part 8

Dengan lutut yang masih bergetar Raya berjalan menuju meja. Tenggorokan nya masih terasa tidak enak.

"Aaaaaaa!!!!" Teriak Raya frustasi tapi tentu saja dia teriakan itu hanya di dalam pikiran Raya. Raya tersandar lemas di kursi nya. Diambil ganggang telepon yang tak jauh dari tangan nya yang terkulai lemas di atas meja itu. Lalu Raya memencet angka 11.

"Tolong bersihkan ruang tuan Zee... Dan ya.. bawa pengepel." Sebutnya pada operator Cs.

Raya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya untuk menenangkan pikiran. Bukankah dia harus kembali bekerja profesional hari ini. Apa yang telah dia lihat akan dia lupakan.

Saat Raya sibuk menenangkan pikirannya, tiba-tiba, "suara apa ini?" pikir Raya dalam hati tapi memilih untuk menutup wajahnya.

"Sayang... "Ucap Soraya manja. " Kenapa harus berhenti sih!!" Rengek nya manja tepat di depan Raya.

"Aku sudah tidak berselera untuk melanjutkan nya." Jawab Zee datar.

Soraya melihat sinis pada Raya yang duduk di dekat meja sekertaris itu. "Ini semua karena wanita bodoh ini!!" Ketus Soraya yabg merasa geram sebab Raya sudah mengacaukan rencanannya. Padahal dalam perhitungan Soraya andai saja Zee menyelesaikan permainan nya terakhir tadi maka hari ini akan menjadi kali kedua dia dan Zee melakukan penyatuan. Tapi karena wanita bodoh ini semuanya jadi berantakan. Soraya benar-benar merasa dendam pada sekertaris baru Zee itu.

"baiklah.. aku mengerti. Aku tunggu di apartemen ku malam ini." Bisik Soraya dengan nada menggoda.

"Em... " Jawab Zee masih dengan wajah datar.

"cup.. " Soraya pun mencium Zee lalu pergi.

"Hoeek.. " Raya kembali merasa mual padahal dia hanya mendengar suara kecupan yang Soraya berikan pada Zee.

"Raya! masuk ke ruangan ku!" Perintah Zee pada Raya.

"Ya ampun.. dia mau apa?" Seru Raya dalam hati.

"kau dengar aku Raya!!!" Ulang Zee dengan sedikit membentak.

"De-dengar tuan!!" Jawab Raya dan langsung berdiri.

Zee pun berjalan terlebih dahulu, dan diikuti Raya di belakangnya.

"Tutup pintunya." perintah Zee pada Raya.

Raya mencobanya untuk seprofesional mungkin saat ini.

"Kemarilah.. "perintah Zee pada Raya.

Raya pun berjalan mendekat. " ya tuan... "Jawab Raya yang sudah mulai bisa mengendalikan dirinya.

" Apa kau tahu kesalahan mu hari ini Anulika Rayana?" Ujar Zee dengan pongahnya.

"Saya tahu tuan." jawab Raya dengan wajah menunduk.

"sebutkan!"

"Saya telah lancang mengganggu tuan dan nona Soraya." Jawab Raya.

"Raya... apa Ansel tidak menjelaskan pada mu. Apapun yang kamu lihat dan kamu dengar di dalam ruangan ku ini, maka kamu harus bersikap seolah-olah tidak terjadi apapun juga." Sebut Zee dengan suara beratnya.

"apakah itu maksudnya hal seperti akan sering terjadi?" seru Raya dalam hati., tidak bisa membayangkan kalau dia harus melihat adegan p*rno itu setiap hari.

"apa kau mengerti Raya...?!!" Bentak Zee yang melihat Raya malah bengong.

"Apa yang pikirkan gadis ini! cih.. seperti hal ini adalah hal baru baginya!!" Gerutu Zee yang muak melihat kepolosan di wajah Raya yang dianggap nya tidak lebih dari sebuah akting belaka.

"Baik tuan. Itu tidak akan terjadi lagi." balas Raya dengan yakin.

Zee berjalan mendekat ke arah Raya. " Kalau sampai hal ini terulang lagi... maka aku Pastikan kau akan menerima hukuman yang tak akan kau lupakan dari ku." Ucap Zee sambil membuka satu kancing paling atas dari kemeja yang di kenakan oleh Raya.

Desiran darah langsung berpacu di dalam tubuh Raya, dalam rasa takut dan paniknya itu, Raya berusaha untuk tetap diam ditempat dia berdiri. Dalam hati Raya berdoa agar Zee tidak melakukan hal yang bukan-bukan padanya.

"ck... berani juga gadis ini?" Pikir Zee melihat Raya yang tidak bergeming ketika Zee membuka satu kancing kemeja yang sedang dikenakan oleh Raya.

"Em... kau boleh keluar sekarang." Perintah Zee yang telah usai mempermainkan sekertaris barunya itu.

" Ini baru permulaan Raya. Aku tidak akan berhenti sebelum kau mengajukan resign dari perusahaan ku ini." Zee menatap lekat pada tubuh yang mulai menghilang di balik pintu itu.

Tubuh Raya langsung roboh begitu dia menutup pintu ruangan Zee. Untung saja saat itu Ansel ada di depan pintu Zee.

"Eh Raya!!! kau kenapa?!" Seru Ansel yang langsung menangkap tubuh Raya yang merosot ke bawah.

"Kau baik-baik saja?" Tanya Ansel pada Raya dan memapah Raya ke meja nya Raya.

"Aku baik-baik saja tuan." Ujar Raya menahan tangis nya.

"Hei Raya! Look at me!! Tell me, what's happened?" tanya Ansel yang menyadari Raya saat ini tidak dalam keadaan baik-baik saja.

Raya memalingkan wajahnya yang sudah tidak dapat menahan tangis nya.

"Benar tuan Ansel. Saya baik-baik saja." Ujar Raya, menyembunyikan wajahnya dari Ansel.

"Hei girl!! come on! look at me!!" seru Ansel sambil memegang kedua pipi Raya dan mengarahkan wajah Raya agar melihat ke arahnya.

"Kau menangis Raya?" Tanya Ansel kaget dan langsung menghapus air mata Raya.

Raya menepis tangan Ansel dan berkata, " Tidak tuan Ansel. Itu keringat."

"Keringat ? sejak kapan keringat keluar dari mata Raya?" Ansel merasa gadis di depan nya sungguh tidak pintar mencari alasan.

"Katakan pada ku kenapa kau menangis!! Apa Zee berbuat sesuatu pada mu?" Desak Ansel.

Raya menggeleng cepat. Bagaimana bisa dia menceritakan semua yang dialami pada Ansel yang notabene adalah wakilnya Zee.

"benar tuan. Tidak ada apa-apa." Ulang Raya.

"Pasti Zee sudah melakukan sesuatu pada Raya." Pikir Ansel.

"Ya sudah kalau memang tidak ada apa-apa." Ujar Ansel yang memutuskan tidak akan mendesak Raya jika Raya memang tidak ingin bercerita.

"Sudah siang. Bagaimana kalau kita makan siang bersama?" tawar Ansel pada Raya.

"tapi bukannya tuan Ansel ingin bertemu tuan Zee?" Tanya Raya sebab dia melihat ada sebuah berkas yang dipegang oleh Ansel saat ini

"ups!! aku lupa. Tunggu sebentar ya... " Ucap Ansel sambil seperti biasa tersenyum manis pada Raya. "aku antarkan berkas ini ke Zee dulu. Setelah itu kita makan siang bersama." Ansel pun masuk ke ruangan Zee.

"Zee ini kontrak kerja sama yang sudah aku revisi semalam. Kalau kau setuju maka kontrak kerja sama dengan perusahaan di Italy itu bisa kita mulai minggu depan." Ucap Ansel yang tanpa babibu langsung menjelaskan tentang proposal kerja sama di tangannya begitu di masuk ke ruangan Zee.

"Kita bahas saja pas makan siang." Ujar Zee yang mengira Ansel akan pergi makan siang bersamanya.

"sorry Zee.. kali ini kita absen dulu makan siang bersama. Soalnya aku udah janji makan siang bareng Raya." Ujar Ansel blak-blakkan. Selama ini Zee dan Ansel memang seiya sekata. Mereka malah tidak pernah menutupi apapun.

"Eem.. baiklah. Kita bicara kan saja setelah makan siang." jawab Zee dengan wajah yang sedikit tidak sedap untuk di pandang.

"oke. See you.. " Ansel pun berlari keluar seakan tidak sabar untuk makan siang bersama dengan Raya.

"jadi wanita itu memutuskan untuk menjadikan Ansel sebagai pijakan untuk dapat meraih ku!! Tidak akan aku biarkan dia memperalat Ansel!" Gumam Zee dengan tatapan sinisnya.

🐣🐣🐣 continued

berikan pendapat mu tentang bab ini ya sobat

1.Tidak menarik

2.cukup menarik

3.menarik

4.sangat menarik

terima kasih.. jangan lupa like dan vote nya...

Terpopuler

Comments

Lhisa Amira Nhatasya

Lhisa Amira Nhatasya

awas nnti kau nyesal, zee

2024-09-21

1

Wina

Wina

Pede bangat abang zee

2024-09-15

0

Novie Achadini

Novie Achadini

zee bad attitude kok bisa ya stella nelahirkan anak kaya gini

2024-05-08

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 part 6
7 part 7
8 part 8
9 part 9
10 part 10
11 part 11
12 part 12
13 part 13
14 part 14
15 part 15
16 part 16
17 part 17
18 part 18
19 part 19
20 part 20
21 part 21
22 part 22
23 part 23
24 part 24
25 part 25
26 part 26
27 part 27
28 part 28
29 part 29
30 part 30
31 part 31
32 part 32
33 part 33
34 part 34
35 part 35
36 part 36
37 part 37
38 part 38
39 part 39
40 part 40
41 part 41
42 part 42
43 part 43
44 part 44
45 part 45
46 part 46
47 part 47
48 part 48
49 part 49
50 part 50
51 part 51
52 part 52
53 part 53
54 part 54
55 part 55
56 part 56
57 part 57
58 part 58
59 part 59
60 part 60
61 part 61
62 part 62
63 part 63
64 part 64
65 part 65
66 part 66
67 part 67
68 part 68
69 part 69
70 part 70
71 part 71
72 part 72
73 part 73
74 part 74
75 part 75
76 part 76
77 part 77
78 part 78
79 part 79
80 part 80
81 part 81
82 part 82
83 part 83
84 part 84
85 part 85
86 part 86
87 part 87
88 part 88
89 part 89
90 part 90
91 part 91
92 part 92
93 part 93
94 part 94
95 Breaking news
96 part 95
97 part 96
98 part 97
99 part 98
100 part 99
101 part 100
102 part 101
103 part 102
104 part 103
105 part 104
106 part 105
107 part 106
108 part 107
109 part 108
110 part 109
111 part 110
112 part 111
113 part 112
114 part 113
115 part 114
116 part 115
117 part 116
118 part 117
119 part 118
120 part 119
121 part 120
122 part 121
123 part 122
124 part 123
125 part 124
126 part 125
127 part 126
128 part 127
129 part 128
130 part 129
131 part 130
132 part 131
133 part 132
134 part 133
135 part 134
136 Part 135
137 part 136
138 part 137
139 part 138
140 part 139
141 part 140
142 part 141 ( ucapan makasih kak UPe)
143 part 142
144 part 143
145 Part 144
146 Part 144
147 part 145
148 part 146
149 part 147
150 part 148
151 part 149
152 part 150
153 part 151
154 part 152
155 part 153
156 part 154
157 part 155
158 part 156
159 part 157
160 part 158
161 part 159
162 part 160
163 part 161
164 part 162
165 part 163
166 part 164
167 part 165
168 part 166
169 part 167
170 part 168
171 part 169
172 part 170
173 part 171
174 part 172
175 part 173
176 part 174
177 part 175
178 part 176
179 part 177
180 part 178
181 part 179
182 part 180
183 part 181 : Pengumuman
184 part 182
185 part 183
186 part 184
187 part 185
188 part 186
189 part 187
190 part 188
191 part 189
192 part 190
193 part 191
194 part 192
195 part 193
196 part 194
197 part 195 (detik-detik last episode )
198 part 196 (detik-detik last episode )
199 part 197 (detik-detik last episode )
200 part 198 (detik-detik last episode )
201 part 199 (detik-detik last episode )
202 part 200 (episode terakhir )
203 Ucapan terimakasih penulis
204 Promo Novel Baru
205 BonChap 1
206 BonChap 2
207 BonChap 3
208 BonChap 4
209 BonChap 5
210 BonChap Terakhir ya BESTie
211 promo novel baru
212 Promo Novel baru lagi BEstie
213 promo lagi
214 Kisah Arka
215 Jumpa lagi,
216 #216
217 Promo novel baru
218 lanjutan Mr. D
219 Ternyata pria hot itu, Omku!
220 Holaa semua..
Episodes

Updated 220 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
part 6
7
part 7
8
part 8
9
part 9
10
part 10
11
part 11
12
part 12
13
part 13
14
part 14
15
part 15
16
part 16
17
part 17
18
part 18
19
part 19
20
part 20
21
part 21
22
part 22
23
part 23
24
part 24
25
part 25
26
part 26
27
part 27
28
part 28
29
part 29
30
part 30
31
part 31
32
part 32
33
part 33
34
part 34
35
part 35
36
part 36
37
part 37
38
part 38
39
part 39
40
part 40
41
part 41
42
part 42
43
part 43
44
part 44
45
part 45
46
part 46
47
part 47
48
part 48
49
part 49
50
part 50
51
part 51
52
part 52
53
part 53
54
part 54
55
part 55
56
part 56
57
part 57
58
part 58
59
part 59
60
part 60
61
part 61
62
part 62
63
part 63
64
part 64
65
part 65
66
part 66
67
part 67
68
part 68
69
part 69
70
part 70
71
part 71
72
part 72
73
part 73
74
part 74
75
part 75
76
part 76
77
part 77
78
part 78
79
part 79
80
part 80
81
part 81
82
part 82
83
part 83
84
part 84
85
part 85
86
part 86
87
part 87
88
part 88
89
part 89
90
part 90
91
part 91
92
part 92
93
part 93
94
part 94
95
Breaking news
96
part 95
97
part 96
98
part 97
99
part 98
100
part 99
101
part 100
102
part 101
103
part 102
104
part 103
105
part 104
106
part 105
107
part 106
108
part 107
109
part 108
110
part 109
111
part 110
112
part 111
113
part 112
114
part 113
115
part 114
116
part 115
117
part 116
118
part 117
119
part 118
120
part 119
121
part 120
122
part 121
123
part 122
124
part 123
125
part 124
126
part 125
127
part 126
128
part 127
129
part 128
130
part 129
131
part 130
132
part 131
133
part 132
134
part 133
135
part 134
136
Part 135
137
part 136
138
part 137
139
part 138
140
part 139
141
part 140
142
part 141 ( ucapan makasih kak UPe)
143
part 142
144
part 143
145
Part 144
146
Part 144
147
part 145
148
part 146
149
part 147
150
part 148
151
part 149
152
part 150
153
part 151
154
part 152
155
part 153
156
part 154
157
part 155
158
part 156
159
part 157
160
part 158
161
part 159
162
part 160
163
part 161
164
part 162
165
part 163
166
part 164
167
part 165
168
part 166
169
part 167
170
part 168
171
part 169
172
part 170
173
part 171
174
part 172
175
part 173
176
part 174
177
part 175
178
part 176
179
part 177
180
part 178
181
part 179
182
part 180
183
part 181 : Pengumuman
184
part 182
185
part 183
186
part 184
187
part 185
188
part 186
189
part 187
190
part 188
191
part 189
192
part 190
193
part 191
194
part 192
195
part 193
196
part 194
197
part 195 (detik-detik last episode )
198
part 196 (detik-detik last episode )
199
part 197 (detik-detik last episode )
200
part 198 (detik-detik last episode )
201
part 199 (detik-detik last episode )
202
part 200 (episode terakhir )
203
Ucapan terimakasih penulis
204
Promo Novel Baru
205
BonChap 1
206
BonChap 2
207
BonChap 3
208
BonChap 4
209
BonChap 5
210
BonChap Terakhir ya BESTie
211
promo novel baru
212
Promo Novel baru lagi BEstie
213
promo lagi
214
Kisah Arka
215
Jumpa lagi,
216
#216
217
Promo novel baru
218
lanjutan Mr. D
219
Ternyata pria hot itu, Omku!
220
Holaa semua..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!