Tamu bulanan

Lio sedang berjalan menyusuri lorong asrama, netranya tak pernah lepas dari botol yang ia bawa.

Langkahnya terhenti ketika mendapati pintu bertuliskan asrama satu, tangannya terulur untuk mengetuk pintu tersebut.

Cklek!

Belum saja Lio mengetuk, tetapi seseorang dari dalam sudah membukanya terlebih dahulu dan menatap Lio heran.

"Gue mau ketemu sama Lia," ujar Lio.

Wanita itu yang tak lain adalah Mesya mengangguk, dia kembali masuk dan memanggil Lia.

Setelah beberapa saat, Lia keluar dengan wajah bantalnya. Sepertinya wanita itu baru saja bangun dari tidurnya.

"Ada apa?" tanya Lia sembari menggaruk pelipisnya.

"Gue cuman mau ngasih ini." ujar Lio sembari memberi botol minum.

Lia membulatkan matanya, dia mengambil botol tersebut dan menatap Lio tak percaya.

"Lu dateng kesini malem-malem, cuman mau kasih gue botol minum doang?" heran Lia.

Lio hanya mengangguk lugu yang mana membuat Lia mendengus kesal.

"Iya, Lio takut Lia haus makanya Lio bawain botol," ujar Lio dengan tampang tak bersalahnya.

"Otak lu dah gesrek yah? emang di kira setiap asrama gak punya galon apa?" ujar Lia sambil menatap Lio dengan kesal.

Lio mengangguk, tapi sedetik kemudian dia merubah ekspresinya.

"Gue balik," singkat Lio.

Lia menatap aneh pada kembarannya, dia melihat botol itu sambil memikirkan sesuatu.

"Si Lio ngapa dah? gak mungkin kan dia kesini buat kasih air doang?" heran Lia.

Lia mengangkat bahunya acuh, setelah itu dia menutup pintu karena menyadari hari yang sudah sangat malam.

Sementara Lio, pria itu sebenarnya belum kembali ke asramanya. Dia masih memantau asrama Lia sesekali memperhatikan sekitar.

"Ck, ceroboh!" gerutu Lio.

Lio segera pergi dari sana karena takut pengawas anggota wanita melihatnya. Dia berjalan tanpa sadar ada yang melihatnya dari kejauhan dan menatapnya heran.

"Jendral, apa sebaiknya kita pulang aja. Banyak nyamuk disini!" gerutu Reno.

Sedari tadi Ezra dan Reno menatap interaksi antara Lio dan Lia. Tadinya dia akan menemui adiknya, tetapi setelah melihat Lio dia mengurungkan niatnya.

"Kita ke asrama satu putri," ujar Ezra tak terbantahkan.

Reno mengangguk pasrah, dia mengikuti Ezra yang sudah lebih dulu berjalan ke asrama putri.

Berbeda halnya dengan Lia yang sedang merasakan sakit perut Bahkan sekarang dia sudah berguling-gulung kesana kemari karena sakitnya yang tak kunjung reda.

"Aw! sakit banget!" gerutu Lia.

"Tambah sakit ya Lia?" tanya Mesya karena sudah dari sore Lia sakit perut. Namun tidak seperti sekarang.

Lia mengangguk, dan tak lama ketukan terdengar yang mana membuat Viola membukanya.

Cklek!

"Loh abang?" heran Viola.

Ezra melebarkan pintu karena mendengar suara rintihan kesakitan, dia menatap Lia dengan heran karena tingkah Lia yang aneh.

"Kenapa dia?" heran Ezra.

"Oh itu, lagi datang tamu." ujar Viola sembari berjalan masuk dan meninggalkan Ezra yang masih berdiri di dekat pintu.

Ezra tampak mengerutkan keningnya, dia menatap Reno seakan bertanya.

"Memangnya siapa tamu yang datang malam-malam begini?" heran Ezra.

Sementara Reno tertawa keras akibat Ezra yang tak tau apa itu tamu menurut wanita.

"Hahaha pangkat doang jendral, tapi masalah wanita gak pro," sindir Reno.

"Ck, tinggal jawab aja susah!" kesal Ezra.

Mesya dan Ica menatap jendral dengan menahan tawa, mereka juga tak percaya bahwa jendral tak tau apa itu tamu bagi wanita.

"Hiks ... sakit tau!" isak Lia karena sudah tak kuat lagi menahan.

"Apa di bawa ke klinik akademi aja? takutnya parah," ujar Ezra yang mana membuat mereka semua menatap Ezra tak percaya.

Mesya mengambil botol yang sebelumnya Lio berikan untuk Lia di meja belajar Lia. Dia membuka tutup botol itu dan menyuruh Lia meminum nya.

"Minum dulu, kamu pasti butuh tenaga buat teriak." ujar Mesya sambil menyodorkan botol tersebut.

Lia mengambilnya, dia segera meminumnya dan seketika netranya membulat sempurna ketika menyadari minuman tersebut.

"Ini kan rasanya kayak jamu buatan mommy, jadi Lio ngasih ini ... AAAAA," ucap Lia yang setelah teriak histeris.

Mereka semua terkejut, bahkan Viola sambil menaiki ranjang Lia dan mengambil botol itu.

"Kenapa? kembaran lu pasti ngasih racun kan?!" celetuk Viola.

Plak!

"Sembarangan! justru kembaran gue paaaliiing ... pengertian! liat aja, dia tau kapan tamu bulanan gue dateng. Bahkan dia buat jamu persis seperti racikan mommy, Haah ... calon suami idaman. Pasti beruntung tuh istrinya nanti," ucap Lia dengan mata berbinar nya.

Ezra menatap Lia dengan sorot mata tak terbaca, dia menoleh menatap Mesya yang sedang menatap Lia.

"Tamu apa yang kalian maksud?" tanya Ezra.

Tetapi belum mesya menjawab, Reno lebih dulu menariknya keluar.

"Aduh, Jendral! jangan malu-maluin ngapa! tamu bulanan itu artinya menstruasi. You know menstruasi?" ujar Reno sembari menggoyangkan tangannya karena kesal.

"Menstruasi?" heran Ezra.

Reno menepuk tangannya, dia menutup mulutnya dan berputar layaknya wanita yang sedang bahagia.

"Jendral gak lulus sekolah pasti nih." ujar Reno sambil menunjuk Ezra.

"Saya lulus, bahkan sampai S2," heran Ezra.

Plak!

Reno menepuk tangannya, dia berkacak lingga dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya menunjuk Ezra.

"Ini antara polos dan bodoh, jadi bingung saya memprediksikannya gimana?" heran Reno.

Ezra menatap tajam Reno yang mengatakannya bodoh. DIa langsung mengambil ponselnya dan mencari arti menstruasi.

"Kok bisa berdarah?" heran Ezra.

"Tuh! kan! bodoh sama polos beda tipis loh dral!" kodratnya wanita ya begitu! you know kodrat?" ujar Reno.

Ezra yang tak tahan dengan tingkah Reno segera memukul pria itu. Bahkan kini Reno sudah meringis kesakitan.

"Pipi saya sakit atuh!" ujarnya sembari mengusap pipinya.

"Menstruasi itu setiap bulan?" heran Ezra.

"Hah ... gini dral, menstruasi belum tentu setiap bulan tergantung kebiasaan. Nah, mungkin Lio kembarannya tu cewe udah hafal tanggal kapan kembarannya menstruasi," terang Reno.

Ezra mengangguk, dia kembali melihat ponselnya. Entah apa yang pria itu ketik yang mana membuat Reno kepo.

"Wiiih! langsung di tanggalin dong! jendral naksir yah sama kembaran si Lio?" ujar Reno yang memang dia sudah kenal Lio karena anggota dia sendiri.

Ezra tak menjawab, dia kembali memasukkan ponselnya dan melirik kamar asrama satu sebentar.

"Udah tidur kayaknya," gumam Ezra.

Lia sepertinya sudah tidur karena rasa sakitnya yang berkurang, sementara Reno menahan tawanya akibat Ezra yang terlalu menampakkan jika dirinya tertarik dengan Lia.

Ezra beranjak dari sana, dia kan kembali ke kamarnya. Sementara Reno menyeimbangkan langkahnya dengan Ezra.

"Jendral naksir yah sama Lia? ngaku!" ujar Reno.

Katakanlah dia gak sopan pada jendralnya sendiri, tetapi tak ada yang mengetahui jika Reno adalah sepupu Viola yang berarti keponakan Kirana untuk itu Ezra dan Reno terlihat akrab.

"Saya gak naksir, tapi ... wanita itu, mirip sekali dengan wanita yang ada di mimpi saya. Hanya berbeda warna mata, itu membuat saya bingung dan ingin mengenal Lia lebih dekat," ujar Ezra meninggalkan Reno yang terdiam.

"Perasaan waktu itu Lio bilang dia kembar 2 bukan tiga? kalau punya kembaran lagi waahh ... jadinya cinta salah alamat dong!" gumam Reno.

JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN HADIAHNYA YAH❤❤❤.

Terpopuler

Comments

Ririn

Ririn

lucu bener jenderal punya temen gresrek, klop deh yg satu datar, yg satu pecakilan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2024-12-03

0

Ririn

Ririn

emang udh takdir mrk, mau amnesia dan ganti nama, klo emang udh jodoh gak akan lari kmn

2024-12-03

0

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Iiihhhhhh...sang Jendral malu2in aja deh.....🥴🥴🥴

2024-10-13

0

lihat semua
Episodes
1 Dua kehidupan
2 Pertemuan yang asing
3 Pertemuan Viola dan Lia
4 Ingin jadi kurir
5 Kecekatan Lia
6 Tamu bulanan
7 Siapa kamu sebenarnya?
8 keributan 2 bocah
9 Pelatihan tempur
10 Hijau ternyata dia
11 Gue bisa buat dia tenang
12 Zidan?
13 Senyuman Lia dan Ezra
14 Cemburu?
15 Ulah Ravin
16 Perdebatan Clara dan Viola
17 Perkelahian Clara dan Lia
18 Kejadian yang mengejutkan
19 Akhirnya Alden mengetahuinya
20 Terlambat
21 Tolong bantu aku mengingatmu kembali
22 Nasehat Alden
23 Bantuan Elbert
24 Will you marry me
25 Salah mengerti
26 Gracia
27 Menolong Cia
28 Kesedihan Ezra
29 Ada apa dengan Mesya?
30 Bertemu camer
31 Lamaran
32 Keputusan Alden
33 Menjelang akad 1
34 Mas kawin yang tak biasa
35 Aku disini
36 Masalah Mesya dan Clara
37 Drama kepergian Lia 1
38 Drama kepergian Lia 2
39 Alysa Reva Miller
40 Aku ingin mengingat tentang mu
41 Kakak ipar?
42 Permen kapas
43 Aqila hamil?
44 Permintaan maaf ayah Mesya
45 Kejadian yang menimpa Aqila
46 Kangen istri
47 Ada apa dengan Ezra?
48 Perdebatan Frans dan Geo
49 keributan Kino
50 Siapa Heri bagi Mesya?
51 kunci kenangan
52 Memory Card
53 Mamah?
54 Kisah Clara
55 Mesya
56 Keributan Ica
57 Kejadian sebenarnya
58 Salahna Lavin dimana?
59 Sadarnya Mesya
60 Ravin dan Cia
61 Siapa wanita itu?
62 Tentang Ane
63 Malam Ezra dan Lia
64 Keanehan Lia
65 Ulah Ravin
66 Kedatangan Geo di apartemen Aqila.
67 Keluar dari akademi
68 Audrey Robertson
69 kamera
70 Perkara main
71 Dimana memory card itu?
72 Alasan Frans
73 Rahasia Kirana
74 Gak bisa tidur
75 Keributan Ravin
76 Flashback masa lalu Ane 1
77 Flashback 2
78 Dinner ala Ezra
79 Pertemuan Lia dengan Frans
80 Diana atau Ane?
81 Pregnant
82 Duit cepuluh libu?
83 Kesabaran Ezra
84 Kekecewaan Raisa
85 Terungkap?
86 Kembali ke mansion Wesley
87 Terkuak 1
88 Terkuak 2
89 Rumah sakit
90 Melepas marga
91 Segera putuskan!
92 kekesalan Lio
93 Kedatangan Frans
94 Kemarahan Gio
95 Jawaban Qila
96 Pengen peluk kamu
97 Kepulangan Elbert
98 Milih Gaun
99 Pernikahan
100 malam pernikahan
101 Ikut ke kantor
102 Dia istri saya
103 Keanehan Lia
104 Ekspor nutrisi
105 Kecoa
106 Dark memory
107 End
108 CINTA YANG BELUM USAI
109 KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
110 KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Dua kehidupan
2
Pertemuan yang asing
3
Pertemuan Viola dan Lia
4
Ingin jadi kurir
5
Kecekatan Lia
6
Tamu bulanan
7
Siapa kamu sebenarnya?
8
keributan 2 bocah
9
Pelatihan tempur
10
Hijau ternyata dia
11
Gue bisa buat dia tenang
12
Zidan?
13
Senyuman Lia dan Ezra
14
Cemburu?
15
Ulah Ravin
16
Perdebatan Clara dan Viola
17
Perkelahian Clara dan Lia
18
Kejadian yang mengejutkan
19
Akhirnya Alden mengetahuinya
20
Terlambat
21
Tolong bantu aku mengingatmu kembali
22
Nasehat Alden
23
Bantuan Elbert
24
Will you marry me
25
Salah mengerti
26
Gracia
27
Menolong Cia
28
Kesedihan Ezra
29
Ada apa dengan Mesya?
30
Bertemu camer
31
Lamaran
32
Keputusan Alden
33
Menjelang akad 1
34
Mas kawin yang tak biasa
35
Aku disini
36
Masalah Mesya dan Clara
37
Drama kepergian Lia 1
38
Drama kepergian Lia 2
39
Alysa Reva Miller
40
Aku ingin mengingat tentang mu
41
Kakak ipar?
42
Permen kapas
43
Aqila hamil?
44
Permintaan maaf ayah Mesya
45
Kejadian yang menimpa Aqila
46
Kangen istri
47
Ada apa dengan Ezra?
48
Perdebatan Frans dan Geo
49
keributan Kino
50
Siapa Heri bagi Mesya?
51
kunci kenangan
52
Memory Card
53
Mamah?
54
Kisah Clara
55
Mesya
56
Keributan Ica
57
Kejadian sebenarnya
58
Salahna Lavin dimana?
59
Sadarnya Mesya
60
Ravin dan Cia
61
Siapa wanita itu?
62
Tentang Ane
63
Malam Ezra dan Lia
64
Keanehan Lia
65
Ulah Ravin
66
Kedatangan Geo di apartemen Aqila.
67
Keluar dari akademi
68
Audrey Robertson
69
kamera
70
Perkara main
71
Dimana memory card itu?
72
Alasan Frans
73
Rahasia Kirana
74
Gak bisa tidur
75
Keributan Ravin
76
Flashback masa lalu Ane 1
77
Flashback 2
78
Dinner ala Ezra
79
Pertemuan Lia dengan Frans
80
Diana atau Ane?
81
Pregnant
82
Duit cepuluh libu?
83
Kesabaran Ezra
84
Kekecewaan Raisa
85
Terungkap?
86
Kembali ke mansion Wesley
87
Terkuak 1
88
Terkuak 2
89
Rumah sakit
90
Melepas marga
91
Segera putuskan!
92
kekesalan Lio
93
Kedatangan Frans
94
Kemarahan Gio
95
Jawaban Qila
96
Pengen peluk kamu
97
Kepulangan Elbert
98
Milih Gaun
99
Pernikahan
100
malam pernikahan
101
Ikut ke kantor
102
Dia istri saya
103
Keanehan Lia
104
Ekspor nutrisi
105
Kecoa
106
Dark memory
107
End
108
CINTA YANG BELUM USAI
109
KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
110
KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!