Semakin hari Cakra semakin dingin pada Hana. Hana terpuruk tidak tenang saat dia menyatakan keluh kesah malah semakin membuat hubungan nya dan Cakra semakin kaku.
Maria dan Haryadi merasakan anak dan menantu nya itu berbeda sekarang.Saat makan Hana berusaha melayani tapi Cakra menolak.
" Suamiku,aku semakin khawatir dengan hubungan mereka"? Maria mengutarakan kekhawatiran nya selama ini.
" Kau benar apa yang harus kita lakukan untuk mereka" Haryadi menutup buku nya memikirkan jika sampai anak dan menantu berpisah Cakra akan menjadi tidak terkontrol.
" Apa kita suruh saja mereka pindah"?
" Pindah bagaimana sayang"?
" Mungkin mereka canggung berada di rumah dan lebih banyak pelayan ketimbang Keluarga kita bukan"?
" Kau benar"
" aku akan mengajak Cakra bicara nanti "
maria memgangguk dengan upaya suami nya.Karena Cakra hanya menurut pada ayahnya tidak dengan ibu atau yang lain.
Hana sedang menunduk meneteskan air mata nya di kantin rumah sakit.Dia merasa rapuh lebih takut dengan diam nya Cakra dari pada saat Cakra marah..Hana pulang langsung ke kamar tidak makan ataupun minum,Cakra tidak pulang dua hari entah kemana dia.
Hana sedang menangis di atas kasur menyelimuti tubuhnya , tidak lama pintu terbuka ada seseorang yang masuk,Hana langsung pura pura tidur .
" Maafkan aku ,aku terlalu sibuk bekerja dari pada dengan mu,semoga kau cepat bisa mencintaiku Hana"
Cakra mengusap lembut pipi dan rambut istrinya,dan menempel kan bibir nya di kening Hana.
Cakra merasa begitu bodoh telah lama mendiamkan Hana.Dia baru sadar saat ayahnya mengajak bicara berdua. Cakra beranjak dan menuju kamar mandi membersihkan badan .
tidak lama Hana bangun dan duduk.
Apa benar dia merasa bersalah padaku,?saat aku mulai merindukan mu kenapa kau pergi Cakra! Entah dimana kau dua malam ini apa kah ,kau sendiri apa dengan yang lain?
" Kau sudah bangun"? tanya Cakra merapihkan rambutnya yang basah.
" tuan"?Hana hanya melihat dan mata nya ber kaca kaca akhirnya suami yang dia khawatir kan pulang .
" kemarilah" Cakra membentangkan kedua tangannya.Hana merasa senang dan turun setengah berlari pada suaminya.
" kau kemana saja"?? Hana menangis tersedu-sedu di pelukan Cakra.
" Aku merindukan mu Cakra" kembali Hana mengucapkan semua yang dia ingin katakan
" aku juga merindukan mu Hana,maaf kan aku"! Cakra memper erat pelukannya.meciumi seluruh wajah Hana.Dan terus berpelukan sampai mereka berjalan ke ke tempat tidur.Hana tidak mau melepaskan pelukannya.
Hana menyender di dada Cakra dan Cakra memeluknya.
" tuan apa aku bisa bertanya"? Tanya Hana ragu ragu.
" tentu saja " Cakra melihat istrinya dan kembali membelai rambut Hana berulang .
" kau dengan siapa tuan selama dua hari ini"?.Hana melontarkan kata-kata yang selama ini terngiang di kepalanya.
Cakra hanya tersenyum cekikikan melihat istrinya cemburu.
" Ada apa kenapa tersenyum tuan"? Melisa menjauh karena kesal.
" Lihat wajah mu kesal seperti itu ,cemburu ya"??? cakra hanya terus menggoda Hana dan bermain ponsel.
aku khawatir padamu tuan,aku khawatir bukan cemburu!!!!
" ayolah kesini aku ingin memelukmu "
Cakra hanya ingin berdua bersama istrinya saat ini,dan tidak menjawab pertanyaan Hana.
Aku ingin penjelasan bukan pelukan !!!
" Awww sakit tuan"! Hana terkejut pinggang nya di cubit oleh suaminya. Cakra hanya tersenyum dan terus memeluk Hana.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 255 Episodes
Comments
NaylaReza Reza
siapa melisa🤔
2021-03-31
0
ARSY ALFAZZA
🐾🍁🐾🐾🌿
2020-10-28
0
Sita Selena
Kok manggil suaminya tuan sih thor? aneh...
2020-09-16
1