^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Bryan keluar kamar mandi dengan pinggang yang terlilit handuk, dan dia melihat Wilo yang tiduran dengan posisi tubuh yang sangat tidak mencerminkan seorang gadis, bagaimana tidak kaki dan tangan nya dengan sengaja di rentangkan sehingga ranjang besar nya penuh dengan tubuh Wilo.
"Lama-lama kalau aku punya istri seperti dia bukan nya senang malah tambah setres." gumam Bryan sambil memijat pelipisnya yang tidak pusing.
Mata Bryan di buat kaget dengan apa yang dia lihat, di mana rok Wilo agak naik dan itu memperlihatkan CD nya yang berwarna pink.
Hufh..
"Apa dia benar-benar akan menguji kesabaran ku!" Bryan ingin mendekati Wilo, tapi terhenti karena sebuah ketukan pintu.
Tok..tok..
"Iya.."
"Nyonya besar menyuruh tuan dan nona untuk segera turun." suara Jody di belakang pintu.
"Bilang pada Oma aku akan turun nanti saat makan malam." balas Bryan.
"Baik tuan." suara Jody tidak terdengar lagi.
Bryan duduk di pinggir ranjang, dia mengambil ponsel baru nya yang di beli Nobles tadi.
Lalu mengusap layar ponselnya.
"Halo!"
"Ya tuan."
"Jemput aku satu jam lagi."
"Tuan akan keluar?"
"Menurut mu?"
"Baik tuan."
Tut.
Panggilan nya terputus sepihak.
Bryan mendekati almari dan tanpa ragu dia melemparkan handuk nya ke arah Wilo, dan tepat mengenai pantat Wilo, menutupi bagian bokong nya yang memperlihatkan CD pink itu.
Pas Wilo membuka matanya dan Wilo sangat di buat syok dengan apa yang di lihatnya sekarang, di mana Bryan sedang memakai boxer nya tapi tentu bukan itu yang menyita perhatian nya.
"Astaga pait pait pait, gila ihkk nggak mau pait pait!" batin Wilo sambil memejamkan matanya karena melihat belalai Bryan.
Dan saat Wilo membuka mata nya lagi dia di buat kaget lagi, bagiamana tidak kaget di mana sekarang Bryan sudah memakai boxer tapi berada tepat di depan nya.
"Kau memang ratu drama ya!" Bryan memicingkan mata nya ke arah Wilo
Hah?
"Amit! nggak ada ya, yang ada aku tu jijik melihat itu kamu yang gede!" Wilo melihat Bryan dari atas sampai bawah lalu bergedik ngeri.
Di kepalanya kembali terbayang saat pria itu membuka baju, sungguh demi apa Wilo ingin berteriak geli.
Bryan menyelesaikan untuk memakai pakaian nya, lalu mengambil ponsel yang ada di laci dan mendekati Wilo.
"Ini ponsel bekas untuk mu." kata Bryan memberikan ponselnya bekas nya beberapa bulan lalu pada Wilo, sedangkan dirinya sendiri memakai ponsel yang baru karena ponselnya di rusak oleh Wilo.
Wilo menerima nya dengan bingung, kenapa tiba-tiba pria Arogant itu menjadi baik padanya, bahkan memberikan ponsel untuk nya.
"Wah Boba." Wilo kaget menghitung empat kamera nya.
Saat masih memiliki kartu kredit saja Wilo tidak semudah itu bisa membeli ponsel, di hanya bisa membeli yang kamera nya tiga karena pengeluaran nya selalu memiliki batas.
Mama dan Papa nya akan mengomeli nya jika dia menghamburkan uang, Wilo memang terkenal anak orang kaya oleh Dewi dan Mela, tapi jelas-jelas kehidupan Wilo tidak seperti yang di bayangkan kedua teman nya itu.
"Besok kau akan sekolah, di antar supir pribadi." kata Bryan lagi.
"Baik." menjawab singkat dan lebih fokus pada ponselnya.
Meski barang bekas tapi ponselnya masih bagus, dan Wilo tau itu karena tidak ada goresan sedikitpun di layar nya ataupun di casing nya, semuanya masih terlihat bagus dan seperti baru.
"Btw terimakasih, nah seperti ini baik kan jadi nggak perlu nguras emosi terus." Wilo membenarkan posisi nya menjadi duduk lalu melirik Bryan.
"Apa lagi?" Bryan seolah tau tatapan penuh harap Wilo.
Wilo tersenyum, lalu memberikan ponselnya.
"Hotspot dong, nggak ada kartu perdana, nggak ada Kouta ya nggak seru lah." ucap nya tanpa malu.
Hufh..
Untuk pertama kalinya seorang Bryan menuliskan kata sandi WiFi di rumah nya, dia benar-benar telah merasa turun derajat nya karena tingkah Wilo yang seenaknya.
"Sudah!" Bryan memberikan ponselnya kembali pada Wilo.
"Makasih." kata Wilo lalu bangkit dari tempat tidur dan duduk di sopa.
Wilo mendownload beberapa aplikasi yang dia sukai, dari game aplikasi kirim pesan, ojek online, dan banyak lagi yang lain nya.
Sesekali Wilo tertawa karena melihat hal yang lucu yang sekarang melewati beranda akun sosial medianya.
Dan apa yang di lakukan Wilo di lihat oleh Bryan yang tiba-tiba ngeri melihat tingkah Wilo.
"Tidak mereka berbeda, Kira lebih lembut di bandingkan gadis itu." batin Bryan yang membandingkan Wilo dengan wanita gebetan nya di masa lalu.
"Punya akun sosial media nggak? saling follow yuk biar nambah followers" ajak Wilo santai dan tidak mendapatkan sahutan dari Bryan.
Tiba-tiba Wilo ingat nam pangan Bryan, dia langsung mengetik nama suaminya di kolom pencarian.
Dan..
"Waw 20k!" kaget Wilo tidak percaya.
Lain dengan Bryan yang acuh, dan nampak terlihat fokus pada layar ponselnya.
"Pasti beli followers, haha udah ketebak muka-muka orang so cool gitu ya pasti dapat potongan harga followers kan?"
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Juan Sastra
ngakak ngakak deh
2023-12-15
2
Erika Darma Yunita
ya ampun mulutnya...klo ngomong 🤭🤭🤭🤭suka bener🤣🤣🤣🤣🤣
2022-09-19
3
Karuhei
ceritanya seruuuu😍😍😍
2022-06-26
1