^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Bryan masuk ke kamar nya dan dia melihat Wilo yang nampak tertidur di tempat tidur, jangan lupakan pakaian sekolah nya yang belum di ganti, dan entah kenapa melihat itu membuat Bryan merasa aneh.
Karena merasa aneh dengan sikap Wilo Bryan pun akhirnya menelpon Nobles, di keluar dari kamar dan berjalan menuju balkon.
"Halo"
"Ada apa tuan?"
"Mulai besok pekerjakan seseorang untuk mengikuti kemanapun Wilo pergi."
"Apa nyonya besar tau?"
"Tidak, dan sebaiknya kau diam atau aku akan membuat mu lembur lagi!"
Tut!
Panggilan dengan sengaja di matikan sepihak oleh Bryan.
Dan saat masuk ke kamar Bryan tidak melihat Wilo, itu membuatnya bingung.
"Kemana dia?" gumam Bryan mencari keberadaan Wilo.
Dan setalah mencari di kamar nya, sampai toilet pun takalah di lihat ternyata Wilo ada di ruangan bekerja nya.
Gadis itu duduk di kursi dengan posisi kepala yang di simpan di meja belajar.
Ehk..
Bryan kaget mendengar suara isakan.
"Ada apa?" tanya Bryan mendekat.
Wilo mendengar suara itu, dia melihat ke sumber suara dan mengusap air matanya.
"Ngapain ke sini?" tanya Wilo menutupi kesedihannya.
"Ini ruangan ku, seharusnya aku yang bertanya kenapa kau di sini" Bryan balik bertanya.
Dan Wilo kembali tidak bisa menahan tangis nya hingga akhirnya air mata nya kembali menetes dan itu di lihat oleh Bryan.
"Pergilah! biarkan aku di sini sendiri" kata Wilo kembali menangis.
Padahal dia sudah menahan nya, tapi rasanya air mata nya terus ingin mengalir Wilo terus merasa sesak di dada nya padahal Iki bukan penolakan pertama untuk nya.
Dia sudah sering di perlakukan tidak baik oleh kedua orang tuanya, dan bodohnya lagi dia masih tetap berharap bisa di cintai kedua orang tua nya.
Bryan masih diam di tempat nya, dia juga melihat Wilo yang terlihat sangat kacau.
"Bodoh hiks! kau bodoh Wilo hiks.. kenapa! kenapa kau selalu menjadi gadis cengeng seperti ini!" Wilo menampar pipi nya sendiri berulang kali.
"Apa yang kau lakukan!" Bryan kaget dan langsung mendekati Wilo.
Tapi Wilo malah bangkit dari tempat duduk nya dan saat akan melangkah tiba-tiba tubuhnya tidak seimbang, kepalanya terasa pusing Wilo lupa jika dari pagi sampai jam 5 sore dia belum makan.
Brukkk !
Wilo pingsan ke pelukan Bryan, dan melihat itu Bryan langsung memangku tubuh Wilo dan membawanya ke kamar nya.
Di rebahkan dengan perlahan Wilo, Oma datang karena mendapatkan kabar pingsan Wilo dari pelayan yang di suruh mengambilkan air hangat oleh Bryan.
"Kau apakan dia sampai menangis seperti ini?" tanya Oma dengan wajah mengintimidasi.
"Aku tidak melakukan apapun Oma!" sahut Bryan dengan kesal.
"Kau bohong, lihat cucu manis ku menangis seperti ini, dia terlihat emosional seperti ini" Oma mengusap kepala Wilo, suara nafas Wilo nampak tidak beraturan dan itu membuat Oma cemas.
Beberapa menit berlalu dokter yang di telpon Jody sampai, Oma menyuruh Jody untuk membuat kan bubur.
"Bagiamana?" tanya Oma panik.
Bryan sebenarnya juga panik, tapi dia lebih bisa menutupi kepanikan nya, karena yang dia pikirkan hanya saat Wilo menampar diri sendiri.
"Kondisi nona saat ini sangat lemas nyonya seperti nya nona melupakan makan pagi dan siang nya, nona juga tidak boleh emosi karena jika itu terjadi syaraf nya akan terganggu, mental nona saat ini sangat buruk nyonya." jelas dokter.
Dan penjelasan itu cukup membuat Oma kaget, dia tidak menyangka jika Wilo memiliki penyakit mental yang sangat serius.
Pun sama dengan Bryan yang juga kaget dengan penjelasan dokter itu, dia merasa Wilo yang keras kepala dan nakal hanya tameng untuk menutupi kelemahan nya.
"Lakukan apapun untuk membuat cucu saya sembuh dok." kata Oma sangat sedih.
"Untuk sementara nona tidak boleh di buat marah-marah atau kesal, dan sebentar lagi suster akan mengirimkan infus untuk nona karena kondisi nona sekarang sedang lemah" lanjut dokter.
Setelah dokter pergi datang suster yang memasangkan selang infus di tangan Wilo, Oma melihat kondisi Wilo saat ini benar-benar merasa gagal.
"Maafkan aku Wirawan maafkan aku" gumam Oma merasa bersalah.
Dan suara Oma terdengar oleh Bryan.
"Oma pergilah dan istirahat, aku akan menjaga nya." kata Bryan.
"Kau tidak akan membuat mental Wilo terguncang kan?" tanya Oma khawatir.
"Oma aku tidak sejahat itu!"
Hufh
"Baiklah, jaga dia.. jangan biarkan dia sedih hibur dia, Wilo istrimu dia penyempurna hidup mu!"
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Trisna
sedih tapi ada kemajuan dengan Bryan
2024-01-21
1
Qaisaa Nazarudin
Jangan menyakiti dan memaksa diri sendiri Wilo,Kamu sudah besar,Sekarang sudah punya keluarga baru, kamu abaikan mereka semua, Biar suatu saat nanti mereka yg akan menyesali sikap mereka selama ini ke kamu,Kamu harus tunjukkan ke mereka,Kamu juga bisa hidup tanpa mereka..
2023-10-02
2
Nie Yanie
samp nangis bacanya nyesek inget anak sendri
2023-06-28
1