"Tentu saja," ucap Adrian pada akhirnya karena merasa tidak enak jika menolak teman dari wanita yang ingin dikenalnya.
Sementara itu Lea hanya bisa tersenyum kaku saat melihat Damian yang duduk di samping kursinya. Bukan karena Lea tidak suka Damian ikut bergabung bersamanya, hanya saja ia merasa tidak enak jika harus pendekatan dengan pria lain dihadapan Damian, dihadapan pria yang mencintai dirinya dan sudah ia tolak berulang kali.
Ya, sejak pertama kali Damian mengutarakan rasa cintanya saat Lea masih tinggal di Paris. Ia sudah menolak secara halus keinginan pria itu, dan alasan Lea menolak cinta Damian bukan hanya karena tidak mencintai pria itu. Tapi juga karena Lea tidak ingin hubungan pertemanan mereka hancur, hanya karena menjadikan Damian sebagai pelarian atas rasa patah hatinya.
"Bisa gagal rencanaku ini." Gumam Lea dalam hati sembari menghela napasnya dengan kasar, saat melihat Adrian dan Damian yang sedang berbicara dengan sangat akrab.
Dua jam sudah mereka bertiga menikmati acara makan malam tersebut, atau kata yang lebih tepat hanya Damian dan Adrian yang menikmati makan malam tersebut, karena dirinya lebih banyak diam dan hanya menjadi pendengar diantara keduanya. Karena Damian sama sekali tidak memberikan kesempatan pada dirinya dan Adrian untuk berbicara.
"Kau yakin tidak mau aku antar pulang?" tanya Adrian pada Lea, saat mereka sudah berada ditempat parkir mobil.
"Tidak terima kasih, kebetulan aku bawa mobil." Tolak Lea dengan sopan.
"Baiklah kalau begitu aku pulang dulu." Adrian masuk ke dalam mobilnya dan segera pergi dari tempat tersebut.
Sementara Lea hanya bisa melambaikan tangannya dengan lemah saat melihat kepergian mobil Adrian, karena sudah dapat dipastikan kencannya kali ini pun pasti gagal. Dan yang lebih parahnya lagi rencana dirinya dengan Alana, yang ingin tahu ada apa dibalik menghilangnya para pria-pria itu tanpa kabar kemungkinan besar akan ikut gagal.
"Tunggu Lea!" Damian menarik tangan Lea saat melihat wanita itu hendak pergi dari tempat tersebut.
"Ada apa Damian? Aku harus segera pulang karena Alana sudah menungguku." Bohong Lea, karena yang sebenarnya ia tidak ingin berlama-lama berdua saja dengan Damian, karena ujung-ujungnya pria itu akan kembali meminta Lea untuk jadi kekasihnya.
"Kenapa Lea? Kenapa kau terus melakukan kencan buta dengan pria diluaran sana? Sedangkan aku yang jelas-jelas mengatakan cinta dan ingin menjadi kekasihmu, tapi kau menolaknya." Tanya Damian, saat tahu pria bernama Adrian tadi adalah teman kencan Lea.
"Damian bukankah sudah aku katakan dengan jelas apa alasanku menolakmu." Lea menghela napasnya dengan kasar karena pria itu tidak juga mengerti.
"Tapi alasanmu itu tidak masuk diakal Lea Richard! Kau memberikan kesempatan pada pria lain, sedangkan padaku tidak." Ucap Damian dengan sangat frustasi, karena wanita yang sejak dulu ia cintai tidak mau memberikan kesempatan sedikitpun padanya.
"Tidak masuk diakal?" Lea menggelengkan kepalanya dengan tatapan tak percaya. "Damian aku tidak ingin merusak pertemanan kita hanya karena sebuah status yang bertuliskan kata kekasih, karena aku sangat menyayangimu sebagai teman. Dan aku memberikan kesempatan pada pria lain, karena mereka hanya akan aku jadikan pelarian saja, kenapa kau tidak mengerti juga?" Lea menjadi kesal sendiri karena sudah berulangkali di jelaskan, tapi Damian tetap tidak mau mengerti.
"Kenapa harus mencari pelarian? Kenapa kau tidak mau membuka hatimu dan belajar mencintai orang lain? Apa karena kau masih mencintai Bara?" tanya Damian dengan penuh emosi.
"Ya! Aku masih mencintainya, bahkan aku baru sadar kalau aku sangat mencintai Bara Klopper. Apa kau puas?" teriak Lea dengan penuh emosi dan air mata yang mengalir dari kedua sudut matanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
VS
peyuukk.. 🤗
2024-09-28
0
☠@AngguN
iwalah masih gagal mop on nih ctitanya
2024-06-27
1
💫R𝓮𝓪lme🦋💞
dih dih Lea gagal move on dari bara🙈
2024-02-19
1