Sehabisnya

Seolah tak ada yang terjadi semalam, Lana tetap bertingkah seperti seharusnya.

Dia hanya menyapa kedua orang tuanya tanpa perlu peduli pada Arka di ruang makan itu.

"Kamu udah liat motor yang Papa beli semalam?" Lana mengangguk semangat, dia memberikan senyum bahagianya.

"Makasih ya Pa, Lana suka hehe."

Keduanya mengangguk, Papa nya mengelus rambut Lana pelan.

"Apapun untuk putri cantik Mama dan Papa." setidaknya, jika semua orang membencinya, masih ada orang tuanya.

Lana mengangguk pelan.

"Lanaaa iih, jangan cuekin Zion!"

Lana hanya melirik Zion yang terduduk dipaha Lana, roh itu asik bergelayut dileher Lana saat ini.

"Ada mama sama papa.." bisik Lana.

Zion nampak menarik diri, bibirnya melengkung kebawah. "Zion mau sama Lana...Lana cuekin Zion terus.." lirihnya sedih.

Kuntilanak dan pocong yang ada di ruang makan itu hanya bisa mengelus dada pelan. "Uuyy, mengerikaaan." Lana bisa tau itu ejekan, Mbak Kunti yang diberi nama Lili itu mengejek Zion.

"Ih! Mbak Lili jangan ejek Zion ya!"

"Dih, diam lo bocah."

"IIHH LANA LIAT TUH AKU DIEJEK!"

Lana mengangguk pelan dan melanjutkan sarapannya, nanti saja bicara pada makhluk tak kasat mata ini.

Yang penting dia sarapan dulu.

Setelah selesai, Lana beranjak dari duduknya lalu berpamitan pada kedua orang tuanya. Dia masih mengabaikan tatapan sendu Arka dan Alka.

"Dek, bareng abang ya." TERABAIKAN LEEEEE~

Lana gak perduli, dia abai dan memilih berjalan menuju luar rumah, dia kan udah punya motor baru gitu loh.

Tugas Lana itu hanya 1, yaitu balas dendam.

Jika dendamnya sudah terbalas dan ke 5 cowok itu berhasil dijadikan baby boy nya, maka Lana bisa tenang dong.

Lumayan tau, 5 baby boy, waduh kebayang gak gimana nanti Lana ngehukum mereka.

Mungkin disuruh pakai maid costume, atau disuruh jilat kaki Lana, atau disuruh bangun candi dalam 1 malam.

Siapa yang tau yekan.

..........

"Hai Lanaaa."

"Selamat pagi Lana yang manis~"

"Pagi Lan."

"Lana kok makin cantik sih."

"Piwit, Lanaaaa."

"Notice abang dong."

"HEHHHH LANA ITU MILIK ZION!"

"Cih, heh lo itu cuma roh, nanti pas lo balik ke tubuh lagi paling lupa sama Lana, gausah sok iye deh."

Zion menatap tajam sosok setan berwujud remaha seumurannya, hanya saja keadaannya penuh darah yang mengenaskan.

Lana memang tak punya teman satupun, tapi fans nya di dunia Ghaib banyak nya gak terkira.

"Udah kali, segala pake berantem." tegur Lana.

Zion melengos, dia asik memeluk Lana dari belakang.

Sampai akhirnya Lana berpapasan dengan Michael, si Psikopat yang memang sangat gila.

Dia yang paling ramah, paling lembut dan tak pernah membully Lana, tapi sisi jahatnya dia tak mau menolong Lana saat dibully.

Michael suka melihat Lana kesakitan, karena baginya rasa sakit yang Lana rasakan sebuah kenikmatan baginya, tanpa dia harus menyakiti Lana.

Karena nyatanya, Michael terobsesi untuk memiliki Lana dulu, tapi terhalang gengsi dan keberanian.

"Pagi, Ratu." Lana memicing tajam, cuma ni cowok mata empat doang yang manggil dia Ratu.

"Paan sih, gausah SKSD!" sinis Lana tajam.

Michael hanya memberikan senyum lembutnya, dia menggenggam ujung rambut Lana, lalu menariknya pelan dan menciumnya.

"Kamu, pakai shampo baru ya?"

Lana risih, dia memang suka baby boy tapi yang kejiwaannya normal, bukan psikopat gini.

"Awas deh, ganggu aja lo." Lana langsung menepis tangan Michael dari rambutnya.

"Ratu, kamu semakin can-"

BUGH!

BRUGH!

Michael jatuh ke belakang setelah mendapat pukulan kuat dipipinya.

Lana menatapnya dingin dan tak terbantahkan. "Jaga batasan lo, jangan deketin gue seakan kita kenal, gue gakenal sama cowok pengecut kayak lo!" sarkasnya kemudian pergi.

Meninggalkan Michael yang terdiam dengan sudut bibir yang berdarah, dia tertawa singkat, lalu dilanjutkan dengan tawa gilanya.

"HAHAHAHAHA GILAAAA, gue makin cinta sama Ratu..dia luar biasa." racaunya sembari menjilat darah yang ada disudut bibirnya.

Perlahan dia mengelus pipi bekas bogeman tadi. "Tinjuan pertama yang Ratu beri padaku.." bisiknya senang.

Udah gila ni orang kayaknya.

..........

Lana tengah sibuk mengerjakan ulangan yang Guru Kimia di kelasnya berikan, Lana ini pintar kok santai saja.

Tapi keberadaan Zion yang tengah mencari contekan boleh juga dicoba.

"Ih, sama aja, bego lo." cibirnya begitu melihat kertas-kertas ulangan siswa lain yang jawabannya asal-asalan.

Lana terkekeh pelan, dia selalu terhibur jika bersama Zion, entahlah bersama makhluk ghaib lebih menyenangkan bagi Lana daripada sama manusia.

Gadis itu sibuk mengerjakan ulangannya tanpa memperdulikan kegiatan Zion, sampai suatu teriakan terdengar ditelinga Lana saja.

"LANAAAA DIA BISA LIHAT AKUUU AKHHHH TOLOOOOONG." Zion berlari cepat kearah Lana dan memeluknya erat, Lana menoleh kearah datangnya Zion.

Ternyata yang dimaksud adalah Jefrey, si Toxic yang entah kenapa juga menjadi si indigo.

Jefrey tampak memicing tak suka pada Lana, Lana mah gak perduli dan terus mengerjakan ulangannya, tanpa memperdulikan tangis Zion dilehernya.

"Lo denger suara orang nangis gak sih?" Lana terdetak, dia melihat siswi di depannya berbisik soal tangisan.

Bahaya juga tangisan Zion ya, bisa nembus sampai ke telinga orang awam.

"Hiih, seram banget, mana masih siang lagi."

Lana menggeleng saja, apa yang harus ditakutkan dari hantu, mereka hanya tau menakuti saja.

Zion beralih ke pangkuan Lana lalu memeluk lehernya erat, menyembunyikan wajahnya disana.

Lana tak terusik, dia asik menulis jawaban di kertas ulangan dengan cepat dan tepat, tak sampai 20 menit Lana sudah selesai.

Dia bangkit dan berjalan menuju meja guru. "Bagus, Lana. Pertahankan kepintaran kamu ya." mendapat pujian dari Guru Killer bernama Buk Azma itu, membuat Lana tersenyum manis.

Sebagian siswa di kelas sampai terpesona ternasuk Jefrey juga.

"Makasih Buk." ujarnya sopan kemudian kembali ke mejanya.

Banyak pasang mata yang tertuju pada Lana, sebagian besar laki-laki terpesona pada senyum Lana tadi, dan sebagian Siswi malah merasa iri.

Dulu sih bisa saja mereka ngebully Lana, tapi sekarang kalau mereka ngelakuin itu yang ada mereka yang dihajar.

..........

Jam istirahat baru saja berdering, Lana beranjak dari duduknya hendak pergi ke Kantin, tapi tarikan kuat dia rasakan.

"Ikut gue." Lana nge blank sebentar, kemudian memukul kuat punggung Jefrey sampai tarikan itu terlepas.

"Lo siapa njing? Ngatur-ngatur!" sentak Lana jijik.

Dia menepuk tangannya seakan menghilangkan kuman dari sana.

Jefrey menatapnya datar, kemudian menggenggam lembut tangan Lana dan tersenyum tipis. "Ikut gue, bentar aja." ujarnya lembut.

Lana shock, benar-benar shock sampai gabisa berkata-kata.

Sampai mereka tiba di taman belakang, Jefrey melepas kasar tangan Lana kemudian menatap Lana tajam.

"Lo tau kan, kalau lo itu diikuti sama itu setan!" bro, belum apa-apa udah dibentak aja Lana.

Lana yang tak terima dibentak sontak marah. "Zion bukan setan, lo yang setan disini!" bentaknya membalas.

Jefrey tak terima, dia hendak mencekik Lana tapi terhenti saat sesosok pria tampan muncul tiba-tiba diantara Lana dan Jefrey.

Dia Zion, entah kenapa dia bisa muncul secara jelas dan langsung menahan Jefrey agar tak mencekik Lana.

Benar-benar toxic, tadinya lembut, sekarang kasar.

"Brengsek! Jangan sentuh Lana!!" bentaknya marah kemudian memberikan 1 bogeman ke wajah Jefrey.

Buagh!

Jefrey jatuh setelah mendapat pukulan itu. "Lo-"

"Sst, udah baby. Jangan marah-marah." bisik Lana seraya memeluk Zion dari belakang.

Zion menetralkan deru napasnya, perlahan tubuhnya kembali memburam dan hilang.

Lana menatap Jefrey datar. "Bukan urusan lo, mau gue deket sama setan atau manusia itu bukan urusan lo." sinis Lana kemudian beranjak pergi dari taman belakang.

Meninggalkan Jefrey yang geram sendiri, tak terima dengan perlakuan Lana yang lebih memilih hantu itu daripada Jefrey.

"Ck, sialan." bogeman itu lumayan juga rasanya.

Jefrey berdiri dan menepuk pahanya yang kotor, lalu mengangkat dagunya guna memperlihatkan keangkuhannya.

"Lana bakalan jadi milik gue." bisiknya licik.

Ye, coba aja ngab.

®^^®

...Bersambung😾...

Terpopuler

Comments

hiro😼

hiro😼

MAKKK ADA ORGG GILAKK

2024-05-19

0

veroooo_

veroooo_

akan menjadi milikmu??kita lihat saja nanti.

2022-10-01

3

llenn<_<

llenn<_<

"Lana bakalan jadi milik gw."
oh ya??

2022-09-11

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!