S2 Pelayan Tuan Muda Kulkas
Episode 6
Sekali lagi Xio menghela nafas, kemudian berbalik menatap gadis yang tengah menangis di samping nya itu.
Tangan Xio terangkat, membawa wajah tertunduk Via untuk mendongak menatap nya.
Novia Nathalia
( Menatap Xio dengan air mata yang menetes deras )
Alexio William
Jangan menangis, aku tidak akan membuang mu di sini. Tenang saja. ( lembut )
Entah kenapa, tapi melihat Via menangis membuat hati Xio bergetar. Ia tak tega mendengar suara isak-an itu, begitu juga matanya yang melihat derasnya air mata si gadis.
Novia Nathalia
Be_ benar kah?
Alexio William
[ Mengangguk dengan senyuman tipis ]
Xio kembali bergerak untuk melepaskan tali pengaman dari tubuh Via.
Alexio William
Aku akan turun duluan kalau begitu. [ mengusap surai Via ]
Novia Nathalia
[ Mengangguk meski sedikit sesegukan ]
Alexio William
( Tersenyum tipis )
Xio membuka pintu mobil, kemudian keluar, mengitari mobil dari belakang dan membukakan pintu untuk Via.
Ini adalah sebuah kejadian langkah, Seorang Alexio William bersedia membukakan pintu untuk orang lain, dan berkata dengan nada lembut kepada orang lain. Seperti nya hal ini harus di tulis dalam buku sejarah keluarga William.
Alexio William
Keluar lah. [ Mengulurkan tangan kanan ]
Novia Nathalia
[ Mengangguk ]
Novia Nathalia
[ Menerima uluran tangan Xio dan kemudian keluar dari mobil ]
Suara pintu mobil yang di tutup oleh Xio setelah Via keluar.
Tanpa menunggu lama lagi, Xio langsung membawa Via masuk kedalam butik. Mereka langsung di sambut oleh seorang pelayan ketika baru saja menginjakkan kaki masuk kedalam butik yang cukup besar itu.
Someone
Ada yang bisa saya bantu tuan muda?. ( sopan )
Alexio William
Carikan dia style pakaian sederhana untuk pergi ke kampus. ❄
Someone
Baiklah tuan muda.
Someone
Mari nona. ( tersenyum pada Via )
Novia Nathalia
( Menatap Xio untuk meminta persetujuan )
Alexio William
[ Mengangguk singkat ]
Via pun mengikuti langkah kaki pelayan butik yang membawanya melihat-lihat beberapa style pakaian yang cocok untuk ia kenakan ke kampus Xio. Tidak mungkin bukan jika Via pergi ke kampus dengan seragam pelayan seperti ini?.
Alexio William
[ Duduk di sofa ruang tunggu ]
Alexio William
Mommy jarang ke sini?❄ ( tanpa melirik menejer butik yang berdiri di samping nya )
Someone
Nyonya datang setiap waktu siang sehabis dari kantor tuan, tuan muda. ( sopan )
Sepertinya aku lupa mengatakan kepada kalian kalau butik ini adalah milik Alice, butik nya memang tidak terlalu besar, Tapi cukup terkenal. Butik ini juga memiliki beberapa cabang di luar kota seperti Lampung, Medan, Yogya, Bandung, Malang dan beberapa kita di luar pulau Jawa juga. Bahkan ada satu yang berada di luar negeri, Seoul Korea Selatan dan China.
Alexio William
Hm. [ Mengangguk singkat ]
Alexio William
Kau bisa pergi kalau begitu. ❄
Someone
Baik tuan muda, saya permisi. [ membungkuk ]
Menejer Butik pun pergi, meninggal kan Xio yang sekarang di sibukkan dengan ponsel nya.
Beberapa saat Xio menunggu dengan tenang, sampai tiba-tiba sebuah suara menyita perhatian nya.
Novia Nathalia
Ma_maaf Nona.
Telinga Xio mendengar sebuah keributan. Awal nya ia tak peduli, tapi ketika mendengar suara Via membuat nya mau tak mau harus peduli.
Alexio William
[ Berdiri ]
Alexio William
Ck, siapa lagi yang membuat keributan di butik Mommy.
Xio berjalan menuju sumber suara, untuk memastikan dan melihat apa yang terjadi hingga terdengar kegaduhan dari sana.
Via baru saja keluar dari ruang ganti setelah menerima style yang pelayan butik berikan pada nya.
Via tak sengaja menabrak sesuatu hingga pakaian yang orang itu bawa terjatuh, dan tanpa sengaja pula Via menginjak pakaian itu.
Dela Delia
Singkirkan kaki kotor mu itu dari pakaian ku!!
Dela Delia
Kau menginjak nya bodoh!!
Dela Delia
APAKAH KAU BUTA?! ( suara semakin meninggi )
Novia Nathalia
Ma_maaf Nona. [ mundur ]
Dela Delia
Kau lihat? sekarang pakaian mahal ku terjatuh dan kotor karena kaki jelek mu itu!!
Dela Delia
Kau harus menggantinya!!
Someone
Maaf Nona, Tapi gadis ini tidak bersalah.
Someone
Andalah yang tiba-tiba datang dan menjatuhkan pakaian Anda dengan sengaja. ( bela si pelayan )
Perempuan dengan dandanan menor itu menatap tajam si pelayan butik.
Dela Delia
Tahu apa kau pelayan?! jelas-jelas dia yang tidak lihat-lihat dan menabrak ku!!
Alexio William
Ada apa ini? ❄. [ datang ]
Pemandangan pertama yang Xio lihat adalah seorang perempuan dengan dandanan menor dan pakaian kurang bahan yang tengah marah-marah, tetapi bukan itu yang menjadi fokus Xio saat ini.
Novia Nathalia
Hiks... Hiks...
Alexio William
( Melirik Via )
Dela Delia
( Terpesona dengan Xio )
{ Wah, tampan sekali. }
Perempuan licik bernama Dela itu tentu saja akan langsung mencari muka di depan Xio, ia pura bersedih agar terlihat menjadi korban di sini. DASAR ******!!
Dela Delia
Tu_tuan, gadis itu telah membuang dan menginjak pakaian yang baru saja saya beli. ( terlihat sangat menyedihkan )
Dela Delia
Saya hanya ingin meminta dia bertanggung jawab, tapi dia malah menolak dan pura-pura menangis seperti itu. ( menetes kan air mata buaya )
Alexio William
( Melirik perempuan itu sekilas, kemudian melirik Via )
Novia Nathalia
[ Menggeleng pelan ]
Via gak pernah melakukan itu, dia bohong... ( lirih nya terisak )
Meski pelan, Xio tetap bisa mendengar dengan jelas lirihan gadis itu.
Someone
Tuan, nona in__ ( ingin menjelaskan )
Alexio William
[ Mengangkat sebelah tangan ]
Pelayan itu bungkam, Sedangkan Xio sudah memasang tatapan tajam pada perempuan yang saat ini tengah menangis bombaya yayaya~ di depan nya ini.
Alexio William
[ Menyentuh bahu perempuan itu ]
Dela Delia
{ Tuan ini pasti merasa kasihan pada ku dan akan membela ku. } ( tersenyum senang diam-diam )
Xio masih bisa melihat senyuman senang gadis yang terlalu kepedean itu.
Tangan Xio melingkar di leher gadis itu dan mencengkram nya kuat, atau bisa kalian sebut sebagai sebuah cekikan mematikan.
Dela Delia
Tu_tuan? [ memegang tangan Xio yang mencekik lehernya dengan kuat ]
Alexio William
Mencoba berbohong dengan ku, sama saja dengan mengantarkan nyawa mu. ❄
Ucapan Xio itu sukses membuat si perempuan gemetar karena takut.
Dela Delia
Tu_tuan, saya mohon ampun.
Dela Delia
Saya tidak bermaksud untuk membohongi Anda.
Bahkan wajah gadis itu sudah memerah karena kehabisan nafas sekarang.
Alexio William
Saya tidak akan melepaskan Anda nona. ( tersenyum manis )
Senyuman manis Xio saat ini sama sekali tidak terlihat manis, tetapi menyeramkan.
Cekik-an Xio semakin kuat, membuat perempuan itu benar-benar kehilangan nafas. Jika seperti terus, maka perempuan itu akan mati.
Via tiba-tiba memeluk Xio dari belakang, sedangkan Xio reflek menjatuhkan perempuan itu karena perempuan itu sedikit terangkan karena cekik-an nya.
Novia Nathalia
Sudah tuan, Anda bisa membunuh nya.
Novia Nathalia
Saya tidak ingin Anda menjadi seorang pembunuh. ( lembut )
Alexio William
•••• ( diam mematung )
Pelayan yang ada di sana ketar-ketir takut jika sang tuan muda yang tak tersentuh akan marah karena ada seorang gadis yang memeluk nya tiba-tiba dari belakang.
Mulai besok kembali normal guy's, aku gak sanggup kalau gini lama-lama. 😢
4 kali sehari dan 250 kata per episode.
Comments
unaa😎😎
lu asik
2023-04-29
0
Dedeh Dian
yes
2022-08-20
0
Umi Nabila aprilia
bibit cinta mulai tumbuh
2022-05-01
3