Setelah mengantarkan pesanan kue Buk RW, Alisha pergi ke sekolah. Hari ini sekolahnya akan melakukan perjalanan ke wisata Cipanas Garut.
" Alisha buruan naik nanti kamu ketinggalan" teriak salah satu temannya.
Alisha segera naik keatas bus. Ia duduk di kursi yang masih kosong. Karena dia terlambat datang, kursi bagian depan dan juga tengah sudah terisi. Dan sekarang hanya tersisa kursi bagian belakang.
" Kamu nggak mabok perjalanan kan?"
" Nggak. Kenapa?"
" Nggak apa-apa. Kalau kamu mabok, kantong plastiknya ada di sana"
" Oh, makasih"
Bus sekolah melaju meninggalkan pelataran sekolah. Lambaian tangan kepala sekolah dan juga para guru, mengantarkan kepergian murid kelas satu.
Alisha melihat setiap bangunan yang dilewati oleh bus sekolah. Mulai dari gedung, serta rumah-rumah megah pun terlihat sangat bagus dilihat dari atas bus itu.
Ia kepikiran sama neneknya yang tinggal di kontrakan. Walaupun ia sudah meminta tetangganya untuk melihat sang nenek, tetap aja dia khawatir.
Alisha ingat bagaimana nenek memintanya untuk ikut pergi bersama teman-temannya pergi ke Garut. Walaupun dirinya sudah bilang tidak akan pergi, tapi sang nenek terus memaksanya untuk pergi.
Mudah-mudahan nenek baik-baik saja, sampai Alisha kembali.
Untuk mengusir rasa jenuh beberapa murid mengadakan permainan. Ada juga yang sibuk mengadakan live di media sosialnya. Dan ada yang asik bermain game di ponsel mereka masing-masing.
Alisha tersenyum melihat teman-temannya yang menyapa penggemarnya di sosial medianya. Mereka sudah seperti YouTubers di luar sana.
" Hei cewek kismin! penggemar gue mau kenalan sama Lo nih?" kata salah satu teman Alisha yang memang terkenal sombong itu.
Ia mengarahkan ponselnya ke arah Alisha. Bukan marah atau tersinggung Alisha malah tersenyum pada penggemar temannya itu.
" Hallo" sapa Alisha sambil tersenyum.
Para penggemar itu bukannya benci malah memuji kecantikan Alisha. Bahkan komentar pujian itu sangat panjang. Dan itu membuat teman Alisha kesal. Ia langsung menyudahi acara live nya.
" Wah kamu hebat Alisha, mereka semua memuji kecantikan kamu" kata teman yang duduk di sebelah Alisha.
" Iya, bahkan kamu dibilang lebih cantik dari Bella"
Bella tambah kesal karena rencananya ingin mempermalukan Alisha, tapi justru dialah yang dipermalukan. Bella pun kembali ke tempat duduknya dengan perasaan kesal.
...***...
Rombongan SMA Tunas Bangsa berhenti sejenak. Karena sopirnya ingin pergi ke toilet. Para siswa siswi pun menggunakan kesempatan yang sedikit itu untuk menghirup udara segar diluar termasuk empat sekawan.
" Eca selfie yuk " ajak Adele.
" Yuk"
Adele segera mengambil ponselnya. Ia mulai mengambil berbagai macam pose. Axel dan Farel geleng-geleng kepala melihat kedua wanita cantik itu.
" Nanti kita upload ke akun sosmed kita ya, biar keluarga kita bisa melihatnya " kata Adele.
" Hhhmm"
" Axel, Farel. Sini foto bareng yuk?"
" Nggak, kalian berdua aja" kata Farel.
" Ayo, nanti kita posting di sosmed" kata Adele sambil menarik tangan Farel dan juga Axel.
Mau tidak mau kedua cowok tampan itupun ikut ber-selfie bersama kedua cewek cantik itu. Mereka bahkan tidak malu-malu mengikuti gaya kedua gadis cantik itu.
" Wah keren-keren semua nih fotonya. Jadi bingung mau upload yang mana?"
" Ngapain bingung, upload aja semuanya" kata Alexa.
" Jangan lupa tag nama gue" kata Farel.
" Siap bos"
Adele mengirim semua foto mereka tadi ke ponsel Alexa. Setelah itu barulah ia meng-upload semua foto yang mereka ambil tadi di akun sosmed miliknya.
Axel merasa ada yang mengikuti gerak-gerik mereka. Ia pun mengedarkan pandangannya ke seluruh tempat itu. Tapi ia tidak melihat apapun di sana.
" Lo kenapa?" tanya Farel.
" Sepertinya ada yang memperhatikan kita"
" Dimana?" tanya Farel sambil melihat sekelilingnya. " Nggak ada. Mungkin perasaan Lo aja kali "
" Mungkin"
" Guys kembali ke mobil yuk" kata Alexa.
" Yuk"
Keempat sekawan itu kembali masuk ke dalam bus. Karena sebentar lagi mereka akan melanjutkan perjalanan.
Axel kaget karena tempat duduknya ada yang menempatinya. " Maaf Kak ini tempat duduk saya"
" Saya tau. karena itu saya duduk di sini" kata Rian.
Ya orang yang menempati tempat duduk Axel tadi adalah Rian. Wakil ketua OSIS.
" Silakan kalau kakak emang ingin duduk di sana. Biar saya yang pindah. Yuk Eca" kata Axel sambil menggandeng tangan saudara kembarnya.
" Alexa duduk sama saya di sini" kata Rian sambil menahan tangan Alexa.
Alexa kaget karena Rian menahan tangannya. Begitu juga dengan Kevin dan siswa lainnya. Mereka tidak menyangka kalau wakil Ketos itu suka sama Alexa.
Kevin melihat kondisi sudah mulai memanas, untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan, ia segera menengahi kedua lelaki itu.
" Rian, tolong kembali ke tempat duduk Lo " kata Kevin.
" Vin, gue--"
" Kembali ke tempat duduk Lo. Jangan cari keributan"
Rian tidak bisa membantah ucapan sahabat sekaligus ketua OSIS. Ia kembali ke tempat duduknya semula. Sedangkan Axel dan Alexa tetap duduk di kursi mereka tadi.
" Tuh wakil Ketos salah minum obat apa ya" kata Farel.
" Tau tuh, main pegang anak gadis orang sembarangan " kata Adele.
" Untung Kak Kevin datang, kalau nggak habis tu wakil Ketos sama si Axel"
" Bener banget. Dia nggak tau siapa orang yang dijadikan lawan"
" Mungkin dia pikir karena dia wakil Ketos, dia bisa menindas kita yang notabenenya adik kelasnya"
" Tapi sayangnya kita bukan anak-anak yang lemah. Jika ditindas akan diam saja"
" Setuju. Sepertinya wali Ketos itu ingin mengibarkan bendera perang sama Axel"
" Sepertinya begitu. Mungkin karena Axel dekat sama Alexa" kata Adele.
" Ya wajar lha dia dekat. Wong dia saudara kembarnya Alexa"
" Iya, tapi yang tau mereka saudara kembar kan cuma kita berdua"
" Apa jangan-jangan wakil Ketos suka Eca lagi"
" Jangan ngaco "
" Emang Lo nggak denger tadi. Kalau dia mau duduk berdua sama Eca. Makanya dia duduk di tempat duduk Axel"
" Benar juga. Apa dia berpikir Axel saingannya cintanya?"
Farel dan Adele pun tertawa. Mereka tidak menyangka kalau wakil Ketos itu akan berpikir seperti itu.
" Gue pengin liat reaksi dia nanti kalau tau mereka berdua saudara kembar"
" Pasti dia akan jantungan"
" Asal nggak mati mendadak aja" kata Adele.
Mereka kembali tertawa membayangkan reaksi Rian nanti. Sungguh mereka berdua menantikan momen itu.
Alexa menenangkan saudara kembarnya. Ia tau sekarang Axel sedang menahan emosinya. Wakil Ketos itu benar-benar menguji kesabaran saudara kembarnya itu.
Axel ingin sekali melepaskan emosinya dengan menghajar wajah wakil Ketos itu. Dengan begitu barulah ia akan tenang.
" Nih minum dulu"
Ia mengambil air mineral yang diberikan Alexa padanya. Ia meneguk air mineral itu sampai habis tak bersisa.
" Kalau dia melakukan hal seperti tadi lagi. Aku nggak akan segan lagi memukul wajahnya itu"
Alexa hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju. Karena ia juga tidak suka dengan sikap wakil Ketos itu.
To be continue.
Reader terzayang Axel minta vote sama hadiahnya ya 🤗🤗
Happy reading 😚😚
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 461 Episodes
Comments
Pujiati Fathir
nando di pasangin sama alisha aja thor
2023-01-14
0
princess
axel kmu terlalu tamfan mugkin sbagian cwe suka...🤣🤣🤣😋😋😋
2022-08-20
0
🍒⃞⃟🦅Pisces
astaga ganteng benarr jodonya org🤭
2022-07-26
0