Hari masih terlalu pagi, mentari pagi bahkan belum siap keluar dari peraduannya.
Ye Chen yang baru saja selesai mengembalikan stamina dan kekuatannya tampak duduk ditemani Qin Gang.
"Tuan muda... apakah tidak sebaiknya ditunda saja, alu lihat anda sepertinya sangat lelah." Qin Gang agak kuatir juga yang melihat Ye Chen sejak semalam terus bekerja mengisi Qi pada kristal ungu.
"Tidak apa, tenang saja.. nah panggil dua orang kesini." Yang dimaksud Ye Chen adalah dua orang yang akan bertugas menempatkan kristal ungu pada titik-titik formasi di pemukiman musuh.
"Serangan fajar, kita akan membuat mereka kalangkabut dengan serangan mendadak ini. Aku yakin orang-orang itu tidak akan sempat mengatur strategi.
Tidak lama kemudian, dua orang yang di maksud datang.
"Ambil ini simpan dan jaga baik-baik, setelah melihat aray muncul nanti, kalian bergegaslah, tempatkan kristal ini di titik formasi." Ucap Ye Chen pada mereka. Lalu mengatakan untuk tetap tenang.
"Kristal itu akan bereaksi jika sudah dekat dengan titik formasi, jadi tidak usah kuatir kalau kalian lupa dimana titik itu berada."
"Siap tuan muda.." Kata mereka.
Menjelang pagi, aula kultivator sudah dipenuhi oleh mereka yang siap berangkat. Tampak wajah-wajah tegang terlihat dari setiap orang yang ada di sana.
Seratus lima puluh melawan enam ratus, hampir mustahil. Meskipun keselamatan mereka terjamin dengan adanya token teleportasi, tetap saja misi ini sangat berbahaya, tidak ada yang bisa menghindari kematian cepat.
Ye Chen berdiri di depan pasukan kecilnya, memberikan arahan singkat.
"Sekali lagi aku ingatkan pada kalian, token yang ada di tangan kalian itu bukan pajangan. Aku tidak mau ada korban jiwa di pihak kita, jadi jangan memaksakan diri. Hancurkan token itu jika sudah tidak sanggup lagi." Kata Ye Chen.
"Nah kalian bersiaplah, jangan lengah dan tetaplah waspada. Orang-orang yang kita sayangi masih menunggu kita di rumah, mari kita hancurkan mereka yang akan mengganggu desa kita tercinta.' Lanjut Ye Chen lagi memberi semangat.
"Sun Yi dan Sun Li kalian bawa mereka semua ke pemukiman perwakilan dagang, ketua Song juga akan kesana membantu kalian secara diam-diam."
Perhitungan Ye Chen ini bukan tanpa alasan, kelompok perwakilan dagang tidak mempunyai banyak kultivator, biasanya mereka menyewa saja jika memerlukan jasa kultivator.
Pada dasarnya kelompok ini adalah pedagang, bukan tidak mau berlatih atau malas berlatih tapi kesibukan mereka menuntut untuk memiliki sedikit waktu, nah waktu yang sedikit ini mereka pergunakan untuk hal-hal lainnya.
Kenapa harus latihan, kalau butuh kultivator tinggal sewa saja beres, pikir mereka. Seperti saat sekarang, mereka menyewa kultivator tingkal Langit tahap menengah.
Yang terkuat di antara mereka adalah ketua perwakilan dagang, ketua ini di tingkat Langit awal. Yang tidak Ye Chen perkirakan adalah kultivator yang mereka sewa, Ye Chen tidak menyangka kultivator yang Perwakilan dagang sewa adalah kultivator Langit awal.
Sepertinya Ye Chen meremehkan kekuatan perwakilan dagang, Ia pikir hanya kultivator Bumi puncak yang mereka sewa.
Bukan tidak memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi tapi minimnya informasi dari luar membuatnya kesulitan.
Ia pikir akan cukup sulit mencari kultivator Langit, tapi nyatanya tidak demikian. Keadaan tiga benua yang berangsur-angsur membaik membuat banyak kultivator baru, muncul di permukaan. Mereka yang biasanya ikut berperang banyak yang menganggur tak ada pekerjaan lain.
...
Ye Chen dan Qin Gang tampak santai berjalan pemukiman lalu berhenti di tengah, di antara dua wilayah.
Tak ada yang melihat jelas apa yang Ye Chen dan Qin Gang lakukan, pemukiman sekte dan perwakilan dagang hampir menyatu, tak ada batas yang jelas.
Penjaga sekte menganggap Ye Chen adalah orang perwakilan dagang dan begitu juga sebaliknya, perwakilan dagang megnggap mereka adalah orang sekte. Ditambah cuaca pagi yang memang masih remang.
Ye Chen berjongkok dan meletakkan kedua telapak tangannya, menyentuh tanah.
"Formasi buka.. " Ucapnya pelan.
Aray tipis muncul mengelilingi seluruh pemukiman, Ye Chen tetap menahan tangannya di tanah.
"Kalian cepatlah, pasang kristal itu.." Gumam Ye Chen seolah dua orang yang memasang kristal ada si dekatnya.
Qin Gang yang melihat Ye Chen sedikit kuatir, keringat jagung mulai terlihat di dahi Ye Chen dan kalau diperhatikan lagi, tangan yang menyentuh tanah sedikit bergetar.
Dengan sigap Qin Gang mengeluarkan pil pemulih dan memasukkannya ke mulut Ye Chen.
"Tuan muda.. "
Ye Chen hanya menggangguk pelan. Menelan pil yang Qin Gang berikan.
Qin Gang mengepalkan tangannya, apa yang di lakukan dua orang itu, kenapa tidak cepat melakukan tugasnya. Pikir Qin Gang.
Di luar pemukiman, dua orang yang bertugas memasang kristal berpencar menuju titik formasi di dua wilayah saat melihat aray.
Wilayah perwakilan dagang tidak ada masalah tapi wilayah sekte yang memang penjagaannya lebih kuat terjadi masalah.
Saat akan memasang kristal terakhir, ada petugas yang memergokinya.
Karena panik, Ia malah berlari menyerang menyerang petugas jaga. Perkelahian tak dapat dihindarkan, suara ribut-ribut ini mengundang penjaga lain datang.
"Berhenti..!!" Petugas yang datang berteriak menghentikan perkelahian.
"Senior, aku melihat orang ini mencurigakan, ketika aku tegur, dia malah menyerangku." Ucap petugas jaga.
"Senior, ini salah paham, aku dari perwakilan dagang tidak ada maksud apa-apa." Bantah orang Ye Chen.
"Apa yang di lakukan orang perwakilan dagang di sini?" Ucap petugas yang menghentikan perkelahian yang ternyata adalah komandan jaga.
"Ah itu, aku petugas jaga dari perwakilan dagang, malam tadi kami sedikit berpesta dan pagi ini aku berniat kembali untuk lepas tugas, sepertinya aku tersasar sampai di sini." Kat orang Ye Chen berusaha meyakinkan komandan jaga.
Komandan jaga yang terlihat masih curiga bertanya lagi.
"Lalu kenapa kau menyerang petugas di sini? dan apa itu _menunjuk kantong_ benda apa yang bercahaya itu?"
Sedikit panik, orang Ye Chen mengeluarkan kristal yang mengeluarkan sedikit cahaya karena dekat dengan titik formasi dari kantongnya.
"Oh ini kristal, cantik bukan? Kalau senior mau, aku masih memiliki beberapa di pondokku.
Yang ini akan aku berikan kepada wanita yang semalam menemaniku."
"Senior maaf, kepalaku masih agak pusing, mungkin pengaruh dari arak. Aku kira senior ini musuh yang menyamar jadi aku menyerangnya.
Oh ya senior, sebagai permintaan maaf, aku mengundang anda, datanglah nanti malam. Aku akan menyiapkan jamuan spesial untuk senior."
"Baiklah, lupakan kejadian ini dan ingat janjimu." Kata komandan jaga sambil tersenyum lebar dan pergi.
Melihat petugas jaga yang masih berdiri ditempatnya, Orang Ye Chen lalu berkata lagi.
"Senior anda juga datanglah, persediaan jamuan spesial kami cukup banyak."
Mendengar ini, petugas jaga berbalik dan pergi, tidak lupa Ia mengatakan jangan sampai tidak menepati janjinya malam ini.
"Huff hampir saja, memang godaan jamuan spesial sangat menggoda iman hehe..." Orang Ye Chen lalu meletakkan kristal di titik formasi dan berlalu bergabung dengan teman-temannya.
Ye Chen yang terus menahan titik pusat formasi akhirnya merasa lega, Ia lalu mengambil kristal di cincinnya dan meletakkannya pada titik pusat formasi.
Wungg..
Suara dengungan titik-titik formasi berdengung sebentar lalu berhenti.
"Selesai.. " Gumam Ye Chen yang kembali menelan pil pemulih.
Qin Gang yang masih setia di sampingnya turut bernafas lega.
...
"Senior, apa yang terjadi?" Patriark sekte yang merasakan sesuatu keluar terburu-buru dari kamarnya, firasatnya mengatakan sesuatu yang buruk akan terjadi.
"Tidak apa, tenanglah. Kita lihat siapa yang berani mengusik di sini. Akan kuhadiahkan kepalanya kalau Ia berani muncul dihadapanku." Yang patriark panggil senior adalah kultivator Langit tengah yang di sewa perwakilan dagang.
Ia dengan bangganya berkata tidak masalah. Dialah yang harus mereka takuti karena menurut keterangan patriark tadi malam, tingkat Langit awal adalah tingkat tertinggi yang ada di desa.
Pria ini tersenyum melihat seluruh langit di dua pemukiman tertutup aray.
Aray dari segel formasi yang Ye Chen buat memang sangat halus tapi tidak cukup halus bagi seorang tinkat Langit, satu tingkat di atas Ye Chen.
"Segel formasi, menarik sekali orang ini tapi sayang hari ini dia akan pulang hanya nama, terkubur di dalam segelnya sendiri hahaha.. "
Patriark juga ikut tertawa.
Pemukiman perwakilan dagang, kultivator desa masuk ke dalam formasi dan bergerak cepat membunuh setiap orang yang mereka temui tanpa terkecuali.
Bergerak dengan kelompok dua orang menebar kematian senyap. Prediksi Ye Chen mengenai kondisi pemukiman perwakilan dagang memang tepat, serangan mendadak ini tidak sempat membuat mereka melakukan banyak perlawanan berarti.
Sudah lebih dari setengah anggota perwakilan dagang tewas, saat sebagian kultivator desa merangsek ke tengah pemukiman, mereka dikejutkan dengan ledakan energi dari ketua perwakilan dagang.
"Kurang ajaar...! Kalian semua akan membayar ini dengan nyawa kalian.
Ketua perwakilan dagang melesat cepat memukul kultivator desa terdekat. Lima orang terluka parah, ketua perwakilan dagang tidak melihat lagi ketika mereka memecahkan token.
Ia terus mengejar dan menghajar sampai salah satu pukulannya tertahan.
"Eh, apa yang....
Belum sempat Ia berkata, ia merasakan angin pukulan didekatnya. Beruntung Ia masih sempat melompat ke belakang.
" Aku lawanmu.. " Ketua Song muncul.
"He ketua Song, apa apa ini? kenapa kalian menyerang kami..? ingatlah kami sudah memberikan banyak kristal ungu pada desa sebagai jaminan." Teriak ketua perwakilan dagang.
"Jangan banyak omong, kau kira kami tak tau niat busukmu itu." Kata ketua Song.
"Langkah angin.. "
Ketua Song bergerak cepat, tak mau menyia-nyiakan waktu.
"Tebasan pedang angin.. "
Siluet pedang tipis menghantam ketua perwakilan dagang dari jarak dekat.
Tapi Ia bisa menghindar karena sejak awal sudah waspada.
"Tapak merah.. Perisai pedang merah... "
Ketua perwakilan dagang melompat jauh ke belakang, menghantam tapaknya dan memasang perisai.
Tangan yang memegang pedang bergetar, keringat dingin membasahi dahinya.
Meskipun sama-sama di tingkat Langit, tapi perbedaan dua tahap bukanlah sedikit. Perbedaan ini mulai menunjukkan hasilnya.
"Langkah angin kedua.. "
Kembali ketua Song meningkatkan serangannya, mengejar dengan sangat cepat.
Tusukan dan tebasan pedang putihnya tak memberi ketua perwakilan dagang kesempatan, sesekali terlihat Ia menaburkan serbuk halus ke udara.
"Hah apanya yang racun tak tertandingi, dasar orang tua bodoh." Kata ketua perwakilan dagang yang kesal karen serbuk racun darah tak mempan.
Bukan racunnya yang tak berpengaruh tapi karena semua kultivator termasuk ketua Song sudah meminum pil penawar racun darah.
Ketua Song menaikkan tempo serangan sampai batas maksimal, gerakannya semakin ceoat, beberapa kali pedangnya sudah berhasil melukai lawan.
"Tebasan pedang angin, tahap puncak.. "
Wuss...
Angin kencang bertiup, siluet pedang tipis yang sangat banyak tertutup oleh angin kencang bergerak cepat.
"Perisai merah.. "
Perisai berwarna merah menutupi seluruh tubuh ketua perwakilan dagang yang mini telah terkurung angin dan.. Krakk.. perisai retak.
Aaaaahh...
Pedang putih tampak menembus dada ketua perwakilan dagang.
Melihat kematian ketuanya, semangat tempur kelompok perwakilan dagang menurun. Sayangnya perintah Ye Chen sangat tegas, bunuh semua yang bernafas.
"Cepat bereskan semua, waktu kita tidak banyak.. " Perintah ketua Song kemudian duduk memulihkan staminanya.
Di pemukiman sekte, Qin Gang dan sepuluh rekannya juga mengamuk. Bergerak dengan langkah angin membunuh siapapun yang terlihat.
Tak mau ketinggalan, Ye Chen yang sudah pulih mengeluarkan pedang hitamnya dan mulai melakukan pembantaian.
Jika ada jasad yang tak utuh, bisa dipastikan itu ulah Ye Chen.
Berbeda dengan yang pemukiman perwakilan dagang, di pemukiman sekte ini, Qin Gang dan sepuluh rekannya bergerak sendiri-sendiri.
Hari sudah terang, bau anyir darah memenuhi udara.
Qin Gang dan sepuluh rekannya menghadapi setidaknya tiga ratusan anggota sekte ditambah lagi dengan anggota sekte darah yang meskipun jumlahnya hanya sekitar lima puluh tapi sangat merepotkan.
Kultivasi anggota sekte racun ini hanya di tingkat Emas tapi racun yang kerap mereka sebarkan membuat mata sedikit perih.
Bantuan pil penawar yang telah diminum tidak serta merta bisa menolak racun yang beragam. Sangat merepotkan.
Untungnya, anggota sekte darah ini tidak perduli mana kawan mana lawan, banyak anggota sekte yang jadi korban racun mereka.
"Mundur semua..!! "
Teriakan keras patriark sekte, menghentikan pertarungan, Qin Gang dan sepuluh rekannya juga mundur.
"Hehe.. apa kalian berpikir kami akan diam saja, tidak memiliki rencana apa-apa? he kalian sungguh meremehkan kami. Lihat sekelilingmu.
Qin Gang dan sepuluh rekannya kini terkurun di tengah, rupanya secara tidak sadar mereka dipaksa berkumpul.
Suara tertawa di selingi suara lolongan kawanan serigala, menambah suasana makin mencekam. Bahkan pil pemulih yang Qing Gang telan terpaksa Ia serap sambil berdiri, jangan ditanya lagi luka ditubuh mereka. tak ada satupun dari mereka yang tidak terluka.
"Lepaskan serigala-serigala itu." perintah patriark.
Terkurung di tengah, sebelas kultivator membuat lingkaran kecil menghadang gerombolan serigala. Yang terluka segera ditarik temannya masuk ke tengah untuk memulihkan diri.
"Hm bagus juga taktik kalian." Ucap patriark sekte.
"Panggil serigala lepaskan panah."
"Lepaskan pisau... lepaskan serigala, panggil serigala."
Patriark ini seolah mendapat mainan baru saja, sambil terawa-tawa terus, Ia berulangkali memberi perintah serangan.
Qin Gang dan rekannya terluka parah, bahkan berdiripun harus ditopang dengan pedang. Sementara persediaan pil pemulih sudah habis.
"Saudara Qin Gang senang bisa bertarung bersamamu." Sun Yi memberi hormat dengan mengepalkan tangan di depan dada.
Melakukan hal sama, Qin Gang lalu berkata.
"Saudaraku semua, aku Qin Gang, merasa sangat terhormat bisa bertempur di sisi kalian dan mati demi kalian.
"Tidak saudara Qin, aku yang akan mati demia kalian." Sahut yang lain di ikuti yang lain.
"Kalau begitu, mari mati bersama.. Demi desa Ye..!"
"Hoo demi desa Ye..!!" Teriakan serempak Qin Gang dan rekannya terdengar sangat kuat. Anggota sekte dan aliansinya mau tak mau bergetar juga mendengar ini.
Hening...
"Bodoh..! bukankah sudah kukatakan jangan mati!?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 413 Episodes
Comments
Siti Khadijah
knpe bab 20 tak boleh buka audio 🤔🤔🤔
2025-01-19
0
K4k3k 8¤d¤
💟🤞🏽💟🤞🏽💟🤞🏽💟🤞🏽💟
2024-03-25
3
K4k3k 8¤d¤
mantab thor lanjut terus update sampai tamat ditunggu sama para reader yang setia menanti mu update kembali
2024-03-25
1