"pagi semuanya" ucap lisa dengan senyum cerah secerah matahari. "pagi" timbal semuanya, "senyum kenapa lu, kayak nya bahagia banget" gumam reza.
lisa pun duduk lalu sarapan bersama keluarganya. seperti biasa selesai sarapan semua pergi ke tujuan masing-masing. "yaudah kita berangkat dulu ya ma" ucap reza seraya mencium tangan mamanya, begitu juga dengan lisa. "eh bentar, aku mau ambil sesuatu dulu" ucap lisa menuju dapur.
"ambil apa sih? " tanya reza bingung, "ini" ucap nya sambil memperlihatkan kotak makanannya. "tumben lu bawa bekal, buat siapa? " "kepo, yaudah yuk jalan, nanti keburu telat" ucapnya bergegas masuk ke dalam mobil.
mobil itu melaju dengan kencang meninggalkan kawasan rumah.
"lisa duluan ya bang" ucap gadis itu seraya meninggalkan reza yang masih di parkiran. "eh tunggu bentar..... " teriaknya pada lisa yang sudah tidak terlihat lagi. "dasar.. ceroboh" umpat nya.
"lu kenapa lis, kayak nya seneng banget? " tanya dewi. "hari ini gua bakal melanjutkan misi gua buat dapet hatinya aldi" ucapnya semangat. "lu jangan ngada-ngada lagi deh!!, " kata dewi memperingati sahabatnya itu.
"wi cinta itu harus di perjuangin, jangan cuma omongan doang, kayak lu yang cinta mati sama abang gua, tapi gak berani mengungkapkan" umpat lisa. "ya itukan beda wi" gumamnya.
"lis ini kotak makanan kamu, tadi ketinggalan di mobil" tiada angin tiada hujan reza tiba-tiba saja datang menghampiri kedua gadis yang tengah berbincang itu.
"eh bang reza, baru aja di omongin, sekarang langsung dateng" umpat nya. "ngomongin bang reza? kenapa emangnya? " bingung. "ini..... " omongan lisa segera terpotong oleh dewi yang segera menutup mulut lisa dengan tangan nya yang mungil.
"nggak ada kok bang, lisa cuma becanda " ucap nya sambil menatap tajam ke arah lisa, seakan memberi isyarat. "iya bang, lisa cuma becanda aja......., oya itu kotak makanan lisa ya? " ucap nya mengalihkan pembicaraan.
"iya, nih tadi ketinggalan di mobil" ucap nya. "makasih bang" sambung lisa "yaudah abang langsung ke kelas ya" ucapnya seraya pergi meninggalkan kedua gadis itu.
"lo itu ya, hampir aja bang reza curiga" ucap dewi "hahaha.... lagian lo itu ya cinta mati, tapi gak berani ngungkapin, mana perjuangan lo wi" umpat lisa dengan tawa yang terbahak-bahak. "gua itu gak kayak lo" gumamnya.
bel masuk pun berbunyi, segera lisa dan dewi masuk ke dalam kelas.
jam pelajaran terus berlangsung hingga 2 jam
"oya lis itu kotak makanan nya buat siapa? " tanya lisa yang sedang menulis, "buat siapa lagi, kalo bukan aldi pangeran gua" ucapnya berandai-andai.
"emang aldi bakal mau nerima makanan dari lo? " tanya dewi kembali, "ya coba dulu, kan gak ada salahnya" umpat nya kembali.
sedangkan di kelas aldi, terlihat guru masih menjelaskan di depan, "lu masih di ganggu sama cewek itu?" ucap reza yang sebangku dengan aldi. yang di tanya menoleh ke arah sumber suara.
"dari tadi pagi sih gua belom ketemu sama cewek aneh itu" ucap nya.
jam pelajaran pertama pun sudah selesai, bel istirahat pun segera berbunyi.
"lo mau kemana al?" tanya robi yang melihat aldi hendak keluar, "mau ke perpus bentar" jawabnya lalu segera berlalu dari kelas yang bising bagaikan pasar itu.
sedang lisa dan dewi masih berbincang di dalam kelas. "yaudah gua mau kasih makanan ini ke aldi dulu" ucap nya lalu hendak pergi. "eh lis tungguin gua" teriak dewi lalu mengikuti langkah lisa.
"emang lu mau nyari dia di mana?" tanya dewi. " bentar" " kalian liat aldi gak? " tanya lisa pada kumpulan siswa-siswi itu "tadi si gua liat dia ke perpus, kayak dia masih di sana deh" ucap salah satu siswa.
"oke makasih" ucap lisa lalu segera berlari menuju perpustakaan.
**jangan lupa cocol jempol 👍
tinggalin komen
jadiin favorit
kasih tip dan juga vote
-selamat membaca**-
see you next time
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 45 Episodes
Comments
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™
untuk nama Orang juga harus kapital huruf pertamanya ✌️🥰
2022-07-18
2