Bab 20 ( Modus )

Happy Reading 😊

Ara mendorong tubuh Revan dengan keras sampai hampir terjungkal, bahkan dia memukul lengan pria itu berkali-kali karena merasa di bodohi.

"Aawww!! Sakit, Ra!" Revan menghindari pukulan Ara yang bertubi-tubi itu.

"Lo ngerjain gue, kan? ngapain pake ngebut-ngebut segala tadi, biar gue bisa meluk lo, gue tahu lo cuma modus!!" seru Ara masih memukul Revan dengan membabi buta.

'Bukan cuman bisa dipeluk sama lo aja, Ra... gue berasa kaya tidur di kasur yang empuk, nagihin,' batin Revan tersenyum.

"Ngapain lo senyum-senyum kek gitu!! Seneng lo ya, udah modusin gue!"

Revan hanya bisa menahan sakit tanpa bisa melawan pukulan dari Ara, gara-gara gadis itu marah karena kebut-mengebut yang di lancarkan Revan tadi. Revan dengan sengaja melakukan hal itu, tentu saja agar Ara bisa nemplok di punggungnya.

Flashback.

Revan merasakan gelenyer aneh yang belum pernah dia rasakan selama ini. Masih senyum-senyum sendiri merasakan gundukan besar dan kenyal milik Ara yang menempel ketat dipunggung nya erat.

Ara memang mempunyai bentuk tubuh yang proporsional, tinggi 160cm, body goals dengan dada yang besar berisi. Wajah cantik menawan, kulit kuning Langsat khas wanita jawa, bibir pink mungil dan hidung yang mancung termasuk paras yang mempesona.

Ara belum sadar dengan kejahilan Revan yang masih mengebut hingga sampai di depan toko buku.

Revan menghentikan motornya, Ara masih belum sadar ketika motor nya telah berhenti. Revan merasa jantungnya berdegup kencang, tangan Ara masih melingkar erat di perutnya. Cowok itu tersenyum senang darahnya berdesir hingga ke pusat ini, hanya karena pelukan Ara yang kuat.

Entah mendapatkan keberanian dari mana, tiba- tiba tangan Revan terangkat untuk menyentuh tangan Ara, dan menggenggam perlahan.

Ara langsung sadar seketika dan langsung menarik dirinya.

"Kita udah sampai? Kenapa lo gak nyuruh turun! Malah diem aja!" seru Ara langsung melompat dari atas motor dengan rasa malu karena baru sadar dia sudah memeluk Revan selama perjalanan.

"Mungkin lo keenakan nemplok di punggung gue, jadi lupa deh!"

"Brengsek lo, Van!"

Akhirnya setelah memukul Revan dan malu akan perbuatannya yang seakan mencari kesempatan dalam kesempitan, Ara langsung masuk begitu saja ke dalam toko buku tanpa menghiraukan Revan.

Revan mengekor di belakang Ara dengan senyum mengembang di sudut bibirnya, meskipun dulu Angel sering nemplok kaya cicak saat di bonceng Revan, tapi kalau sama mantan kekasihnya itu, sama sekali tidak ada rasa apapun.

Tapi entah kenapa saat bersama Ara rasanya berbeda. Revan benar-benar merasakan perasaan luar biasa.

Inikah yang di namakan perasaan cinta? Jujur setiap bertemu Ara, jantung Revan langsung melompat dari tempatnya. Terkadang seperti banyak kupu-kupu yang terbang menggelitik perut. Ya, Revan sangat yakin kalau dia benar-benar jatuh cinta pada Ara.

###

Ara dan Revan sudah selesai membeli beberapa buku yang di butuhkan, masih dengan wajah masam Ara berjalan keluar dari toko buku itu.

"Ra, naik, kamu mau jalan kaki ke rumah!" seru Revan saat melihat Ara berjalan melewati motor nya begitu saja.

"Gue janji, gak bakalan kek tadi lagi!" Ara menghentikan langkahnya.

Sebenarnya dia juga sudah lelah dan ingin segera pulang ke rumah apalagi cuaca saat ini sangat panas. Kalau harus pulang dengan taksi saja dia akan menunggu lagi, tapi Ara tidak ingin pulang bersama Revan, rasa malu masih menghantui dirinya.

"Ya udah, kalau gitu kita jalan bersama," Ara menoleh ke samping dan melihat Revan berjalan sambil menuntun motor sport nya yang lumayan berat itu.

"Kenapa lo ikut jalan? Bodoh banget sih, kan bisa naik motor!" ucap Ara kembali menatap lurus ke depan.

"Iya, gue emang bodoh, Ra,, lebih bodoh lagi kalau gue naik motor tapi melihat cewek yang gue suka jalan kaki sendiri" Ara langsung menoleh ke arah Revan.

Dahinya mengernyit mendengar ucapan yang baru saja Revan katakan. "Cewek yang lo suka udah di rumah, mana tau lo kalau dia jalan kaki!!" ucap Ara sangat kesal.

Dia paham dengan gelagat Revan yang selama beberapa hari ini terlihat sangat berbeda. Apalagi Revan sudah mengatakan menyesal dan meminta maaf padanya, tapi bagi Ara semua itu sudah tidak ada artinya.

"Ra, please,, lo tahukan kalau cewek yang gue maksud itu Elo!" Ara menghentikan langkahnya.

"Tapi gue udah gak suka sama Elo, Revan Prayoga! Jadi gak usah gombal atau berusaha nyuri hati gue, karena semua rasa yang dulu elo tolak mentah-mentah, udah gue gembok rapat-rapat!" ucap Ara penuh dengan penekanan.

Bersambung.

Maaf, baru bisa up lagi 🙏🙏😟

Terpopuler

Comments

Rapa Rasha

Rapa Rasha

teruskan kak 🥰 semangat

2022-11-20

0

Onih Soesanti

Onih Soesanti

yup bner tuh.. biar thu rasa tuh cwok... 🤧🤧🤧🤧

2022-11-14

0

Mahmudah Mahmudah178

Mahmudah Mahmudah178

visual ya thor

2022-10-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 ( Sesak )
2 Bab 2 ( Patah Hati )
3 Bab 3 ( Di Permalukan )
4 Bab 4 ( Harus move on )
5 Bab 5 ( 100 soal )
6 Bab 6 ( Resah dan Gelisah )
7 Bab 7 ( Tatapan Yang Sulit di Artikan )
8 Bab 8 (Jauhi Dia)
9 Bab 9 ( Murid Baru )
10 Bab 10 ( Pembimbing Privat )
11 Bab 11 ( Revan Cemburu )
12 Bab 12 ( Siasat Angel )
13 Bab 13 ( Sahabat Somplak )
14 Bab 14 ( Terlambat Menyadari )
15 Bab 15 ( Revan Berubah )
16 Bab 16 ( Hasutan Angel )
17 Bab 17 ( Bersitegang )
18 Bab 18 ( Kemarahan Revan )
19 Bab 19 ( Detak Jantung )
20 Bab 20 ( Modus )
21 Bab 21 ( Warung Bakso )
22 Bab 22 ( Berjuang )
23 Bab 23 ( Hanya Obsesi )
24 Bab 24 ( Revan & Raka )
25 Bab 25 ( Perdebatan )
26 Bab 26 ( Gue Janji )
27 Bab 27
28 Bab 28 ( Ancaman Ara )
29 Bab 29 ( Penjebakan )
30 Bab 30 ( Bukan Seperti Yang Di Harapkan )
31 Bab 31 ( Ternyata Memang Kamu )
32 Bab 32 ( Bersaing Secara Sehat )
33 Bab 33 (Belajar Bersama)
34 Bab 34 ( Jalan Untuk Membuka Hati )
35 Tidak Tahan
36 Ara Milik Revan
37 Jogja
38 First Kiss
39 Ada sesuatu dengan Gilang dan Nita
40 Liburan Yang Kacau
41 Masalah Nita dan Gilang
42 Akhir Liburan
43 Janji
44 Janji Putih
45 PANGGIL AKU YANK!
46 Bertemu Kembali
47 Membujuk Aldo
48 Hampir Kebablasan
49 Saingan
50 Berbesar Hati
51 Aku Cinta Kepadamu Tak Terbatas Waktu
52 Sebuah Rahasia
53 Ancaman Cecilia
54 Sama-sama punya masalah
55 Saling Terbuka
56 Keadaan Ayah
57 Meminta Hak
58 Coming soon
59 Malam Pertama
60 Bertemu dengan Cecilia
61 Ara, jangan pergi!
62 Hadiah
63 Terima kasih sayang
64 Buket mawar putih
65 "Ara!! kamu di mana!!"
66 Masakan Spesial
67 Hamil?
68 Meminta Restu
69 Masa lalu mereka
70 Wedding Day
71 Mencari Tahu
72 Masa Lalu
73 Masih Flashback
74 Masalah Yang Belum Selesai
75 Perkara Pil KB
76 Mengajak Rujuk
77 Menjemput Kebahagiaan
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1 ( Sesak )
2
Bab 2 ( Patah Hati )
3
Bab 3 ( Di Permalukan )
4
Bab 4 ( Harus move on )
5
Bab 5 ( 100 soal )
6
Bab 6 ( Resah dan Gelisah )
7
Bab 7 ( Tatapan Yang Sulit di Artikan )
8
Bab 8 (Jauhi Dia)
9
Bab 9 ( Murid Baru )
10
Bab 10 ( Pembimbing Privat )
11
Bab 11 ( Revan Cemburu )
12
Bab 12 ( Siasat Angel )
13
Bab 13 ( Sahabat Somplak )
14
Bab 14 ( Terlambat Menyadari )
15
Bab 15 ( Revan Berubah )
16
Bab 16 ( Hasutan Angel )
17
Bab 17 ( Bersitegang )
18
Bab 18 ( Kemarahan Revan )
19
Bab 19 ( Detak Jantung )
20
Bab 20 ( Modus )
21
Bab 21 ( Warung Bakso )
22
Bab 22 ( Berjuang )
23
Bab 23 ( Hanya Obsesi )
24
Bab 24 ( Revan & Raka )
25
Bab 25 ( Perdebatan )
26
Bab 26 ( Gue Janji )
27
Bab 27
28
Bab 28 ( Ancaman Ara )
29
Bab 29 ( Penjebakan )
30
Bab 30 ( Bukan Seperti Yang Di Harapkan )
31
Bab 31 ( Ternyata Memang Kamu )
32
Bab 32 ( Bersaing Secara Sehat )
33
Bab 33 (Belajar Bersama)
34
Bab 34 ( Jalan Untuk Membuka Hati )
35
Tidak Tahan
36
Ara Milik Revan
37
Jogja
38
First Kiss
39
Ada sesuatu dengan Gilang dan Nita
40
Liburan Yang Kacau
41
Masalah Nita dan Gilang
42
Akhir Liburan
43
Janji
44
Janji Putih
45
PANGGIL AKU YANK!
46
Bertemu Kembali
47
Membujuk Aldo
48
Hampir Kebablasan
49
Saingan
50
Berbesar Hati
51
Aku Cinta Kepadamu Tak Terbatas Waktu
52
Sebuah Rahasia
53
Ancaman Cecilia
54
Sama-sama punya masalah
55
Saling Terbuka
56
Keadaan Ayah
57
Meminta Hak
58
Coming soon
59
Malam Pertama
60
Bertemu dengan Cecilia
61
Ara, jangan pergi!
62
Hadiah
63
Terima kasih sayang
64
Buket mawar putih
65
"Ara!! kamu di mana!!"
66
Masakan Spesial
67
Hamil?
68
Meminta Restu
69
Masa lalu mereka
70
Wedding Day
71
Mencari Tahu
72
Masa Lalu
73
Masih Flashback
74
Masalah Yang Belum Selesai
75
Perkara Pil KB
76
Mengajak Rujuk
77
Menjemput Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!