16. Kisah ini.

"Dimana Netta?" tanya Bang Yudha.

"Yud.. sumpah. Kali ini aku tidak tau dimana dia..!!" jawab Bang Winata.

"Tolong kamu cari informasi tentang Rico. Dimana dia sekarang" pinta Bang Yudha.

"Entah kenapa aku kehilangan akses tentang dia"

"Rico? Kamu tau tentang Rico?" tanya Bang Winata.

"Iya"

"Tapi dia hanya mantannya Netta pot"

"Benar, tapi mereka terpisah karena salah paham dan kurang komunikasi.. apalagi tidak sengaja aku membuatnya hamil. Rico sedang ada tugas luar. Tapi tak satu pun anggota yang bisa membocorkan dimana keberadaan dia terkait prosedur keamanan" ucap Bang Wira sendu.

"Aku sudah mau mati kepikiran adikmu itu." Bang Yudha mematikan sambungan teleponnya. Ia menunduk dan menangis. Sekuatnya dirinya menghadapi dunia ini, hanya satu yang membuatnya begitu lemah. Arnetta.. sudah membuatnya bertekuk lutut.

Bang Yudha menyambar minuman keras di tangannya sampai tak berapa lama Bang Ubed masuk ke dalam ruangan.

"Ya Allah Bang.. kenapa bisa jadi begini? Abang adalah panutan saya. Abang pria paling memotivasi semangat saya, tapi kenapa Abang jadi selemah ini??" tegur Bang Ubed.

"Masihkah kamu berpikir logis saat hatimu tidak baik-baik saja? Anak dan istri Abang di luar sana. Entah bagaimana keadaannya." ucap Bang Yudha masih memiliki kesadaran.

"Kamu tidak akan pernah tau mengapa hatimu tertuju pada satu titik. Yang perlu kamu tau.. cinta itu ilmu ikhlas. Ikhlas yang tidak semudah kau mengucapkannya"

***

"Siap salah..!!!!"

"Tidak sesuai dengan harapan..!! Hamil sama siapa kamu??? Kamu masih dalam ikatan dinas..!! Belum menikah" tegur Komandan bagian Intel pusat.

"Keluar kamu..!! Mulai sekarang kamu bukan bagian dari kami lagi..!!"

"Siap Komandan.. terima kasih" Netta menahan tangis sekuatnya. Kehamilannya yang semakin terlihat membuat dirinya menjadi gunjingan dan omongan orang.

:

Bang Winata berpikir keras. Dimana ia bisa menemui Netta. Ia pun menemui jalan buntu sama seperti Bang Yudha apalagi dirinya mendapat kabar dari Bang Ubed kalau keadaan Bang Yudha saat ini sangat memprihatinkan. Suka mabuk-mabukan, semakin kurus tak terawat, tak begitu fokus dalam pekerjaannya. Sehari-hari hanya menatap layar laptop dan ponsel. Makan saja harus diingatkan salah seorang anggota, tak jarang para anggota melihat Bang Yudha menangis atau sudah terkapar di dalam ruang kerjanya.

"Lama-lama Yudha bisa gila" gumam Bang Winata.

"Pikirannya pasti kalut dan tidak bisa berpikir jernih. Aku akan coba cari info dari pergerakan group Intel"

...

"Kalau memang tidak kuat lagi menahan beban mu.. bilang sama Abang dek. Melihatmu seperti ini juga buat Abang bingung." tegur Bang Rico melihat Netta hanya diam tak mau bicara apapun sejak keluar dari ruang komandan tadi.

"Kenapa Abang masih terus mengurusi Netta, Abang tau Netta ini seperti apa" jawab Netta.

"Saat pertama kamu menemui Abang dan mengatakan semuanya. Abang tau kamu sudah bersuami karena ada cincin di jari manismu. Abang lebih mengenal siapa kamu dek, dan Abang tidak akan terpengaruh apa kata dunia tentang mu. Bagi Abang.. kamu yang terbaik" ucap Bang Rico.

"Dek.. apakah kamu masih ada hati sama papanya si kecil?" tanya Bang Rico.

Netta terdiam. Hanya ada linangan air mata menjawab segalanya.

"Abang akan merebut hatimu kembali. Jika suatu saat nanti hatimu tetap tidak bisa menerima hadirnya Abang. Siap tidak siap.. Abang akan mundur" kata-kata Bang Rico sungguh mengena dalam hati Netta.

"Ada bahu dan dada ini untuk tempatmu bersandar. Lepaskan semua..!! Abang akan dengarkan..!!!"

"Awalnya Netta sangat kehilangan Abang, tapi juga begitu sakit hati menyangka Abang menduakan Netta. Setiap malam Netta ke club malam dan mabuk disana. Setiap malam Netta di kawal satu orang yang saat itu merupakan kepercayaan papa"

Kening Bang Rico berpikir keras. Dalam lingkaran kerjanya.. ia paham betul pekerjaan anggota dari setiap group. Group yang tidak pernah di ketahui Netta sekali pun karena hanya intern anggota. Denyut nadi berdetak kencang memikirkan satu nama dan itu membuatnya sangat geram

"Siapa nama pengawalmu" tanya Bang Rico memastikan.

"Orion" jawab Netta.

Astagfirullah hal adzim..

Nafas Bang Rico seakan terhenti, matanya terpejam kuat sampai tanpa sadar menitikkan air mata, tangannya mendekap erat Netta namun mengepal sangat kuat. Sebelah tangannya lagi meraba dadanya yang begitu sakit menembus jantung.

"Apa itu sebabnya kamu hamil sama Orion?"

"Iya. Malam itu Orion juga mabuk. Sampai baru kami sadari pagi itu sudah tidak memakai apapun lagi" jawab jujur Netta.

"Kesalahan Netta ini tidak bisa di maafkan khan Bang?"

"Ada baiknya jangan mengingat semua ini lagi. Itu hanya bagian dari masa lalu. Sekarang hiduplah untuk masa depanmu dan masa depan anakmu ini...!!" ucap Bang Rico tak ingin menunjukan rasa sakitnya.

"Abang kenal Orion?" tanya Netta.

"Iya.. Abang kenal. Orion itu.. seniornya Abang. Bang Yudha" jawab Bang Rico.

Netta semakin terisak-isak mendengar nama itu, Bang Rico pun semakin memeluk nya erat. Kini bibir nya terasa kelu. Pikirannya melayang menerka banyak hal.

Lawan ku Bang Yudha? Seceroboh itukah Bang Yudha? Tapi.. Jika Bang Yudha pria yang baik, kenapa Netta lari darinya? Apa selama ini memang sifatnya buruk?? Logikanya kalau Bang Yudha memberi kenyamanan.. tidak mungkin Netta pergi.

"Kamu mencintai dia?" tanya Bang Rico.. benih yang sudah tumbuh dalam rahim Netta sedikit banyak pasti menimbulkan rasa.

"Netta membencinya" jawab Netta namun jawaban itu tak lantas membuat Bang Rico langsung percaya begitu saja. Jelas sekali Netta menyimpan perasaan nya begitu dalam.

Apa yang sudah terjadi antara kamu sama Bang Yudha? Apa Bang Yudha menyakitimu? Abang akan cari tau dek. Jika memang Bang Yudha tidak menginginkan kamu lagi.. masih ada Abang yang akan selalu ada untukmu.

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Araya Raya

Araya Raya

lanjut kak ceritamu bikin penasaran...

2022-01-13

1

Yane Kemal

Yane Kemal

Aduh memihak ke mana ya, Rico atau Wira?

2022-01-13

1

Ken Zie

Ken Zie

😭😭😭

2022-01-13

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!