Karena aku tidak bisa memberinya anak

“Mau makan apa?”tanya Farel.

“Haaa?” Alisa menatap dengan tatapan tidak percaya.

‘Ada apa dengannya, apa ia memberi ku makan dulu biar ada tenaga untuk bertengkar dengannya?’ Alisa membatin, melihat raut wajah Farel, Alisa yakin kalau lelaki bertampang dingin itu sedang marah.

“Kamu belum makan, kan?”

“Iya.”

“Maka itu, mari makan." Farel memanggil pelayan restauran. "Mau mau makan, apa?" Farel menatap Alisa.

“Oh, sama saja sama punya Mas,” ucap Alisa ter gagap, ia terkejut dengan sikap baik Farel. Tetapi, justru sikap baik itu yang membuat Alisa terus bertanya dalam hati. Apa yang akan Farel lakukan padanya nanti.

‘Habis makan ,apa yang ingin Farel katakan padaku, apa dia ingin mengusirku setelah melihatku dengan Faisal? Apa ia akan memaki-makiku?’

Saat makan pun, Alisa sudah merasa sesak napas, pikirannya tidak fokus lagi ke makanan yang ia masukkan ke mulutnya. Tetapi, otaknya di penuhi banyak pertanyaan dan mencoba menimang -nimang apa yang akan di lakukan Farel padanya, saat melihat menemui lelaki yang dituduhkan Farel, punya hubungan dengan istrinya.

“Apa kamu tidak masuk kerja hari ini?” tanya Farel masih bersikap tenang,

“Tidak.”

“Kenapa?” tanya Farel, tetapi, ia tidak mengalihkan pandangannya dari piring yang berisi nasi dan sepotong paha ayam , seolah-olah ia bicara pada paha ayam di piringnya.

“Tidak, tadi ada urusan,” jawab Alisa mulai merasakan hawa tidak enak, ia buru-buru menyudahi makan. “Mas, kita bicara di rumah saja, aku masih ada urusan lain.”

“Urusan apa? Duduklah, aku juga sudah mau pulang," ujar Farel.

‘Tidak, satu mobil bersamamu untuk pulang, sama seperti satu hari di neraka, lebih baik tidak’ Alisa membatin.

“Tidak usah, nanti kita bicara di rumah.”

Alisa berdiri Farel juga berdiri ia memegang tangan Alisa, melihat tatapannya yang menyeramkan, Alisa memilih menurut. Ia duduk dengan diam dan tenang membiarkan Farel menuntaskan makanannya sedangkan piring milik Alisa masih tersisa banyak.

Setelah selesai makan Farel masih mode diam, hal itulah yang yang tidak di sukai Alisa saat bersama suaminya, hanya bisa diam dan sering sekali tidak menganggapnya ada .

“Maafkan Ibu karena menamparmu tadi,” ujar Farel, tetapi terlihat tidak tulus meminta maaf padanya.

“Oh, baiklah,” jawab Alisa, suasana kembali hening.

Alisa sibuk dengan pikirannya, ia akhirnya bisa mengingat Dr. Faisal, lelaki yang pernah menjalin hubungan kekasih dengan Ratna.

‘Oh, aku mengingatnya sekarang, iya namanya Bardi, lelaki yang pernah disukai ibu jadi menantunya, lalu apa mereka menjalin hubungan lagi? Oh … kepalaku sakit, jadi benar mereka selingkuh?’ Alisa sibuk bermonolog di dalam hati, ia sibuk dengan pikirannya dan Farel nyaman dalam sikap diam.

“Lalu apa yang kamu dapatkan dari lelaki itu, apa kamu tidak ingin menceritakannya padaku?”

“Tidak mendapatkan apa-apa.”

“Tidak mungkin, kamu tidak mendapatkan apa-apa setelah kamu jauh-jauh menemuinya sampai ke kantor polisi? kamu ingin mengujiku? Itu tidak berpengaruh untukku Alisa! Bagiku kamu dan kakakmu tidak ada bedanya.”

Apa yang dipikirkan Alisa terjadi juga,

“Ya ampun Mas, apa yang kamu pikirkan?”

“Yang aku pikirkan kamu sengaja bertemu dengan pria itu di dekat kantorku, agar semua rekan-rekanku melihatnya dan mereka akan menertawakan ku, mereka berpikir aku tidak bisa mengurus istriku! Apa tidak ada tempat lain untuk kamu menemui pria itu?”

“Iya ampun Mas, aku hanya ingin berta-”

“Ingin apa? Kamu ingin tahu apa kamu bisa menggantikan posisi kakakmu di hati pria itu?”

Alisa menghembuskan napas, napas pendek dari mulutnya ia meremas ujung pakaiannya untuk menahan amarahnya.

“Aku tidak ingin bertengkar Mas.”

“Aku juga tidak ingin Alisa, aku lebih baik diam seperti batu, tetapi, atasanku melihatmu di sana dan dia mengingatkan ku, seolah-olah aku ini lelaki yang tidak berguna.”

“Aku minta maaf mem-”

“Jangan minta maaf, aku bosan mendengar kata maaf dari mulut Ratna selama ini dan kamu melakukannya juga, kamu datang ke rumahku menyusahkan hidupku dan keluargaku, kam boleh pergi dari rumah dan bawa juga anak Ratna dari rumahku,” ucap Farel.

Lagi-lagi Farel, memotong kalimatnya sebelum ia menjelaskan. Ucapan Farel sangat kejam. Alisa ingin rasanya meledak, lalu ia menutup matanya, emosinya benar-benar di ujung saat ini.

Sejak dirinya menjadi istri dari Farel Atmaja, seorang polisi yang berpangkat kompol, hidupnya benar-benar tersiksa. Suami yang dingin dan memiliki mulut yang tajam sekali bicara dan Ibu mertua yang jahat kakak ipar yang licik.

Hidup Alisa sangat menderita.

“Hentikan mobilnya sekarang juga! Hentikan sebelum aku melompat dari sini!”

Mobil berwarna hitam itu berhenti, Alisa menarik nafas panjang lalu ia berkata pada suaminya;

“Dengarkan aku baik-baik Mas, kamu selalu memotong ucapan ku sebelum aku menyelesaikannya, cobalah sekali-kali untuk tidak bersikap egois. Dengarkan aku sekarang, aku menemui pria itu hanya ingin bertanya langsung kebenarannya, daripada menduga-duga dan menyimpan semua dalam hati, lebih bertanya langsung padanya. Aku akan membuktikan padamu dan ibumu dan kakak perempuanmu, kalau Mbak Ratna tidak pernah selingkuh, dan kedua anak malang itu adalah anakmu sendiri, sebelum itu terbukti biarkan aku tinggal di rumahmu.”

“Iya, iya lakukan apa yang kamu anggap benar dan aku juga berpegang pada apa yang kau yakini, dan sekali lagi aku katakan padamu mereka bukan anakku.”

“Kenapa kamu begitu yakin? Apa kamu punya bukti yang kongkrit atau ini hanya opini kamu semata?”

“Berhenti mendikte ku!”

“Aku bukan mendikte, kenapa kamu begitu yakin kalau mereka bukan anakmu? menolak mereka begitu saja, bukankah itu tidak terlalu jahat? Kenapa melakukannya? Kenapa, kenapa?”

“Karena aku tidak bisa memberinya anak! Puas kamu? keluar dari mobilku sekarang juga!”

Alisa terdiam, wajahnya menegang, ia tidak percaya dengan apa yang di dengar. Ia sangat kaget dengan pernyataan Farel. Lelaki itu turun dan membuka pintu mobil dari samping.

“Turun!”

Alisa masih terlihat shock, wajahnya menegang dan mata besar itu menatap dengan tatapan kosong, ia keluar tanpa berkata apa-apa.

‘Dia mandul, lalu apa benar Mbak Ratna selingkuh, lalu … si kembar anak siapa? Ya, Allah ini sangat memalukan’ Alisa memegang dadanya, ia terduduk di pinggir jalan dengan tangisan yang tidak termenung lagi.

BERSAMBUNG...

KAKAK TERSAYANG JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA

LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU IYA KAKAK

 Baca juga.

- Pariban Jadi Rokkap( Baru)

-Aresya(Baru)

-Turun Ranjang(Baru)

-The Curet king( Baru)

-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)

-Menikah dengan Brondong (ongoing)

-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

-Bintang kecil untuk Faila (ongoing

Terpopuler

Comments

Maria Seran

Maria Seran

klo berselinhkuh kenapa ratna punya catayam harian keburkan keluarha farel?

2022-05-27

1

Hazreh Mandiri

Hazreh Mandiri

kok ngulang2nya banyak Thor.. kan mubazir, malah cepat kosan bacanya lho

2022-05-25

0

Santi Haryanti

Santi Haryanti

nano nano perasaan ku thor

2022-05-24

0

lihat semua
Episodes
1 Dipaksa menikah
2 Bencilah Aku Sebanyak yang Kamu Mau
3 Anak yang Tidak Diharapkan
4 Bertahan demi si kembar
5 Antara Suami dan Mantan Kekasih
6 Kami Akan Melakukan Tes DNA
7 Batas Sebuah Kesabaran
8 Lelaki dari Masa lalu Ratna
9 Pisah Kamar
10 Ditampar Ibu Mertua
11 Mendapat Petunjuk
12 Apa Kamu Selingkuh dengan Kakakku?
13 Karena aku tidak bisa memberinya anak
14 Dicibir Tetangga
15 Hubungan yang Semakin Menjauh
16 Lelaki yang Sudah Mati Rasa
17 Ditinggal di Pinggir Jalan
18 Farel di tuduh melakukan kejahatan
19 Saat baby Akmal di lempar ke lantai
20 Sikembar yang Malang
21 Pengumuman
22 Di Suruh Melarikan Diri
23 Sebuah Janji Untuk Sikembar
24 Penolakan dari Istri
25 Membalas Atau Berdiam Diri
26 Di Balik Sikap Dingin Alisa
27 Di Paksa Berpisah
28 Di Talak Di Depan Orangtuanya
29 Rahasia Besar Yang Di Ungkap Alisa
30 Menyesal
31 Dulu Di Tolak Sekarang Ingin Di Rebut
32 Janda Perawan
33 Jangan Membela Siapapun
34 Bisikan Rindu Dari Pemilik Cinta di Masa Lalu
35 Masuk Penjara
36 Berdamai Dengan Hati
37 Uang Tidak Mengenal Saudara
38 Semua Karena Harta
39 Aku Tunggu Jandamu
40 Suamiku Bukan Impoten
41 Di Paksa Bercerai
42 Sengsara Di Penjara
43 Pelukan Hangat Untuk Alisa
44 Saat Semua Orang Membenci Suaminya
45 Karena Cinta Atau Kasihan
46 Akan Berjuang
47 Benih-Benih Cinta
48 Pura-Pura Baik Pada Keluarga
49 Tekanan Di Dalam Penjara.
50 Ada Dalang Besar
51 Bertemu Mantan Kembali
52 Bantuan Dari Mantan Kekasih
53 Alat Penyadap
54 Nyawa Dalam Bahaya
55 Obsesi Faisal
56 Pelukan Hangat Dari Istriku
57 Cinta Tulus Istriku
58 Keadilan Untuk Suamiku
59 Sulitnya Melawan Penguasa
60 Dimas Menolak Perjodohan
61 Menikah Dengan Mantan Kekasih
62 Farel Ditembak
63 Memasulkan Kematian
64 Tinggal Satu Rumah Kembali
65 Tidur Satu Ranjang
66 Tidak Dapat Restu
67 Diminta Berpisah
68 Pertemuan Dengan Farel
69 Ayo Kita Berpisah
70 Menikah Dua Kali Masih Perawan
71 Antara Bunda dan Istriku
72 Memberi Waktu Sendiri Untuknya
73 Merindukanmu
74 Ingin Melamarnya Secara Resmi
75 Akhirnya Dapat Restu
76 Gara - Gara Malam Pertama
77 Kabar Bahagia
78 Bertemu Ayah Kandung
79 Kehidupan Yang Baru
80 Kecelakaan
81 Disalahkan Ibu Mertua
82 Tinggal Di Apartemen Dengan Mantan Suami
83 Dijauhkan Dari Suami
84 Fitnah Itu Kejam
85 1
86 1
87 1
88 ap
89 w
90 q
91 e
92 1
93 er
94 ae
95 Dipaksa Berpisah
96 Menikah Kembali
97 Bulan Madu (Tamat)
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Dipaksa menikah
2
Bencilah Aku Sebanyak yang Kamu Mau
3
Anak yang Tidak Diharapkan
4
Bertahan demi si kembar
5
Antara Suami dan Mantan Kekasih
6
Kami Akan Melakukan Tes DNA
7
Batas Sebuah Kesabaran
8
Lelaki dari Masa lalu Ratna
9
Pisah Kamar
10
Ditampar Ibu Mertua
11
Mendapat Petunjuk
12
Apa Kamu Selingkuh dengan Kakakku?
13
Karena aku tidak bisa memberinya anak
14
Dicibir Tetangga
15
Hubungan yang Semakin Menjauh
16
Lelaki yang Sudah Mati Rasa
17
Ditinggal di Pinggir Jalan
18
Farel di tuduh melakukan kejahatan
19
Saat baby Akmal di lempar ke lantai
20
Sikembar yang Malang
21
Pengumuman
22
Di Suruh Melarikan Diri
23
Sebuah Janji Untuk Sikembar
24
Penolakan dari Istri
25
Membalas Atau Berdiam Diri
26
Di Balik Sikap Dingin Alisa
27
Di Paksa Berpisah
28
Di Talak Di Depan Orangtuanya
29
Rahasia Besar Yang Di Ungkap Alisa
30
Menyesal
31
Dulu Di Tolak Sekarang Ingin Di Rebut
32
Janda Perawan
33
Jangan Membela Siapapun
34
Bisikan Rindu Dari Pemilik Cinta di Masa Lalu
35
Masuk Penjara
36
Berdamai Dengan Hati
37
Uang Tidak Mengenal Saudara
38
Semua Karena Harta
39
Aku Tunggu Jandamu
40
Suamiku Bukan Impoten
41
Di Paksa Bercerai
42
Sengsara Di Penjara
43
Pelukan Hangat Untuk Alisa
44
Saat Semua Orang Membenci Suaminya
45
Karena Cinta Atau Kasihan
46
Akan Berjuang
47
Benih-Benih Cinta
48
Pura-Pura Baik Pada Keluarga
49
Tekanan Di Dalam Penjara.
50
Ada Dalang Besar
51
Bertemu Mantan Kembali
52
Bantuan Dari Mantan Kekasih
53
Alat Penyadap
54
Nyawa Dalam Bahaya
55
Obsesi Faisal
56
Pelukan Hangat Dari Istriku
57
Cinta Tulus Istriku
58
Keadilan Untuk Suamiku
59
Sulitnya Melawan Penguasa
60
Dimas Menolak Perjodohan
61
Menikah Dengan Mantan Kekasih
62
Farel Ditembak
63
Memasulkan Kematian
64
Tinggal Satu Rumah Kembali
65
Tidur Satu Ranjang
66
Tidak Dapat Restu
67
Diminta Berpisah
68
Pertemuan Dengan Farel
69
Ayo Kita Berpisah
70
Menikah Dua Kali Masih Perawan
71
Antara Bunda dan Istriku
72
Memberi Waktu Sendiri Untuknya
73
Merindukanmu
74
Ingin Melamarnya Secara Resmi
75
Akhirnya Dapat Restu
76
Gara - Gara Malam Pertama
77
Kabar Bahagia
78
Bertemu Ayah Kandung
79
Kehidupan Yang Baru
80
Kecelakaan
81
Disalahkan Ibu Mertua
82
Tinggal Di Apartemen Dengan Mantan Suami
83
Dijauhkan Dari Suami
84
Fitnah Itu Kejam
85
1
86
1
87
1
88
ap
89
w
90
q
91
e
92
1
93
er
94
ae
95
Dipaksa Berpisah
96
Menikah Kembali
97
Bulan Madu (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!