PAPAH ARYO

Hujan lebat mengguyur kota Bandung sejak pukul 15.17 wib. Suhu dingin ditengah-tengah lebatnya hujan tidak membuat Aryo menyurutkan niatnya pulang dari kantornya setelah sekian lamanya menunggu hujan tak kunjung mereda. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, Aryo pun memutuskan untuk menerabas hujan yang disertai angin dan petir itu.

"Pulang sekarang pak?" Tanya Juki sopir pribadinya saat melihat Aryo muncul dipintu utama gedung kantor.

"Iya Juk, kayaknya percuma nunggu juga nggak bakalan reda." ujar Aryo.

"Selamat sore pak," sapa Satpam.

"Sore, jadwal kamu Gus?" tanya Aryo basa-basi.

"Iya pak, barusan ganti sift. Bapak mau pulang? Hujannya masih gede gini pak." jawab Satpam bernama Agus.

"Saya khawatir di jalannya pak boss, bahaya kalau cuacanya begini." kata Satpam Agus mencemaskan Aryo sebagai bossnya.

Aryo nampak mulai gamang untuk meneruskan niatnya pulang. Dia mendongak keatas melihat langit, tetesan-tetsan air hujan nampak menghujam dengan derasnya dari bawah mendung tebal.

Tidak berapa lama dari pintu kantor dibelakang Aryo berdiri satu persatu karyawan PT. ELANG TRABAS keluar untuk pulang sesuai jam kerjanya berakhir.

"Pak.."

"Sore boss.."

"Sore boss.."

Ucap para karyawan dan karyawati dengan rasa hormat saat keluar dan mendapati Aryo sedang berdiri didepan pintu.

"Sore, sore... kalian mau pulang?" Tanya Aryo pada karyawannya.

"Iya pak," jawab karyawan-karyawan itu bersamaan.

"Masih hujan gede, nantilah nunggu reda. Nanti kalian sakit," kata Aryo.

"Kalian pada laper nggak?" Sambung Aryo.

Ada sekitar tujuh karyawan empat laki-laki dan tiga perempuan itu saling berpandangan. Nampak malu-malu untuk menjawab belum, hingga beberapa saat lamanha mereka tidak ada yang berani menjawab duluan.

"Laper nggak?" Aryo menegaskan sambil menoleh pada karyawan-karyawannya.

"Hehehehe... ya laper sih pak," jawab salah satu karyawati memberanikan diri dengan malu-malu.

"Ya sudah sambil nunggu hujan reda kita makan dulu ya?" Kata Aryo.

"Makasih pak," ucap karyawan serempak.

"Gus beli makanan nasi padang aja yang dekat disebelah tuh," kata Aryo lalu merogoh dompetnya.

"Oh iya, kalian ada yang nggak suka nasi padang nggak?" Tanya Aryo lagi pada katyawannya.

"Suka.."

"Suka.."

"Suka pak.."

"Suka tapi saya nggak pake sambalnya ya pak Agus,"

Aryo mengambil dua lembar serarus ribuan lalu memberikannya pada Agus, seraya berkata; "Dihitung semua yang ada disini Gus."

"Baik pak. Mbak Santi nggak pake sambal ya, lauknya apa nih?" tanya Agus.

"Saya ayam pak Agus," jawab Santi

"Cingcang pak,"

"Sama dengan Mira pak,"

"Apa aja pak,"

"Pak Agus saya pake kikil ya," timpal Juki.

"Kalau pak Boss lauknya?" Tanya Agus.

"Saya cingcang aja Gus," jawab Aryo.

Agus menghitung semua orang yang masih ada di kantor hingga memeriksa kedalam. Beberapa saat kemudian keluar melaporkannya pada Aryo.

"Semuanya ada tiga belas pak Boss," ucap Agus.

"Oh Kurang tuh Gus uangnya, ini..." ujar Aryo mengambil satu lembar lagi uang seratus ribuan.

"Siap pak boss," ujar Aryo lantas bergegas berlari ke pos jaga disamping gerbang untuk mengambil payung.

"Kita nunggu didalam aja yuk," ajak Aryo.

Dimata karyawan-karyawati, Aryo sangat dihormati dan disegani. Bukan saja karena Aryo sebagai boss mereka namun juga karena Aryo sangat baik dan sangat memperhatikan kesejahteraan para karyawan-karyawannya. Namun satu hal yang tidak diketahui karyawan-karyawannya adalah Bossnya itu tidak tinggal serumah dengan anak dan istrinya. Hanya Juki, supir pribadinya yang dipercaya mampu menyimpan rapat rahasia itu hingga sampai saat ini.

Kehidupan rumah tangga Aryo bersama Karmila hingga sekarang anaknya bernama Guntur sudah duduk dibangku kuliah, Juki sangat tahu banyak termasuk hubungan ketiganya yang tidak dalam keadaan baik-baik saja sebagai ikatan keluarga.

"Makanan dataaang..." seru Agus.

Setelah menunggu selama 25 menitan, Satpam Agus pun datang menenteng kantong kresek besar membuyarkan beragam lamanun masalah dipikirannya masing-masing. Wajah mereka pun sumringah melihat Agus datang.

"Ini buat pak boss, ini nggak pake sambal, pak Juki yang ini." ujar Agus.

Agus kemudian berkeliling membagikan bungkusan nasi padang kepada yang ada di kantor. Semuanya menyantap bersama-sama duduk di kursi lobi didalam kantor. Aryo terlihat begitu lahapnya menyantap nasi padang hingga ludes, bahkan dia paling duluan menghabisi makanannya.

"Juk, mobilnya biar saya bawa sendiri aja. Kamu pulangnya naik taksi online aja ya, ini transportnya." Kata Aryo mengulurkan uang seratus ribuan pada Juki.

"O, iya pak. Bapak mau pulang sekarang? Masih gede hujannya pak, mana anginnya kencang lagi." ujar Juki dengan makanan masih di mulutnya.

"Nggak apa-apa Juk. Ya sudah semuanya saya duluan ya," kata Aryo.

"Iya pak, makasih ya pak makanannya." sahut karyawan.

"Hati-hati dijalan pak," sahut salah satu karyawan menimpali.

"Iya, kalian juga pulangnya hati-hati nunggu hujan reda biar nggak sakit." balas Aryo lantas melangkah keluar.

"Tunggu, tunggu pak boss." Sergah Satpam Agus.

Agus langsung menaruh makanannya diatas meja lalu menyusul Aryo dan mendahuluinya keluar untuk mengambil payung.

"Gus, Gus.. nggak usah, bggak usah, kamu terusin aja makannya biar saya jalan sendiri ke mobilnya," cegah Aryo.

"Tapi pak..."

"Udah, udah kamu kembali aja terusin makannya ya." Sela Aryo.

Satpam Agus tidak dapat berbuat apa-apa lagi, ia hanya memandangi bossnya berlari menerobos hujan menuju mobil. Semua karyawannya yang melihat adegan Agus dan bossnya itu turut menatapnya dengan perasaan takjub.

"Sungguh mulia sekali, Boss sangat baik hati, dia tidak mau merepotkan bawahannya meskipun dia yang menggajinya." gumam salah satu karyawan yang turut mengiyakannya.

"Iya,"

"Biar pun boss tapi Pak Aryo sangat menghargai kita,"

"Dari dulu pak boss memang seperti itu, baik pada semua orang,"

Suara-suara gumaman para karyawan itu didengar jelas oleh Juki yang tersenyum-senyum mendengar suara-suara karyawan. Sebagai sopir pribadinya yang sudah 25 tahun menemani Aryo, ia sangat setuju dan membenarkan apa yang dibicarakan karyawan-karyawan itu.

Setelah mobil Pajero Sport warna putih itu keluar dari parkiran kantor, Satpam Agus balik lagi ketempatnya makan. Ia berjalan masuk sambil bergumam, "Pak biss, pak Boss saya kan di gaji pak boss tapi pak boss tidak mau direpotkan."

Baru saja Satpam Agus mendaratkan pantatnya di kursi tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Satpam Agus terlonjak berdiri kembali dari duduknya begitupun dengan para karyawan terlonjak kaget bukan main.

Belum hilang rasa terkejutnya, mereka melihat ke jalan banyak orang berlarian kearah kiri. Samar-samar terdengar teriakkan dari orang-orang yang berlarian dibawah derasnya air hujan.

"Kecelakaan!"

"Kecelakaan!"

"Kecelakaan!"

"Kecelakaan!"

Semua yang ada didalam kantor langsung berlarian keluar berdiri diteras memperhatikan ke jalan raya. Mereka ingin melihatnya namun takut kebasahan, merekapun hanya menatap orang-orang yang yang berlarian di jalan tidak peduli basah kuyup.

Tak lama kemudian seseorang terlihat berlari memasuki halaman kantor lalu menuju kerumunan para karyawan yang sedang memperhatikan keadaan.

"Pak, bu.. Pak Aryo, Pak Aryo!" teriak orang itu ditengah-tengah guyuran hujan.

"Kenapa pak?!" Sergah Agus.

"Pak Aryo, Mobilnya kejatuhan pohon!" teriak orang itu.

"Astagfirullah!"

"Innalillahi wainnailaihi rojiuun!

Seru para karyawan, lalu tanpa dikomando mereka semua berlarian mengikuti orang yang mengabarkan tersebut.

......................

Terpopuler

Comments

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus sukses

2023-04-10

0

Suherni 123

Suherni 123

Aryo,,, kasian nasibmu

2022-10-28

0

D'dewz

D'dewz

dr awal nikah apes bgt pk aryo..

2022-08-02

2

lihat semua
Episodes
1 BAYANG-BAYANG TERKUTUK
2 ANEH
3 MENCARI JAWABAN
4 KEKUATAN TERSEMBUNYI
5 MISTERI
6 DENDAM
7 RAHASIA
8 TANTANGAN
9 SADARKAN
10 ALAM GAIB
11 KEMAMPUAN TERSEMBUNYI #1
12 KEMAMPUAN TERSEMBUNYI #2
13 OBSESI
14 MENCARI PETUNJUK
15 SATU PERISTIWA
16 MEMBUKA MATA BATIN
17 TROUBLE
18 KARENA GUNTUR
19 DIA MUNCUL
20 PAPAH ARYO
21 TERCENGANG
22 BAGAI PETIR TAK BERHUJAN
23 MALAM TERKUTUK
24 MALAM KE-1
25 TAPAK KAKI ANEH
26 MENCARI JEJAK 1
27 MENCARI JEJAK 2
28 MENCARI JEJAK 3
29 BANGUNAN MISTERIUS
30 BANGUNAN DIBALIK POHON
31 HARTA BERTUAN
32 REINKARNASI ARYO #1
33 REINKARNASI ARYO #2
34 KARBALA
35 PERINGATAN
36 PENGAKUAN KARBALA
37 NIAT GUNTUR
38 JAWABAN PAK SURO
39 RENCANA JAHAT
40 KARBALA BERULAH
41 KEJAMNYA KARBALA
42 BOS JOMBLO PUNYA RENCANA
43 DEBAR-DEBAR HALUS
44 KARENA ANCAMAN
45 DURI PENGHALANG #1
46 DURI PENGHALANG #2
47 DURI PENGHALANG #3
48 OTAK PEMBUNUHAN
49 TANDA TANYA
50 TEBANG POHON
51 MISTERI BERINGIN
52 PENASARAN
53 MUSUH DALAM SELIMUT
54 ASAL USUL KARBALA
55 REALITA
56 TENTANG KARBALA
57 ANCAMAN MENGINTAI
58 INSIDEN
59 DUA SISI BERBEDA
60 DILUAR NALAR
61 TAK HABIS PIKIR
62 DIBURU
63 MISTERI
64 TERJEBAK
65 SERGAP
66 MISTERI GUNTUR
67 GEGER GUNTUR
68 EMPATI
69 TEKA-TEKI GUNTUR
70 SISI LAIN
71 TRANSISI
72 SISI LAIN KARBALA
73 KEANEHAN TERUNGKAP 1
74 KEANEHAN TERUNGKAP 2
75 KUNTO HILANG
76 PANIK
77 PENCARIAN
78 KUNTO BERADA
79 UPAYA PARANORMAL
80 WUJUD KARBALA
81 KUNTO DITEMUKAN
82 PERMINTAAN GUNTUR
83 BENDA DARI ALAM LAIN
84 ALAM LAIN
85 KEJUTAN
86 SIKAP KARMILA
87 CURIGA
88 WANITA BERGAUN MERAH
89 DILEMA
90 KATA PAK SURO
91 PERMINTAAN WANITA BERGAUN MERAH
92 DIMENSI WANITA BERGAUN MERAH
93 JUAL RUMAH
94 ILUSI
95 ILUSI 2
96 KOK BISA BEGITU
97 TAKLUK
98 RUMAH BARU DAN LAMA
99 RUMAH TAHFIZ
100 PERISTIWA MENGIKAT
101 GUNTUR CURIGA
102 BUNTU
103 FIRASAT
104 MENGHILANGNYA SANTRI
105 UCAPAN
106 TAK ADA PETUNJUK
107 TAK TAHU DIMANA
108 KONEKSIFITAS
109 TERGUNCANG
110 TUNTUTAN
111 SIASAT
112 PENYEBAB KARMILA KESAKITAN
113 JANGAN DI TEBANG!
114 TEROR MASA LALU
115 DEPRESI
116 TERGIUR
117 KENA BATUNYA
118 PILIHAN BERAT
119 TRAGEDI PUTRI
120 TRAGEDI PUTRI 2
121 TRAGEDI PUTRI 3
122 TRAGEDI PUTRI 4
123 UPAYA TERAKHIR
124 DILUAR NALAR
125 NASIB PUTRI
126 EGO DAN DAMPAK
127 TANDA BAHAYA
128 REZEKI ATAU PETAKA
129 KELEMAHAN KARBALA
130 MULAI MENEBANG
131 PROSESI MENEBANG
132 KESALAHAN
133 DAN AKHIRNYA
134 DUA SISI
135 SAMA PERSIS
136 NIAT TERSEMBUNYI
137 RASA TERPENDAM
138 SIASAT TERSEMBUNYI
139 KECURIGAAN KI WAYAN
140 WAKTU YANG TEPAT
141 KEANEHAN
142 PERLAWANAN
143 DUGAAN
144 KENAPA KI ?
145 PERINGATAN
146 DEPRESI
147 KEJADIAN di RS
148 KEJADIAN di RS 2
149 TAMPARAN KERAS
150 AJAK PAK SURO
151 PEMBUKTIAN
152 ANCAMAN
153 2 ORANG TERKAPAR
154 DISKUSI
155 DISKUSI 2
156 TEGANG
157 COBA-COBA
158 MENOLAK
159 PERINGATAN ke- 1
160 KONEKSI
161 PERINGATAN 2
162 BARU SADAR
163 KORBAN
164 HASIL OTOPSI
165 STORY USTAD SOFYAN
166 SUARA ANEH
167 NASIB KUNTO
168 NASIB KUNTO 2
169 KONDISI KUNTO
170 BENAK GUNTUR
171 REAKSI KUNTO
172 REAKSI KUNTO 2
173 KATA PAK SURO
174 KATA PAK SURO 2
175 JIWA KUNTO
176 JIWA KUNTO 2
177 PENGHAKIMAN
178 RENCANA PAK SURO
179 RENCANA PAK SURO 2
180 REAKSI TAK TERDUGA
181 KEMAMPUAN TAK SEBANDING
182 BERTEMU GUNTUR
183 RENCANA JAHAT
184 HERAN DAN MEMBINGUNGKAN
185 DIMANA KUNTO?
186 LENYAP
Episodes

Updated 186 Episodes

1
BAYANG-BAYANG TERKUTUK
2
ANEH
3
MENCARI JAWABAN
4
KEKUATAN TERSEMBUNYI
5
MISTERI
6
DENDAM
7
RAHASIA
8
TANTANGAN
9
SADARKAN
10
ALAM GAIB
11
KEMAMPUAN TERSEMBUNYI #1
12
KEMAMPUAN TERSEMBUNYI #2
13
OBSESI
14
MENCARI PETUNJUK
15
SATU PERISTIWA
16
MEMBUKA MATA BATIN
17
TROUBLE
18
KARENA GUNTUR
19
DIA MUNCUL
20
PAPAH ARYO
21
TERCENGANG
22
BAGAI PETIR TAK BERHUJAN
23
MALAM TERKUTUK
24
MALAM KE-1
25
TAPAK KAKI ANEH
26
MENCARI JEJAK 1
27
MENCARI JEJAK 2
28
MENCARI JEJAK 3
29
BANGUNAN MISTERIUS
30
BANGUNAN DIBALIK POHON
31
HARTA BERTUAN
32
REINKARNASI ARYO #1
33
REINKARNASI ARYO #2
34
KARBALA
35
PERINGATAN
36
PENGAKUAN KARBALA
37
NIAT GUNTUR
38
JAWABAN PAK SURO
39
RENCANA JAHAT
40
KARBALA BERULAH
41
KEJAMNYA KARBALA
42
BOS JOMBLO PUNYA RENCANA
43
DEBAR-DEBAR HALUS
44
KARENA ANCAMAN
45
DURI PENGHALANG #1
46
DURI PENGHALANG #2
47
DURI PENGHALANG #3
48
OTAK PEMBUNUHAN
49
TANDA TANYA
50
TEBANG POHON
51
MISTERI BERINGIN
52
PENASARAN
53
MUSUH DALAM SELIMUT
54
ASAL USUL KARBALA
55
REALITA
56
TENTANG KARBALA
57
ANCAMAN MENGINTAI
58
INSIDEN
59
DUA SISI BERBEDA
60
DILUAR NALAR
61
TAK HABIS PIKIR
62
DIBURU
63
MISTERI
64
TERJEBAK
65
SERGAP
66
MISTERI GUNTUR
67
GEGER GUNTUR
68
EMPATI
69
TEKA-TEKI GUNTUR
70
SISI LAIN
71
TRANSISI
72
SISI LAIN KARBALA
73
KEANEHAN TERUNGKAP 1
74
KEANEHAN TERUNGKAP 2
75
KUNTO HILANG
76
PANIK
77
PENCARIAN
78
KUNTO BERADA
79
UPAYA PARANORMAL
80
WUJUD KARBALA
81
KUNTO DITEMUKAN
82
PERMINTAAN GUNTUR
83
BENDA DARI ALAM LAIN
84
ALAM LAIN
85
KEJUTAN
86
SIKAP KARMILA
87
CURIGA
88
WANITA BERGAUN MERAH
89
DILEMA
90
KATA PAK SURO
91
PERMINTAAN WANITA BERGAUN MERAH
92
DIMENSI WANITA BERGAUN MERAH
93
JUAL RUMAH
94
ILUSI
95
ILUSI 2
96
KOK BISA BEGITU
97
TAKLUK
98
RUMAH BARU DAN LAMA
99
RUMAH TAHFIZ
100
PERISTIWA MENGIKAT
101
GUNTUR CURIGA
102
BUNTU
103
FIRASAT
104
MENGHILANGNYA SANTRI
105
UCAPAN
106
TAK ADA PETUNJUK
107
TAK TAHU DIMANA
108
KONEKSIFITAS
109
TERGUNCANG
110
TUNTUTAN
111
SIASAT
112
PENYEBAB KARMILA KESAKITAN
113
JANGAN DI TEBANG!
114
TEROR MASA LALU
115
DEPRESI
116
TERGIUR
117
KENA BATUNYA
118
PILIHAN BERAT
119
TRAGEDI PUTRI
120
TRAGEDI PUTRI 2
121
TRAGEDI PUTRI 3
122
TRAGEDI PUTRI 4
123
UPAYA TERAKHIR
124
DILUAR NALAR
125
NASIB PUTRI
126
EGO DAN DAMPAK
127
TANDA BAHAYA
128
REZEKI ATAU PETAKA
129
KELEMAHAN KARBALA
130
MULAI MENEBANG
131
PROSESI MENEBANG
132
KESALAHAN
133
DAN AKHIRNYA
134
DUA SISI
135
SAMA PERSIS
136
NIAT TERSEMBUNYI
137
RASA TERPENDAM
138
SIASAT TERSEMBUNYI
139
KECURIGAAN KI WAYAN
140
WAKTU YANG TEPAT
141
KEANEHAN
142
PERLAWANAN
143
DUGAAN
144
KENAPA KI ?
145
PERINGATAN
146
DEPRESI
147
KEJADIAN di RS
148
KEJADIAN di RS 2
149
TAMPARAN KERAS
150
AJAK PAK SURO
151
PEMBUKTIAN
152
ANCAMAN
153
2 ORANG TERKAPAR
154
DISKUSI
155
DISKUSI 2
156
TEGANG
157
COBA-COBA
158
MENOLAK
159
PERINGATAN ke- 1
160
KONEKSI
161
PERINGATAN 2
162
BARU SADAR
163
KORBAN
164
HASIL OTOPSI
165
STORY USTAD SOFYAN
166
SUARA ANEH
167
NASIB KUNTO
168
NASIB KUNTO 2
169
KONDISI KUNTO
170
BENAK GUNTUR
171
REAKSI KUNTO
172
REAKSI KUNTO 2
173
KATA PAK SURO
174
KATA PAK SURO 2
175
JIWA KUNTO
176
JIWA KUNTO 2
177
PENGHAKIMAN
178
RENCANA PAK SURO
179
RENCANA PAK SURO 2
180
REAKSI TAK TERDUGA
181
KEMAMPUAN TAK SEBANDING
182
BERTEMU GUNTUR
183
RENCANA JAHAT
184
HERAN DAN MEMBINGUNGKAN
185
DIMANA KUNTO?
186
LENYAP

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!