Bab 16 ( Hasutan Angel )

Happy Reading 😊

Angel kali ini benar-benar terpancing emosinya dan mendorong Nita yang tengah menahan lengannya.

"Dasar cewek murahan! Awas aja Lo, berani goda Revan! Gue gak akan biarin Lo ngerebut cowok Gue!" Ara menghindar ketika Angel akan menarik rambutnya dan hal itu membuat Angel tersungkur.

"Hahahaha!! Rasain, emang enak jatuh kek gitu!" gelak suara Nita menggema.

Angel merasa sangat kesal, dia berdiri kembali melihat bajunya menjadi sedikit kotor dan hal itu membuatnya marah. "Gue gak akan tinggal diam!" Angel maju lagi, mengangkat tangannya untuk menampar pipi Ara.

Tetapi Ara bisa membaca pergerakan Angel kemudian menangkap tangannya. "Jangan sampai reputasi Elo sebagai Queen sekolah hancur gara-gara kejadian ini!" ancam Ara.

Angel merasa takut dan langsung menghempaskan tangan Ara. Entah kenapa situasi di kelas saat itu benar-benar sepi, tidak ada satu siswa pun yang melihat pertengkaran mereka. Hanya Nita yang saat itu ada di sana karena menemani Ara makan siang di dalam kelas.

Angel yang tidak ingin reputasinya hancur, langsung keluar dari dalam kelas Ara.

"Eh, Gue benar-benar baru tau wajah aslinya tuh nenek lampir! sumpah, Gue gak nyangka kalau ternyata dia bermuka dua!" ujar Nita kesal.

"Gue udah tau kalau sebenarnya dia tuh cuma pura-pura jadi cewek lembut. Dan sekarang Lo udah tau aslinya, kan?" Nita manggut-manggut.

"Lo gak mau laporin ke Revan ulah ceweknya itu?" tanya Nita.

"Gak, ngapain juga Gue lapor-lapor ke dia. Mau nyari perhatian Revan? Ogah banget, biarin aja Revan tahu sendiri kelakuan ceweknya itu," jawab Ara.

"Dan dia pasti bakal nyesel kalau tahu Angel itu sebenarnya cewek bar-bar!"

"Gak penting juga Nit, Gue udah gak peduli! ntar malah Gue yang di tampar Revan gara-gara ngaduin ceweknya itu, secara Revan kan cinta banget ma dia," jawab Ara.

Nita hanya bisa dukung semua keputusan sahabatnya itu, meskipun bisa juga dia melaporkan kelakuan Angel ke Revan tapi mungkin percuma saja, karena Revan pasti lebih percaya dengan kekasihnya.

###

Angel pergi mencari Revan ke kantin karena cowok itu mengatakan ada di sana. Dengan raut wajah yang di buat sedih, Angel akan mengadukan sikap Ara pada Revan.

"Sayang, lihat nih, baju aku kotor," ucap Angel duduk di samping Revan dan memperlihatkan seragam putihnya yang berubah sedikit kotor itu.

"Kamu habis jatuh?" tanya Revan sambil mengunyah tahu baksonya.

"Iya sayang, kamu tahu gak, tadi yang buat aku jatuh siapa? cewek murahan yang tidak tahu malu itu, siapa lagi kalau bukan Ara!" Revan terdesak ketika Angel menyebutkan nama Ara.

Sedangkan Angel tersenyum senang melihat ekspresi Revan dan langsung mengambilkan air minum untuknya.

'Pasti Lo bakal marah lagi karena cewek murahan itu!'

"Ara?" tanya Revan tidak percaya.

Angel mengangguk mantap. "Tadi aku di dorong sama dia sampai jatuh, kamu harus kasih pelajaran buat dia, yank!" Revan hanya menatap ke depan. Apakah dia harus percaya pada ucapan Angel.

"Memangnya kenapa Ara sampai dorong kamu?" Angel sedikit gelagapan ketika Revan bertanya seperti itu.

Biasanya bukankah Revan akan langsung marah dan menenangkan Angel yang terlihat tertindas. Tapi entah kenapa sekarang melihat ekspresi wajah Revan terlihat biasa saja.

"Ya, itu,,, mungkin karena dia masih nggak terima kalau kamu menjadi kekasih aku,, kamu tahu sendiri kan, yank, dari dulu Ara tuh cinta mati dan dengan tidak malu ngejar-ngejar kamu sayang," ucap Ara dengan raut wajah yang di buat sedih.

Entah kenapa setelah mendengar penjelasan Angel, Revan merasa ada kupu-kupu yang menggelitik di perutnya, darahnya terasa berdesir dan sungguh dia merasa bahagia kali ini. Bahkan kedua sudut bibirnya sedikit tertarik ke atas, hanya sedikit. Bahkan Angel pun tidak bisa melihatnya.

"Sayang, kenapa kamu diam aja, kamu kasih pelajaran ke cewek murahan itu, donk!" Revan langsung mengangguk dan mengiyakan keinginan dari cewek yang masih berstatus kekasihnya ini.

'Lihat aja Lo, Ra. Lo bakal mampus kali ini!' batin Angel sinis.

"Iya, nanti habis pulang sekolah aku samperin dia ke kelas, jadi sebaiknya kamu pulang sendiri dulu, karena aku akan menghukum Ara." Angel tersenyum senang karena Revan sudah mulai terhasut lagi olehnya.

Padahal tidak tahu saja kalau itu adalah kesempatan Revan untuk bisa menemui Ara lagi. Mengetahui kalau Ara mendorong Angel dan masih cemburu, entah kenapa hal itu membuat Revan senang. Bukannya marah seperti dulu tetapi Revan malah berpikir itu artinya Ara masih memiliki rasa cinta untuknya.

'Gue tahu, Ra, sebenarnya Lo memang masih memiliki rasa buat Gue dan Lo selama ini hanya pura-pura move on dari gue kan.' batin Revan senang.

'Gue bakal perjuangin cinta kita, Ra.'

###

Waktu berlalu begitu saja sampai bel pulang sekolah berbunyi.

"Nit, Gue pulang bareng Lo, ya?"

"Tapi Gue cuma bawa motor bebek, Ra," jawab Nita.

"Ya, gak apa-apa, nanti uang bensin Gue ganti sebagai ongkos deh," mohon Ara, karena memang rumah Nita dan rumah Tantenya Ara berbeda jalur.

"Ra, pulang bareng Gue, ya?" Vero masuk ke kelas Ara tersenyum manis.

"Eh, gak bisa, Ara pulang bareng Gue, karena tadi Gue yang jemput," suara siapa lagi kalau bukan Gilang.

Nita dan beberapa teman yang masih berada di dalam kelas terlihat melongo melihat kedua cowok tampan itu menawarkan untuk mengantarkan Ara pulang.

"Ara, ikut Gue!" seru sebuah suara dari depan pintu dan hal itu langsung mengakibatkan semua orang menoleh.

Revan berjalan masuk dengan gaya angkuh, para siswa saling berbisik melihat kedatangan Revan kembali ke kelas mereka untuk mencari Ara.

Ketiga cowok tampan itu saling menatap dengan tatapan tajam. Ara dan Nita yang melihat hal itu malah menjadi takut.

"Ra, ikut Gue!" lagi, suara penuh milih Revan menggema. Menatap Ara tajam seakan mengatakan bahwa Ara harus ikut dengannya.

Ara memutuskan pandangannya dari Revan dan memandang veri serta Gilang bergantian.

"Sory, Gue udah ada janji sama Nita mau pulang bareng," Ara menyeret lengan Nita keluar dari kelasnya.

"Wah, tadi itu kenapa? Ketiga cowok tampan itu ngajakin Lo pulang, gak salah ini! ternyata Lo itu hebat banget ya, Ra, di kejar tiga cowok populer di sekolah kita, aduh..! Kenap Lo mukul Gue!" Angel mengusap keningnya yang kena tabokan Ara.

"Kalau ngomong itu jangan asal! Mungkin mereka lagi gak waras aja, hahaha!" Nita mencubit perut Ara membuat gadis itu berhenti tertawa.

"Misalnya nih ya, kalo Lo disuruh milih dari ketiga cowok itu, Lo akan milih yang mana?" tanya Nita

"Gue nggak akan milih ketiganya, gue udah nggak mau jatuh cinta lagi, karena Gue mau ngejar cita-cita. Gue ingin jadi orang sukses dulu, baru menemukan cinta sejati Gue dan kali ini Gue nggak mau nyari biarin dia datang sendiri ke gue." Jawab Ara.

Bersambung.

mana nih hadiahnya buat othor, kayaknya yang baca banyak tapi othor gak di kasih hadiah 🥰🥺

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

keputusan bijak Ra... gak perlu ngerendahin diri buat ngejer cowok yg akhirnya malah mempermalukan dirimu.. lebih baik memperbaiki diri maka cowok itu yg akan mengejarmu

2025-03-14

0

dattebayo^~^

dattebayo^~^

bang mulut gak salah ucap kan??

2024-06-28

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

ASLI, DARAH JAHAT RONI + DARAH JAHAT RENATA MLEKAT DLM DIRI ANGEL, APALAGI ANGEL HSIL PERZINAHAN RONI KE RENATA, DITAMBAH ANGEL GK PRNH DI ASUH IBUNYA, KRN RENATA MNINGGAL, BLM LGI RONI YG DIPENJARA.. MSKI PNY KAKEK NENEK DRI RONI ATAUPN RENATA..TPI TTP KSIAN JUGA SBNARNYA SAMA ANGEL

2023-07-06

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 ( Sesak )
2 Bab 2 ( Patah Hati )
3 Bab 3 ( Di Permalukan )
4 Bab 4 ( Harus move on )
5 Bab 5 ( 100 soal )
6 Bab 6 ( Resah dan Gelisah )
7 Bab 7 ( Tatapan Yang Sulit di Artikan )
8 Bab 8 (Jauhi Dia)
9 Bab 9 ( Murid Baru )
10 Bab 10 ( Pembimbing Privat )
11 Bab 11 ( Revan Cemburu )
12 Bab 12 ( Siasat Angel )
13 Bab 13 ( Sahabat Somplak )
14 Bab 14 ( Terlambat Menyadari )
15 Bab 15 ( Revan Berubah )
16 Bab 16 ( Hasutan Angel )
17 Bab 17 ( Bersitegang )
18 Bab 18 ( Kemarahan Revan )
19 Bab 19 ( Detak Jantung )
20 Bab 20 ( Modus )
21 Bab 21 ( Warung Bakso )
22 Bab 22 ( Berjuang )
23 Bab 23 ( Hanya Obsesi )
24 Bab 24 ( Revan & Raka )
25 Bab 25 ( Perdebatan )
26 Bab 26 ( Gue Janji )
27 Bab 27
28 Bab 28 ( Ancaman Ara )
29 Bab 29 ( Penjebakan )
30 Bab 30 ( Bukan Seperti Yang Di Harapkan )
31 Bab 31 ( Ternyata Memang Kamu )
32 Bab 32 ( Bersaing Secara Sehat )
33 Bab 33 (Belajar Bersama)
34 Bab 34 ( Jalan Untuk Membuka Hati )
35 Tidak Tahan
36 Ara Milik Revan
37 Jogja
38 First Kiss
39 Ada sesuatu dengan Gilang dan Nita
40 Liburan Yang Kacau
41 Masalah Nita dan Gilang
42 Akhir Liburan
43 Janji
44 Janji Putih
45 PANGGIL AKU YANK!
46 Bertemu Kembali
47 Membujuk Aldo
48 Hampir Kebablasan
49 Saingan
50 Berbesar Hati
51 Aku Cinta Kepadamu Tak Terbatas Waktu
52 Sebuah Rahasia
53 Ancaman Cecilia
54 Sama-sama punya masalah
55 Saling Terbuka
56 Keadaan Ayah
57 Meminta Hak
58 Coming soon
59 Malam Pertama
60 Bertemu dengan Cecilia
61 Ara, jangan pergi!
62 Hadiah
63 Terima kasih sayang
64 Buket mawar putih
65 "Ara!! kamu di mana!!"
66 Masakan Spesial
67 Hamil?
68 Meminta Restu
69 Masa lalu mereka
70 Wedding Day
71 Mencari Tahu
72 Masa Lalu
73 Masih Flashback
74 Masalah Yang Belum Selesai
75 Perkara Pil KB
76 Mengajak Rujuk
77 Menjemput Kebahagiaan
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1 ( Sesak )
2
Bab 2 ( Patah Hati )
3
Bab 3 ( Di Permalukan )
4
Bab 4 ( Harus move on )
5
Bab 5 ( 100 soal )
6
Bab 6 ( Resah dan Gelisah )
7
Bab 7 ( Tatapan Yang Sulit di Artikan )
8
Bab 8 (Jauhi Dia)
9
Bab 9 ( Murid Baru )
10
Bab 10 ( Pembimbing Privat )
11
Bab 11 ( Revan Cemburu )
12
Bab 12 ( Siasat Angel )
13
Bab 13 ( Sahabat Somplak )
14
Bab 14 ( Terlambat Menyadari )
15
Bab 15 ( Revan Berubah )
16
Bab 16 ( Hasutan Angel )
17
Bab 17 ( Bersitegang )
18
Bab 18 ( Kemarahan Revan )
19
Bab 19 ( Detak Jantung )
20
Bab 20 ( Modus )
21
Bab 21 ( Warung Bakso )
22
Bab 22 ( Berjuang )
23
Bab 23 ( Hanya Obsesi )
24
Bab 24 ( Revan & Raka )
25
Bab 25 ( Perdebatan )
26
Bab 26 ( Gue Janji )
27
Bab 27
28
Bab 28 ( Ancaman Ara )
29
Bab 29 ( Penjebakan )
30
Bab 30 ( Bukan Seperti Yang Di Harapkan )
31
Bab 31 ( Ternyata Memang Kamu )
32
Bab 32 ( Bersaing Secara Sehat )
33
Bab 33 (Belajar Bersama)
34
Bab 34 ( Jalan Untuk Membuka Hati )
35
Tidak Tahan
36
Ara Milik Revan
37
Jogja
38
First Kiss
39
Ada sesuatu dengan Gilang dan Nita
40
Liburan Yang Kacau
41
Masalah Nita dan Gilang
42
Akhir Liburan
43
Janji
44
Janji Putih
45
PANGGIL AKU YANK!
46
Bertemu Kembali
47
Membujuk Aldo
48
Hampir Kebablasan
49
Saingan
50
Berbesar Hati
51
Aku Cinta Kepadamu Tak Terbatas Waktu
52
Sebuah Rahasia
53
Ancaman Cecilia
54
Sama-sama punya masalah
55
Saling Terbuka
56
Keadaan Ayah
57
Meminta Hak
58
Coming soon
59
Malam Pertama
60
Bertemu dengan Cecilia
61
Ara, jangan pergi!
62
Hadiah
63
Terima kasih sayang
64
Buket mawar putih
65
"Ara!! kamu di mana!!"
66
Masakan Spesial
67
Hamil?
68
Meminta Restu
69
Masa lalu mereka
70
Wedding Day
71
Mencari Tahu
72
Masa Lalu
73
Masih Flashback
74
Masalah Yang Belum Selesai
75
Perkara Pil KB
76
Mengajak Rujuk
77
Menjemput Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!