makan siang
"Alhamdulillah bu,sudah diterima pak Joko baik banget dia kenal sama bapak ibu"
"Ya jelas to wong dia itu dulunya temen bapak dan ibumu nduk"jelas simbah kepadaku
"Ah begitu pantas saja"
"Tapi tadi ndak ada gangguan to?"tanya ibu
"Ih tapi ini lebih parah dari ganguuan budhe parah parah bangettt"malah Anin yang menjawab
"Parah gimana?"tanya budhe
"Heem parah,dia ndak diganggu tapi malah udah berani ngobrol terus dia boyong si hantu kesini buat jadi temen dia"jelas Anin
"Ihhh Anin apasi kamu"aku kesal padanya
"Hah diboyong kesini?a a a apa maksutnya nduk?"ibu meminta penjelasan dariku
"Hehe anu bu tadi disana Runi ndak sengaja ketemu hantu laki-laki kecil Belanda dia itu lucu banget bu mukanya juga tampan hanya pucat saja namanya Dendrick Sander Aldert,tapi dia lebih seneng dipanggil Sander"jelasku pada semua
"Lah kamu ini gimana katanya takut tapi malah ngajak dia kesini dijadikan teman juga"ibu menggelengkan kepalanya
"Hehe tadinya juga Runi takut Bu,tapi waktu Sander bilang tidak akan macam-macam dan dia juga sudah mendapat izin dari kakek yang selalu ada dibelakangku jadinya Runi mengizinkan saja dia untuk ikut lagian dia juga baik kok bu,Runi ndak merasa ada energi negatif di dalam diri Sander"jelasku pada semua orang
"Kakek yang selalu dibelakang?"Simbah bingung
"Enggih Simbah katanya beliau itu kakek buyut dari kakek"
"Awakmu ngerti sekang sopo nduk"tanya simbah
"Sander yang bilang,dia juga bilang kalau beliau sudah menjaga Aruni dari Aruni masih bayi mbah"
"Kok Simbah baru tau ya,memangnya kamu ndak pernah ngerasa nduk?"
"Aruni juga baru tau tadi mbah,sebelumnya Runi ndak ngerasa apa-apa tapi semenjak tadi mau berangkat ke sekolah Aruni melihat mereka juga sudah biasa saja,ndak takut kaya kemarin-kemarin"jelasku pada semua
"Yoweslah nanti biar jelas simbah tak tanya sama eyang Gitarja saja,sudah makanannya dihabiskan dulu"
Saat aku sedang menghabiskan makanan dengan Anin tiba-tiba Sander muncul di sebelahku
"Run runi aku laper lho"to the poin banget ya wkwk
"Hah hantu bisa lapar juga ya?haha"
"Aku sudah lama ndak pernah makan ayam,dulu mama selalu masak ayam goreng untukku waktu aku masih hidup"Sander bercerita padaku dengan tatapan yang memelas
"Ah kenapa harus begini,aku jadi tidak tega setelah mendengar ceritamu,pasti kau sangat merindukan mamamu ya Sander"
"Sangat,sangat rindu tapi aku tak bisa menemuinya bahkan melihatnya pun aku sudah tak bisa"
"Ya sudah Sander kamu ndak perlu sedih lagi kan sudah ada aku yang jadi teman kamu"
"Terimakasih Aruni,aku sangat beruntung bisa bertemu denganmu. ngomong-ngomong aku boleh minta ayam goreng nya tidak?"
"Ah iya-iya boleh saja sih,tapi bagaimana cara kamu memakannya?"
"Ah bukan masalah besar cukup kau letakan saja ayam goreng itu didepanku,tapi setelah aku selesai makan kau buang ayam itu ya"
"Ah baiklah,kau hanya memakan sarinya saja ya?"
"Ya begitulah"
Akupun meletakan satu potong paha ayam goreng diatas piring,untungnya hanya ada aku dimeja makan ini jadi tidak ada yang tahu kalau aku sedang memberi si hantu bule tampan ini makan xixixi
"Huhhh terimakasih Aruni,aku sangat kenyang"
"Heem sama-sama tak perlu sungkan padaku Sander"
Akupun segera membersihkan sisa makananku dan ayam yang Sander makan,setelah semuanya sudah beres aku pergi ke ruang tengah untuk menonton TV bersama semua anggota keluarga
"Em Aruni kalau aku disini aku tinggal dimana?"tanya sander tiba-tiba kepadaku, untungnya Anin tertidur,simbah juga tertidur dikamar sedangkan ibu dan budhe pergi ke hajatan tetangga sebelah
"Em dimana ya? terserah kamu saja sih asal tidak mengganggu keluargaku saja"jawabku sambil mengganti channel TV
"Kalau dikamarmu bagaimana?aku akan duduk-duduk diatas lemari pakaian mu"
"Em tidak terlalu buruk,asal jangan menampakkan wujudmu kepada Anin ya kasihan dia"
"Ck tak akan,eh kalau tidak kepepet sih"jawab Sander sambil terkekeh
"Jangan macam-macam kamu,nanti copot tuh jantung dia hahaha"
"Hahaha ya tergantung kalau aku sudah tak tahan untuk tak menjahili saudaramu itu yaa mumgkin hanya akan khilaf sedikit"
"Dasar hantu jahil"
"Bukan jahil,aku ini hantu bule yang tampan dan wajahku itu sangat menggemaskan kau tahu itu kan Aruni"dia berbicara dengan sombongnya huh
"Cih udah jadi hantu aja narsisnya minta ampun"
🍂
🍂
🍂
🍂
To be continue 💗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
Anonymous
memanggg
2024-11-06
4
cocohazell__
Hahaha sander itu memang yaa 😄🤣
2022-12-19
5