Blokir

Damian mencari kan tukang untuk membenahi pintu rumah Adelia yang sudah dia dobrak semalam

" Selesai" ujar Damian tersenyum melihat hasil kerja sang tukang, setelah memberikan uang lembaran merah sebanyak lima lembar Damian meminta tukang itu pergi

" Sudah om" tanya Adelia sambil mengusap rambut nya yang masih basah

" Sudah" jawab Damian terpaku menatap Adelia , istri keponakan nya ini sangat cantik kenapa dengan bodoh nya Haikal mencampakkan Adelia

" Om mandi dulu temani aku ke Bank Om,hari ini aku ingin memblokir semua kartu yang di gunakan Haikal dan memasukkan gugatan perceraian kepengadilan"

"Kamu yakin Del?" tanya Damian

" Ya om,yakin! apa dulu saat om mengetahui Tante berselingkuh om tidak yakin untuk menceraikan nya?" tanya Adelia membuat Damian terdiam, Adelia selalu membalikkan ucapan nya pada Damian membuat lelaki tampan ini kalah telak

"Segera bersiap om aku tunggu di meja makan" ujar Adelia berjalan kearah dapur

Damian memang selalu membawa baju ganti di dalam mobil nya untuk jaga-jaga jika dia tidak pulang ke apartemen

Setelah bersiap Damian segera duduk di meja makan, sudah ada sarapan yang di siapkan oleh Adelia membuat Damian merasa memiliki istri lagi tapi dia tidak boleh terbawa suasana karena Adelia masih istri dari keponakan nya.

" Di makan dulu om" tawar Adelia dan di anggukki Damian

***

Setelah Damian menjelaskan permasalahan nya dan siapa Adelia kepada Kepala Bank mereka segera membawa Adelia dan Damian menuju pegawai yang akan menangani nya

"Pak, tolong bantu saya untuk memblokir semua kartu kredit dan debit milik pak Haikal Semuanya, tanpa kecuali jangan sampai ada satu pun yang tersisa"

"Baik, Bu. Ada lagi?"tanya sang pegawai Bank patuh

" Sudah itu saja" jawab Adelia

Tunggu saja, Mas. Pembalasan baru saja akan dimulai. Aku tidak akan membiarkan uang perusahaanku kau gunakan untuk menghidupi gund*k mu itu batin Adelia

Aku pastikan, aku akan mengambil semua yang sudah kau curi dariku.

Setelah urusan nya selesai Adelia kepengadilan untuk mengurus perceraian nya.

" Om aku harus ke kantor, apa Om ingin ikut?" tanya Adelia pada Damian

" Seperti nya tidak Del,om masih ada pekerjaan lain.Om hanya mengantar kan mu sampai di depan kantor mu saja" jawab Damian,dia tak ingin mempersulit Adelia jika ada yang melihat mereka bersama sudah pasti Haikal akan membalikkan Fakta

Adelia menghela nafas panjang,dia menatap tumpukan berkas dia atas meja kerja nya memang sangat melelahkan mengurus kantor sembari mengurus perceraian nya,Kalau seandainya orang tuanya masih ada, pasti dia punya tempat untuk berbagi. Mereka tidak akan membiarkan anak semata wayang nya ini menanggung beban itu seorang diri. Tak terasa, air mata Adelia menetes. Dia merindukan orang tuanya.

Adelia menghela nafas panjang dia membuka berkas-berkas yang ada di meja nya Hal pertama yang dia buka adalah berkas dari divisi keuangan.

Tepat seperti dugaannya, ada banyak kejanggalan pengambilan uang tunai dalam jumlah banyak, dan masih banyak lagi yang lain nya.selama ini Haikal selalu mengatakan kalau perusahaan sedang krisis uang tapi dia mengambil uang untuk hal yang tidak jelas dan susah bisa di tebak oleh Adelia kalau uang nya untuk perempuan J*lang itu.

Adelia menghela napas kasar. Kalau seperti ini, perusahaannya bisa bangkrut dia pun tidak mahir dalam mengolah perusahaan..

Hal pertama yang Adelia lakukan adalah melakukan audit, seperti rencananya tadi,dan tim dari kantor Damian pun sudah datang, Setelah itu dia akan mengganti staf yang terlibat dengan Haikal

Seperti nya hari ini dia akan sangat lelah berkutat memperbaiki seluruh manajemen kantor.

" Tok....tok....

Terdengar ketukan pintu

" Masuk" sahut Adelia yang masih sibuk bekerja

" Bu,ini laporan Tagihan tahun lalu" ujar Kinanti

Ya Adelia meminta berkas tagihan yang di bayar kan Haikal mulai dari tahun lalu karena Haikal selalu mengatakan pada Adelia kalau pembayaran listrik, Air dan kebutuhan kantor membengkak sedang kan pemasukan sedikit

Adel membuka berkas-berkas tersebut. Dia mendesah. Tagihan kartu kredit Haikal membengkak. Bahkan, ada pengeluaran senilai tiga ratus juta untuk DP pembelian rumah.

Adelia memijit pelipisnya. Kepalanya semakin pusing.

"Baik lah! Terima kasih laporannya! kamu boleh keluar"

"Sama-sama, Bu! Kalau begitu, saya permisi! Selama siang!"

***

"Sayang, kita belanja dimana, nih?" tanya Haikal kepada Karin, setelah selesai memeriksa kan kandungan nya Karin mendadak ngidam ingin belanja

"Di mall tempat biasa saja. Lengkap. Jadi, gak perlu muter-muter,aku harus membeli keperluan anak kita mas,susu hamil dan susu Satria semua sudah habis sekalian buah untuk ibu" jawab Karin,ya ibu Karin tinggal bersama mereka saat ini

"Oke, siap," jawab Haikal mantap.

Tiba-tiba, ponsel Haikal berbunyi.

"Halo, Jar, Ada apa?" jawab Haikal

"Mas,disini ada Mbak Adel, Dia mengambil alih perusahaan dan memerintahkan semua kepala divisi untuk mengirim laporan tiga bulan terakhir,kamu di mana mas?" tanya Fajar suaranya terdengar ketakutan di seberang sana.

"Biarkan saja, Biar dia pusing sendiri! Mas sudah lepas tangan,nanti dia juga akan menyerah jar,tau apa Adel itu tentang perusahaan,kamu pura-pura tidak tahu saja biar posisi mu aman" jawab Haikal enteng

"Bagaimana jika kecurangan kita selama ini ketahuan, Mas? Aku tidak mau masuk penjara," ujar Fajar

"Tidak perlu takut, Jar! Tim audit perusahaan ada dipihak kita. Tinggal kasih uang saja, beres. Mereka tidak akan buka mulut, kamu bekerja saja sesuai perintah nya,mas yakin sebentar lagi Adel akan mengemis minta mas kembali pada nya untuk mengurus proyek karena jika proyek itu tidak di jalan kan Perusahaan akan rugi banyak sedangkan Adel tidak tau apa-apa tentang Proyek"

"Oke lah kalau begitu mas, aku percaya mas"

Haikal memutus sambungan telepon.

"Fajar mas?" tanya Karin

"Iya. Rupanya, Adelia bergerak cepat. Dia sudah mengambil alih perusahaan. Untungnya, aku lebih gesit. Ha …,"ujar Haikal sembari tertawa.

"Dia pasti kaget melihat kondisi perusahaannya," sahut Karin

"Biarin ajalah, dia pusing sendiri. Bagian kita, bersenang-senang sayang,aku yakin perusahaan itu akan bangkrut sebentar lagi,aku sudah mengamankan uang nya di bank dan kita bisa membuka usaha baru nanti dari uang itu."

Mereka tertawa bersama menikmati keberhasilannya.

Tak lama berselang, mereka sudah sampai di Mall yang mereka tuju,Karin keluar dan di ikuti Haikal

Karin berbelanja banyak sekali. Mulai dari pakaian bayi, sepatu bayi, dan pernik-perniknya, boks bayi, kereta dorong, bahkan mainan-mainan juga mereka beli, meskipun anak kedua Karin tidak ingin anak nya memakai barang Satria,Dia ingin semua serba baru.

Setelah merasa kelelahan berkeliling dan sudah cukup belanjanya, mereka menuju kasir.

"Totalnya Tiga puluh lima juta, Pak!" ujar si kasir.

Haikal menyerahkan kartu kreditnya.

Kasir tersebut menggesekkan kartu tersebut pada alat yang tersedia, tapi gagal.

"Maaf, Pak! Ada kartu lain?"tanyanya.

"Kenapa?" tanya Haikal heran.

"Maaf, Pak! Yang ini tidak bisa!"

Lalu, Haikal menyerahkan kartu lain.

"Maaf, Pak! Ada kartu lain lagi? Yang ini juga gak bisa!" ujar kasir itu lagi.

" Masa tidak bisa mesin nya rusak kali,coba lagi" pinta Karin

" Benar bu kartu yang di berikan bapak nya tidak bisa di gunakan semua"

" Kemarin kami masih menggunakan kartu ini,mana mungkin sekarang tidak bisa" ujar Haikal dengan suara meninggi

" Coba di ambil cas saja pak di ATM di ujung Mall" saran salah seorang pelayan toko

" Ck... tidak punya uang sok borong" ujar salah satu pengunjung membuat Karin meradang

" Hey...mulut nya di jaga ya, suami saya ini seorang pengusaha terkenal, pemilik perusahaan AD group jadi jangan sembarang bicara" cecer Karin emosi

" Kalau iya kenapa semua kartu yang di gunakan tidak bisa,itu sama saja bohong"

" Sudah rin,ayo kita tarik cas saja,Mbak biarkan belanjaan nya di sini dulu saya tarik uang cas sebentar" ucap Haikal menarik tangan Karin untuk keluar dari toko

" Mas ..." rengek Karin kesal

" Sabar sayang, mungkin ada kesalahpahaman"

" Awas saja akan aku sumpel mulut mereka pake uang biar mereka tau siapa kamu mas!" geram Karin sambil mengikuti langkah kaki Haikal

Terpopuler

Comments

Sukliang

Sukliang

sumoel mulut bau mu karin

2024-03-11

1

Femmy Femmy

Femmy Femmy

g tau malu lu Karin..sudah benalu masih saja sombong..g tau apa klu sudah diblokir.semua kartunya😀😀😀senang rasanya aku..

2024-02-12

0

Ila Lee

Ila Lee

tahu rasa kamu angak punya wang Sudan di blok kartu nya/Joyful/

2024-02-09

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Belajar bisnis
3 Bukti
4 Mengamankan
5 Kunjungan mendadak
6 Bantuan
7 tertangkap basah
8 Menginap
9 Blokir
10 Kehancuran
11 marah
12 Tertarik
13 Gagal
14 Bertengkar
15 Sakit
16 Malu
17 Janda
18 menjadi istri
19 Kesakitan
20 Keguguran
21 Bertengkar lagi
22 panggilan
23 Uang
24 Keluar
25 Permainan
26 Rumah baru
27 menumpang
28 merajuk
29 rumah baru
30 Persiapan
31 pernikahan
32 malam pengantin
33 Kerja
34 bertengkar
35 di terima
36 cemburu
37 pergi
38 bertengkar
39 bertemu
40 kesal
41 menyalakan
42 marah
43 Cerai
44 meminta kembali
45 Masuk angin
46 Hamil
47 Sakit
48 Saling cinta
49 cemburu
50 gosip
51 Selingkuh
52 Mantan istri
53 Salah
54 Mundur
55 menyesal
56 semakin cinta
57 manja
58 melahirkan
59 Sadar
60 menjenguk
61 bahagia
62 Hamil
63 tanggung jawab
64 rujuk
65 tidak suka
66 Karma
67 egois
68 Pindah
69 keguguran
70 Bahagia
71 Sadar
72 Bertobat
73 Menikah
74 bekerja
75 Kesal
76 Ingin bahagia
77 di pecat
78 Ayah
79 polos
80 teman
81 sederhana
82 kantor
83 Di tolak
84 gugup
85 Sedih
86 Setuju
87 Rindu
88 masa lalu
89 Perumpamaan
90 Menikah
91 bertemu
92 Meninggal
93 sedih
94 Menerima
95 Restu
96 pergi
97 Sah
98 pengantin baru
99 Belanja
100 pulang
101 Arisan
102 Kenalan
103 kesal
104 Liburan
105 Masih liburan
106 Lelah
107 Mencari Haikal
108 Sibuk
109 Kepastian
110 Rumah sakit
111 Kritis
112 Cerita
113 Lelah
114 Sadar
115 Mantan
116 marah
117 Hamil
118 pulang
119 Tinggal bersama
120 cerita
121 meninggal
122 pemakaman
123 Pulang
124 Penangkapan
125 penjara
126 tertangkap
127 melahirkan
128 End
129 Season 2
130 Acara
131 Tunangan
132 Ulang tahun
133 patah hati
134 Keluar negri
135 Ketahuan
136 Masalah
137 Manja
138 pergi
139 Batal
140 Demam
141 Rahasia besar
142 Malu
143 cinta
144 belum ada hubungan
145 Nikah
146 Tidak bisa
147 kembali
148 lamaran
149 Fase
150 setuju
151 Lamaran
152 jujur
153 perjodohan
154 persiapan
155 sedih
156 pernikahan
157 Mp
158 NT
159 Sedih
160 Belajar
161 Mabuk
162 kesal
163 kecelakaan
164 Ancam
165 salah paham
166 hamil
167 terbuka
168 menyesal
169 Akhirnya menikah
170 pindah
171 kebohongan
172 Dingin
173 Curiga
174 jujur
175 kasar
176 Pekerjaan
177 Arisan
178 Berprasangka buruk
179 Penjelasan
180 trauma
181 Sedih
182 Cerai
183 memulai dari awal
184 Pengantin baru
185 periksa
186 perkenalan
187 Malu
188 Lemas
189 pengantin baru
190 acara
191 Cemburu
192 makan malam
193 Candu
194 Sakit
195 hamil
196 Sedih
197 Liburan
198 Bali
199 Dion
200 Pingsan
201 Rumah sakit
202 Masa lalu
203 operasi
204 sadar
205 Pulang
206 harmonis
207 Hamil
208 End
209 Ekstra part
210 ekstra part 2
211 Season 3
212 Jodoh
213 Malu
214 Arisan
215 Kesal
216 Luna
217 Curhat
218 Prasangka
219 Bali
220 Tolak
221 Berangkat
222 Cemburu
223 Party
224 Menemani
225 masalah
226 Musibah
227 Mencari
228 Ancaman
229 putus asa
230 patah hati
231 Bonus
232 Taksi online
233 Cerita
234 bertemu
235 Karaoke
236 Bucin
237 Menyakinkan
238 Menjadi mama
239 melamar
240 Cerita
241 Nomer ponsel
242 bekerja
243 Nikah
244 panggilan
245 marah
246 Mutilasi
247 Culik
248 Sidang
249 Kursi panas
250 salah paham
251 Hukuman
252 Kumpul
253 Lamaran Ardian
254 Hari Lamaran
255 pengumuman
256 Batal
257 pelaku
258 Terima
259 Penjelasan Karin
260 Cerita Satria
261 bertengkar
262 Paksa
263 Ketakutan
264 lamar
265 Di terima
266 Bahagia
267 perjodohan
268 Restu
269 selingkuh
270 menuju hari H
271 Berlian
272 melamar
273 Menikah
274 Menikah
275 Gaun
276 Selingkuh
277 bertengkar
278 Cucu
279 Menikah
280 Marah
281 Kumpul
282 keputusan
283 ketakutan
284 Sah
285 Kebahagiaan
286 Takut
287 Kembali
288 Pegal
289 istri kecil
290 menyesal
291 Ajaran
292 Kencan
293 Cemburu
294 mati lampu
295 bertemu
296 putus
297 Cerai
298 marah
299 malu
300 imbalan
301 pacaran setelah menikah
302 melamar
303 Keponakan
304 malu
305 kebelet kawin
306 Sayang
307 Mesra
308 Rumah
309 Kesal
310 kumpul
311 cucu
312 Cita/-cita
313 Cemburu
314 Gelisah
315 pisah
316 Menghubungi
317 Pelakor
318 berangkat
319 bangkrut
320 Akhirnya
321 Cowok penggosip
322 Bucin
323 Kembali
324 Lelah
325 Obrolan malam
326 Cinta pertama
327 Lamaran Devan
328 menerima
329 Oleh-oleh
330 makan malam
331 pawang
332 Belanja
333 Urusan Ranjang
334 Cerai
335 Hamil
336 makan siang
337 Emosi
338 Kado
339 Penculikan
340 Bujuk
341 Keguguran
342 Panik
343 Menjenguk
344 Membaik
345 Kepulangan Opa
346 kedatangan Vivian
347 Romantis
348 Nakal
349 Kehamilan Keyla
350 Kembar
351 Ngidam
352 tak ada permusuhan
353 Semakin mesra
354 kejar target
355 Ziarah
356 End
Episodes

Updated 356 Episodes

1
Awal
2
Belajar bisnis
3
Bukti
4
Mengamankan
5
Kunjungan mendadak
6
Bantuan
7
tertangkap basah
8
Menginap
9
Blokir
10
Kehancuran
11
marah
12
Tertarik
13
Gagal
14
Bertengkar
15
Sakit
16
Malu
17
Janda
18
menjadi istri
19
Kesakitan
20
Keguguran
21
Bertengkar lagi
22
panggilan
23
Uang
24
Keluar
25
Permainan
26
Rumah baru
27
menumpang
28
merajuk
29
rumah baru
30
Persiapan
31
pernikahan
32
malam pengantin
33
Kerja
34
bertengkar
35
di terima
36
cemburu
37
pergi
38
bertengkar
39
bertemu
40
kesal
41
menyalakan
42
marah
43
Cerai
44
meminta kembali
45
Masuk angin
46
Hamil
47
Sakit
48
Saling cinta
49
cemburu
50
gosip
51
Selingkuh
52
Mantan istri
53
Salah
54
Mundur
55
menyesal
56
semakin cinta
57
manja
58
melahirkan
59
Sadar
60
menjenguk
61
bahagia
62
Hamil
63
tanggung jawab
64
rujuk
65
tidak suka
66
Karma
67
egois
68
Pindah
69
keguguran
70
Bahagia
71
Sadar
72
Bertobat
73
Menikah
74
bekerja
75
Kesal
76
Ingin bahagia
77
di pecat
78
Ayah
79
polos
80
teman
81
sederhana
82
kantor
83
Di tolak
84
gugup
85
Sedih
86
Setuju
87
Rindu
88
masa lalu
89
Perumpamaan
90
Menikah
91
bertemu
92
Meninggal
93
sedih
94
Menerima
95
Restu
96
pergi
97
Sah
98
pengantin baru
99
Belanja
100
pulang
101
Arisan
102
Kenalan
103
kesal
104
Liburan
105
Masih liburan
106
Lelah
107
Mencari Haikal
108
Sibuk
109
Kepastian
110
Rumah sakit
111
Kritis
112
Cerita
113
Lelah
114
Sadar
115
Mantan
116
marah
117
Hamil
118
pulang
119
Tinggal bersama
120
cerita
121
meninggal
122
pemakaman
123
Pulang
124
Penangkapan
125
penjara
126
tertangkap
127
melahirkan
128
End
129
Season 2
130
Acara
131
Tunangan
132
Ulang tahun
133
patah hati
134
Keluar negri
135
Ketahuan
136
Masalah
137
Manja
138
pergi
139
Batal
140
Demam
141
Rahasia besar
142
Malu
143
cinta
144
belum ada hubungan
145
Nikah
146
Tidak bisa
147
kembali
148
lamaran
149
Fase
150
setuju
151
Lamaran
152
jujur
153
perjodohan
154
persiapan
155
sedih
156
pernikahan
157
Mp
158
NT
159
Sedih
160
Belajar
161
Mabuk
162
kesal
163
kecelakaan
164
Ancam
165
salah paham
166
hamil
167
terbuka
168
menyesal
169
Akhirnya menikah
170
pindah
171
kebohongan
172
Dingin
173
Curiga
174
jujur
175
kasar
176
Pekerjaan
177
Arisan
178
Berprasangka buruk
179
Penjelasan
180
trauma
181
Sedih
182
Cerai
183
memulai dari awal
184
Pengantin baru
185
periksa
186
perkenalan
187
Malu
188
Lemas
189
pengantin baru
190
acara
191
Cemburu
192
makan malam
193
Candu
194
Sakit
195
hamil
196
Sedih
197
Liburan
198
Bali
199
Dion
200
Pingsan
201
Rumah sakit
202
Masa lalu
203
operasi
204
sadar
205
Pulang
206
harmonis
207
Hamil
208
End
209
Ekstra part
210
ekstra part 2
211
Season 3
212
Jodoh
213
Malu
214
Arisan
215
Kesal
216
Luna
217
Curhat
218
Prasangka
219
Bali
220
Tolak
221
Berangkat
222
Cemburu
223
Party
224
Menemani
225
masalah
226
Musibah
227
Mencari
228
Ancaman
229
putus asa
230
patah hati
231
Bonus
232
Taksi online
233
Cerita
234
bertemu
235
Karaoke
236
Bucin
237
Menyakinkan
238
Menjadi mama
239
melamar
240
Cerita
241
Nomer ponsel
242
bekerja
243
Nikah
244
panggilan
245
marah
246
Mutilasi
247
Culik
248
Sidang
249
Kursi panas
250
salah paham
251
Hukuman
252
Kumpul
253
Lamaran Ardian
254
Hari Lamaran
255
pengumuman
256
Batal
257
pelaku
258
Terima
259
Penjelasan Karin
260
Cerita Satria
261
bertengkar
262
Paksa
263
Ketakutan
264
lamar
265
Di terima
266
Bahagia
267
perjodohan
268
Restu
269
selingkuh
270
menuju hari H
271
Berlian
272
melamar
273
Menikah
274
Menikah
275
Gaun
276
Selingkuh
277
bertengkar
278
Cucu
279
Menikah
280
Marah
281
Kumpul
282
keputusan
283
ketakutan
284
Sah
285
Kebahagiaan
286
Takut
287
Kembali
288
Pegal
289
istri kecil
290
menyesal
291
Ajaran
292
Kencan
293
Cemburu
294
mati lampu
295
bertemu
296
putus
297
Cerai
298
marah
299
malu
300
imbalan
301
pacaran setelah menikah
302
melamar
303
Keponakan
304
malu
305
kebelet kawin
306
Sayang
307
Mesra
308
Rumah
309
Kesal
310
kumpul
311
cucu
312
Cita/-cita
313
Cemburu
314
Gelisah
315
pisah
316
Menghubungi
317
Pelakor
318
berangkat
319
bangkrut
320
Akhirnya
321
Cowok penggosip
322
Bucin
323
Kembali
324
Lelah
325
Obrolan malam
326
Cinta pertama
327
Lamaran Devan
328
menerima
329
Oleh-oleh
330
makan malam
331
pawang
332
Belanja
333
Urusan Ranjang
334
Cerai
335
Hamil
336
makan siang
337
Emosi
338
Kado
339
Penculikan
340
Bujuk
341
Keguguran
342
Panik
343
Menjenguk
344
Membaik
345
Kepulangan Opa
346
kedatangan Vivian
347
Romantis
348
Nakal
349
Kehamilan Keyla
350
Kembar
351
Ngidam
352
tak ada permusuhan
353
Semakin mesra
354
kejar target
355
Ziarah
356
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!