Part 19

"Aku tahu kamu menikah dengan Galen karena perjodohan."

Natha terkekeh sinis mendengar nama 'Galen'. Namun, di telinga Theresa hanya terdengar kekehan biasa dan terdengar manis di telinga Aksa.

"Bukan." Natha menggelengkan kepalanya dengan mata menyipit, "Bukan dia yang menikah denganku."

Mata Aksa membulat kaget, "Apa?! Bukan?! Lalu siapa?!"

Theresa hanya mendengar percakapan mereka dengan mata bergiliran menatap kedua orang di depannya. Ekspresi seperti anak kecil yang tengah mendengarkan percakapan orang dewasa. Polos dan tidak mengerti.

"Yang menikah dengan Galen adalah Nhita. Sedangkan aku menikah dengan..." ujarnya di gantung membuat Aksa semakin penasaran. Natha mengangkat kepalanya menatap Aksa, "Kamu tahu tidak? Tuan muda Grissham yang beberapa bulan lalu mengalami kecelakaan."

"Tentu tahu! Siapa yang tidak kenal dengannya? Sayang sekali.. dia mengalami kecelakaan. Aku mendengar, pelakunya merupakan..." Aksa langsung menutup mulutnya terlihat berfikir sesuatu yang rumit. Tiba-tiba Aksa menatap Natha dengan mata terbelalak. Ia menggelengkan kepalanya berulang kali untuk menghilangkan prasangka di benaknya. Terkekeh hambar, "Tunggu.. tunggu. Natha.. itu tidak mungkin, kan?"

Natha hanya tersenyum.

Melihat senyumannya, sekarang Aksa tahu sangkaannya tidak salah. Ia langsung bersandar lemas dengan bahu terkulai. Kepalanya menunduk.

Theresa menjadi sangat bingung. Ia tidak mengerti, "Ada apa? Aku tidak mengerti dengan apa yang kalian bicarakan.."

"Pernikahanku di tukar dengannya. Itu permintaan mereka. Jadi pada intinya, kompensasi yang seharusnya Nhita lakukan, aku yang menanggungnya, " katanya terus terang.

Natha merasa tidak perlu menyembunyikannya. Walaupun dia belum mempercayai kedua temannya sepenuhnya, ia tidak keberatan jika suatu hari mereka membocorkan atau memberitahu orang lain. Baginya bukan masalah besar.

Theresa mulai mengerti. Ia juga mendengar soal kecelakaan itu. Ternyata kompensasinya dengan pernikahan. Lalu posisi Natha dan Nhita di tukar?

Aksa mengepalkan tangannya yang terdapat di bawah meja. Ia bergumam geram, "Kenapa.. keluargamu sangat tega."

Natha mengangguk menyetujui, "Itu yang menjadi penyebab dengan yang Nhita ucapkan di video itu. Hari itu, mereka menunggu di luar gerbang. Tapi aku tidak mau menemui mereka karena aku masih belum bisa menerima pernikahan itu ," katanya benar dan tidak.

Natha hanya membuat alasan.

"Sudah aku duga. Kamu bukan orang seperti itu. Nhita hanya melebih-lebihkan untuk menjelekkanmu, kan?" kata Theresa dengan raut jengkel saat mengingat Nhita.

"Bukankah dia saudarimu? Kenapa aku merasa Nhita memusuhimu?" tanya Aksa heran.

"Bukan." Natha menggeleng jujur. "Dia bukan saudariku. Tapi sepupuku."

"Apa?!"

Ucapan Nhita membuat kedua orang itu kaget kembali dengan mata terbelalak dan mulut terbuka serta raut tidak percaya.

Natha mengangguk santai, "Aku tidak bisa memberi tahu kalian lebih jauh. Intinya mereka hanya menginginkan hartaku."

Raut kaget keduanya menjadi marah dan kesal.

Natha mengambil ponselnya. Lalu, dia memposting sesuatu.

'Aku bukan putri keluarga Lumian. Nhita bukan saudariku. Dia hanya sepupuku. Kenapa aku harus patuh terhadap mereka?'

Setelah mengklik kirim. Natha menyimpannya ponselnya kembali di kantungnya.

Natha malas untuk berpura-pura.

Dengan penasaran, Theresa dan Aksa membuka ponsel mereka dan melihat postingan Natha di forum sekolah.

Hanya beberapa menit, postingan itu langsung ramai komentar. Banyak orang yang tidak percaya dan ada juga yang ingin tahu lebih dalam.

"Apakah tidak apa-apa jika kamu mengatakan yang sebenarnya?" tanya Aksa hati-hati setelah menutup ponselnya.

Theresa ikut menengok. Keduanya kaget melihat ekspresi dingin Natha.

Natha mengangguk, "Aku tidak mau berpura-pura kepada kalian. Saat ini adalah wajah asliku. Kemarin hanya topeng saja. Aku tidak peduli jika kalian berhenti menjadi temanku."

Theresa dan Aksa saling pandang. Walaupun masih kaget, keduanya langsung menggeleng panik.

"Aku tidak akan berhenti, Natha. Aku masih ingin berteman denganmu," imbuh Aksa dengan tulus.

Aksa tidak peduli dengan perubahan Natha. Ia masih menyukainya.

Theresa mengangguk setuju. Ia berfikir lebih baik saling jujur dan tidak ada yang perlu di sembunyikan. Apa yang sudah Natha ucapkan bukanlah sesuatu yang sepele. Theresa merasa sudah di percayai dengan ucapan Natha yang bisa di bilang rahasia. Ia akan tetap menjadi temannya bagaimanapun wajah aslinya.

Natha tersenyum tipis. Ia menatap mereka bergantian dengan tatapan intensitas nembuat Aksa salah tingkah dan Theresa yang malu-malu.

"Aku akan membantumu tentang masalah video itu," ujar Theresa seraya mengeluarkan ponselnya kembali.

Aksa tidak mau kalah. Dia membantu membantu Natha meredakan gosip itu.

Natha hanya diam. Tidak tahu apa yang di pikirkannya

***

Dengan postingan Natha, pembelaan Aksa dan teman sekelas Natha yang lainnya, gosip itu menjadi reda. Mereka menjadi sedikit bersimpati kepada Natha yang ternyata tidak memiliki kedua orang tuanya.

Seharusnya mereka tidak memandang dari sisi Nhita yang menangis sedih. Namun terkadang, orang yang diam dan dengan topeng senyumnya, hatinya lebih merasakan sakit.

Akhirnya setelah seminggu kemudian, kembali normal. Gosip tersebut lenyap seakan tidak pernah ada.

Sedangkan Nhita merasa jengkel. Dia merasa usahanya sia-sia. Ia tidak pernah menyangka Natha akan mengeluarkan identitas sebenarnya. Saat melihat postingan Natha hari itu, Nhita langsung pergi ke keluarganya.

Tentu saja, mereka sama-sama kaget dan kesal.

Banyak pembela di sisi Natha. Nhita menggertakkan gigi. Namun, ia juga mendengar bahwa Natha tidak mengikuti olimpiade. Senyumnya mengembang. Hari itu, ia langsung pergi menawarkan diri ke ruang guru.

Kebetulan belum ada pengganti. Bu Mala langsung menerimanya. Lagipula, kepintaran Nhita tidak beda jauh walaupun masih di bawah Natha. Hanya saja, Bu Mala menyayangkan Galen ikut mundur hari itu.

Acara olimpiade di luar kota dan akan di adakan tiga hari lagi. Namun, acara seleksi bakat lainnya di adakan di sekolah. Malam ini merupakan acara itu di adakan.

Semua kelas tentu tidak belajar. Semua siswa-siswi terlihat sibuk. Mereka bersiap-siap menampilkan bakat mereka masing-masing.

"Natha, kamu tidak mengikuti lomba yang lain?" tanya Aksa seraya melihat panggung yang tengah di hias.

Natha menggeleng malas. Ia hanya akan menonton. Dulu, ia mengikuti seleksi piano dan olimpiade. Tentu saja ia yang memenangkannya. Niatnya tidak jauh, hanya untuk di lihatkan kepada Galen. Sekarang? Oh, tentu tidak.

Malam ini, Nhita pasti ikut seleksi piano itu, Natha yakin. Dulu, mereka bersaing. Dan sekarang, Natha tidak mau melakukan hal merepotkan seperti itu.

Saat malam hari tiba, panggung di lapang sekolah terlihat bersinar terang.

Siswa dan siswi di panggil satu persatu untuk menampilkan bakat mereka masing-masing.

Natha dan kedua temannya tengah duduk di kursi yang sudah di sediakan. Mereka bertiga hanya menjadi penonton tanpa minat mengikuti seleksi itu

Natha mengedarkan pandangannya. Lalu, tatapannya terhenti pada Olivia yang tengah berdiri di samping panggung, terlihat panik. Natha mengerutkan kening. Ia beranjak membuat kedua temannya menoleh bingung.

"Aku akan ke sana," ucapnya datar seraya menunjuk ke arah Olivia.

Terpopuler

Comments

Ds Phone

Ds Phone

ada apa dengan dia

2025-03-21

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒂𝒅𝒂 𝒂𝒑𝒂 𝒅𝒏𝒈𝒏 𝑶𝒍𝒊𝒗𝒊𝒂 🤔🤔

2024-10-07

2

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussemangat

2024-08-18

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1
3 Part 2
4 Part 3
5 Part 4
6 Part 5
7 Part 6
8 Part 7
9 Part 8
10 Part 9
11 Part 10
12 Part 11
13 Part 12
14 Part 13
15 Part 14
16 Part 15
17 Part 16
18 Part 17
19 Part 18
20 Part 19
21 Part 20
22 Part 21
23 Part 22
24 Part 23
25 Part 24
26 Part 25
27 Part 26
28 Part 27
29 Part 28
30 Part 29
31 Part 30
32 Part 31
33 Part 32
34 Part 33
35 Part 34
36 Part 35
37 Part 36
38 Part 37
39 Part 38
40 Part 39 (17+)
41 Part 40
42 Part 41
43 Part 42
44 Part 43
45 Part 44
46 Part 45
47 Part 46
48 Part 47
49 Part 48
50 Part 49 (16+)
51 Part 50 (18+)
52 Part 51
53 Part 52
54 Part 53
55 Part 54
56 Part 55
57 Part 56
58 Part 57
59 Part 58
60 Part 59
61 Part 60
62 Part 61
63 Part 62
64 Part 63
65 Part 64
66 Part 65
67 Part 66
68 Part 67
69 Part 68
70 Part 69
71 Part 70
72 Part 71
73 Part 72
74 Part 73
75 Part 74
76 Part 75
77 Part 76
78 Part 77
79 Part 78
80 Part 79 (17+)
81 Part 80
82 Part 81
83 Part 82
84 Part 83
85 Part 84
86 Part 85
87 Part 86
88 Part 87
89 Part 88
90 Part 89
91 Part 90
92 Part 91
93 Part 92
94 Part 93
95 Part 94
96 Part 95
97 Part 96
98 Part 97
99 Part 98
100 Part 99
101 Part 100
102 Part 101
103 Part 102
104 Part 103
105 Part 104
106 Part 105
107 Part 106
108 Part 107
109 Part 108
110 Part 109
111 Part 110
112 Part 111
113 Part 112
114 Part 113
115 Part 114
116 Part 115
117 Part 116
118 Part 117
119 Part 118
120 119 [END]
121 Promosi Cerita Baru!!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Prolog
2
Part 1
3
Part 2
4
Part 3
5
Part 4
6
Part 5
7
Part 6
8
Part 7
9
Part 8
10
Part 9
11
Part 10
12
Part 11
13
Part 12
14
Part 13
15
Part 14
16
Part 15
17
Part 16
18
Part 17
19
Part 18
20
Part 19
21
Part 20
22
Part 21
23
Part 22
24
Part 23
25
Part 24
26
Part 25
27
Part 26
28
Part 27
29
Part 28
30
Part 29
31
Part 30
32
Part 31
33
Part 32
34
Part 33
35
Part 34
36
Part 35
37
Part 36
38
Part 37
39
Part 38
40
Part 39 (17+)
41
Part 40
42
Part 41
43
Part 42
44
Part 43
45
Part 44
46
Part 45
47
Part 46
48
Part 47
49
Part 48
50
Part 49 (16+)
51
Part 50 (18+)
52
Part 51
53
Part 52
54
Part 53
55
Part 54
56
Part 55
57
Part 56
58
Part 57
59
Part 58
60
Part 59
61
Part 60
62
Part 61
63
Part 62
64
Part 63
65
Part 64
66
Part 65
67
Part 66
68
Part 67
69
Part 68
70
Part 69
71
Part 70
72
Part 71
73
Part 72
74
Part 73
75
Part 74
76
Part 75
77
Part 76
78
Part 77
79
Part 78
80
Part 79 (17+)
81
Part 80
82
Part 81
83
Part 82
84
Part 83
85
Part 84
86
Part 85
87
Part 86
88
Part 87
89
Part 88
90
Part 89
91
Part 90
92
Part 91
93
Part 92
94
Part 93
95
Part 94
96
Part 95
97
Part 96
98
Part 97
99
Part 98
100
Part 99
101
Part 100
102
Part 101
103
Part 102
104
Part 103
105
Part 104
106
Part 105
107
Part 106
108
Part 107
109
Part 108
110
Part 109
111
Part 110
112
Part 111
113
Part 112
114
Part 113
115
Part 114
116
Part 115
117
Part 116
118
Part 117
119
Part 118
120
119 [END]
121
Promosi Cerita Baru!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!