“Jhon, bagaimana?” tanya Stive pada sekertaris pribadinya.
Sudah tiga hari sejak kedatangan Ella, kini Stive tidak lagi datang ke Club. Ia sudah mempercayakan dua pegawai nya yakni Dea dan Mawar untuk mengurus dan mengajarkan beberapa hal kepada Ella.
Ia Memberikan waktu kepada dua pegawainya untuk mengajari Ella selama dua minggu. Dan bila selama dua minggu mereka tak berhasil, maka mereka harus siap dengan segala konsekuensi nya.
“Sejauh ini semua berjalan lancar Tuan. Hanya saja, nyonya besar sudah tidak sabar dan ingin mempercepat acaranya.” Ujar Jhon sambil menundukkan kepala nya.
“Mom,” desis Stive dengan memijit pelipisnya. Ia menyandarkan kepala nya pada kursi dan matanya fokus menatap langit langit.
“Baiklah, kamu hubungi Dea, bilang padanya, minggu depan aku akan menjemput Ella. Dan aku tidak mau tahu, semua harus sudah siap.”
Jhon pun menganggukkan kepala nya dengan paham, lalu ia segera keluar dari ruang kerja Stive untuk menghubungi Dea.
Sementara itu, Dea yang mendapatkan kabar dari tuan Jhon, langsung di buat panik, lantaran batas waktu nya di percepat. Sedangkan Ella belum bisa menguasai segala hal yang di ajarkan.
“Mawar, bagaimana?” tanya Dea sedikit berbisik dengan nada suara bergetar.
“Biar aku yang bicara padanya.” Mawar beralih, kini ia berjalan menuju ke arah Ella yang sedang membaca sebuah buku. Buku bukan sembarang buku, itu adalah buku tentang tuan Stive. Dan Ella di paksa harus bisa menghafal nya hanya dalam waktu dua minggu.
“Nona Ella,” panggil Mawar membuat Ella langsung mengalihkan pandangan matanya.
“Iya,” jawab Ella mengerutkan dahi saat melihat raut wajah Mawar yang sedikit ketakutan.
“Acaranya akan di percepat dari waktu yang di tentukan sebelumnya. Bisakah anda menolong kami? Bila anda tidak bisa benar benar sesuai keinginan tuan Stive, maka nyawa kami yang akan jadi taruhan nya. Nona, kami masih punya keluarga, dan kami tidak ingin mati sia-sia. Jadi saya mohon kerjasama nya, Nona harus bisa menghafal semua ini dan beberapa materi yang kami berikan kemarin harus bisa nona lakukan dalam kurun waktu kurang satu minggu. Hari minggu besok, tuan Stive akan kemari untuk menjemput anda.” Ujar Mawar panjang lebar.
Tentu saja Ella sangat terkejut, yang benar saja, dirinya harus menghafalsemua tentang tuan Stive hanya dalam waktu sesingkat itu. Dan juga, apa mereka pikir buku yang kini di pegang nya ini hanya buku berisi 50an lembar saja. What the fuk, ini buku dengan dengan tebal hampir 400 halaman, bagaimana bisa ia menghafal semuanya.
Sejujurnya, Ella sangat bingung dengan apa saja isi dari buku ini. Mengapa bila hanya tentang tuan Stive saja bisa menjadi satu buku yang setebal ini. Astaga, rasanya Ella sangat ingin menjerit merasa frustasi.
“Saya akan usahakan yah, tapi saya tidak bisa janji. Ah iya satu hal lagi, bila saya gagal berarti bukan nyawa kalian saja, itu berarti nyawa saya juga akan melayang. Jadi kalian tenang sja, bila kalian mati, saya akan menemani kalian. Biar kita bisa keluar dari sini sama-sama.” Ucap Ella sambil memanyunkan bibirnya, membuat Dea dan Mawar melongo dan saling pandang.
‘Kita memang keluar sama – sama Nona, tapi tanpa raga, hanya jiwa saja yang keluar.’ Gumam Dea dan Mawar dalam hatinya langsung merutuki ucapan Ella yang menurutnya sangat konyol.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Bungas Dhin
John
2025-01-19
0
#ayu.kurniaa_
.
2023-04-20
1
Sintia Dewi
kocak kok bisa2nya ella positif bgt mati ya mati wkwkwkwk selesai urusanya
2023-04-09
2