Gaun putih itu melekat sangat indah di tubuh indahnya Zila, wajah yang kelihatannya culun juga baju yang selalu kedodoran ternyata menyimpan keindahan yang begitu nyata.
" Zila, ini beneran kamu nak. Kamu cantik sekali." puji bu Susi berbinar melihat betapa cantiknya menantunya ini.
Mendadak pikiran konyol nya menghampiri, ia jadi tidak ingin ada pria lain yang melihat betapa mempesonanya menantunya. Bagaimana kalau resepsinya dibatalkan saja dan hanya melakukan hal inti saja.
" Mama, kenapa Zila didandani kayak gini ?" tanya Zila.
" Tentu saja untuk menikah sayang." jawab bu Susi dengan singkat padat dan jelas.
Tapi mampu membuat Zila mati berdiri.
🌷🌷🌷🌷
Bunga warna warni bertebaran menghiasi tempat yang akan menjadi salah satu tempat bersejarah bagi Zila ataupun Rafa.
Hidangan mewah juga tertata rapi didepan mereka, dan ternyata para tamu undangan pun sudah berdatangan di tempat itu.
Rafa tidak menyangka kalau sesaat setelah berbicara pada ibunya, wanita paruh baya itu langsung menyiapkan sebuah pernikahan hanya dalam satu malam.
Dan semua bisa selesai tepat waktu karna uang. Rafa memijit kepalanya yang terasa pusing akibat ulah ibunya.
Rafa juga dipaksa melakukan hal yang sama, neneknya sangat antusias menyiapkan ini itu padahal neneknya sudah sangat tua dan sudah duduk di kursi roda. Masih saja ngotot buat membantu menyiapkan persiapan pernikahan Rafa.
Setelah memastikan penampilan Rafa sempurna baru sang nenek bernafas lega dan mau istirahat.
Dasar para ibu-ibu. gumam Rafa.
Kagetnya Zila belum selesai, kini Zila dibuat tambah kaget lagi saat dirinya sampai di sebuah Aula yang begitu besar dengan dihiasi berbagai warna bunga dengan jenis dan tingkat keharuman yang berbeda.
Zila hampir pingsan melihat betapa mewah pesta yang diselenggarakan mantan majikannya ini.
" Ma, ini benar-benar pernikahan ?" tanya Zila merasa takut.
" Sayang, bukan kah kau mencintai anak mama." tanya bu Susi pelan.
Zila hanya tersenyum miris mengingat nasibnya yang tidak begitu beruntung.
Namun pandangannya terhenti ketika ia melihat lelaki yang mirip sekali dengan kedua putranya.
Bahkan ia tidak bisa membedakannya. Itu bukankah pria yang ada di ujung cafe? batin nya dalam hati.
" Ayo sayang." seru bu Susi membuyarkan lamunan Zila.
Bukan hanya Zila yang dibuat kaget, Mark dan Rafa juga kaget melihat mempelai yang dibawa begitu cantik tidak seperti wanita culun yang sebelumnya mereka ketahui.
" Mama, mana calon istrinya?" tanya Rafa yang di sambut sebuah pukulan kecil yang hinggap di kepala Rafa.
" Ma, sakit sekali." protes nya.
" Tentu saja. Masa mempelainya sendiri tidak tahu yang mana ?" marah bu Susi.
Rafa hanya meringis kesakitan. Setelah puas menyiksa anaknya, bu Susi pun mengajak Zila untuk duduk di samping Rafa.
Dan betapa kagetnya Rafa melihat seperti apa wajah mempelai nya. Kenapa wajahnya berbeda dengan yang ia kenalkan pada ibunya.
" Mama, bawa siapa ?" tanya Rafa. Bu Susi memukul kepala anaknya lagi kali ini lebih keras.
" Tentu saja, Zila calon menantu mama. Kamu bagaimana sih Rafa." umpat ibunya tertahan.
" Apa?"
Rafa menelan ludah nya dengan kasar bagaimana bisa Zila berubah menjadi bidadari secantik ini.
'' Cantik ?" pikirnya. Rafa menggeleng pelan pasti hanya karna make up. Iya. Pasti hanya karna ia di dandani makanya terlihat cantik.pikir Rafa.
Setelah melalui beberapa drama akhirnya.
Sah
Mereka pun resmi menyandang gelar sebagai suami istri.
-to be continued-
Mohon kritik dan sarannya 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
Siti Amenah
ceritanya bagus tpi agak nggak jelas
2023-07-17
0
Thasiroh Dita
Anak2 nya mana thor..?
2022-10-13
0
Ay
terlalu belibet... semoga kedepannya membuat yg lebih baik🙏🏻🙏🏻
2022-10-08
0