" Kamu disini?"
" Iya. Yuk makan siang dulu"
" Bukannya kamu makan siang bareng Ikbal?"
" Nggak. Aku mau makan siangnya bareng kamu aja"
" Ya udah terserah kamu aja"
Jihan pergi ke pantry untuk menyiapkan makan siang yang sudah ia pesan tadi. Ia membeli makanan favorit Nando. Ia berharap dengan perhatiannya selama ini bisa mengetuk hati lelaki tampan itu.
" Kenapa kamu nggak temani Ikbal makan siang?"
" Jangan membahas tentang Ikbal lagi " kata Jihan sambil memasukkan steak kedalam mulut Nando.
Nando mengunyah daging yang sudah masuk kedalam mulutnya. Ia melirik wanita cantik yang ada di hadapannya. Wanita itu terlihat cantik, dan sempurna. Tapi entah kenapa jantungnya tidak bisa berdegup kencang saat berada didekatnya.
" Kenapa kamu liatin aku terus? ntar naksir lho?"
" Kenapa kamu nggak berhenti Ji?"
" Karena aku mencintai kamu Nan "
" Tapi aku nggak punya perasaan apapun sama kamu"
" Aku tau, jadi biarkan aku mencoba untuk mengetuk pintu hati kamu"
" Itu akan sia-sia Ji"
" Kita belum mencobanya"
" Aku tidak ingin membuat kamu terluka"
" Kalau kamu nggak mau aku terluka maka beri aku kesempatan"
" Ji, jangan seperti ini. Jangan memaksakan diri. Jangan biarkan persahabatan kita hancur hanya karena cinta. Bukankah lebih baik kita bersahabat saja?"
" Aku ingin hubungan kita lebih dari sahabat. Jadi please? beri gue kesempatan untuk masuk ke hati Lo?"
Nando menghela nafasnya. Wanita yang ada dihadapannya itu tidak mau menyerah. Padahal ia sudah menolak.
" Baiklah, aku beri kamu satu kesempatan. Aku beri waktu satu bulan. Jika dalam satu bulan kamu tidak bisa membuat aku jatuh cinta sama kamu. Aku harap kamu berhenti untuk mengejar aku "
" Terima kasih. Aku akan pergunakan kesempatan ini dengan baik. " Dan aku pastikan kamu akan bertekuk lutut padaku.
" Hhmm"
Nando berharap Jihan menepati janjinya. Karena ia tidak tau apakah kesempatan yang ia berikan ini baik atau tidak untuk hubungan persahabatan mereka.
...***...
Waktu istirahat sudah selesai, para siswa siswi yang mengikuti MOS kembali kelapangan. Mereka akan mendengarkan pengumuman untuk MOS besok pagi.
" Selamat siang semuanya. Baiklah, besok adalah hari terakhir kita MOS. Jadi kegiatan kita besok diluar sekolah. Kita akan pergi hiking ke Gunung Papandayan" kata Kevin.
Semua peserta MOS bersorak gembira. Begitu juga dengan empat sekawan. Terutama Alexa. Ia sudah lama ingin pergi jalan-jalan, tapi kedua orang tuanya masih sibuk. Jadi ini kesempatan yang bagus.
" Mungkin kita akan menghabiskan waktu tiga hari pulang pergi. Persiapkan diri kalian, jaga stamina dan jangan lupa istirahat yang cukup. Jadi saat berangkat nanti kalian tidak loyo" kata Rian.
" Kalian minta izin sama orang tua kalian dulu. Nanti kami akan berikan suratnya. Kalau orang tua kalian setuju, maka tanda tangan suratnya. Setelah itu suratnya kalian kumpulkan kembali pada kami. Sampai disini kalian mengerti"
" Mengerti Kak"
" Sebelum saya tutup, kalau ada yang mau ditanyakan silakan?" kata Kevin.
" Kak, saya mau bertanya?" kata salah seorang siswa.
" Ya silakan"
" Kita bawa tenda sendiri-sendiri dari rumah atau sekolah yang nyediain?"
" Pertanyaan bagus. Untuk masalah tenda, kita pakai tenda sekolah. Kan kalian kemarin sudah belajar cara memasang tenda. Jadi besok kalian cukup bawa pakaian, peralatan mandi dan juga peralatan lainnya yang kalian perlukan"
" Bawa Snack boleh nggak Kak?" tanya Diva.
" Boleh. Tapi kalau mau bawa, jangan cuma untuk diri sendiri. Bagi teman-teman juga" kata Citra.
" Tenang Kak. Kalau masalah itu mah kecil buat aku"
" Baiklah, nanti kami akan berikan surat undangannya pada kalian. Nanti kalian kasih liat ke orang tua kalian masing-masing. Setelah di tandatangani, kalian kumpulkan besok pada kami"
" Kalau suratnya besok dikumpulkan, lalu kita berangkatnya kapan Kak?"
" Kita berangkatnya siang. Jadi bagi kalian yang suratnya sudah di tandatangani. Malamnya langsung kalian masukkan keperluan kalian ke dalam tas. Mengerti"
" Mengerti Kak"
Anggota OSIS pun membagikan surat izin ke mereka semua. Masing-masing mendapatkan satu surat izin.
" Kira-kira mommy sama daddy ngizinin kita pergi nggak ya?"
" Sepertinya nggak. Kan kamu tau bagaimana ketatnya mommy sama daddy"
" Kalau kalian berdua tidak dapat izin. Apalagi gue?" kata Adele.
" Sama gue juga" kata Farel.
" Gue harus bisa membujuk mommy sama daddy " kata Alexa.
" Coba aja, kan kamu ratu drama. Jadi kamu buat drama mogok makan atau apalah. Nanti mommy sama daddy pasti kasih izin"
" Ntar deh aku coba"
Semua siswa siswi sudah mendapatkan surat yang akan mereka perlihatkan kepada orang tua mereka masing-masing.
" Semuanya sudah dapat surat?" tanya Kevin.
" Sudah Kak "
" Bagi siswa atau siswi yang tidak membawa surat persetujuan orang tuanya, kami tidak bisa membawa kalian pergi. Karena acara ini resikonya sangat besar. Makanya kami perlu izin dari orang tua kalian. Paham?"
" Paham Kak"
" Baiklah untuk hari ini kita cukupkan sampai di sini. Sampai jumpa besok"
Para anggota OSIS pun meninggalkan lapangan. Sepeninggal anggota OSIS, para siswa siswi kelas 1 langsung heboh. Suasana yang hening berubah seperti lebah.
" Izin gue tergantung sama Lo berdua" kata Farel pada Adele.
" Kenapa sama kita?" tanya Alexa.
" Karena nyokap bokap gue akan kasih izin kalau mommy sama daddy Lo kasih izin"
" Benar juga. Nanti gue sama Eca akan usahakan untuk dapat izin itu"
" Kita harus dapat izin itu. Karena gue pengen banget liat bunga edelweis" kata Alexa.
" Gue juga" kata Adele.
" Bilang aja kamu mau selfie terus upload ke akun media sosial" kata Axel.
" Tuh kamu tau. Aku pengin pamerin ke semua keluarga besar"
" Dasar tukang pamer"
" Biarin! pokoknya kita harus mendapatkan izin dari mommy. Demi melihat bunga edelweis"
" Baiklah sekarang saatnya kita pulang" kata Axel.
" Let's go "
Keempat sekawan itu langsung berjalan menuju parkiran. Mereka tidak sabar ingin bertemu dengan orang tuanya. Sepanjang jalan, Alexa memikirkan cara untuk meminta izin pada mommy dan Daddy-nya nanti.
" Adele, kamu mau ikut sama aku atau sama Axel?"
" Aku ikut sama Axel deh. Lagian cuaca udah mulai panas, mana aku nggak bawa jaket lagi"
" Benar juga, ntar kamu berubah jadi Adele guling lagi. Ya udah, kalau gitu gue duluan ya?"
" Kenapa nggak bareng aja" kata Axel.
" Kamu jalannya lambat kek siput"
" Biar lambat asalkan selamat"
" Gue mau mampir ke supermarket dulu. Mau beli camilan untuk dibawa besok"
" Mommy sama daddy belum kasih izin kita untuk pergi. Kamu udah main beli camilan aja"
" Ibarat kata pepatah nih yah ' sedia payung sebelum hujan "
" Benar apa yang dibilang Eca. Gue titip ya, camilannya?" kata Adele.
" Tenang, karena sahabat lo ini cantik baik hati dan tidak sombong. Maka lo akan gue beliin Snack yang banyak"
" Eca memang yang terbaik"
" Tentu saja. Ya udah. gue duluan ya"
" Hati-hati" kata Axel.
Alexa menganggukkan kepalanya.
Alexa melajukan motornya meninggalkan saudara dan juga sahabatnya. Tak berselang lama saudara kembarnya itu pergi, Axel pun melajukan mobilnya meninggalkan parkiran sekolah.
To be continue.
Happy reading 😚😚
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 461 Episodes
Comments
Kikan dwi
sweet bgt twins
2023-08-05
0
Umbrok
nando sama yang lain aja
2023-06-01
1
princess
nando sma qw aja call me😉😉😉😉
2022-08-20
1