S2 Pelayan Tuan Muda Kulkas
Episode 2
Sekitar satu setengah jam perjalanan di habiskan oleh Via untuk beristirahat atau hanya sekedar melihat pemandangannya di luar jendela.
Bus berhenti di sebuah terminal besar yang di isi dengan beberapa Bus serupa yang mirip dengan Bus yang di tumpangi Via.
Novia Nathalia
Loh?, udah sampai ya.
Via berdiri membawa semua barang-barang nya untuk turun, ia berdiri di samping Bus menunggu mobil yang akan menjemput nya datang.
Tak sampai lama, datang sebuah mobil mewah berwarna putih yang menghampiri Via. Kaca mobil itu terbuka dan terlihat seorang gadis manis yang duduk di samping supir.
Windy Leana
Halo, apakah kamu Via? ( sampa nya riang )
Novia Nathalia
Ya, aku Via. ( tersenyum manis )
Novia Nathalia
Apakah kamu yang datang untuk menjemput ku?.
Windy Leana
Ya, Aku Windy. Kepala pelayan menyuruh ku kemari untuk menjemput pelayan pribadi baru tuan muda, dan ternyata itu adalah kau. ( ucap nya panjang lebar )
Windy Leana
Kau bisa masuk sekarang, kami akan membawa mu ke rumah utama.
Novia Nathalia
Baiklah, terimakasih. ( kembali tersenyum manis )
Via bergerak kebelakang, membuka pintu belakang dan masuk kedalam mobil, kemudian menutup pintu mobil.
Untung saja Via pernah beberapa kali di bawa pak de menaiki mobil, jadi dia tidak udik-udik amat lah.
Selama perjalanan hanya terdengar suara ribut dari Windy, sepertinya gadis itu sangat exid dengan kedatangan Via.
Windy Leana
Wah, akhirnya tuan muda mendapatkan pelayan pribadi yang masih muda, karena jujur aku sudah muak melihat pelayan pribadi tuan muda yang selalu jauh lebih tua dari tuan muda.
Windy Leana
Contoh kemarin pelayan tuan muda itu seorang tante-tante girang berusia 35 tahun.
Cukup ngeri juga kalau Windy mengingat bagaimana tampang genit pelayan pribadi sang tuan muda yang ke 99 itu.
Windy Leana
Kau tahu?, kau ini adalah pelayan tuan muda yang ke 100 loh Vi.
Novia Nathalia
Wah? benarkah?.
Windy Leana
[ Mengangguk ribut ]
Setiap bulan tuan muda selalu berganti pelayan.
Windy Leana
Banyak pelayan yang tidak betah, ada juga yang di pecat karena membuat kesalahan.
Windy Leana
Tuan muda itu tidak suka dengan yang namanya kesalahan, walau kesalahan itu hanya sekecil debu.
Wah, mendengar cerita datang Windy cukup membuat Via merinding. Tapi tekat gadis itu masih bulat, dan dia tidak akan menyerah begitu saja.
Novia Nathalia
{ Kenapa tuan muda ini terdengar sangat menakutkan?. } ( nyali sedikit menciut )
Windy yang menyadari bagaimana perubahan ekpresi Via sekarang pun langsung memberikan klarifikasi supaya gadis itu tidak takut.
Windy Leana
Tapi tenang saja, tuan muda itu sangat penurut pada Nyonya.
Windy Leana
Dan nyonya bukanlah orang yang kejam, beliau pasti akan membantu mu jika tuan muda sampai marah nanti.
Novia Nathalia
Apakah benar begitu?.
Novia Nathalia
Aku hanya takut jika nyonya juga tidak menyukai ku. ( cemas )
Windy Leana
Nyonya pasti menyukai mu, tenang saja.
Windy Leana
Lagi pula kamu terlihat sangat imut juga manis, dan nyonya sangat suka yang manis-manis.
Tersirat sebuah candaan dalam perkataan Windy yang sukses membuat Via tertawa.
Novia Nathalia
Kamu bisa aja ih. ( malu-malu miaww )
Windy Leana
Emang bener kok. ( terkekeh kecil )
Oh, sepertinya mereka akan langsung menjadi teman baik setelah ini.
"𝐊𝐞𝐝𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐔𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐊. 𝐖𝐢𝐥𝐥𝐢𝐚𝐦"
Mobil yang membawa Via baru saja memasuki gerbang tinggi dan besar yang terbuat dari emas itu, berjalan semakin masuk hingga berheti di pintu belakang kediaman.
Tentu saja hanya pintu kediaman!, memang nya Via siapa yang akan di basa masuk lewat pintu utama dan di sambut di sana?!.
Mobil berhenti, mereka semua turun dari dalam mobil, sedangkan tas dan barang-barang Via di bawa oleh seorang penjaga menuju kamar pelayan yang akan Via tempati.
Windy Leana
Aku akan mengantarkan mu istirahat sebentar di kamar mu, setelah itu kau bisa menghadap pada ketua pelayan.
Novia Nathalia
Baiklah, dan sekali lagi terimakasih. ( tersenyum manis )
Windy tersenyum gemas pada Via, kemudian menggandeng tangan gadis itu menuju asrama pelayan di belakang kediaman.
Windy mengantarkan Via sampai didepan pintu kamar nya, kemudian gadis itu segera berlalu untuk melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda di kediaman.
Novia Nathalia
Wah, ini kamar Via?. ( menatap kagum seisi kamar )
Kamar yang cukup luas dengan kasur empuk yang besar, untuk pertama kalinya Via melihat kamar seperti ini kecuali di kamar Bu de dan pak de nya di desa.
Ruangan kamar yang cukup besar ini bahkan sepadan dengan ruang tamu rumah Via dulu, mungkin bahkan lebih.
Novia Nathalia
[ Langsung melompat ke atas kasur ]
Novia Nathalia
Biarkan Via tidur sebentar sekarang, Via lelah.
Berhenti dulu menganggumi kamar besar ini, sekarang Via sangat lelah, bahkan untuk memberikan kabar pada sang ibu pun ia tak sanggup.
Di halaman depan kediaman sudah berjajar rapih para pelayan dan beberapa penjaga untuk menyambut kedatangan tuan muda serta nona muda mereka.
Sudah menjadi kebiasaan jika tuan muda atau sang nona muda pulang dari kampus akan di sambut seperti ini.
Mobil merah mengkilat itu terbuka, dan keluar dua orang yang sangat di hormati di kediaman ini.
Semua nya menunduk ketika kedua orang itu berjalan menulusuri karpet merah yang terbentang panjang hingga kedalam.
Someone
Selamat siang tuan dan nona muda, Nyonya telah menunggu kalian di ruang tengah.
Alexa William
Benarkah?, kami akan segera kesana kalau begitu. ❄
𝓐𝓵𝓮𝔁𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵𝓲𝓪𝓶. Gadis yang akrab di panggil Sasa ini adalah anak kedua dari Jacky dan Alice, dia juga adalah adik kembar dari Xio.
Alexa William
Ayo kak! kita segera menyusul Mama! [ menarik riang tangan Xio ]
Alexio William
Hem. ❄ [ mengikuti langkah Sasa dengan santai ]
𝓐𝓵𝓮𝔁𝓲𝓸 𝓦𝓲𝓵𝓵𝓲𝓪𝓶. Laki-laki yang kerap di panggil Xio ini adalah anak sulung dari Jacky dan Alice. Sifat nya seratus persen menurun dari sang ayah, atau mungkin dia jauh lebih kaki dari ayah nya__oh bukan karena Xio lebih suka memanggil kedua orang tuanya dengan sebutan Mom and Dad.
Comments
Idjha Lanasir
susah
2023-07-23
1
Jamila Jamila
bgus
2023-07-03
0
Jamila Jamila
bgus ceritanya
2023-07-03
0