"Aku sangat haus, Martha. Kita belum minum sama sekali tadi di club," kata Joy.
"Hmm ... Kita berhenti di cafe sebentar," jawab Martha.
Lalu merekapun menuju ke sebuah cafe di pinggir jalan yang buka 24 jam.
Joy memesan minuman segar untuk melegakan tenggorokannya.
"Aaaahhh ... Nikmatnya," kata Joy setelah meminum minumannya.
Setelah setengah jam berada disana, mereka akhirnya pulang dan Joy memutuskan untuk pulang ke apartemennya saja dan tak jadi menginap di rumah Martha.
Lalu Martha pun mengantar Joy ke apartemennya. Jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi dan membuat Joy sangat mengantuk sampai dia ketiduran di dalam mobil.
Sesampainya di apartemen, Martha membangunkan Joy.
"Hei Girl, bangunlah," kata Martha memegang bahu Joy.
"Hmm, aku sangat mengantuk. Thank you, Martha," ucap Joy.
Lalu Joy membuka pintu mobil dan keluar.
"Byeee," kata Joy melambaikan tangannya pada Martha dalam keadaan mata setengah menyipit karena mengantuk.
Joy masuk ke dalam lobby apartemen dan kemudian duduk di sofa lobby. Dia membuka sandal high heelsnya karena kakinya sangat capek dan sakit gara gara high heels yang tingginya 12 cm itu.
Lalu dia menggulung rambut panjangnya kembali, setelah itu dia menenteng sandalnya dan masuk ke dalam lift dengan bertelanjang kaki.
Karena mengantuk, Joy langsung menyender di dinding lift hingga tertidur kembali.
Di belakang dirinya ada seseorang yang ikut masuk ke dalam lift tapi Joy tak melihatnya karena sudah terlalu mengantuk.
Ocean tampak memandangi Joy yang tertidur sambil bersandar di dinding lift. Ocean mengamati pakaian yang dipakai Joy.
Joy terlihat berbeda dengan pakaian yang sangat sexy itu. Joy melipat tangannya di dada hingga dadanya terlihat lebih sexy karena tekanan dari tangannya.
"Kau darimana saja, Gadis kecil?" tanya Ocean.
Joy pikir dia bermimpi mendengar suara Ocean, jadi Joy hanya tersenyum dalam tidurnya.
"Dia benar benar tertidur sepertinya," gumam Ocean.
Sampai akhirnya Joy melewati lantai apartemennya dan Ocean menyadari hal itu.
Ocean memegang bahu Joy dan membuat Joy langsung terbangun.
Joy menyipitkan matanya dan melihat ke sekelilingnya. Dia baru sadar jika dirinya ada di dalam lift dan bersama Ocean pula.
"Cean? Bagaimana bisa kau ada disini?" tanya Joy dengan suara kantuknya.
"Ini apartemenku. Jadi tentu saja aku di sini. Kau melewati kamarmu," kata Ocean.
Joy melihat tanda lantai di atas lift.
"Oh God ... Aku ketiduran ya," gumam Joy pelan.
"Baiklah, aku duluan," kata Ocean yang akan keluar dari lift.
"Wait ... aku tadi baru pulang dari prom night dan kau tahu? Aku menang menjadi ratu prom tahun ini," kata Joy.
"Selamat kalau begitu," jawab Ocean dan melangkahkan kakinya keluar lift.
"Bolehkah aku mendekatimu?" tanya Joy sembari menahan lift agar tak tertutup.
Ocean melihatnya dan tak berkata apapun.
"Jawablah," kata Joy.
"Tidak," jawab Ocean.
"Why?" tanya Joy.
"Kau bukan tipeku," kata Ocean dan berbalik pergi.
"Apakah tipemu yang bisa kau ajak tidur diranjangmu?" teriak Joy.
Ocean berbalik kembali dan menatap Joy.
"Maybe, apakah kau mau tidur denganku?" tanya Ocean cuek.
Joy terdiam. Karena pada dasarnya Joy tak ingin Ocean menidurinya sebelum dia mencintai Joy.
Lalu Joy melepaskan tombol lift dan membiarkannya tertutup.
Ocean kemudian kembali ke dalam kamarnya dan langsung membuka bajunya. Setelah membersihkan tubuhnya di kamar mandi, dia merebahkan tubuhnya di ranjang empuknya.
Pikirannya melayang pada ucapan Joy tadi. Dia masih menganggap Joy adalah remaja yang naif dan sedang merasakan gejolak masa mudanya. Jadi Ocean tak terlalu menganggap serius ucapan Joy.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
galaxi
tp masuk akal sih...pikiran ocean....tdk menganggap joy serius
2024-08-21
3
cha
hiiss si ocean clap clup aja
2023-01-16
4
Har Tini
menjauh joy dr ocean beberapa tuk tahun kemuduan jngn mau jd teman tidur ocean
2023-01-06
0