10. KECEMBURUAN BRENDA

Peringatan Noah kepada istrinya, untuk tidak lagi mempertanyakan mendiang istri pertamanya Kayla. Naya yang tidak ingin berdebat hanya mengangguk. Mereka akhirnya sepakat untuk tidak membahas lagi hal yang sama.

Ketika Kanaya tidak lagi mempermasalahkan tentang ibu si kembar, timbul hal baru yang membuat gadis ini menjadi jengah. Setiap kali ada kesempatan ia sendiri, Naufal selalu datang tiba-tiba mendekatinya dengan memperlihatkan gaya tengilnya.

Kanaya yang lagi menyusui bayinya di kamar baby kembar, dikejutkan dengan kedatangan Naufal yang tiba-tiba, hingga membuat Naya begitu kaget dan buru-buru menutupi dadanya yang setengah terbuka.

"Apakah Anda tidak punya sopan santun Naufal?" tanya Naya dengan menatap tajam mata Naufal.

"Saya hanya ingin melihat ponakan kembarku, apakah ada masalah nona Kanaya yang cantik?" godanya lagi membuat Naya buru-buru bangun dari tempatnya duduk sambil menggendong baby Zein.

"Jelas ini sangat bermasalah dan aku merasa sangat terganggu." Ucap Naya tegas.

Tidak lama masuklah Brenda yang melihat suaminya berdiri bersebelahan dengan Kanaya. Dengan memasang wajah marah ia membentak kedua orang ini.

"Apakah kamu masih mau menggodanya juga Naufal? setelah kamu tidak bisa mendapatkan Kayla?" sungut Brenda.

"Apakah hanya ini pekerjaanmu setiap hari menguntit orang lain dan juga suamimu ini Brenda?" tanya Naufal yang sangat kesal dengan sifat pencemburu istrinya lalu meninggalkan kamar keponakannya.

"Kehadiranmu di sini sangat membuatku tidak nyaman Naya, kamu dan almarhumah Kayla selalu berusaha menggoda suamiku." Ucap Brenda menyudutkan Kanaya.

"Aku menggoda suamimu?" apakah tidak sebaliknya, justru dia yang berusaha menggodaku Brenda." Ucap Naya menjelaskan keadaan sebenarnya.

"Jelas-jelas aku melihat kamu sedang merayunya dan sekarang kamu masih bisa berkelit dariku?" tanya Brenda yang tidak percaya dengan pengakuan Naya.

"Daripada kamu sibuk cemburu padaku, mengapa kamu tidak berkaca dulu Brenda, jika saja kamu bisa merubah sifat burukmu dan juga penampilanmu, mungkin saja Naufal akan kembali bertekuk lutut padamu." Timpal Naya sarkas kepada Brenda.

"Kau...?" dasar pecundang" marahnya lalu keluar membanting pintu. Gadis tidak tahu malu, keadaanku dipermasalahkan, padahal dirinya tidak jauh berbeda dengan Kayla, perempuan itu yang membuat hari-hariku hancur." ucapnya lalu kembali ke kamarnya.

"Ya Allah, apa yang terjadi dengan keluarga ini, bagaimana mungkin aku bisa diam saja, jika setiap saat aku selalu dikaitkan dengan Kayla, seperti apa dirinya dan bagaimana rupanya, tolong aku ya Allah, berikan satu petunjuk padaku supaya aku bisa mengetahui kebenaran ini." Ucap Naya lalu membaringkan putranya Zein yang sudah tertidur pulas.

Iapun segera keluar dan mencari Cici yang merupakan pelayan yang lebih dekat dengannya dibandingkan dengan pelayan yang lain, yang selalu menghindarinya setiap kali ia ingin bertanya sesuatu. Ketika melihat Cici sedang membersihkan kamarnya dengan vakum kleiner, Naya memintanya untuk berhenti sebentar dan mengajaknya ngobrol.

"Cici boleh aku bertanya sesuatu kepadamu? dan aku harap kali ini jangan berusaha mengalihkan perhatianku dengan pembicaraan yang lain dan bersikaplah jujur kepadaku, aku akan menjamin bahwa kamu tidak akan mendapatkan masalah karena diriku." Ucap Naya tegas pada pelayan Cici.

"Apa yang anda ingin tanyakan kepadaku nyonya?" tanya Cici yang bingung melihat Naya.

"Aku selalu mendapatkan perlakuan kasar dari Brenda yang selalu tidak suka kepadaku setiap kali aku ingin bersikap baik kepada dirinya." Ucap Kanaya.

"Jelas saja dia tidak suka pada nyonya, karena wajahmu mirip dengan mendiang Nyonya Kayla. Ups!" maksudku itu...?" aduh keceplosan," ucap Cici tidak sengaja membuka rahasia yang selama empat bulan ini sudah di rahasiakan kemiripan wajah dua nyonyanya ini.

"Katakan kepadaku dan teruskan perkataanmu, jangan membuatku penasaran Cici!" Bentak Kanaya kepada Cici yang kelihatan salah tingkah dengan perkataannya sendiri.

"Maaf Nyonya Kanaya, saya tidak bisa mengatakan ini kepadamu, saya sudah berjanji kepada Nyonya Ambar untuk tidak membuka rahasia ini kepada anda Nyonya, saya tidak mau kehilangan pekerjaan saya, jika saya mencoba memberi tahu anda, saya permisi Nyonya Naya." Ucap Cici lalu mendorong vakum kleiner meninggalkan kamar Naya.

"Cici, ku mohon aku janji akan merahasiakan ini juga!" cegahnya ketika Cici hendak membuka pintu kamarnya.

"Maaf Nyonya!" tolong jangan memaksaku untuk yang satu ini." ucap Cici dengan menggeleng kepalanya dengan cepat.

Kanaya pun mengalah, ia kembali duduk di pembaringan tempat tidurnya sambil memijit-mijit kepalanya berpikir keras dengan rahasia besar di keluarga ini.

🌷🌷🌷🌷

Di malam harinya, Naya menceritakan kembali kejadian yang tadi siang tentang pertikaiannya dengan Brenda dan juga sikap Naufal yang tidak sopan kepada suaminya.

"Noah, aku tadi siang bertengkar dengan Brenda yang selalu cemburu kepadaku dan itu diawali dengan sikap Naufal yang masuk ke kamar baby kembar dan menghampiriku saat aku menyusui

baby kembar."Ungkap Brenda ketika mereka sedang berbaring di kasur king size itu.

"Apakah Naufal bersikap kurangajar padamu Naya?" tanya Noah sambil mengelus pipi istrinya.

"Ia mengagetkanku ketika bagian dadaku sedikit terbuka dan itu sangat membuatku tidak nyaman. Terlebih lagi Brenda datang disaat Naufal sedang menggodaku dan Brenda mengumpatku dengan mengaitkan aku dengan Kayla." Ucapnya menjelaskan semua tanpa ia tutupi kepada suaminya.

"Baik kamu tetaplah disini, aku akan menegur Naufal agar dia lebih menghargaimu." Ucap Noah.

"Jangan Noah, kamu malah akan memperkeruh suasana dan itu akan berimbas kepadaku, Brenda akan menyalahkan aku." Sela Kanaya.

"Jika ini didiamkan akan lebih parah ke depannya, jika aku tidak di rumah ia akan mencoba mendekatimu lagi." Ujar Noah sengit.

"Setidaknya jangan sekarang Noah untuk menegur saudara kembarmu itu. Aku bercerita kepadamu karena aku masih penasaran dengan mendiang istrimu, seperti apa dia Noah, apakah dia mirip denganku?" tanyanya memancing reaksi Noah.

"Ini sudah malam sayang, sebaiknya kita tidur, besok pagi aku harus ke pabrik karena akhir-akhir ini pabrik sedang ada masalah." Ucap Noah lalu memeluk istrinya dan tidak ingin menjawab pertanyaan itu lagi.

"Apakah aku boleh tahu, apa masalahnya Noah? siapa tahu aku bisa membantumu mendapatkan solusi." tanya Naya.

"Kamu tidak perlu tahu, urus saja baby kembar karena tugasmu mengurus kami dan rumah ini." ucap Noah.

"Bagaimana jika aku mengunjungi pabrik, aku ingin menyaksikan proses produksi marmer buatan kalian yang sangat terkenal itu.

"Jika kamu hanya mengunjungi tidak apa-apa, tapi tolong jangan ikut campur dalam urusan pabrik. Di dalam keluarga ini, wanita hanya menikmati hasil dari keuntungan perusahaan.

"Apakah aku bukan bagian dari keluarga ini Noah?"

"Kamu istriku tentu saja kamu bagian dari keluarga ini, tapi ini sudah menjadi kebijakan keluarga yang tidak boleh dilanggar," ucap Noah yang tidak ingin Kanaya salah paham kepadanya.

"Baiklah Noah, tidurlah!" aku mau melihat keadaan baby kembar." ucapnya lalu bangkit dari tidurnya.

"Tidak kamu harus tetap disini sayang karena aku menginginkanmu." Ucap Noah menahan tubuh istrinya untuk tidak meninggalkannya karena ia tahu Naya hanya mencari alasan untuk tidak ingin melayani kebutuhannya.

Noah sudah mengusai tubuh Naya dengan menyingkap piyama tidur milik istrinya. Dengan cepat ia memagut bibir sensual itu dengan lembut. lagi-lagi Naya pun pasrah menerima cum*an dari suaminya. Walaupun kadang kala ia menolak permintaan suaminya untuk hubungan in*im, namun ia juga membutuhkan percintaan itu untuk menenangkan batinnya.

Terpopuler

Comments

🇹ⱤłɆᵈᵉʷᶦ 🌀🖌

🇹ⱤłɆᵈᵉʷᶦ 🌀🖌

mulut nya ember ARt satu ini

2025-03-13

0

🇹ⱤłɆᵈᵉʷᶦ 🌀🖌

🇹ⱤłɆᵈᵉʷᶦ 🌀🖌

Casanova sejati Naufal ini🙄

2025-03-13

0

Bzaa

Bzaa

pindah aja nay

2025-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 1. TERTEGUN
2 2. TAMU DI TENGAH MALAM
3 3. PERMINTAAN
4 4. BABY KEMBAR
5 5. PERJANJIAN
6 6. RIVAL
7 7. PERNIKAHAN
8 8. MALAM PENGANTIN
9 9. SAUDARA KEMBAR NOAH
10 10. KECEMBURUAN BRENDA
11 11. PERUBAHAN BRENDA
12 12. KETULUSAN
13 13. KECURIGAAN
14 14. BANGKRUT
15 15. ISI PERJANJIAN KONTRAK NIKAH
16 16. RAPAT KELUARGA
17 17. RAYUAN MAUT
18 18. KEDATANGAN MARISA
19 19. PENGAKUAN
20 20. DIAM
21 21. MENOLAK
22 22. PRIA MISTERIUS
23 23. KAGUM
24 24. KEJUTAN
25 25. KETUA MAFIA
26 26. ULANG TAHUN ZEIN DAN ZHIFA
27 27. PENYESALAN
28 28. CURIGA
29 29. PENJELASAN
30 30. BUKTI
31 31. PENYELIDIKAN
32 32. KETAKUTAN
33 33. DIAM
34 34. TERUNGKAP
35 35. NGIDAM
36 36. KEJARAN
37 37. HANCUR
38 38. KEPERGIAN
39 39. PENOLAKAN
40 40. BIMBANG
41 41. SAKIT
42 42. PERTEMUAN
43 43. PENGORBANAN
44 44. HAK ASUH
45 45. MINGGAT
46 46. PENCARIAN
47 47. KECELAKAAN
48 48. KEMENANGAN
49 49. RESTU
50 50. MELEWATI MALAM YANG INDAH
51 51. KESEDIHAN
52 52. PENJELAJAHAN
53 53. HONEY MOON
54 54. BABY KWARTET
55 55. CEMBURU
56 56. OBAT TIDUR ALAMI
57 57. BERTEMU MERTUA
58 58. SERANGAN
59 59. MENGGAGALKAN
60 60. KANGEN
61 61. ANGGOTA KELUARGA BARU
62 62. WAJAH PENCULIK
63 63. ALASAN
64 64. PERMOHONAN
65 65. PENGUNTIT
66 66. DADDY
67 67. BUJUKAN
68 68. TERSANGKA
69 69. BUNDA
70 70. LUKA MASA LALU
71 71. BERDEBAR
72 72. KESEDIHAN
73 73. CELOTEH
74 74. KABAR BAHAGIA
Episodes

Updated 74 Episodes

1
1. TERTEGUN
2
2. TAMU DI TENGAH MALAM
3
3. PERMINTAAN
4
4. BABY KEMBAR
5
5. PERJANJIAN
6
6. RIVAL
7
7. PERNIKAHAN
8
8. MALAM PENGANTIN
9
9. SAUDARA KEMBAR NOAH
10
10. KECEMBURUAN BRENDA
11
11. PERUBAHAN BRENDA
12
12. KETULUSAN
13
13. KECURIGAAN
14
14. BANGKRUT
15
15. ISI PERJANJIAN KONTRAK NIKAH
16
16. RAPAT KELUARGA
17
17. RAYUAN MAUT
18
18. KEDATANGAN MARISA
19
19. PENGAKUAN
20
20. DIAM
21
21. MENOLAK
22
22. PRIA MISTERIUS
23
23. KAGUM
24
24. KEJUTAN
25
25. KETUA MAFIA
26
26. ULANG TAHUN ZEIN DAN ZHIFA
27
27. PENYESALAN
28
28. CURIGA
29
29. PENJELASAN
30
30. BUKTI
31
31. PENYELIDIKAN
32
32. KETAKUTAN
33
33. DIAM
34
34. TERUNGKAP
35
35. NGIDAM
36
36. KEJARAN
37
37. HANCUR
38
38. KEPERGIAN
39
39. PENOLAKAN
40
40. BIMBANG
41
41. SAKIT
42
42. PERTEMUAN
43
43. PENGORBANAN
44
44. HAK ASUH
45
45. MINGGAT
46
46. PENCARIAN
47
47. KECELAKAAN
48
48. KEMENANGAN
49
49. RESTU
50
50. MELEWATI MALAM YANG INDAH
51
51. KESEDIHAN
52
52. PENJELAJAHAN
53
53. HONEY MOON
54
54. BABY KWARTET
55
55. CEMBURU
56
56. OBAT TIDUR ALAMI
57
57. BERTEMU MERTUA
58
58. SERANGAN
59
59. MENGGAGALKAN
60
60. KANGEN
61
61. ANGGOTA KELUARGA BARU
62
62. WAJAH PENCULIK
63
63. ALASAN
64
64. PERMOHONAN
65
65. PENGUNTIT
66
66. DADDY
67
67. BUJUKAN
68
68. TERSANGKA
69
69. BUNDA
70
70. LUKA MASA LALU
71
71. BERDEBAR
72
72. KESEDIHAN
73
73. CELOTEH
74
74. KABAR BAHAGIA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!