^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Kakek Wirawan di kuburkan di belakang Villa, itu keinginannya agar selalu dekat dengan Almrhum istrinya yang juga di makam kan di belakang Villa.
Wilo masih sedih, dan Wilo menyalahkan semuanya pada Bryan dan Oma Mona, karena sebelum kedatangan mereka kakek nya masih baik-baik saja.
"Aku akan ke kota, jika kau mau ikut maka berkemaslah" kata Bryan yang masuk ke kamar.
Wilo tidak menjawab, dia masih tetap duduk memeluk kaki nya di dekat pecahan kaca.
Kesal karena Wilo diam saja Bryan langsung keluar lagi, dia berjalan mendekati Oma nya yang sedang minum teh hijau bersama Jody dan Nobles.
"Oma aku pulang!" Bryan masih berjalan.
"Istri mu ikut?" tanya Oma Mona.
"Tidak, dia ingin di sini." balas Bryan.
"Itu tandanya kau juga harus di sini." sahut Oma Mona sambil meminum teh hijau nya.
Bryan menggelengkan kepalanya.
"Aku pria sibuk Oma, aku tidak punya waktu untuk menghabiskan waktu ku di tempat ini." tolak Bryan.
Dan jawaban itu membuat Oma Mona kesal, cucu nya itu terlalu acuh dan tidak bisa melihat kesedihan orang sekitar.
"Kau akan tetap di sini sampai satu Minggu ke depan, dia istrimu dan tugas mu adalah untuk membuatnya mau ikut pulang dengan mu." Oma Mona menjeda ucapan nya.
Mata nya melirik Nobles dan Jody yang diam.
"Nobles kau bisa menghendel semua urusan perusahaan selama satu Minggu bukan?" lanjut Oma Mona.
Dan Nobles hanya mengangguk.
"Tuh urusan perusahaan ada Nobles." Kata Oma melirik Bryan.
"Oma!" Bryan mengeram kesal.
"Tidak ada penolakan, kakek Wirawan sudah menitipkan cucu nya pada mu, dan sekarang ini Wilo adalah istri mu jadi kau harus menemani nya di saat sedih." tegas Oma Mona lagi.
"Nobles bawakan koper Bryan, dan kau Jody siapkan kamar untuk Bryan dan Wilo tidur." lanjut Oma melirik dua asisten nya.
Jody dan Nobles langsung melakukan perintah Nyonya besar nya, dan melihat itu Bryan semakin kesal karena Oma nya selalu memiliki cara untuk membuatnya berada di dalam masalah.
"Oma aku akan pulang!" Bryan berjalan ke arah pintu.
"Tidak! jika kau pulang Oma yakin kakek Wilo akan bergentayangan dan mencekik mu, huh.. kau di sini temani istri mu!"
Dan setelah semaunya beres Oma Mona benar-benar meninggalkan Bryan di Villa, pun sama dengan Jody dan Nobles yang ikut pulang membuat Bryan benar-benar kesal bukan main.
"Sial!" umpat Bryan yang kini di dalam kamar nya.
Tidak ada jaringan internet membuat Bryan semakin kesal.
Untuk tahlilan semuanya di serahkan ke pengurus masjid dan panti asuhan terdekat, dan itu di urus oleh Mona karena tau jika kondisi Wilo saat ini masih terpukul.
Tepat pada tengah malam Wilo yang baru keluar dari kamar nya itu berjalan mencari makanan di meja makan.
meski sedang sedih Wilo juga tidak melupakan isi perut nya karena itu kebutuhan utama.
"Villa ini terlihat sangat sepi, kakek benar-benar pergi ternyata." Wilo menghembuskan nafas nya kasar.
Wilo makan dengan wajah sedihnya, dia benar-benar sendirian saat ini dan tidak akan ada lagi orang yang perduli dengan nya.
Untuk pernikahan? Wilo tidak benar-benar serius untuk hal itu, apalagi sekarang dirinya di tinggalkan sendirian.
"Aku akan memulai hidup ku lagi kek, maafkan aku." Wilo yang selesai makan beranjak dari duduk nya, dan pergi ke kamar nya lagi.
Wilo akan memutuskan untuk pulang di pagi hari.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Trisna
aduh sama-sama tidak menyukai
pernikahan mereka
2024-01-21
1
yivone
3344
2022-06-21
2
Sri Arini
jatuh cinta baru tau lu bram
2022-05-10
6