part 15

Nafas Zee saat ini turun naik menahan nafsu yang sempat menguasai dirinya. Ditatapnya wajah Raya memerah dan air mata juga terlihat di sudut-sudut matanya gadis itu.

"Dia menangis?" seru Zee dalam hati.

"Kau...!! Laki-laki bajingan Zeee!!!!" Ucap Raya yang sangat terpukul dengan apa yang baru saja terjadi pada dirinya. "Aku membenci mu Zee!!! Aku sangat membenci mu!!!!" Mata Raya tampak memerah dan tubuhnya bergetar hebat.

"Itu peringatan ku yang terakhir untuk mu! Kalau kau masih berani mendekati Ansel lagi maka aku akan berbuat lebih dari itu pada mu." Ujar Zee sambil menyembunyikan penyesalan nya dibalik wajah datar tanpa ekspresi nya.

Raya masih tidak bisa berkata-kata. Dirinya terlalu tergoncang. Bahkan saat ini dia merasa sangat kotor.

"Aku sudah merekam semua ini Raya. Kalau kau berani memberitahukan Ansel maka video itu akan aku unggah ke internet. Kita lihat laki-laki mana yang masih ingin memperistri mu. Dan Ansel, dia pasti sudah akan meninggalkan mu begitu tahu aku sudah mencicipi mu terlebih dahulu." Ancam Zee.

Zee melepaskan ikatan tangan dan kaki Raya, dan bagaikan tak berperasaan Zee berkata, " Kau kenakan saja salah satu kemeja ku di lemari itu. Dan tidurlah malam ini di mansion ku. Aku tidak akan menggangu mu lagi" Lalu Zee pergi meninggalkan Raya dalam keadaan setengah n*ked itu. Tidak lupa Zee mengambil kamera yang disembunyikan nya dan melambai-lambai kan nya pada Raya, membuktikan bahwa dia tidak hanya memberikan ancaman kosong kepada Raya.

"Manusia laknat kau Zee!!!" Ucap Raya geram dengan mulutnya yang tak berhenti gemetar.

Raya pun memeluk kedua kakinya dan menangis sambil membenamkan wajah nya dikedua kakinya meratapi nasib naas sekaligus sial yang baru saja ia alami. Bagaimana dia akan menghadapi Ansel nanti dengan tubuh nya sudah dikotori oleh Zee. Raya menangis tersedu-sedu. Pelecehan yang baru saja di alami meninggalkan trauma yang membekas di dirinya.

"Aku harus pergi dari tempat ini." Raya menatap sekeliling ruangan itu dan dia melihat ada sebuah Jendela. Raya mengambil kemeja nya yang ada di atas lantai. Di gunakan nya kemeja itu untuk menutupi tubuh bagian atasnya

"Tidak terlalu tinggi." ujar Raya, melihat ke bawah.

Raya ingat kalau Zee mengatakan Raya bisa memakai salah satu kemeja yang ada di lemari pakaian.

Raya pun mengambil Bra nya di atas tempat tidur dan salah satu kemeja di lemari Zee. Dikenakannya semua itu.

Mata Raya mencari benda yang dapat ia gunakan untuk membantunya turun ke bawah. Raya tidak bisa menggunakan pintu depan untuk keluar karena pasti anak buah Zee yang menculik Raya tadi masih ada stand by di rumah itu.

Kini mata Raya tertuju pada seprai tempat tidur di dalam kamar itu. Dengan cepat Raya melepaskan seprai itu dan tidak menghiraukan air mata yang terus mengalir di pipinya. Keinginan Raya saat ini cuma satu, yakni keluar dari kamar bajingan yang bernama Zaydan Hardata itu.

Raya melihat menjulurkan seprai itu ke bawah tapi seperti masih kurang.

"Gunting!! Aku perlu gunting.. " Raya pun menscan kembali seluruh ruangan yang menjadi saksi bisu atas perbuatan laknat Zee pada Raya. Tapi belum sempat Raya menemukan apa yang ia cari mata nya kini tertuju pada pintu kamar itu. Raya segera berlari menuju pintu kamar dan segera menguncinya dari dalam. Jangan sampai ketika Raya sedang melakukan persiapan aksi melarikan dirinya ada orang yang masuk ke kamar itu.

Raya mengunci pintu itu. Lalu mulai mengobrak abrik laci di semua lemari di kamar itu untuk mencari gunting tapi tidak ditemukannya.

"Apa tidak ada gunting sama sekali di kamar ini?" Raya pun berjala ke nakas di samping tempat tidur dan membuka laci-laci kecil di nakas itu. Dan syukur nya Raya menemukan sebuah gunting.

Tidak ingin membuang lebih banyak waktu Raya menggunting seprai mahal itu menjadi dua bagian dan mengikat nya kembali agar menjadi lebih panjang.

"Aku rasa ini cukup." Raya berencana turun dari kamar itu dengan menggunakan seprai yang diikatnya tadi.

Raya kembali ke arah jendela. Dia memperhatikan situasi di bawah. Jangan sampai ketika dia turun seperti tarzan malah di sambut dengan tangan terbuka oleh anak buah nya Zee.

"Aman." Batin Raya.

Raya pun menurunkan seprai yang diikatnya tadi. Dengan hati-hati Raya menuruni kain itu berbekalkan pengalaman nya ikut Pramuka bertahun-tahun lalu.

Kini kaki Raya sudah dapat merasakan tanah untuk di pijak. Raya melihat sekeliling nya. Situasi malam itu gelap gulita. "Aku harus ke arah mana?" Gumam Raya dalam hatinya. Jangan kira air mata tidak membasahi pipi nya lagi sebab semua itu salah, saat ini Raya masih menangis tanpa disadari.

Raya berjala menyelinap menelusuri taman yang besar itu. Untung saja lampu taman ini remang- remang sehingga memudahkan Raya untuk berjalan kesana kemari tanpa di ketahui.

"Itu pasti pintu gerbang keluar. Tapi bagaimana aku bisa keluar dari sana jika pintu itu tertutup." Ujar nya lemah. Kandas sudah harapan nya untuk kabur.

Dalam keputus asaannya itu Raya tetap berjalan ke arah gerbang yang dilihat nya. Mana tahu ada cara baginya keluar atau mana tahu pintu gerbang itu tidak terkunci. Dan beruntung nya Raya pintu gerbang itu memang tidak terkunci dan penjagannya pun seperti nya sedang pergi entah kemana sebab Tv di pos jaga itu masih menyala tanpa ada yang menonton nya.

"Terimakasih Tuhan!" Raya sungguh sangat bersyukur tuhan masih ada untuk nya disaat-saat seperti ini. Bergegas dia kabur dari rumah itu. Begitu sampai di luar pagar Raya baru sadar kalau rumah Zee letaknya bukan ditengah kota tapi di dalam hutan. Pantas saja kelakuan si pemilik rumah tak ubahnya seperti binatang, maki Raya dalam hati.

"Aku harus cepat pergi dari sini." Dengan kaki telanjang dan kemeja kedodoran Raya lari secepat yang ia bisa dan tiba-tiba...

"Aaa.... " Teriak Raya kaget ketika sebuah mobil hampir menabrak nya. Raya bahkan hampir terduduk karena mengira dirinya hampir kembali berangkat ke syurga.

"Seorang gadis nyonya!!" Seru laki-laki yang saat ini sedang berdiri di depan Raya.

"Nona? Kamu baik-baik saja?" Tanya sang supir pada Raya. Tapi karena ketakutan Raya memilih untuk diam.

"NONA??!!! panggil supir itu sekali lagi.

" Waduh!! Jangan-jangan ni cewek bukan manusia?" Batin si supir setelah melihat pakaian yang dipakai oleh Raya. Baju putih yang melesak ke tanah.

"Sial!! Malah jumpa yang beginian malam-malam gini!!" Umpat si supir dalam hati yang mengira Raya adalah kuntilanak. Apalagi sayup-sayup supir itu juga mendengar kalau gadis yang ada di depannya itu seperti menangis.

"Pak!!!" Panggil Stella sambil menepuk pundak supirnya dari belakang.

"Ampun non kunti!! Maaf bapak tadi hampir nabrak kamu!! Tapi kan gak kenak yak! Jangan marah sana bapak non kunti!!!" Seru si supir latah karena kaget ada yang menepuk pundak nya tiba-tiba.

🐣🐣🐣 continued

berikan pendapat mu tentang bab ini ya sobat

1.Tidak menarik

2.cukup menarik

3.menarik

4.sangat menarik

Terpopuler

Comments

Ning Gedeona

Ning Gedeona

ko anaknya David dan Stella bejat dan Player ya....

2024-06-06

2

erinatan

erinatan

🤣🤣mau nangis eh...malah pak supirnya ngelawak

2024-03-04

0

fulana anonymous

fulana anonymous

kok zee gitu siihhh

2023-10-28

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 part 6
7 part 7
8 part 8
9 part 9
10 part 10
11 part 11
12 part 12
13 part 13
14 part 14
15 part 15
16 part 16
17 part 17
18 part 18
19 part 19
20 part 20
21 part 21
22 part 22
23 part 23
24 part 24
25 part 25
26 part 26
27 part 27
28 part 28
29 part 29
30 part 30
31 part 31
32 part 32
33 part 33
34 part 34
35 part 35
36 part 36
37 part 37
38 part 38
39 part 39
40 part 40
41 part 41
42 part 42
43 part 43
44 part 44
45 part 45
46 part 46
47 part 47
48 part 48
49 part 49
50 part 50
51 part 51
52 part 52
53 part 53
54 part 54
55 part 55
56 part 56
57 part 57
58 part 58
59 part 59
60 part 60
61 part 61
62 part 62
63 part 63
64 part 64
65 part 65
66 part 66
67 part 67
68 part 68
69 part 69
70 part 70
71 part 71
72 part 72
73 part 73
74 part 74
75 part 75
76 part 76
77 part 77
78 part 78
79 part 79
80 part 80
81 part 81
82 part 82
83 part 83
84 part 84
85 part 85
86 part 86
87 part 87
88 part 88
89 part 89
90 part 90
91 part 91
92 part 92
93 part 93
94 part 94
95 Breaking news
96 part 95
97 part 96
98 part 97
99 part 98
100 part 99
101 part 100
102 part 101
103 part 102
104 part 103
105 part 104
106 part 105
107 part 106
108 part 107
109 part 108
110 part 109
111 part 110
112 part 111
113 part 112
114 part 113
115 part 114
116 part 115
117 part 116
118 part 117
119 part 118
120 part 119
121 part 120
122 part 121
123 part 122
124 part 123
125 part 124
126 part 125
127 part 126
128 part 127
129 part 128
130 part 129
131 part 130
132 part 131
133 part 132
134 part 133
135 part 134
136 Part 135
137 part 136
138 part 137
139 part 138
140 part 139
141 part 140
142 part 141 ( ucapan makasih kak UPe)
143 part 142
144 part 143
145 Part 144
146 Part 144
147 part 145
148 part 146
149 part 147
150 part 148
151 part 149
152 part 150
153 part 151
154 part 152
155 part 153
156 part 154
157 part 155
158 part 156
159 part 157
160 part 158
161 part 159
162 part 160
163 part 161
164 part 162
165 part 163
166 part 164
167 part 165
168 part 166
169 part 167
170 part 168
171 part 169
172 part 170
173 part 171
174 part 172
175 part 173
176 part 174
177 part 175
178 part 176
179 part 177
180 part 178
181 part 179
182 part 180
183 part 181 : Pengumuman
184 part 182
185 part 183
186 part 184
187 part 185
188 part 186
189 part 187
190 part 188
191 part 189
192 part 190
193 part 191
194 part 192
195 part 193
196 part 194
197 part 195 (detik-detik last episode )
198 part 196 (detik-detik last episode )
199 part 197 (detik-detik last episode )
200 part 198 (detik-detik last episode )
201 part 199 (detik-detik last episode )
202 part 200 (episode terakhir )
203 Ucapan terimakasih penulis
204 Promo Novel Baru
205 BonChap 1
206 BonChap 2
207 BonChap 3
208 BonChap 4
209 BonChap 5
210 BonChap Terakhir ya BESTie
211 promo novel baru
212 Promo Novel baru lagi BEstie
213 promo lagi
214 Kisah Arka
215 Jumpa lagi,
216 #216
217 Promo novel baru
218 lanjutan Mr. D
219 Ternyata pria hot itu, Omku!
220 Holaa semua..
Episodes

Updated 220 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
part 6
7
part 7
8
part 8
9
part 9
10
part 10
11
part 11
12
part 12
13
part 13
14
part 14
15
part 15
16
part 16
17
part 17
18
part 18
19
part 19
20
part 20
21
part 21
22
part 22
23
part 23
24
part 24
25
part 25
26
part 26
27
part 27
28
part 28
29
part 29
30
part 30
31
part 31
32
part 32
33
part 33
34
part 34
35
part 35
36
part 36
37
part 37
38
part 38
39
part 39
40
part 40
41
part 41
42
part 42
43
part 43
44
part 44
45
part 45
46
part 46
47
part 47
48
part 48
49
part 49
50
part 50
51
part 51
52
part 52
53
part 53
54
part 54
55
part 55
56
part 56
57
part 57
58
part 58
59
part 59
60
part 60
61
part 61
62
part 62
63
part 63
64
part 64
65
part 65
66
part 66
67
part 67
68
part 68
69
part 69
70
part 70
71
part 71
72
part 72
73
part 73
74
part 74
75
part 75
76
part 76
77
part 77
78
part 78
79
part 79
80
part 80
81
part 81
82
part 82
83
part 83
84
part 84
85
part 85
86
part 86
87
part 87
88
part 88
89
part 89
90
part 90
91
part 91
92
part 92
93
part 93
94
part 94
95
Breaking news
96
part 95
97
part 96
98
part 97
99
part 98
100
part 99
101
part 100
102
part 101
103
part 102
104
part 103
105
part 104
106
part 105
107
part 106
108
part 107
109
part 108
110
part 109
111
part 110
112
part 111
113
part 112
114
part 113
115
part 114
116
part 115
117
part 116
118
part 117
119
part 118
120
part 119
121
part 120
122
part 121
123
part 122
124
part 123
125
part 124
126
part 125
127
part 126
128
part 127
129
part 128
130
part 129
131
part 130
132
part 131
133
part 132
134
part 133
135
part 134
136
Part 135
137
part 136
138
part 137
139
part 138
140
part 139
141
part 140
142
part 141 ( ucapan makasih kak UPe)
143
part 142
144
part 143
145
Part 144
146
Part 144
147
part 145
148
part 146
149
part 147
150
part 148
151
part 149
152
part 150
153
part 151
154
part 152
155
part 153
156
part 154
157
part 155
158
part 156
159
part 157
160
part 158
161
part 159
162
part 160
163
part 161
164
part 162
165
part 163
166
part 164
167
part 165
168
part 166
169
part 167
170
part 168
171
part 169
172
part 170
173
part 171
174
part 172
175
part 173
176
part 174
177
part 175
178
part 176
179
part 177
180
part 178
181
part 179
182
part 180
183
part 181 : Pengumuman
184
part 182
185
part 183
186
part 184
187
part 185
188
part 186
189
part 187
190
part 188
191
part 189
192
part 190
193
part 191
194
part 192
195
part 193
196
part 194
197
part 195 (detik-detik last episode )
198
part 196 (detik-detik last episode )
199
part 197 (detik-detik last episode )
200
part 198 (detik-detik last episode )
201
part 199 (detik-detik last episode )
202
part 200 (episode terakhir )
203
Ucapan terimakasih penulis
204
Promo Novel Baru
205
BonChap 1
206
BonChap 2
207
BonChap 3
208
BonChap 4
209
BonChap 5
210
BonChap Terakhir ya BESTie
211
promo novel baru
212
Promo Novel baru lagi BEstie
213
promo lagi
214
Kisah Arka
215
Jumpa lagi,
216
#216
217
Promo novel baru
218
lanjutan Mr. D
219
Ternyata pria hot itu, Omku!
220
Holaa semua..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!