"Maafkan aku Mia! [ Garra bisa bicara ]

Kakek Abian masih mengelus mengelus rambut Mia.

Sekretaris Ang semakin tercengang. Yang ia tau selama ini, Pria tua di depan nya itu paling kaku dengan wanita yang dekat dengan Tuan Muda nya. Jangan kan membelai, atau sampai memeluk seperti yang di lakukan pada Mia. Melirik pun tak Sudi.

Maka nya Garra selalu jomblo seumur umur,. Selalu dapat penolakan dari kakek nya ketika sedikit saja memberi gambaran seorang wanita.

Abian tetap pada pendirian nya. Hanya wanita yang seperti Istri Bastian, seperti menantu kesayangan nya, yaitu Ibu nya Garra , yang boleh dekat dengan Garra. Dan yang boleh menjadi cucu menantu nya.

Mau cari di mana coba duplikat Ibu nya Garra. Orang dia gadis kampung, anak orang biasa yang menanam pendidikan agama secara kuat. Jadi akhlak nya pasti terjaga, tidak seperti kebanyakan gadis gadis di kota yang mayoritas sudah pada salah jalan. Hobi shoping dari duit om om!

'Huh'

Tapi tidak bagi Garra. Berjanji untuk mencari pengganti menantu kesayangan kakek dan nenek nya. Berjanji akan menikahi gadis yang punya akhlak seperti Mama nya.

'Gadis itu, gadis itu! Cuma dia! Temukan Garra. Ambil saja dia . Kau harus bisa!'

Nasehat Kakek Abian masih terekam jelas oleh Garra. Tapi sayang, itu menjadi mimpi bagi Kakek Abian, mimpi yang entah akan jadi kenyataan atau tidak. Setelah cucu nya jatuh pingsan, serta siuman dengan keadaan yang menyedihkan. Kakek Abian berhenti memaksa, berhenti menekan Garra dan berhenti berharap. Dia sadar cucu nya saat ini bukan lagi pria hebat nya dulu. Bukan lagi Garra yang tangguh. Hanya Pria cacat yang menjadi hiasan ranjang.

'Malang sekali nasib mu Garra. Sudah kehilangan orang tua. Kehilangan calon cucu menantu ku. Sekarang harus kehilangan daya upaya juga.'

Tapi kakek Abian tidak putus asa, walau tidak mungkin lagi bisa berbuat sesuatu untuk Garra. Karena dia juga tidak lagi sekuat dulu. Sudah tua, sudah rapuh. Berjalan saja kadang sambil di bantu tongkat.

Hanya doa, ya.. itu satu satunya yang bisa ia berikan pada Cucu nya. Doa setiap saat yang tidak pernah putus. Berharap Garra bisa sembuh. Dan kembali seperti dulu lagi.

Ketika saat ini, gadis yang pernah menolong nya dulu ada di hadapannya. Ia lalu percaya, jika Tuhan sedikit menjawab doa nya. Setidaknya , cucu nya tidak salah menikahi wanita. 'Wanita ini, gadis ini. Polos! Baik! Penuh keikhlasan, mirip seperti menantuku!'

Kembali ke topik utama!

Kakek Abian masih menatap Mia, lalu menepuk nepuk kepalanya.

"Cucu ku ternyata menepati janji nya. Oh, senang nya aku!"

'Cucu!'

Mia bengong. "Kek.. maksud..."

Abian melangkah mendekati Garra. Garra tersenyum lebar ke arah nya.

"Garra. Cucu ku! Mana bisa kamu melakukan ini? Menemukan dia. Dan menikahinya." meraih tangan Garra. Menaruh di dada nya.

"Semua berkat Sekretaris tak ada otak ini Tuan?" sindir sekretaris Ang, membusungkan dada. Sombong!

"Kau ini!" Abian melirik. Berasa tersindir karena tadi sempat memaki Ang.

"Coba jelaskan.!" malah semakin membentak.

Ang maju beberapa langkah, mendekati Tuan Abian nya. Menoleh pada Mia yang masih bengong.

"Beruntung tuan muda sempat mengatakan tentang gadis dari keluarga Kuncoro. Meminta saya mencari nya. Dan pada saat Tuan Abraham berencana mencarikan jodoh untuk tuan muda, disitu lah saya bertindak." Ang bersuara dengan Bangga.

"Mengarahkan Tuan Abraham pada Nona Mia. Kebetulan, nasib baik sedang berpihak pada Tuan muda. Keluarga Kuncoro sedang masa kebangkrutan, berniat menjual anak gadis nya pada Tuan Abraham. Lalu saya memprovokasi Tuan Abraham untuk mengambil Nona Mia, setalah saya membuat semua peminat tertolak. Begitu lah, otak saya Tuan. Saya gunakan untuk kebaikan Tuan Muda. Tidak bisa di beli oleh Tuan Abraham seperti tuduhan Tuan besar."

"Sudah, aku kan cuma salah paham. Jangan di perpanjang. Kau tetap Ang kepercayaan milik Almarhum. Maafkan aku." sahut Abian.

Ang, hampir membusungkan dada lagi, tapi keburu di tarik Mia mundur. Mia beralih maju mendekat pada kakek Abian.

"Kek? Apa maksud kakek? Tuan muda Garra ini?"

"Mia! " Kakek Abian menarik tangan Mia dengan lembut.

"Iya sayang. Garra ini, suamimu ini, adalah cucu kakek. Yang pernah bertemu dengan mu, bahkan mengantar mu pulang. Kau tidak menyangka kan? Sama. Kakek juga. Tidak pernah menyangka jika kita akan bertemu dan menjadi keluarga."

'Hah!'

'Jadi, tuan muda Garra! Suami cacat ku ini? Orang yang sudah membuat aku kena gesper berkali kali? Orang yang sudah membuat aku lebih menderita dari sebelumnya?'

Mia menoleh pada sekretaris Ang yang masih tersenyum bangga, dengan mata penuh amarah.

"Jadi kau yang selama ini merencanakan pembelian atas diriku Hah?" menunjuk wajah Sekretaris Ang tanpa takut. Membuat yang ditunjuk langsung menarik senyum nya. 'Kenapa begitu marah?'

"Mia..." suara panggilan kakek Abian meredam kemarahan Mia.

"Jangan bilang pembelian begitu. Kakek sedih mendengarnya. Kakek senang kau mau menikahi Cucu Kakek. Baik baik lah dengan Garra. Kakek yakin kalian akan melewati kesulitan ini dan akan bahagia selama nya."

"Tapi kakek tidak tau alasan pernikahan kami kek? Ayah menjual Mia! Tidak ada dasar apapun dalam pernikahan ini kecuali jual beli. Mana bisa kakek senang dengan pernikahan ini?" suara Mia merengek.

"Huss..! Sudah sudah. Itu hanya alasan Tuhan untuk mempertemukan mu dengan kami. Semua pasti akan bilang wah pada waktu nya.?" canda kakek Abian, seperti bisa menebak apa yang pernah terjadi pada Mia dengan pertemuan pertamanya dengan Garra. Pasti keluarga kejam nya sudah menghukum nya hingga trauma!

'His .. Kakek ini, malah bercanda.! Aku kan geram sama Garra. Gara gara , Garra .. mereka mempersulit hidup ku!'

"Oh, ya. Kata Bu Asri, apa kondisi Garra ada kemajuan, benar begitu Mia?"

Melihat wajah ceria sang kakek, membuat Mia harus kembali menekan kekesalan dengan masa lalu nya. Lalu pura pura tersenyum kepada kakek Abian, tapi dalam hati mengumpat. 'Awas saja, nanti aku akan marah marahin kamu Garra ya!"

"Mia!"

"Ah, iya kek. Tuan muda memang ada kemajuan. Lihat lah." Mia menunjuk tangan Garra, yang langsung membuka dan menutup tangan nya juga mulai sedikit bisa mengangkat lengan bawah nya.

"Apa yang kau lakukan pada cucu ku? Padahal dokter pun sudah angkat tangan." tanya Kakek Abian.

"Mia, mencoba menerapkan terapi Totok saraf pada tuan muda Garra setiap pagi kek? Dan syukur lah, ada hasil nya walaupun perlahan."

"Ya Tuhan... Kau membawa berkah rupanya!" bukan nya memeluk cucu nya, kakek Abian malah memeluk Mia.

"Terimakasih Mia. Terimakasih." Kakek Abian melepaskan pelukan nya.

"Sudah kek, tidak perlu berterimakasih. Ini kan sudah menjadi tanggungjawab Mia juga."

Kakek Abian bahagia, menoleh pada Garra. "Kau dengar Garra. Lihatlah gadis ini, begitu mirip Mama mu. Kau beruntung Garra." beralih menghampiri Garra lagi.

"Kau harus bersemangat untuk sembuh Garra. Cepatlah sembuh. Kasian kan Mia, jika harus mengurus mu terus."

Garra mengangguk.

Lama berada di kamar itu, akhirnya Kakek Abian dan sekretaris Ang meninggalkan mereka.

Setelah mereka pergi, Mia langsung menghampiri Garra.

Wajah lembut nya hilang. Di mata Garra , Mia saat ini sudah seperti serigala galak. Mata nya memerah menatap Garra.

Garra jadi bingung melihat perubahan Mia!

"He kau! Pria bermasker itu!" seru Mia.

Mata Garra membelalakkan. Terkejut iya.

"Tau tidak. Gara gara kau mengantar ku dan sok sok menolong ku. Aku jadi kena hukuman." kini Mia lebih maju mendekat.

"Apa coba hukuman yang harus ku terima.??" menunjuk.

"Di gesperin sampai pedih. Hampir tiap hari.!" Lalu Manarik nafas.

"Dan, gara gara kamu tidak menepati janji untuk mengunjungi mereka. Aku harus bekerja keras mencari mu kesana kemari. Pulang pulang, kena gesper lagi."

Mia duduk, menekan kesalnya.

"Kalau aku tau kau pria bermasker itu. Aku mana mau menuruti ayahku. Lebih baik aku lari."

'Mia.! Maafkan aku!' lidah Garra kelu.

Mia berdiri, memutar tubuhnya.

"Aku jadi menyesal menikahi mu! Aku males mengurusmu lagi. Urus saja diri mu sendiri. Atau minta Sekretaris gila mu yang sudah sekongkol untuk membeli ku itu buat ngurusin kamu.!" Mia kelepasan. Lalu melangkah.

'Mia!!'

'Mia!!'

Glubrakkk!!!

Mia menoleh.

Garra sudah jatuh tersungkur di lantai.

"Tuan muda." pelan , menyesal sudah bicara kasar. Lalu Mia sedikit mendekat.

"Mia..! Maafkan aku! Aku tidak tau kalau kau menderita karena aku!"

"Hah! Tuan muda. Kau bisa bicara?" pekik Mia.

Garra pun memekik, tak sadar memegang tenggorokan nya dan meraba dengan kedua tangan nya.

"Aku bisa bicara? Aku bisa bicara kembali Mia!"

Mia mendelik, "Tuan muda!! Tangan mu..!!"

bersambung....!!!!!

Author udah Crazy up.. Dukungan donk... Ayo Semangat!!!!

Terpopuler

Comments

ira

ira

setelah d marahin sama Mia langsung sembuh garra🤭🤭🤭 syukurlah

2024-05-18

0

GeviraMP

GeviraMP

ayo Thor crazy up crazy up thorrrr😭😭, kenapa di aku sign eror ya🤔

2023-01-13

0

Dyah Oktina

Dyah Oktina

wow.... amazing... 😍

2022-11-13

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Awal mula
3 Hari pernikahan.
4 Pesan Bu Asri.
5 Merasa nyaman dan Kasihan.
6 Flashback dua tahun yang lalu.
7 Masih Flashback dua tahun yang lalu.
8 Awal mula penderitaan Garra.
9 Luar biasa malu dan canggung! (karena anu)
10 Hanya ingin melindungi Tuan muda!
11 Mia seorang Otodidak!
12 Rencana yang sempurna!
13 Bayi raksasa.
14 Cih...! Berlagak peduli.(Abraham Penjilat)
15 Pertemuan Mia dengan kakek Abian.
16 "Maafkan aku Mia! [ Garra bisa bicara ]
17 Garra cerewet!
18 Kita sama saja!
19 Setan yang doyan sambel!
20 Glubrak....!!!
21 Ngelag!
22 Sepasang suami istri yang kompak!
23 Biawak!
24 "Kau berhutang padaku!"
25 Serangga.
26 Pertengkaran kecil [ Adu argument ]
27 Setan mulai ikut bicara.
28 Seharga Tempe!
29 Lihat aku Mia.
30 Dari ku, hanya dari ku. Untuk mu hanya untuk mu.
31 Garra akan menikah lagi.
32 Satu langkah lagi.
33 Cara membuat cicit.
34 Cuap cuap author Any.
35 Tentu bisa Mia.!
36 Lain kali saja. [ Alias Zonk..!! ]
37 Abang Garra sayang!
38 Judul nya , Kerang ijo.!
39 Sikap Aneh Yuri.
40 Yuri mendadak Ustadzah.
41 Rengekan Tiara.
42 Garra kena tampol.
43 Dua kesalahan besar Yuri.
44 Salah paham.
45 Ciuman yang benar.
46 Penyesalan Yuri Plus Mia terkena serangan Jantung!
47 TBC...!
48 Edisi kebersamaan Mia dan Yuri.
49 Minta HP.
50 Cekrek! [ HP baru ]
51 Junior oh.. Junior..!! Siapa gerangan.
52 Ambyar...!!!
53 Garra dengan dua istri?
54 Malaikat tak bersayap?? Cih...!!!
55 Let's Go Mia! Tumbang kan Pelakor!!
56 Metamorfosis Mia.
57 Pengakuan cinta dari Mia.
58 Obrolan Yang menyesatkan.
59 Sedang bahagia.
60 Berjalan Sempurna.
61 Darah siapa?? Hah! ( Polos Mia kumat lagi.)
62 Ang, keceplosan!
63 Sekretaris Ang Curhat pada bocil.
64 Malam pertama Garra.
65 Stempel Kepemilikan.
66 Tidak seperti biasa.
67 Malu setengah mati.
68 Malam panjang yang kedua.
69 Sekretaris Ang kena sumpah.
70 Menemukan mereka.
71 Garra Mahendra! Menantu Durhaka.
72 Kebaikan Garra.
73 Menemui bi Sumi.
74 Ang, mulai gila!
75 Masih menganggap Bocah.
76 Bucin semua. Tinggal Ang saja.
77 Kesucian Yuri terenggut?
78 Malu!
79 Pria sejati.
80 Patah harapan.
81 Bonus ilmu biologi plus Sekretaris Ang Melamar Yuri?
82 Gatot!
83 Dinner berjalan lancar.
84 Ciuman yang kedua.
85 Meminta bekal.
86 Di kantor part 1.
87 Di Kantor Part 2.
88 Cinta telat pria dewasa.
89 Pengumuman saja, tapi harap di baca juga.
90 Menyelinap ke kamar Yuri??
91 Keadaan yang berbalik. ( Lamaran sekretaris Ang.)
92 Dua koper uang.
93 Nasab Mia kepada Ibunya.
94 Makan siang yang kacau.
95 Garra menderita Sindrom Couvade!
96 Pernikahan Ang, yang di tunda.
97 Di luar nalar!
98 Nama Panjang Sekretaris Ang!
99 Mengantar Pulang Yuri.
100 Ang Mesum!
101 Bangga!
102 6.115.000! Mahar Anggara ( Episode special hari Pernikahan Sekretaris Ang.)
103 Rencana untuk menunda kehamilan!
104 Episode Spesial [ Malam pertama.]
105 Dasar lemah!
106 Entahlah! [ kecil kecil cabe rawit! ]
107 Serasa kejatuhan Bulan!
108 Pisah Ranjang!
109 Sekali lagi. Selamat sekretaris Ang!
110 Giliran Mia yang Ngidam!
111 Hari Persalinan Mia.
112 Bayi Mia!
113 Histerektomi Mia!
114 Pengumuman saja!
115 Kedatangan Bi Sumi!
116 Pengalaman Pribadi.
117 Benalu Tumbuhan Terkutuk Yang Ampuh!
118 Nama Tuan Muda Mahendra!
119 Bonus dari Calon Penerus Mahendra Group!
120 Keinginan Garra!
121 Pesta Penuh Kejutan!
122 Penyesalan Sekretaris Ang!
123 Rencana Prosedur Bayi Tabung.
124 Mengenai Bayi Tabung.
125 Dua garis merah muda!
126 Kegagalan.
127 Menjaga Calon Pengantinnya kelak!
128 Aib keluarga.
129 Rahasia kita berdua.
130 Kepergian Rayyan.
131 Pertemuan yang menyesakkan.
132 Tekad Sekretaris Ang.
133 Terbongkar.
134 Epilog.
135 Bab Penjelasan mengenai Mahram.
136 Promosi Karya baru.
137 Promosi Karya Time Travel!
Episodes

Updated 137 Episodes

1
Prolog
2
Awal mula
3
Hari pernikahan.
4
Pesan Bu Asri.
5
Merasa nyaman dan Kasihan.
6
Flashback dua tahun yang lalu.
7
Masih Flashback dua tahun yang lalu.
8
Awal mula penderitaan Garra.
9
Luar biasa malu dan canggung! (karena anu)
10
Hanya ingin melindungi Tuan muda!
11
Mia seorang Otodidak!
12
Rencana yang sempurna!
13
Bayi raksasa.
14
Cih...! Berlagak peduli.(Abraham Penjilat)
15
Pertemuan Mia dengan kakek Abian.
16
"Maafkan aku Mia! [ Garra bisa bicara ]
17
Garra cerewet!
18
Kita sama saja!
19
Setan yang doyan sambel!
20
Glubrak....!!!
21
Ngelag!
22
Sepasang suami istri yang kompak!
23
Biawak!
24
"Kau berhutang padaku!"
25
Serangga.
26
Pertengkaran kecil [ Adu argument ]
27
Setan mulai ikut bicara.
28
Seharga Tempe!
29
Lihat aku Mia.
30
Dari ku, hanya dari ku. Untuk mu hanya untuk mu.
31
Garra akan menikah lagi.
32
Satu langkah lagi.
33
Cara membuat cicit.
34
Cuap cuap author Any.
35
Tentu bisa Mia.!
36
Lain kali saja. [ Alias Zonk..!! ]
37
Abang Garra sayang!
38
Judul nya , Kerang ijo.!
39
Sikap Aneh Yuri.
40
Yuri mendadak Ustadzah.
41
Rengekan Tiara.
42
Garra kena tampol.
43
Dua kesalahan besar Yuri.
44
Salah paham.
45
Ciuman yang benar.
46
Penyesalan Yuri Plus Mia terkena serangan Jantung!
47
TBC...!
48
Edisi kebersamaan Mia dan Yuri.
49
Minta HP.
50
Cekrek! [ HP baru ]
51
Junior oh.. Junior..!! Siapa gerangan.
52
Ambyar...!!!
53
Garra dengan dua istri?
54
Malaikat tak bersayap?? Cih...!!!
55
Let's Go Mia! Tumbang kan Pelakor!!
56
Metamorfosis Mia.
57
Pengakuan cinta dari Mia.
58
Obrolan Yang menyesatkan.
59
Sedang bahagia.
60
Berjalan Sempurna.
61
Darah siapa?? Hah! ( Polos Mia kumat lagi.)
62
Ang, keceplosan!
63
Sekretaris Ang Curhat pada bocil.
64
Malam pertama Garra.
65
Stempel Kepemilikan.
66
Tidak seperti biasa.
67
Malu setengah mati.
68
Malam panjang yang kedua.
69
Sekretaris Ang kena sumpah.
70
Menemukan mereka.
71
Garra Mahendra! Menantu Durhaka.
72
Kebaikan Garra.
73
Menemui bi Sumi.
74
Ang, mulai gila!
75
Masih menganggap Bocah.
76
Bucin semua. Tinggal Ang saja.
77
Kesucian Yuri terenggut?
78
Malu!
79
Pria sejati.
80
Patah harapan.
81
Bonus ilmu biologi plus Sekretaris Ang Melamar Yuri?
82
Gatot!
83
Dinner berjalan lancar.
84
Ciuman yang kedua.
85
Meminta bekal.
86
Di kantor part 1.
87
Di Kantor Part 2.
88
Cinta telat pria dewasa.
89
Pengumuman saja, tapi harap di baca juga.
90
Menyelinap ke kamar Yuri??
91
Keadaan yang berbalik. ( Lamaran sekretaris Ang.)
92
Dua koper uang.
93
Nasab Mia kepada Ibunya.
94
Makan siang yang kacau.
95
Garra menderita Sindrom Couvade!
96
Pernikahan Ang, yang di tunda.
97
Di luar nalar!
98
Nama Panjang Sekretaris Ang!
99
Mengantar Pulang Yuri.
100
Ang Mesum!
101
Bangga!
102
6.115.000! Mahar Anggara ( Episode special hari Pernikahan Sekretaris Ang.)
103
Rencana untuk menunda kehamilan!
104
Episode Spesial [ Malam pertama.]
105
Dasar lemah!
106
Entahlah! [ kecil kecil cabe rawit! ]
107
Serasa kejatuhan Bulan!
108
Pisah Ranjang!
109
Sekali lagi. Selamat sekretaris Ang!
110
Giliran Mia yang Ngidam!
111
Hari Persalinan Mia.
112
Bayi Mia!
113
Histerektomi Mia!
114
Pengumuman saja!
115
Kedatangan Bi Sumi!
116
Pengalaman Pribadi.
117
Benalu Tumbuhan Terkutuk Yang Ampuh!
118
Nama Tuan Muda Mahendra!
119
Bonus dari Calon Penerus Mahendra Group!
120
Keinginan Garra!
121
Pesta Penuh Kejutan!
122
Penyesalan Sekretaris Ang!
123
Rencana Prosedur Bayi Tabung.
124
Mengenai Bayi Tabung.
125
Dua garis merah muda!
126
Kegagalan.
127
Menjaga Calon Pengantinnya kelak!
128
Aib keluarga.
129
Rahasia kita berdua.
130
Kepergian Rayyan.
131
Pertemuan yang menyesakkan.
132
Tekad Sekretaris Ang.
133
Terbongkar.
134
Epilog.
135
Bab Penjelasan mengenai Mahram.
136
Promosi Karya baru.
137
Promosi Karya Time Travel!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!