"Mulai sekarang stunt man akan menggantikanku saat scene romantis saja! Saat scene pertarungan, biarkan aku saja yang turun tangan sendiri!" ucap Zen seenak jidatnya sendiri.
Permintaan Zen kali ini sungguh membuat orang-orang yang sedang berada di lokasi shooting melongo kembali. Mata mereka membelalak, sementara mulut menganga cukup lebar.
Bagaimana mungkin seorang aktor utama malah melakukan adegan berbahaya tanpa stunt man? Sementara pada adegan romantis malah memakai seorang stuntman? Hello Li Zeyan ... Belum pernah sekalipun terjadi kisah seperti ini seumur hidup di belahan dunia manapun di dunia acting! Ini semua hanya terjadi di dalam hidupmu! Konyol sekali! Atau lebih tepatnya authornya yang konyol.
"Bagaimana mungkin bisa seperti itu? Apa kau serius dengan ucapanmu barusan, Zen?" sutradara A Meng terlihat begitu tak mengerti dengan permintaan Zen yang baru saja dia lontarkan begitu saja. Keningnya mengkerut dan masih menatap Zen dengan bingung.
"Tentu saja aku serius, Pak Sutradara!" sahut Zen dengan tegas dan begitu percaya diri. "Perkataanku lebih berharga dibanding dengan sebuah kontrak tertulis! Karena aku adalah Kagami Jiro!" imbuhnya tanpa sadar.
Ya elah ... Salah sebut merk! Gagal keren dong Zen! Kamu itu sekarang Li Zeyan, seorang idol nomor 1!
"Ha? Siapa Kagami Jiro?" celutuk salah satu crue Tv kebingungan. Sementara yang lainnya juga sangat kebingungan melihat tingkah Zen hari ini. Dan mereka saling berbisik satu sama lain.
"Siapa itu? Apakah Kagami Jiro si pemimpin dari Doragonshadou?" pertanyaan itu terlontar oleh sutradara A Meng kali ini.
Hhm ... Ternyata sutradara A Meng mengenal sosok Kagami Jiro. Namun dia belum pernah bertemu dengannya secara langsung. Dia hanya pernah mendengar beritanya saja dan mengetahui sedikit tentangnya.
Zen melengos menatap sutradara A Meng dengan senyum lebar. Namun belum sempat Zen mengatakan sesuatu, kak Kai segera menghalangi niat Zen.
"Setelah terbangun dari koma, Zen memang menjadi sedikit berubah. Dia terlihat begitu mengidolakan Kagami Jiro si pemimpin Yakuza terbesar di Jepang, Doragonshadou!" jelas kak Kai dengan ramah.
"Oh ... Seperti itu rupanya!" sahut sutradara A Meng sambil mengangguk-anggukkan kepalanya menandakan dia paham. "Tapi yang barusan itu memang cukup keren! Aku menyukainya!" imbuhnya dengan senyum lebar.
"Setelah beristirahat 45 menit, kita akan melanjutkan scene berikutnya. Sekarang semua boleh bubar." ucap sutradara A Meng lagi.
Mereka semua bubar, kecuali Zen dan kak Kai. Mereka masih terduduk di kursi dan terlihat masih menikmati minuman dingin mereka.
"Zen ..." ucap kak Kai setelah mereka hanya berdua saja.
"Hhm ..." sahut Zen dengan malas. Dia bersandar dengan kepala sedikit mendongak ke atas dengan mata terpejam. Kedua tangannya disilangkannya di depan dadanya. Sementara kedua kakinya dia luruskan saling bertumpuk satu sama lain, dan menggerak-gerakkan salah satu telapak kakinya.
"Katakan padaku! Sebernarnya apa yang sudah terjadi? Karena kamu sungguh seperti bukan Zen yang selama ini aku kenal."
"Hhm? Bukankah dokter sudah mengatakan semua tentang apa yang sudah menimpaku?" sahut Zen begitu santai dan masih memejamkan matanya.
"Amnesia? Mungkin alasan itu masih masuk akal dan bisa diterima jika memang benar kamu benar-benar mengalami amnesia dan sedikit lupa dengan kehidupanmu. Namun tiba-tiba saja kau berubah menjadi seperti petarung yang begitu hebat! Itu yang tidak aku mengerti, Zen!" kak Kai masih memperhatikan Zen dengan seksama.
Secara visual dia memang benar-benar adalah Zen. Wajah, tubuh, bahkan suaranya. Namun kepribadiannya sungguh sangat berubah drastis. Bahkan seperti orang lain saja.
Zen tidak menjawab ucapan kak Kai, ternyata dia malah tertidur begitu saja. Walaupun sedang shooting outdoor, namun angin berhembus dengan sangat semilir. Mungkin saja Zen sedikit mengantuk dan lelah saat ini.
"Dasar! Aku malah dicuekin dan tidur begitu saja bocah ini ..." keluh kak Kai sedikit mendengus. Kak Kai segera mengambil sebuah barang pipih di dalam saku pakaiannya yang sudah berbalut dengan sebuah jaz keabuan.
"Kak ..." ucap Zen tiba-tiba. Namun matanya masih terpejam.
"Kau tidak tidur rupanya ya ..."
"Cari tau siapa yang menyebarkan video itu! Temukan dia dimanapun dia berada! Dapatkan IP orang itu, maka itu akan lebih mudah!" perintah Zen tiba-tiba. "Sebenarnya aku bisa saja mencarinya dan menemukannya sendiri! Tapi aku sedang malas!" imbuhnya lagi.
Ya. Aku sedang malas melakukan peretasan! Karena masih ada yang harus aku lakukan sekarang ini! Tubuh bocah satu ini masih perlu banyak dilatih! Aku akan membuatnya menjadi lebih kuat dengan beberapa latihan! Dengan begitu semua akan sempurna!
Batin Zen dengan sudut-sudut bibirnya yang mulai ditariknya membentuk sebuah senyuman manis.
"Tenang saja! Kakak sudah mulai menyelidikinya. Seorang hacker sudah mulai mencari tau tentangnya. Hanya saja dia memakai akun palsu, dan IP yang mereka pakai adalah sebuah warung internet. Jadi masih butuh waktu untuk menemukan pelaku itu! Tapi tenang saja, sebentar lagi kita akan menemukannya!" ucap kak Kai seadanya.
"Setelah menemukan pelakunya, langsung beritahu aku dan jangan laporkan dia ke polisi dulu! Aku akan sedikit memberinya sedikit pelajaran!"
"Hufft ... Kau benar-benar berubah, Zen!"
"Setidaknya dengan begini semua akan menjadi lebih baik! Suatu masalah harus segera kita selesaikan dulu agar tidak menimbulkan masalah yang lainnya lagi! Belajarlah dari pengalaman! Tidak ada gunanya selalu melarikan diri ..."
"Whoa ... Sekarang Li Zeyan sudah berubah menjadi lebih dewasa ya." kak Kai mulai menggoda Zen kali ini.
"Karena aku memang seorang pria dewasa, kak Kai! Selalu berpakaian rapi setiap hari dan selalu dihormati semua orang. Hanya saat turun tangan sendiri saja aku akan melepas pakaian rapiku." gumam Zen pelan.
Lagi-lagi Kai dibuat melongo setelah mendengar perkataan Zen.
"Ini bocah benar-benar sudah sakit otaknya!" gumam kak Kai pelan.
...⚜⚜⚜...
...Hallo selamat pagi sahabat Never Say Good Bye. Semoga kalian dalam keadaan sehat wal afiat ya....
...Bagaimana dengan novel terbaru ini? Sampai bab ini bagaimana nih tanggapan kalian mengenai karya terbaru dari Anezaki Igarashi Ricky? Sebuah ide dan alur yang sedikit unik dan tentu hanya di dunia fantasi ya. Hehe ......
...Novel ini aku publish karena adanya dukungan dari beberapa teman tersayang. Setelah beberapa saat Author down karena sesuatu, mereka terus ada dan memberikan support untukku. Terima kasih untuk kalian semua! Aku menyayangi kalian!...
...Reader tersayang, jangan lupa ya untuk selalu mendukung Zen dan Kagami Jiro hingga mereka bisa kembali ke tubuh mereka masing-masing. Atau jangan-jangan mereka tidak akan bisa kembali ke tubuh masing-masing? Bagaimana nasib keduanya jika memang seperti itu?...
...Ikuti terus kisah mereka yang tentu kocak namun juga menegangkan....
...Jangan lupa untuk :...
...Like...
...Comment...
...Vote...
...Gift, apabila mampu....
...Terima kasih dan salam hangat dari author....
...♡♡♡♡♡...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 365 Episodes
Comments
ℛᵉˣ𝓐𝔂⃝❥ 𝙹𝙸𝙽 ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
siap kk Author , dukungan yg terbaik dari kami pastinya
2024-08-15
2
ℛᵉˣ𝓐𝔂⃝❥ 𝙹𝙸𝙽 ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
lah malah ketiduran Zen nya parah🤣
2024-08-15
2
ℛᵉˣ𝓐𝔂⃝❥ 𝙹𝙸𝙽 ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
eh kok keceplosan 😅😅
2024-08-15
2