...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah hutan terdapat seorang pemuda yang sedang di kelilingi oleh monster dan di sekitar pemuda tersebut terdapat mayat-mayat monster yang bertebaran dimana-mana.
" Hah…Kapan selesainya ini sudah monster yang ke 100 " Ucap Pemuda tersebut.
' Hmmm ku coba aja yah teknik 5 Jari Pemusnah yang jari ke-empat belum pernah ku coba juga soalnya, dan ini kesempatan bagus untuk naik level kalau berhasil membinasakan monster yang ada di sini ' Pikir Hiro yang ternyata pemuda tersebut.
Hiro mengangkat 4 Jari nya sambil memejamkan matanya dan berkata pelan : "Seni 5 Jari Pemusnah, Gelombang Kehancuran ".
Swoshhh
Tanah yang di sekitar Hiro bergetar dan melesat seperti Tsunami tetapi Tsunami ini bukan air melainkan Tanah. ( Seperti jurus Shinra Tensei Pain Waktu Menghancurkan Konoha )
Boommmm
Hiro membuka mata dan melihat hutan di sekitar nya rata tidak ada pepohonan dan monster hanya terlihat tanah bergelombang seperti habis di landa tsunami .
Hiro hanya terdiam dan menghela nafasnya, ia sudah seperti biasa karena kekuatannya melebihi batas wajar di luar nalar hanya untuk manusia.
" Lagi-lagi begini, arghh sistem aku ingin pertarungan yang sengit lawan yang dan seimbang dengan ku " Ucap Hiro kini ia tahu bagaimana perasaan salah satu MC Botak yang sering di ceritakan banyak orang di dunianya dulu.
{ Bersabarlah Tuan karena perjalanan tuan masih panjang dan masih banyak lawan yang lebih kuat dari anda, Dunia ini hanya seperti batu loncatan tuan saja untuk menjadi seorang penguasa }
" Ahh… Aku lupa di atas langit masih ada langit, kenapa aku sombong begini "
" Berapa lama lagi aku sampai ke Kerajaan Arandelle sistem ? " Tanya Hiro
{ Di perkirakan tuan hanya butuh setengah hari lagi }
Hiro mengangguk dan memulai kembali perjalanannya.
Pada sore harinya Hiro sampai di pintu gerbang masuk Kota Aditum, ibukota kerajaan Arandelle.
" Identitas nya tuan " Ucap prajurit penjaga.
" Ahh, aku tidak punya dan identitas sebelumnya hilang " Ucap Hiro sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal .
" Oh begitu, kalau seperti itu tuan perlu membayar biaya masuk 3 Koin emas karena tidak punya identitas " Ucap Penjaga.
" Ahh baiklah, tunggu sebentar " Ucap Hiro sambil berpura-pura mencarinya di sakunya
' Ahh sistem apakah aku punya koin emas ? ' Tanya Hiro
{ Tuan dapat menukarkan poin sistem menjadi mata uang }
{ 1.000 Koin emas : 10 Poin Sistem }
{ 10.000 Koin Perunggu : 10 Poin Sistem }
{ 100.000 Koin Perak : 10 Poin Sistem }
' Kalau begitu tukar kan 1000 Poin Sistem menjadi koin emas '
{ Selamat Tuan anda mendapatkan 1.000.000 Koin Emas, Poin Sistem anda di kurangi sebanyak 1000 poin }
" Ini tuan " Ucap Hiro menyerahkan biaya masuknya
" Silahkan masuk tuan " Ucap Penjaga yang ramah dan sopan.
Hiro pun masuk dan di suguh kan dengan pemandangan kota yang begitu indah berbeda dan kota ADENVILLE, di kota ini begitu bersih dan padat penduduk tapi Hiro merasa aneh karena sepertinya para warga di kota ini tidak tau akan ada serangan Monster Rock Golem yang akan menyerang kesini
" Kota yang damai dan indah sungguh di sayangkan kalo tidak di selamatkan dari serangan Monster " Ucap Hiro .
' Apa aku harus mengunjungi raja dengan identitas pangeran dari Kerajaan Moonlight untuk memberitahu soal serangan Monster ' Pikir Hiro.
Hiro yang sedang berpikir sambil berjalan melihat-lihat kota seketika merasa lapar karena 3 hari ini dia hanya melawan monster dan bergerak tanpa istirahat.
" Baiklah cari restoran dan penginapan terlebih dahulu baru malam nya di pikirkan kembali " Ucap Hiro sambil mencari penginapan.
Setelah menemukan penginapan nya Hiro masuk dan pergi ke resepsionis .
" Permisi aku ingin menginap selama beberapa hari kedepan berapa biayanya " Ucap Hiro ke wanita resepsionis yang di depannya.
Wanita resepsionis tersebut hanya terdiam terpesona akan ketampanan Hiro di tambah setelan baju nya yang mencolok.
" Permisi ? " Ucap Hiro sekali lagi .
" Ah …Maaf ada apa tuan ? " Ucap nya malu.
Hiro menghela nafas dan menjelaskan kembali.
" Ahh … 2 Koin emas 5 perunggu untuk satu minggu tuan, itu sudah termasuk biaya makan 3 kali sehari " Ucap wanita tersebut
Hiro mengangguk dan memberikan 3 koin emas
" Kembaliannya tuan " Ucap resepsionis
" Ambil saja untuk mu " Ucap Hiro sambil tersenyum manis membuat wanita di depannya memerah karena senyuman Hiro.
Hiro pun mengambil Kunci kamar nya dan pergi ke ruangannya, untuk membersihkan badannya, setelah membersihkan badannya suara ketukan pintu terdengar
Tok tok tok
" Tuan ini saya pelayan, makanan tuan sudah tersedia di bawah " ucap suara di balik pintu .
Hiro pun membuka pintu dan berjalan ke bawah untuk makan, selesai makan Hiro kembali ke kamarnya dan memikirkan masalah monster yang akan menyerang kota .
' Aku rasa aku harus mengunjungi Raja karena tidak sopan jika aku ketahuan oleh ibu karena tidak bertindak seperti pangeran habislah aku … ' Pikir Hiro berkeringat dingin.
Hiro pun tertidur untuk mengistirahatkan badan nya yang lelah dan mengisi kembali energi Qi nya yang lumayan hampir terkuras ketika menggunakan teknik 5 Jari Pemusnah.
Besok pagi nya Hiro pun bersiap untuk berkunjung ke Kerajaan Arandelle.
" Berhenti anak muda ini bukan tempat sembarangan hanya orang penting yang boleh masuk " Ucap prajurit yang melihat Hiro berjalan ke arahnya.
Hiro pun menundukkan kepalanya sedikit dan tangan kanan nya menyentuh dada kirinya " Perkenalkan Aku Hiro Akame Pangeran dari Kerajaan Moonlight, tolong beritahukan Yang Mulia Raja Kerajaan Arandelle untuk membicarakan masalah penting " Ucap Hiro dengan sikap seperti bangsawan.
Prajurit yang mendengarnya pun kaget dan berlutut " Ma-afkan hamba pangeran , hamba tidak tau " Ucap nya ketakutan.
Hiro hanya menggelengkan kepalanya dan berkata : " Tidak apa-apa cepat beritahu Raja akan kedatangan diriku "
Prajurit tersebut berdiri dan bergegas untuk memberitahu kan nya kepada Raja.
...----------------...
Di sebuah ruangan terdapat beberapa orang yang sedang melakukan pertemuan dan pembicaraan penting, hingga seorang prajurit menerobos masuk dengan nafas terengah-engah
" LANCANG " Teriak Seseorang
" Sudah tidak apa-apa, ada apa prajurit kamu seperti terburu-buru " Ucap Seseorang yang paling penting di sana.
" Begini Yang Mulia Raja, di depan gerbang masuk istana ada seorang pemuda yang mengaku sebagai Pangeran dari Kerajaan Moonlight dan ia meminta ijin untuk bertemu Yang Mulia membicarakan sesuatu yang penting " Lapor Prajurit tersebut.
Semua orang yang mendengarnya pun terkejut karena ternyata rumor yang beredar Pangeran Kerajaan Moonlight yang di kabar kan meninggal hidup lagi ada benar nya, dan mereka pun mendengar rumor bahwa Pangeran tersebut sosok yang tidak bisa di singgung
" Kalau begitu pergi dan ijinkan dia masuk dan bersikap lah sopan seperti Kau bersikap padaku jangan buat dia tersinggung" Ucap nya serius
Semua orang pun kembali terkejut karena Raja terlalu bersikap berlebihan hanya karena rumor yang tidak tau benar atau tidaknya .
...----------------...
Tidak lama kemudian prajurit tadi yang pergi untuk melapor datang kembali dan berlutut dengan berkeringat dingin : " Si-silahkan ma-asuk P-pangeran, Raja menunggu anda di Istana "
Hiro hanya mengangguk dan masuk kedalam istana .
sesampainya di istana ia melihat Raja dan orang-orang penting di sana sedang seperti membicarakan sesuatu.
" Ouhh selamat datang pangeran Hiro, ada apa sampai datang jauh-jauh kesini " Ucap Raja yang melihat Hiro sudah datang.
Hiro memberi salam selayaknya pangeran dan berkata : " Mohon maaf kan saya Yang Mulia bila saya menganggu pertemuan ini "
" Tidak apa-apa, Pangeran datang pasti ada sesuatu yang penting untuk di bicarakan. Benar bukan ? " Ucap Raja sambil tersenyum penuh arti .
Hiro yang mengerti senyuman Raja, Tersenyum dan berkata : " Tentu saja Yang Mulia ini masalah penting menyangkut akan Kerajaan Arandelle "
Raja dan orang-orang yang mendengarnya pun kaget dan berdiri .
" Apa itu Pangeran beritahukan aku " Ucap Raja yang serius .
" Jadi begini Yang Mulia, sewaktu aku sedang dalam perjalanan kesini aku melihat banyak hal yang aneh di mulai dari suasana mencekam di hutan di pinggiran perbatasan kerajaan, aku melihat banyak sekali monster yang sedang berkelompok dan di pimpin oleh Monster Rock Golem level Kaisar tingkat 7, di perkirakan akan menuju ke kerajaan ini dan mungkin akan sampai dalam waktu 3 hari kemudian, yah aku yang melihat nya berniat untuk mengurangi sedikit jumlahnya dengan membunuh sekitar 300 ratus monster di level Tranformasi puncak, dan masih tersisa 1200 monster level Transformasi puncak, level Kaisar tingkat 1 dan termasuk pemimpin nya "
Setelah Hiro selesai menjelaskan masalah nya seketika ruangan hening dan terlihat ada beberapa orang badan nya gemetar dan berkeringat dingin.
" A-apakah b-benar pangeran kamu pasti bercanda kan ? " Ucap Raja terbata-bata karena kalau para monster tersebut benar menargetkan kerajaannya maka akan habis lah kerajaannya hilang dari dunia.
" Benar Yang Mulia aku tidak mungkin bercanda menyangkut nyawa ribuan orang di kerajaan ini " Ucap Hiro dengan tenang.
Hening tidak ada lagi yang berbicara, tapi ada seseorang yang tiba-tiba berteriak dan menunjuk ke arah Hiro
" Kamu, kamu pasti yang merencanakan ini untuk menguasai kerajaan ini dengan memancing Monster-monster tersebut menyerang kesini karena kehadiran mu yang ada disini " Ucap seseorang yang terlihat marah
" Yah benar kan sebelumnya kamu menyerang para monster tersebut dan melarikan diri ke kerajaan ini untuk meminta perlindungan, Dasar Bocah K*parat " Sahut seorang pria paruh baya yang di samping seseorang tadi yang berbicara pertama kali.
Hiro menggelengkan kepalanya " Ternyata percuma saja aku datang kemari untuk memberitahukan informasi penting kepada kalian, bukannya rasa terimakasih yang ku terima melainkan fitnah dan caci maki, apakah seperti ini sikap orang-orang dari Kerajaan Arandelle Yang Mulia ? " Ucap Hiro kesal dan menatap tajam raja karena sikap mereka terhadapnya.
Raja yang mendengar Hiro Kesal dan menatap tajam ke arahnya berteriak keras " DIAMMM "
Seketika hening orang-orang yang tadi berteriak pun terdiam melihat Raja nya yang marah .
' Dasar Orang-orang idi*t apa mereka melupakan tentang dimana Pangeran Hiro dengan berani membantai 300 Monster di tingkat Transformasi puncak seorang diri yang berarti tingkatan ia lebih tinggi dari monster yang akan menyerang kesini, ia pun berkata untuk mengurangi jumlah bukan tidak sanggup menghabisi nya seorang diri, Dasar Sampah ' Pikir Raja .
" Pangeran Hiro kita harus bagaimana dalam mengatasi masalah penyerangan monster ini " Ucap Raja yang memecah keheningan.
Hiro yang mendengarnya tersenyum dan berkata dengan tenang " Ada satu cara Yang Mulia "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sebagai Permintaan Maaf Author Yang Telat Up, Author Tambahkan Kata-katanya Dari Yang Biasa Nya 🙏
Author Nya Sibuk Dan Jaringannya Jelek Coy
Kasih Saran Dan Penilaian Kalian Yah Bila Ada Kekurangan Dalam Karya Author Ini !!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 380 Episodes
Comments
Seung
emng ngga bisa terbang gitu?
2024-10-09
0
Iskandar Yunaeni
Teruskan aja thor...pokoknya lanjut
2024-07-15
1
Raimon
Seharusya jawaban Hiro....Ah terserah yang mulia....kewajiban saya untuk memberi informasi sudah lebih dari cukup....untuk selanjutnya serahkan kepada menteri dan jendral anda yang sok kuat tersebut....maaf tidak ada kewajiban saya untuk menjaga keamana diwilayah kekuasaan yang Mulia..... saya masih harus melanjutkan perjalan...Maaf yang Mulia....saya undur diri.....
2023-10-06
1