Ajaibnya saat sedang dipikirkan, Leona langsung membuka suara.
" Mommy, tadi aku baru saja meracik ramuan, mommy mau melihatnya ?" tanya Leona penuh harap, ia juga ingin memperlihatkan kemampuannya pada ibu tercinta.
" Ramuan apa sayang?" tanya Zila lembut padahal dalam hati ia merasa was-was dengan hal apa lagi yang akan ia dapat dari anak bungsunya.
" Emmm... sebentar ya mommy, aku ambilkan dulu." ucap Leona langsung berlari menuju kamarnya.
" Leona, pelan pelan saja, nak." Zila hanya bisa menggelengkan kepalanya, ia tidak tau harus bersyukur atau sedih karna kelebihan yang melekat pada para jagoannya.
Tak lama kemudian terlihat lah wajah ayu Leona yang datang dengan raut bahagianya.
" Mommy lihatlah ramuan ini aku racik sendiri." ucap Leona dengan bangga.
" Ini ramuan apa, sayang." tanya Zila lembut.
" Ini bisa membuat orang mati dengan cepat, mom. Bisa dibilang racun yang mematikan." jawab Leona dengan tampang polosnya.
" Apa sayang ? bagaimana bisa kamu membuat racun nak?" tanya Zila tidak habis fikir dengan cara bermain anak jaman sekarang.
Padahal Zila selalu mengajari mereka hal yang baik, bukan hal yang menyimpang seperti ini.
Bukan menyimpang sih, tapi lebih tepatnya menuju pada hal yang berbahaya. Untung saja para anaknya termasuk penurut jadi bakat mereka tidak membahayakan orang lain.
" Mommy lihatlah." Leona membawa sebuah kotak dan ternyata dibuka isinya adalah tikus.
Zila sebenarnya jijik sekali, tapi demi menyenangkan buah hatinya ia tersenyum simpul setelah melihat isi kotak itu walau menahan geli.
" Mari kita lihat reaksinya." ucap Leona sambil melepaskan tikus itu.
Tikus yang mencium bau makanan pun mendekati makanan yang menurutnya lezat itu, tanpa tikus ketahui kalau makanan itu sudah dicampur racun buatan Leona tikus itu pun memakannya.
Tak butuh waktu lama racun pun mulai bereaksi dan tikus itu langsung mati ditempat.
" Oh ya tuhan." Zila merasa jijik melihatnya.
"Sayang cukup sudah bermainnya hari ini, ya. Leona permainan mu membuat tangan mu sangat kotor, kapan kau buat mainan itu?" tanya Zila menahan kesal.
" Em, kemarin mom." cicit Leona.
" Ya sudah, malam ini cukup cuci tangan kalian dengan bersih, ya. Dan temui mommy diruang keluarga nanti." ucap Zila tegas.
Ia mau memberi sedikit petuah yang bijak agar mereka tidak salah menggunakan bakat mereka. Sebagai ibu sebenarnya ia merasa bangga, tapi juga merasa khawatir.
🌷🌷🌷🌷
Rapat Dadakan
" Gini loh mbak, saya mengumpulkan kalian disini hanya mau bertanya. apa memang yang selalu dimainkan anak-anak ku selalu hal seperti tadi."
Zila saat ini sedang mengintrogasi para pengasuh anak-anaknya, Meli dan Yana.
" Maaf mbak Zila sebelumnya, ketiga anak mbak memang suka hal seperti itu, Tuan Muda Leo sering memukul para preman jalanan sebenarnya, tapi Tuan Muda Leo selalu saja menang. Dan alasan mengapa kami bungkam karna kami diancam akan membuat kami di pecat kalau berani bilang sama mbak." cicit Mely.
Zila hanya menghela nafasnya merasa gagal sebagai ibu untuk mendidik mereka sampai mereka berani mengancam orang dewasa.
" Tapi Tuan Muda Leo hanya memberi pelajaran pada orang jahat saja, ia selalu mengedepankan orang yang tertindas. Perilaku yang patut dicontoh sebenarnya, tapi tidak dengan caranya yang menggunakan kekerasan." tambah Yana membela Leo.
" Bagaimana dengan kedua anak ku yang lain?" tanya Zila.
" Tuan Muda Leon tidak pernah membuat keributan mbak, dia hanya memastikan kedua adiknya bahagia dan terpenuhi semua keinginan mereka." ucap Mely yang memang sangat menyukai kepribadian Leon. Kalau saja Leon adalah cowok dewasa pasti ia akan menjadi orang terdepan untuk menjadi fansnya.
" Kalau nona muda Leona sepertinya lebih menyukai eksperimen. Nona Muda paling suka dengan buku berbau kimia. Ia pernah bercerita ingin mempunyai laboratorium sendiri dengan peralatan yang lengkap." ucap Yana.
Zila hanya mangut - mangut mengerti.
-to be continued-
Mohon dukungannya ya🤭
Kasih tau kalau ada yang kurang 🤗
Makasih banyak pada kalian semua yang sudah mampir 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
Eni Purwanti
ya...ya... anaknya tiga tiganya genius🤔🤔🤔🤔🤔🤔
2022-03-29
9