Part 11

Sikap lembut Nhita langsung lenyap saat Natha mengatakan bukan keluarga mereka lagi. Nhita sendiri tidak sudi menganggapnya, namun warisan Natha sangat di sayangkan.

Jadi Nhita mulai membujuknya, "Kakak! Walaupun kita bukan saudara kandung, tapi kita tetap keluarga!"

"Ya, Natha. Adikmu benar. Apakah kamu tidak merasakan? Ibu memperlakukanmu lebih baik dari Nhita sedari kecil. Apakah kamu tega pergi dari kami? Kami bisa menyimpan surat itu baik-baik." Sonia mencoba untuk membujuknya dengan sangat lembut.

"Tidak, Ibu. Aku tetap akan mengambilnya dan pergi dari sini," sanggah Natha bersikeras.

"Kau?!" Andre sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi. Dia sangat kesal dengan kekeraskepalaan Natha.

Natha tersentak kaget. Dia mundur terlihat sangat ketakutan, "Ayah kenapa memarahiku? Aku hanya Ingin mengambil hakku. Apakah aku perlu meminta bantuan keluarga Grissh--"

"TIDAK!" teriak Sonia dan Nhita bersamaan.

Dengan tergesa, Sonia langsung berlari ke kamarnya mengambil surat itu.

"Dasar tidak tahu terima kasih! Kami sudah membesarkanmu selama ini! Apakah ini balasanmu terhadap kami?!" marah Andre dengan wajah memerah. Urat-urat leher dan pelipis terlihat menonjol.

Natha mengangkat kepalanya. Matanya sudah berkaca-kaca menatap Andre yang berdiri dengan wajah menyeramkan. Natha berujar polos, "Tapi.. balasan apa yang ayah inginkan? Aku tidak tahu, Ayah. Apakah ayah ingin warisanku?"

Andre bungkam dengan tebakannya yang tidak salah.

Sonia turun dengan tergesa membawa sebuah kertas. Wajahnya terlihat cemas dan takut. Lalu, dia menaruhnya di meja di hadapan Natha.

"Kenapa kamu memberikannya?!" teriak Andre marah.

Dia akan mengambil surat itu kembali. Namun, di dahului oleh Natha

"Maaf, Ayah. Ini merupakan hadiah dan warisan dari orang tuaku. Aku akan memilikinya sendiri." Walaupun kata-katanya tidak salah, tapi itu membuat Andre kesal setengah mati.

Andre mengepalkan tangannya seraya menatap Natha tajam dan dingin. Namun, Natha hanya tersenyum manis.

"Natha, kami sudah memberikan apa yang kamu inginkan. Sekarang beritahu kami, apa saja yang mereka ketahui?"

Natha terlihat berfikir seraya memeluk surat itu di dadanya, "Eum.. aku tidak sengaja dengar percakapan mereka. Tapi, mereka tidak tahu identitas aku yang sebenarnya! Jadi kamu Nhita, tenang saja!" jawabnya menatap Nhita seraya tersenyum.

Sonia dan Nhita menghela nafas lega. Setidaknya, mereka masih aman.

"Kakak, apakah kamu benar-benar akan membawa surat itu?" tanya Nhita pelan terdengar sedih.

"Iya.." Natha mengangguk. Lalu  ia memiringkan kepalanya, mencibir. Namun, di tutupi oleh pertanyaan polosnya, "... Nhita ingin warisan ini?"

Wajah Nhita mencerah dengan mata bersinar. Begitu pula Sonia dan Andre. Mereka yakin, bujukan Nhita merupakan yang paling ampuh.

Nhita mengangguk semangat.

Natha terkekeh manis, "Apakah Nhita tidak mendapatkannya dari ibu dan ayah?" tanyanya sambil melirik Sonia dan Andre yang wajahnya sudah berubah.

Pertanyaannya memang sangat polos, namun terdengar ejekan dalam nadanya. Sangat menusuk.

Ekspresi Nhita mengeras. Ia tidak pandai berakting. Saat Natha mengatakan itu, topengnya langsung runtuh. Nhita berdiri dan berteriak, "Apa katamu?!"

Natha langsung ikut berdiri dan mundur secara refleks, "Aku salah bertanya, yah?" gumamnya polos yang masih terdengar membuat kekesalan Nitha bertambah.

Nhita menggeram dengan tangan siap menerkam, "kau!"

Natha semakin mundur dengan senyuman lugu, "Nhita kengapa terlihat marah? Aku salah, yah? Kalau begitu, aku minta maaf! Aku akan pulang agar Nhita tidak marah lagi!"

Nhita mengepalkan tangannya. ia ingin sekali menampar atau menjambak rambutnya. Sudah siap akan itu, Sonia mencegahnya dan menenangkannya.

"Ibu, ayah, aku akan pulang! Aku takut buat Nhita lebih marah," pamitnya terdengar ketakutan.

Dia langsung berlari keluar seakan di kejar sesuatu.

Setelah Natha pergi. Amarah ketiga orang itu meledak.

Andra molototi Sonia dengan tajam, "Kenapa kamu malah memberikan surat itu?!"

Sonia berdiri dengan ekspresi kesal, merasa tidak terima, "Terus, apakah kamu ingin kita berurusan dengan Grissham?! Kamu saja! Aku tidak mau!"

Nhita yang sudah kehabisan kesabaran, semakin kesal dan marah mendengar pertengkaran kedua orang tuanya.

"Arrghh!! Natha s*alan!"

***

Saat Natha sampai di kediaman Grissham, ia langsung pergi ke kamar Abyan untuk menemuinya. Suasana hatinya sangat baik. Apalagi mengingat wajah-wajah ketiga orang itu. Ia cekikikan sendiri.

Saat sampai, Natha masuk dengan gerakan pelan. Melihat Abyan yang masih di posisi yang sama, ia menghela nafas dalam-dalam. Lalu tersenyum lembut.

Natha menghampiri Abyan. Ia sedikit mencondongkan tubuhnya dengan bibir mendekati telinganya. Berbisik pelan, "Aku pulang."

Natha melakukan hal sama seperti sebelum ia pergi, mencium keningnya.

Natha tidak akan pernah kembali ke rumah Lumian lagi. Rumah ini sudah menjadi tempat pulangnya. Lebih tepatnya, Abyan sudah menjadi bagian hidup Natha dan tempat dia pulang. Ia sudah merasa sangat nyaman. Ia benar-benar bertekad akan menjaga dan merawatnya sampai kapanpun. Semoga saja.

***

Seiring berjalannya waktu, Natha menjadi lebih akrab dan beradaptasi di kediaman Grissham. Walaupun ibu, adik, paman, bibi, atau sepupu Abyan masih tidak peduli dengannya, dia juga tidak peduli. Tugasnya hanya merawat Abyan. Dan itu adalah alasan keberadaan Natha di rumah itu.

Terkadang, Natha akan mengobrol atau sekedar saling sapa dengan pembantu-pembantu di rumah itu. Tentu saja memakai topeng polosnya.

Soal pemantauan, Albert sudah mencabutnya sendiri. Karena lelaki tua itu juga sudah menjadi lebih percaya dengan Natha.

Tapi di sisi lain, Briyan menjadi semakin kesal. Dia selalu menuduh Natha akan mencelakai kakaknya dan membujuk Albert kembali memasang kamera pemantauan.

Namun, Albert tidak melakukannya. Natha hanya tersenyum sinis menanggapi itu.

Tok tok

Ketukan di pintu mengalihkan pandangan kedua orang di ruangan itu. Saat ini, seperti biasa Natha dan Albert tengah mengobrol. Di samping mereka terdapat Abyan yang tidak bergerak.

"Masuk," ujar Albert.

Pintu terbuka. Terlihatlah seorang pembantu yang sudah Natha kenal--Winda.

"Ada apa?"

"I-tu.. Tuan, Ada keluarga Lumian datang untuk mengunjungi Nona Natha."

Mendengar penuturan pelayannya, Albert dan Natha saling pandang dengan ekspresi rumit. Kebetulan Natha tengah duduk di dekat jendela, ia langsung melihat ke arah luar.

Sonia dan Andre terlihat berdiri menunggu di luar gerbang. Natha terkekeh dalam hati. Ternyata, mereka benar-benar tidak di hargai oleh semua orang di rumah Grissham. Bukannya di suruh masuk, satpam gerbang malah membiarkan mereka berdiri kepanasan.

Wajah keduanya terlihat merah. Sepertinya menahan kesal.

Natha yakin, mereka pasti tidak terima dengan apa yang sudah ia ambil sebagai haknya.

Sudah hampir sebulan sejak Natha pergi ke rumah Lumian dan mengambil surat warisannya. Mereka pasti menyangka ia akan kembali lagi ke sana dan menyerahkan kembali surat itu, atau Natha akan meminta maaf kepada Nhita, seperti yang ia lakukan di kehidupan sebelumnya.

Dulu, jika Natha melakukan kesalahan, maka ia akan mati-matian meminta maaf kepada ketiga orang itu.

"Sungguh, tidak tahu malu," monolog Natha tanpa emosi.

Pandangan Natha kembali pada buku di tangannya. Dengan santai membaca.

Sebelum Albert keluar, ia melihat sikap Natha yang begitu acuh tak acuh. Albert mengangkat sebelah alisnya, "Apakah kamu tidak akan menemui mereka?"

"Aku sudah mengambil apa yang menjadi milikku di tangan mereka. Dan selama perusahaan Lexandra tidak goyah, mereka tidak penting lagi bagiku," balas Natha melirik Albert sekilas.

"Kapan kamu akan membalas dendam?"

Natha mengangkat kepalanya, menatap Albert, tersenyum penuh arti, "Nanti pada waktunya."

Albert mengangguk mengerti, "Selama kamu tidak berfikir buruk terhadap keluarga kami, kami akan melindungimu."

Natha sedikit tersentak dengan ucapannya. Setelah bereaksi, Natha tersenyum tulus, "Terima kasih, Kakek."

Terpopuler

Comments

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

jawab jujur ayah 😂😂😂

2024-11-23

0

Bzaa

Bzaa

semangat Nathan

2024-10-20

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝑨𝒍𝒃𝒆𝒓𝒕 𝒅𝒂𝒉 𝒔𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑵𝒂𝒕𝒉𝒂 𝒏𝒊𝒉 🤭🤭

2024-10-07

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1
3 Part 2
4 Part 3
5 Part 4
6 Part 5
7 Part 6
8 Part 7
9 Part 8
10 Part 9
11 Part 10
12 Part 11
13 Part 12
14 Part 13
15 Part 14
16 Part 15
17 Part 16
18 Part 17
19 Part 18
20 Part 19
21 Part 20
22 Part 21
23 Part 22
24 Part 23
25 Part 24
26 Part 25
27 Part 26
28 Part 27
29 Part 28
30 Part 29
31 Part 30
32 Part 31
33 Part 32
34 Part 33
35 Part 34
36 Part 35
37 Part 36
38 Part 37
39 Part 38
40 Part 39 (17+)
41 Part 40
42 Part 41
43 Part 42
44 Part 43
45 Part 44
46 Part 45
47 Part 46
48 Part 47
49 Part 48
50 Part 49 (16+)
51 Part 50 (18+)
52 Part 51
53 Part 52
54 Part 53
55 Part 54
56 Part 55
57 Part 56
58 Part 57
59 Part 58
60 Part 59
61 Part 60
62 Part 61
63 Part 62
64 Part 63
65 Part 64
66 Part 65
67 Part 66
68 Part 67
69 Part 68
70 Part 69
71 Part 70
72 Part 71
73 Part 72
74 Part 73
75 Part 74
76 Part 75
77 Part 76
78 Part 77
79 Part 78
80 Part 79 (17+)
81 Part 80
82 Part 81
83 Part 82
84 Part 83
85 Part 84
86 Part 85
87 Part 86
88 Part 87
89 Part 88
90 Part 89
91 Part 90
92 Part 91
93 Part 92
94 Part 93
95 Part 94
96 Part 95
97 Part 96
98 Part 97
99 Part 98
100 Part 99
101 Part 100
102 Part 101
103 Part 102
104 Part 103
105 Part 104
106 Part 105
107 Part 106
108 Part 107
109 Part 108
110 Part 109
111 Part 110
112 Part 111
113 Part 112
114 Part 113
115 Part 114
116 Part 115
117 Part 116
118 Part 117
119 Part 118
120 119 [END]
121 Promosi Cerita Baru!!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Prolog
2
Part 1
3
Part 2
4
Part 3
5
Part 4
6
Part 5
7
Part 6
8
Part 7
9
Part 8
10
Part 9
11
Part 10
12
Part 11
13
Part 12
14
Part 13
15
Part 14
16
Part 15
17
Part 16
18
Part 17
19
Part 18
20
Part 19
21
Part 20
22
Part 21
23
Part 22
24
Part 23
25
Part 24
26
Part 25
27
Part 26
28
Part 27
29
Part 28
30
Part 29
31
Part 30
32
Part 31
33
Part 32
34
Part 33
35
Part 34
36
Part 35
37
Part 36
38
Part 37
39
Part 38
40
Part 39 (17+)
41
Part 40
42
Part 41
43
Part 42
44
Part 43
45
Part 44
46
Part 45
47
Part 46
48
Part 47
49
Part 48
50
Part 49 (16+)
51
Part 50 (18+)
52
Part 51
53
Part 52
54
Part 53
55
Part 54
56
Part 55
57
Part 56
58
Part 57
59
Part 58
60
Part 59
61
Part 60
62
Part 61
63
Part 62
64
Part 63
65
Part 64
66
Part 65
67
Part 66
68
Part 67
69
Part 68
70
Part 69
71
Part 70
72
Part 71
73
Part 72
74
Part 73
75
Part 74
76
Part 75
77
Part 76
78
Part 77
79
Part 78
80
Part 79 (17+)
81
Part 80
82
Part 81
83
Part 82
84
Part 83
85
Part 84
86
Part 85
87
Part 86
88
Part 87
89
Part 88
90
Part 89
91
Part 90
92
Part 91
93
Part 92
94
Part 93
95
Part 94
96
Part 95
97
Part 96
98
Part 97
99
Part 98
100
Part 99
101
Part 100
102
Part 101
103
Part 102
104
Part 103
105
Part 104
106
Part 105
107
Part 106
108
Part 107
109
Part 108
110
Part 109
111
Part 110
112
Part 111
113
Part 112
114
Part 113
115
Part 114
116
Part 115
117
Part 116
118
Part 117
119
Part 118
120
119 [END]
121
Promosi Cerita Baru!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!