Mendatangi istana

Setelah selesai dengan aktivitas nya. Kini Ella langsung di bawa pergi oleh Stive. Dan setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam, kini Ella sudah sampai di sebuah rumah yang sangat mewah dan megah. Rumah dengan tiga lantai, dengan gerbang yang menjulang tinggi. Ella sangat terpukau saat melihat kemewahan rumah tersebut.

“Tuan, apakah ini rumah tuan? Mengapa sangat besar, apakah banyak yang tinggal disini? Woahh, butuh waktu berapa lama untuk membersihkan nya?” tanya Ella dengan suara pelan sambil matanya terus melihat sekeliling.

“Kamu ingat apa tugas kamu?” ucap tuan Stive datar.

“Ah iya, saya ingat. Tenang saja, saya sudah menghafal nya.” Jawab Ella yakin, sedetik kemudian ia sudah merubah raut wajah nya menjadi datar dan dingin juga seperti tuan Stive.

Saat memasuki rumah, Ella semakin di buat tertegun dan hampir melongo melihat interior yang begitu elegan dan megah. Hampir seluruh benda yang ada di rumah itu terlapisi oleh emas dan berlian. Sungguh indah berkilau bak di istana.

“Stive!” panggil seorang wanita cantik dengan gaya elegan menghampiri Ella dan Stive. Wanita itu langsung tersenyum kepada Stive, namun senyum nya hilang saat matanya bertemu dengan mata Ella.

“Kenapa kau ada disini?” tanya Stive dengan raut wajah dingin dan datar.

“Come on Stive, pertanyaan macam apa itu? Hari ini adalah hari pertunangan kita. Aku sudah menunggu mu dari tadi, ayo.” ucapnya sambil merangkul lengan Stive.

“Apakah mata kamu buta? Tidak melihat tangan ku sedang menggandeng tangan kekasih ku?” tanya Stive dengan sorot mata tajam.

“Kekasihmu?” gumam nya, lalu ia menelisik Ella dari atas hingga bawah.

"Stive, jangan bercanda!" serunya tidak terima.

“Stive!” seru seorang lelaki paruh baya yang juga ikut menghampiri Stive juga Ella, “Apa-apaan kamu ini! jangan membuat ku malu!”

“Aku tidak membuat siapapun malu. Ini hidup ku, dan aku yang menjalani nya!”

“Jangan membuat Ayah marah Stive!” bentak nya lagi, “Ayah sudah menyiapkan semua ini, dan juga perusahaan kita akan segera bergabung dengan keluarga Vela!”

“Kalau begitu, mengapa tak ayah saja yang menikah dengan wanita itu? Aku tidak membutuhkan pernikahan bisnis. Aku bisa membangun perusahaan ku sendiri. Dan kalau ayah mau menggabungkan dua perusahaan, maka saran ku ayah saja yang menikahi nya.”

“STIVEN!”

“Berhenti memanggil nama ku, lebih baik kau urus wanita itu dan juga tamu mu. Aku akan menemui Mommy. Dan bila kau masih berulah, lebih baik kau segera angkat kaki dari sini!” ancam Stive, lalu ia segera menggandeng tangan Ella untuk segera menaiki tangga, melewati beberapa tamu penting yang sedang menyaksikan perdebatan nya.

Ella hanya menurut, ia tidak ingin membuat suasana semakin runyam. Walau sebenar nya ia sangat ingin bertanya. Namun, ia berfikir bahwa DIAM, adalah hal terbaik yang bisa ia lakukan di situasi sekarang ini.

“Istirahatlah.” Stive langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur king size nya. Tangan nya ia gunakan untuk menutup mata, Ella tahu bahwa saat ini, bos besar nya tengah mengalami masalah. Namun ia juga tidak memiliki keberanian untuk bertanya.

“Tu- tuan, saya tidur dimana?” tanya Ella sedikit ragu. Stive kembali membuka matanya, ia menatap Ella yang seperti orang kebingungan, lalu ia menarik tangan Ella hingga membuatnya jatuh di pelukan nya.

“Tu-tuan ..” gumam Ella menelan saliva nya saat mendengar detakan jantung Stive yang berdetak dengan begitu cepat.

“Istirahat Daniella Larasati. Jangan membuatku-“

“Iya, iya saya paham. Ini saya langsung merem.” Potong Ella dengan cepat sebelum Stive menyelesaikan ucapan nya.

Stive tersenyum tipis, mendengar ucapan Ella. Sangat tipis hingga tak ada yang bisa melihatnya, Lalu ia juga semakin mengeratkan pelukan nya dnegan kaki nya yang ia timpahkan ke paha Ella. Membuat Dress yang di kenakan Ella sedikit terangkat.

Terpopuler

Comments

mamae zaedan

mamae zaedan

habis nyerocos lngsung berubah muka datar,, gk bisa ngebayangin dah🤣🤭

2023-08-16

2

Yuen

Yuen

Aktivitas apa?

2023-06-12

2

Fajar Ayu Kurniawati

Fajar Ayu Kurniawati

.

2023-05-12

0

lihat semua
Episodes
1 Daniella
2 Menunggu Toko
3 K O N D O M
4 Paksaan
5 Tempat baru
6 Make over
7 Bertemu bos besar
8 Pemanasan
9 Kelegaan Janu
10 Menghafal
11 I want you
12 Mendatangi istana
13 Hari baru
14 Bertemu nyonya Besar
15 Ancaman Jasmine
16 Kedatangan Clau
17 Sebutan yang pantas
18 Varian rasa
19 Narsis
20 Nasib jomblo
21 Mulut pedas Anggia
22 Ingin memeluk
23 Pulang
24 Di mobil
25 Mangsa Jhon
26 Pembalasan Stive
27 Mengganti mawar
28 Kemarahan Stive
29 Penyesalan
30 Periksa
31 Jasmine
32 Hanya kita berdua
33 Meminta izin sekolah
34 Seperti Jual - Beli
35 Jenny
36 Kedatangan Jasmine
37 Kemarahan Stive
38 Pesan nyonya Melanie
39 Ingin menikah
40 Musuh
41 Tiada ampun
42 Pengkhianatan
43 kematian
44 Surat
45 Surat II
46 Menantang
47 Mawar berduri
48 Rumah sakit
49 Mansion utama
50 Pertengkaran
51 Melepas
52 Resah
53 Kedatangan Marko
54 Cicak vs Komodo
55 Kedatangan buaya
56 Harga suara
57 Menemui Ella
58 Di perkosa?
59 Khawatir
60 Jasmine
61 Jangan ganggu!
62 Perdebatan tiada henti
63 Taman
64 Teka teki
65 Hotel
66 Tidak butuh jawaban
67 Menghilang
68 Bertemu Mawar
69 Do you love me?
70 Ingin penjelasan
71 Hamil
72 Kenyataan
73 Sensitif
74 Film biru
75 Senjata
76 Berapa kali?
77 Artikel untuk Jhon
78 Jalan - jalan
79 Tamu tak di undang
80 Mendatangi Hendra
81 Jasmine
82 Bantuan
83 Saling menyalahkan
84 Kedatangan pak Darto
85 Menantang
86 Alasan
87 Akhir Hendra
88 Pergerakan
89 Bosan
90 Menelfon Jasmine
91 Apakah terlihat?
92 Berhenti
93 Panik membuat bodoh
94 Keceplosan
95 Welcome baby boy
96 Baby Clay
97 Mengganti popok
98 Clayton Arthajaya
99 Persaingan ayah & anak
100 Diamnya Bunda Ella
101 Gara gara Drakor
102 Jeje
103 TAMAT
104 Give away K2
105 Extra part
106 INFO GIVE AWAY
107 Extra part II
108 LANGIT BIRU
109 INFO GIVE AWAY
110 PROMO kamar untuk CLAYTON
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Daniella
2
Menunggu Toko
3
K O N D O M
4
Paksaan
5
Tempat baru
6
Make over
7
Bertemu bos besar
8
Pemanasan
9
Kelegaan Janu
10
Menghafal
11
I want you
12
Mendatangi istana
13
Hari baru
14
Bertemu nyonya Besar
15
Ancaman Jasmine
16
Kedatangan Clau
17
Sebutan yang pantas
18
Varian rasa
19
Narsis
20
Nasib jomblo
21
Mulut pedas Anggia
22
Ingin memeluk
23
Pulang
24
Di mobil
25
Mangsa Jhon
26
Pembalasan Stive
27
Mengganti mawar
28
Kemarahan Stive
29
Penyesalan
30
Periksa
31
Jasmine
32
Hanya kita berdua
33
Meminta izin sekolah
34
Seperti Jual - Beli
35
Jenny
36
Kedatangan Jasmine
37
Kemarahan Stive
38
Pesan nyonya Melanie
39
Ingin menikah
40
Musuh
41
Tiada ampun
42
Pengkhianatan
43
kematian
44
Surat
45
Surat II
46
Menantang
47
Mawar berduri
48
Rumah sakit
49
Mansion utama
50
Pertengkaran
51
Melepas
52
Resah
53
Kedatangan Marko
54
Cicak vs Komodo
55
Kedatangan buaya
56
Harga suara
57
Menemui Ella
58
Di perkosa?
59
Khawatir
60
Jasmine
61
Jangan ganggu!
62
Perdebatan tiada henti
63
Taman
64
Teka teki
65
Hotel
66
Tidak butuh jawaban
67
Menghilang
68
Bertemu Mawar
69
Do you love me?
70
Ingin penjelasan
71
Hamil
72
Kenyataan
73
Sensitif
74
Film biru
75
Senjata
76
Berapa kali?
77
Artikel untuk Jhon
78
Jalan - jalan
79
Tamu tak di undang
80
Mendatangi Hendra
81
Jasmine
82
Bantuan
83
Saling menyalahkan
84
Kedatangan pak Darto
85
Menantang
86
Alasan
87
Akhir Hendra
88
Pergerakan
89
Bosan
90
Menelfon Jasmine
91
Apakah terlihat?
92
Berhenti
93
Panik membuat bodoh
94
Keceplosan
95
Welcome baby boy
96
Baby Clay
97
Mengganti popok
98
Clayton Arthajaya
99
Persaingan ayah & anak
100
Diamnya Bunda Ella
101
Gara gara Drakor
102
Jeje
103
TAMAT
104
Give away K2
105
Extra part
106
INFO GIVE AWAY
107
Extra part II
108
LANGIT BIRU
109
INFO GIVE AWAY
110
PROMO kamar untuk CLAYTON

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!