Revi atau juga biasanya sering disapa Sela oleh teman sesama rekan model, adalah istri kesayangan Anggara Dewa. Di usianya yang ke dua puluh dua tahun lima tahun yang lalu, ia dipersunting oleh Gara. Gara sendiri saat itu masih berusia dua puluh tiga tahun, hanya lebih tua satu tahun dibanding Revi sendiri. Mereka menikah karena memang saling mencintai dan tidak bisa saling kehilangan.
Karena sudah begitu mantap niat keduanya untuk menikah, akhirnya kedua belah pihak keluarga setuju untuk mensahkan hubungan dua insan yang tengah dimabuk asmara waktu itu. Kini usia pernikahan Revi dan Gara sudah berada di angka lima tahun. Sudah beberapa tahun belakangan ini pula, hubungan pernikahan mereka sedikit merenggang. Revi dan Gara dituntut untuk memberikan anak secepatnya karena selama lima tahun ini, keluarga besar Gara sudah cukup bersabar.
Sempat berpikir bahwa mungkin, Revi atau Gara memiliki masalah reproduksi sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan anak. Ternyata, saat nyonya besar membawa keduanya ke rumah sakit, mereka dinyatakan sangat sehat dan tentu saja bisa menghadirkan keturunan.
Rupanya, setelah mencari tahu dengan begitu detail, didapatlah informasi bahwa karir Revi sedang melejit. Wajahnya terpampang dimana-mana. Banyak brand produk kosmetik atau fashion yang memakai dirinya sebagai model. Ia juga wara wiri di televisi dan media sosial. Revi sedari dulu memang sangat bernafsu untuk jadi model terkenal dan di tahun kedua setelah pernikahan mereka, ia mulai mendapatkan tawaran sebagai model.
"Jadi niatmu buat poligami itu gak sungguhan kan, Gar?" tanya Revi setelah ia dan Gara selesai melakukan hubungan suami istri di malam itu. Mereka sudah berada di rumah sejak sore tadi. Gara menatap nanar alat kontrasepsi yang sudah berisi penuh oleh cairannya sendiri, teronggok begitu saja di tong sampah. Kalau saja dari dulu tak ada yang dibuang, tentu anaknya sudah banyak bak susun panci. Mamanya akan selalu berbinar bahagia, bermain dengan cucu-cucunya yang lucu.
Sayang itu hanya angan Gara semata. Dia memang terlalu mencintai Revi atau yang sering dia panggil Sela itu, hingga dia selalu menuruti semua kemauan perempuan itu termasuk menunda atau selamanya tidak akan memberikannya anak.
"Aku sedang memikirkannya." Gara menyahut santai. Revi menatapnya kesal dan tampak ingin protes.
"Kok gitu sih? Aku gak anggap kamu betulan mau poligami! Aku gak mau punya madu!"
"Ya sudah, berikan aku anak!" Gara tak mau kalah.
"Gara, mesti berapa kali sih aku bilang kalo aku belum bisa. Masih ada kontrak sama agensi!"
"Kapan kontrak itu berakhir?" tanya Gara dengan raut serius.
"Ehmmmm ... Tinggal beberapa bulan lagi." Revi menjawabnya sedikit gugup, hal itu jelas terbaca oleh Gara yang langsung memandangnya penuh selidik.
Ia beranjak, menarik laci lemari satu persatu. Revi membelalak. Ia segera menghentikan Gara. Tetapi Gara tak peduli. Ia terus memeriksa setiap laci lalu di bawah tumpukan tas mahal istrinya itu, Gara menemukannya. Sebuah dokumen penting, isinya adalah kesepakatan perpanjangan masa kontrak Revi Sela Aryani dengan salah satu agensi model ternama di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, kontrak itu diperpanjang hingga tiga tahun ke depan. Gara meradang seketika.
"Gara, aku bisa jelasin!"
"Kau tahu, rasanya aku ingin sekali merobek dokumen ini di depan wajahmu sekarang juga!" Gara menghempaskan benda itu ke atas nakas lalu meninggalkan Revi yang terdiam dengan satu kebohongan yang sudah terbongkar.
"Please, kasih aku kesempatan lagi. Hanya tiga tahun, Sayang."
Gara meraih kausnya, memasangkan di tubuhnya dengan cepat lalu pergi begitu saja dari hadapan Revi yang hanya bisa memeluk dokumen itu.
Gara kacau. Lima tahun, sekarang ditambah tiga tahun! Ia frustasi memikirkan Revi yang tidak pernah memikirkannya. Dia kaya raya, tidak kekurangan uang, tetapi Revi masih keukeh ingin mempertahankan pekerjaannya sebagai model. Mau menceraikan Revi, ia tidak bisa. Ia menikah karena cinta, tapi cinta membelenggunya dengan cara yang salah.
Gara akhirnya memutuskan kembali ke rumah ibu dan ayahnya. Ketika sudah larut malam, suara klakson membangunkan security yang sempat terpejam. Mereka saling menatap dengan heran, tuan muda pulang dalam keadaan kacau.
Bening baru saja hendak pergi ke kamar setelah ia selesai dari dapur untuk mengambil air minum. Namun, ia tersentak saat melihat siapa yang kini berada begitu dekat dengannya ketika berbalik.
"Tuan Gara?"
Gara tidak menyahut, dia hanya fokus menatap Bening yang memakai piyama tidur dengan dua kancing atas bajunya yang tak sengaja terbuka. Ranum. Gara seperti mendapatkan kembali sisi nakalnya di masa lalu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 150 Episodes
Comments
Ririn Satkwantono
wadidawww
2024-05-13
1
Bu ning Bengkel
.......lanjut ......
2024-05-02
0
sowlekahh
HANYA..!?!
2023-11-21
0