S2 Pelayan Tuan Muda Kulkas
Episode 5
Suasana di ruang makan sepi meski sudah ada 4 manusia bernyawa di sana.
Alexio William
Selamat Pagi. ❄
Semua pandangan mata teralihkan pada si sulung yang baru saja datang, sebenarnya bukan itu yang menjadi perhatian mereka, melainkan kenapa si sulung turun dengan tangga barusan?.
Axel William
Apakah lift nya rusak?.
Alexio William
[ Tak memperdulikan si bungsu dan lebih memilih untuk duduk di samping Nya ]
Novia Nathalia
[ Berdiri di belakang Xio ]
Alexa William
Oh, apakah ini pelayan baru kakak itu?. ( menatap Via tanpa kedip )
Xio hanya mengedipkan mata sekali, sebuah tanda yang membenarkan perkataan Sasa.
Alexa William
Wah, ku kira kakak akan kembali mendapatkan pelayan yang modelan nya kayak tante-tante seperti kemarin. [ menyuapkan daging kedalam mulut nya dengan garpu ]
Alice Clauren William
Kali ini Mama yang memilih, tentu saja jauh lebih bagus dari pada Papa kalian. ( membanggakan diri, kemudian melirik sinis suaminya )
Jacky Carion William
Baiklah, baiklah, Papa yang salah dan Mama benar. ( mengalah )
Jacky Carion William
{ Sabar, suami sabar jatah nya lancar. } ( mendramatisir dalam hati )
Axel William
Woah, Bunda memang hebat dalam memilih. ( puji nya )
Alice Clauren William
Oh tentu, bundanya siapa dulu?.
Axel William
Bundanya Axel!!
Alexa William
Mamanya Sasa!!
Alice Clauren William
Ehem! ( mengode Xio )
Xio memutar bola matanya malas, kemudian juga ikut menjawab.
Alexio William
Mommy nya Xio❄
Kalian tahu?, sebenarnya Alice itu kesusahan karena anaknya memiliki panggilan yang berbeda-beda untuk kedua orang tuanya. Seperti si sulung dengan panggilan Mommy-Daddy, sedangkan si tengah memanggil mereka Mama-Papa, Lalu ada si bungsu dengan panggilan Ayah-Bunda. PUSING TAHU!!
Axel William
Loh, Via ya? ( baru sadar )
Novia Nathalia
I_iya tuan muda. ( tersenyum canggung )
Axel William
Wah, ternyata kamu itu pelayan pribadi kakak yang baru.
Axel William
Kenalin, Aku Axel. Anak bungsu di sini. [ mengulurkan tangan dengan senyuman lebar ]
Novia Nathalia
No_Novia tuan. [ menyambut uluran tangan Axel dengan gemetar ]
Axel William
Santai saja, aku tidak akan memakan mu hidup-hidup kok.
Axel William
Dan, semoga betah menjadi pelayan dari kakak ku yang seperti kulkas berjalan ini ya.
Novia Nathalia
Iya tuan, saya akan berusaha. ( tersenyum manis )
Jabat tangan keduanya belum terlepas, dengan mereka yang saling memandang dari mata ke mata.
Novia Nathalia
{ Tuan Axel sangat ramah dan baik, senyuman nya manis dan dia juga tampan. }
Sesaat Via merasa jatuh dalam pesona si tuan muda bungsu yang berusia 17 tahun itu, wajah tampan yang juga terlihat cantik itu sangat menawan. Siapapun yang melihat nya pasti akan terpesona, bahkan jika itu seorang pria.
Alexio William
Ehem!! ( berdehem keras )
Alexio William
Cepat lah makan❄. ( melirik si bungsu )
Alexio William
Kau ikut aku ke kampus nanti. ❄ [ melanjutkan sarapan nya ]
Axel William
Hah?, tapi aku harus sekolah kak.
Alexio William
Aku tidak berbicara dengan mu bocah. ❄ ( menatap tajam Axel )
Axel cengo, jika tidak bicara dengan nya, lalu dengan siapa kakaknya itu berkata?. Tak mungkin bukan jika Xio mau membawa pelayan ke kampus? itu terdengar sangat mustahil jika mengingat bagaimana selama ini Xio tidak pernah membiarkan pelayan nya untuk ikut kekampus.
Alexa William
Kakak bicara dengan Via? kakak akan membawa pelayan kakak ke kampus?. ( terdengar tak percaya )
Novia Nathalia
{ Via?, ada apa dengan Via?. } ( bingung sendiri )
Alexio William
[ Mengangkat bahu acuh ]
Alexa William
Seriusly?. ( mendengus tak percaya )
Alice Clauren William
Sudahlah, kalian ini jangan ribut terus. Cepat makan dan berangkat, kalian ada kelas pagi hari ini.
Alice Clauren William
Dan Via, ayo makan bersama kami. ( tawar nya ramah )
Novia Nathalia
[ Menggeleng sungkan ]
Tidak perlu nyonya, Via tadi sudah makan di asrama kok. ( tersenyum manis )
Alice Clauren William
Benarkah?, ya sudah kalau memang begitu.
Via hanya tersenyum, kemudian para anggota keluarga William pun mulai memakan sarapan mereka.
Hanya sampai 10 menit saja, dan mereka semua telah selesai sarapan.
Alexio William
Kakak sudah selesai. ❄ [ Berdiri ]
Alexio William
[ Mengambil kunci mobil yang tergantung di dinding ruang makan ]
Tak lupa Xio menyalimi tangan kedua orang tuanya sebelum pergi kekampus untuk menimba ilmu.
Alexa William
Tunggu kak!! [ memasukan satu potong roti utuh kedalam mulut nya ]
Xio memutar bola mata jengah melihat sang adik, kemudian berkata dengan suara dingin khas nya.
Alexio William
Kekasih mu yang akan menjemput mu. ❄ [ meraih tangan Via ]
Evanza Louren
Halo semua, Evan datang!! ( berteriak memasuki ruang makan )
Pas sekali, orang nya datar setelah di bicarakan.
Alexio William
Kakak duluan. ❄ [ Menarik Via untuk ikut dengan nya ]
Evanza Louren
Eh?. [ sedikit menyingkir ketika Xio melewati nya ]
Evanza Louren
Siapa gadis itu? ( menerawang punggung Xio dan Via yang menjauh )
Axel William
Kak Zaza!. ( panggil nya )
Evan yang merasa di panggil Pun menoleh, menatap memicing pada Axel yang sudah memberikan senyuman lebar pada nya.
Evanza Louren
Apaan? ( menaikan satu alis )
Axel William
Kakak Avanza kan baik nih, punya pabrik motor sama mobil lagi. ( nyengir )
Evanza Louren
Nama gue pakai E kalau lo lupa. ( mulai jengah )
Evanza Louren
Dan sejak kapan juga gue punya Pabrik motor sama mobil. ( memicing )
Evan tuh udah males kalau Axel kayak gini, bukan apa.
Tapi masalahnya, Axel tuh suka banget nge plesetin nama Evan ke merek mobil!!.
Axel William
Hehehe, gak papa.
Evanza Louren
{ Prik ni anak. }
Axel William
Kak Zaza sama Kak Sasa kan udah pacaran nih...
Perasaan Evan mulai tak enak nih, rasanya seperti ada yang ingin menguras isi rekening nya.
Axel William
Boleh lah, pajak jadiannya itu mobil keluaran terbaru. ( tersenyum lebar )
Nah kan, habis sudah uang jajan Evan selama seminggu kalau begini caranya.
Mobil mewah Xio berhenti di sebuah butik khusus wanita.
Novia Nathalia
Ini dimana tuan?, tuan tidak ingin membuang Via di tengah jalan kan? ( mulai berpikir yang tidak-tidak )
Alexio William
Ck, dasar gadis bodoh!❄
Alexio William
Apakah kau tidak melihat di mana mobil ku berhenti sekarang?. ❄
Novia Nathalia
[ Menggeleng pelan ]
Dari jendela Via bisa melihat sebuah tempat, seperti toko baju. Entah benar atau tidak karena nama tempat itu di tulis dengan bahasa Inggris yang tidak Via mengerti.
Alexio William
Hah~ ( menghela nafas panjang )
Alexio William
Turun. ❄ ( menatap datar Via )
Novia Nathalia
[ Langsung menggeleng ribut ]
Novia Nathalia
Tuan Via janji, Via gak bakal masuk kamar tuan tanpa izin lagi. Tapi tolong jangan buang Via di sini. [ memeluk tali pengaman mobil kuat ]
Entah kenapa Via bisa berpikir bahwa kejadian pagi di kamar Xio tadi lah yang membuat laki-laki tampan itu membawanya kemari dan ingin membuangnya di tempat ramai ini.
Alexio William
Ck, cepat keluar ku bilang!! ( bentak nya )
Novia Nathalia
[ Menunduk takut ]
Oh ya Tuhan, tolong lah Xio yang kesabarannya hampir habis karena gadis yang duduk di samping nya ini.
Novia Nathalia
Tuan, Via mohon Hiks... ( tiba-tiba menangis )
Alexio William
Hah~ [ mengusap surai rambut nya ke atas kemudian memejam kan mata ]
Sekarang gadis itu malah menagis yang membuat kepala Xio tiba-tiba pening, juga merasa kasihan mendengar isakan itu.
Alexio William
{ Apakah gadis ini bodoh?, aku hanya menyuruh nya turun untuk membeli baju untuk nya. }
Alexio William
{ Tapi dia malah menagis. }
Novia Nathalia
{ Apa Via salah? Via cuma masuk ke kamar tuan. }
Novia Nathalia
{ Via tau masuk ke kamar orang tanpa izin itu salah, tapi kan Via terdesak waktu itu Hiks... }
Comments
Medina Safitri Rahmawati
... datang....
2024-01-22
0
Yuk Maenah
seru x bah
2023-06-23
0
nggak usah kepo
😂🤣🤣
2023-04-29
0