🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
•
•
•
✨🌹💞🌹✨
"Astaga pantas saja Arka kayak gini Mama Diana nya saja seperti petasan rombeng. Bicara gak ada salam jadi gini asal semprot orang tanpa tau siapa di ujung sambung nya ini." Umpat Yudha dalam hati sedih.
Sungguh miris nasib Arka, ternyata benar kata pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohon. Sikap dan perilaku Arka di turunkan oleh orang tua nya.
Mama Diana mulut kayak petasan rombeng, Papa Beni seperti macan tutul.
Yudha berpikir apa tidak ada seorang anak tidak mengambil gen orang tua. Kenapa selalu saja ada sifat yang melekat pada diri dari gen orang tua.
📞:"Arka apa kamu dengar perkataan Mama? kenapa diam, apa mulut kamu tidak berfungsi lagi?" Maki Mama Diana sadis.
Sampai saat ini Mama Diana belum tau siapa orang di sebrang sana yang mengangkat sambungan telepon nya.
Yudha berusaha untuk berbicara tapi selalu di celah Mama Diana yang lebih dulu memotong tanpa membiarkan Yudha berkata. Sekali lagi Yudha menarik nafas kesal, begini kalau sudah berurusan dengan emak-emak tidak pernah mengalah atau membiarkan seseorang untuk berbicara meski hanya dua kata.
"Huftt untung Ini Mama Diana, kalau bukan sudah ku lempar ke planet lain." Gumam yudha menghela nafas kusut.
📞:" Hey anak durhaka apa kau di sana kenapa tidak menjawab?" Ucap Mama Diana Lagi.
📞"Hallo Tantan ini saya Yudha, Arka lagi istirahat di ruang privasi nya. HP di biarkan di meja kerja jadi gak kedengaran." Jelas Yudha.
📞:" Jadi sejak tadi Tantan bicara sama kamu, kenapa tidak kasih tau sejak awal." Kata Mama Diana menyalahkan Yudha."Ets apa kamu bilang tadi, Arka lagi istirahat?" Tanya nya Kaget mendengar pernyataan yang di lontarkan.
📞:"Iya Tan, Arka lagi istirahat." Jawab Yudha.
📞:"Sejak kapan dia istirahat?" Selidik Mama Diana Curiga bahwa Arka membohongi nya tentang pertemuan klien.
📞":" Kemungkinan sudah 2 jam, saya kurang tau jelas Tan, tadi saya menggantikan Arka bertemu klien." Jelas Yudha tidak tau apa sebenarnya terjadi.
"Anak durhaka berani nya membohongi ku apa dia sudah bosan bicara sampai harus berbohong." Gumam Mama Diana di ujung telpon masih bisa di dengar Yudha.
"Aduh gawat nih bisa kena batu kalau Arka tau aku bocorin semua ke Mama Diana." Batin Yudha meratapi nasib yang akan terjadi jika Mama Diana bicara kepada Arka.
Entah apa yang akan terjadi, sudah dapat Yudha prediksi Arka akan mengamuk seperti orang kesurupan. Yang bisa ia lakukan sekarang siap mental lahir batin.
📞:"Bangunin Arka sekarang juga!" Perintah Mama Diana tegas.
🌿🌺🌿
Aqila saat ini berada di ruangan CEO, setelah mengirim file ia di panggil menemui CEO perusahaan.
"Siang Pak." Sapa Aqila
"Siang, silakan duduk." Sahut dan menyuruh Aqila duduk.
"Iya Pak makasih." Balas.
"Saya akan langsung pada inti tujuan memanggil kamu kesini." Ucap atasan nya.
Atasan Aqila bernama Farel Damartianis Adijaya, biasa di panggil Farel. Ia anak pemilik perusahaan Altar Willian. Nama perusahaan tidak di ambil dari nama keluarga besar Adijaya karena fams william memiliki artis tersendiri.
"Di lihat dari kinerja kamu barusan tepat waktu mengirim dokumen tanpa ada sedikit kesalahan, saya memutuskan kamu yang akan menangani semua klien yang akan mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita." Ucap Farel.
Aqila tidak menyangka mendengar semua ini, betapa cepat atasannya ini memberi kepercayaan yang begitu besar pada nya.
Aqila baru dua hari bekerja di perusahaan ini, bagaimana bisa Pak Farel langsung percaya begitu saja tanpa melihat lebih lanjut kedepannya.
"Bapak yakin dengan keputusan bapak, saya baru dua hari bekerja di sini, bagaimana bisa dengan cepat bapak memberi kepercayaan yang begitu besar kepada saya." Ragu Aqila menerima ini, ia sadar diri belum pantas menerima kepercayaan sebesar ini.
"Kenapa kamu ragu, apa wajah saya terlihat becanda?" Tanya Farel
"Bukan begitu Pak, saya tidak pantas menerima semua ini, bapak bisa pilih yang lain jangan saya." Tolak halus Aqila.
"Ini sudah keputusan saya tidak bisa di tolak." kata Farel tanpa mau di bantah.
Aqila mendengar atasan nya mengeluarkan klimask pusaka mau tidak mau mengiyakan saja, dari pada di pecat.
Zaman sekarang susah mencari kerjaan di kantoran dengan modal ijasah SMA. Banyak bahkan rata net perusahaan menerima karyawan dengan modal ijasah Sarjana semua.
"Baik Pak." Pasrah Aqila tidak dapat menolak lagi selain mengiyakan.
"Yah sudah sekarang kamu bisa keluar, nanti akan saya email apa saja yang harus kamu lakukan. Oh iya besok kita ada pertemuan dengan klien siapkan dokumen kerja sama jangan sampai ada kesalahan karena klien kita ini bukan orang sembarangan." Ucap Farel memperingati Aqila.
"Baik Pak, apa ada lagi yang mau bapak sampai kan sebelum saya keluar?" Tanya Aqila memastikan sebelum keluar dari ruangan Farel.
Entah kenapa Aqila merasa sangat nyaman berada di dekat Farel, entah perasaan apa ia sendiri tidak tau. Yang ia tau saat ini berada di dekat Farel membuat ia bebas berekspresi, bahkan ia tidak sungkan bertanya. Jika biasa nya Aqila akan sedikit canggung dengan atasan atau orang baru, tapi kali ini berbeda Aqila sama sekali tidak merasa seperti itu.
"Tidak ada sekarang kamu bisa keluar!" Balas Farel.
Perjalanan menuju ruangan Aqila berpikir kenapa ia merasa jaman dengan atasan yang baru ia kenal. Naksir apa iya, Farel pria yang tampan, tinggi badan 180 cm, mata bulat berwarna coklat, hidung mancung dan rambut acak ke samping kanan dengan gaya terbaru artis korea. Wanita mana yang tidak jatuh cinta sama ketampanan Farel sudah ganteng tajir pula anak pemilik perusahaan.
Aqila belum tau sekaya apa atasan nya ini, Ia hanya mendengar dari karyawan lain keluarga Pak Farel asli Indonesia, karena ada problem mereka memutuskan untuk tinggal menetap di Korea.
Kedatangan dan bangun nya perusahaan Altar Willian di Indo semata ingin mengembangkan lagi agar di kenal jauh oleh kalangan masyarakat dan kolega bisnis.
"Aduh kenapa dengan diriku ini. Ayo sadar Qila kamu sudah menikah jangan memikirkan pria lain sebelum kamu benar-benar tidak ada hubungan sama pria arongan itu." Gumam Aqila menyadarkan diri sendiri, semua karyawan menatap Aqila bermonolog sendiri berpikir pasti Aqila baru di marahi.
Aqila binggung kenapa semua pasang mata karyawan menatap diri nya, apa ada yang salah dengan dirinya atau penampilan, perasaan tadi baik-baik saja kenapa sekarang berubah.
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ.......
✨_______________🌼🌼🌼_______________✨
🥀 Berada di dekat mu terasa nyaman bagai kita adalah satu. Apa pantas aku mencintaimu meski aku memiliki suami. 🥀~~~By: Aqila💞
...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....
...Bantuan jempol mu membantu author untuk semangat menulis....
...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 289 Episodes
Comments
Siti Muyasaroh
mungkin Farel saudara nya aqila
2024-10-25
0
Siti Muyasaroh
mungkin Farel saudara nya aqila
2024-10-25
0
Danifa
munkin farel sodranya aqila
2024-01-20
0