12. Misteri Nina Dalam Lukisan

Zizi jatuh berguling di atas hamparan pasir yang dingin, sangat dingin.

Aneh memang, di siang hari yang terik malah rasanya sangat dingin, bahkan saat angin bertiup, rasanya seperti saat pintu kulkas dibuka.

Zizi menatap lautan luas di sana yang tampak tenang tanpa ombak.

Zizi baru akan bangun dari tempatnya terjatuh saat sesuatu menjatuhinya, sesuatu seperti bantal guling.

Plakkk!!

Zizi langsung menabok kepala Mbak Pocong begitu tahu dia yang jatuh di atasnya.

Haiish...

Mbak Pocong mendesis karena kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan Zizi.

Zizi menggelundungkan mbak Pocong begitu saja ke arah laut.

Aaaaa... Aaaa... basah... basah... basah...

Mbak Pocong takut setengah mati.

Zizi nyengir jahat.

"Salahnya jatuhin Zizi."

Kata Zizi.

Maria melayang ke arah Zizi.

"Ngapain dia guling-guling ke laut?"

Tanya Maria pada Zizi melihat mbak pocong yang berguling-guling menuju laut.

"Ngga tau, bosen jadi pocong pengin jadi cumi-cumi kali."

Sahut Zizi.

"Ah iya, ikan buntal dia cocok."

Kata Maria.

Zizi mantuk-mantuk setuju.

Keduanya kini menatap rumah yang berdiri di kejauhan.

Rumah peristirahatan yang bangunannya tujuh puluh persen terbuat dari kayu.

Zizi sejenak berpandangan dengan Maria.

"Pasti ada sesuatu di rumah itu Aunty."

Kata Zizi yang kemudian kembali menatap tajam bangunan itu.

Semilir angin yang dingin kembali terasa.

Zizi menatap matahari yang bersinar cerah dengan heran.

"Semua ini tidak nyata Zizi, para hantu menyerupakan tempat tinggal mereka seperti manusia, tapi tak akan pernah bisa menyamai."

Zizi mengangguk mengerti.

"Baiklah, kita urus masalah ini dan kita cepat pulang, aku ngga mau masuk angin kalau di sini terlalu lama."

Ujar Zizi yang kemudian terlihat mulai mengayunkan langkahnya.

Rumah peristirahatan dari kayu itu terlihat sepi, ayunan di depannya berayun sendiri tanpa ada yang duduk di sana.

Angin yang sangat dingin kembali bertiup, Zizi mengabaikan itu karena fokusnya kini adalah masuk ke dalam rumah peristirahatan.

Zizi menaiki anak tangga kayu di bagian teras depan rumah tersebut, ia kemudian langsung menuju pintu yang terbuat dari kaca.

Zizi menarik handlenya namun terkunci.

"Sialan!!"

Zizi yang tak sabaran mencari apapun untuk mendobrak rumah.

Zizi meskipun anak Zia dan Zion tapi karakternya berbeda jauh dengan kedua orang tuanya.

Zizi lebih mirip kedua kakek moyangnya, Aji Manggala dan Balasanggeni. Ia tak sabaran, terutama jika harus menyelesaikan satu urusan dengan para hantu.

Zizi kemudian menemukan kursi kayu di teras.

Zizi menyeringai, ia kemudian menuju kursi kayu lalu mengangkatnya tinggi.

"Zi, kamu mau apa?"

Tanya Aunty Maria.

"Menghancurkan rumah demit yang berani bikin ulah."

Kata Zizi yang kemudian menghajar kaca pintu rumah peristirahatan itu hingga hancur.

Zizi nyengir ke arah Maria.

"Jika di dunia manusia kamu bisa kena pasal."

Kata Maria.

"Zizi ngga masalah, nanti Papa pasti akan suruh Tuan Yandik mengurus."

Ujar Zizi.

Ah yeah tentu saja, uang menjadi kekuatan di dunia manusia.

Zizi menendang sisa kaca di dekat handle pintu, setelah itu ia masuk dengan paksa ke dalam rumah yang rasanya jauh lebih dingin daripada di luar.

Zizi menggigil begitu masuk ke dalam ruangan itu, sejenak ia celingak-celinguk, mencari sesuatu yang mungkin mencurigakan.

Hingga...

Zizi sayup mendengar suara perempuan merintih, bukan satu orang, namun sepertinya ada tiga orang atau bahkan lima orang.

Ah entahlah, Zizi tak yakin, tapi yang jelas suaranya lebih dari satu orang.

"Aunty bisa dengar?"

Tanya Zizi pada hantu bule yang selalu setia menemaninya dalam suka dan duka sejak Zizi masih balita.

"Aku yang akan cari sumber suara itu."

Kata Maria.

Zizi mengangguk.

Maria kemudian melayang meninggalkan Zizi yang mulai mengayunkan langkahnya lagi menyusuri ruangan depan rumah peristirahatan itu, manakala ia melihat sekelebat bayangan anak-anak berlari masuk ke sebuah ruangan seperti kamar.

Zizi tersenyum.

"Jadi benar di sini kau bersembunyi bedebah."

Kata Zizi kesal.

Zizi berlari mengejar menuju kamar di mana tadi bayangan anak kecil masuk, Zizi baru akan membuka pintu kamar tersebut saat tiba-tiba dari belakangnya seseorang menjambak rambut Zizi.

Zizi menoleh dan dengan gerakan memutar ia menendang sosok yang menjambaknya.

Cengkraman tangan di rambut Zizi pun terlepas, sosok itu terpental ke belakang karena terkena tendangan Zizi.

Sosok perempuan cantik namun sorot matanya sangat jahat.

"Siapa kau hah!!"

Bentak Zizi pada perempuan itu.

Perempuan itu menyeringai.

"Dasar tak tahu adab, harusnya aku yang bertanya padamu seenaknya masuk rumah orang."

Kata perempuan itu pada Zizi.

"Kau bukan orang, kau hantu."

Zizi tak mau kalah dan tak mau salah.

"Aku manusia, aku manusia!!!"

Perempuan itu menjerit, suaranya melengking membuat telinga Zizi sakit.

"Kau hantu bodoh!! Kau pasti belum sadar jika kau bukan manusia."

Zizi akan bicara lagi, saat tiba-tiba tangan kecil mendorong Zizi dari belakang.

"Nina..."

Perempuan itu seolah memanggil nama si anak kecil.

Hantu anak kecil yang rambutnya keriwil itu melompati Zizi yang masih terjerembab di lantai.

Tapi Zizi jelas tak mau membiarkan begitu saja kesempatan terlewat, ditariknya hantu kecil itu hingga jatuh ke lantai, Zizi dalam gerakan cepat memaksa tangan di hantu kecil diletakkan di belakang punggung lalu ditariknya untuk sama-sama berdiri.

Perempuan yang sepertinya Ibu dari hantu kecil itu terlihat murka.

Ia mendelik pada Zizi, dan seketika di luar sana yang semula matahari terlihat bersinar cerah berubah jadi tertutup gumpalan-gumpalan awan hitam yang memenuhi langit.

Yang tak lama kemudian hujan deras disertai petir terlihat di sana..

"Lepaskan anakku!!"

Kata perempuan itu marah, ia bersiap menyerang Zizi, namun Zizi bukannya takut malah semakin mencekik leher anak hantu perempuan itu.

"Katakan padaku siapa kau sebenarnya!! Atau aku musnahkan anakmu ini!!!"

Teriak Zizi tak kalah marah.

Perempuan itu tak mau dengar, ia melayang ke arah Zizi untuk menyerang, Zizi segera menendangnya lagi.

Zizi dengan menarik hantu kecil yang menjadi tawanannya itupun malah balik menyerang hantu perempuan yang keras kepala itu.

Zizi ganti menjambak rambut perempuan itu dan membenturkannya di dinding rumah peristirahatan. Zizi kemudian merasakan tangannya seolah bergerak sendiri ke arah atas dan tampak sesuatu berkilat-kilat melesat ke arahnya.

Sesuatu itu seperti pedang yang menyala kemerahan karena api yang membakar.

Hantu perempuan itu memekik begitu melihat sebuah pedang dengan pegangan berbentuk Naga itu kini dicengkeram Zizi dan bersiap diayunkan ke arahnya.

"Nona Zizi, kumohon ampuni kami, ampuni kami, baiklah aku... aku menyerah."

Hantu perempuan itu kemudian berubah menjadi bentuk yang sangat jelek, berkebalikan dengan penampakan yang sebelumnya.

Matanya lebar merah melotot keluar, bentuk wajahnya lebih mirip kera, rambutnya panjang berantakan mengembang, tubuhnya pendek dan lidahnya sedikit menjulur keluar.

"Kau bukan Mama..."

Tiba-tiba hantu balita di dekat Zizi terpekik.

Zizi mengacungkan pedangnya ke arah mahluk yang bentuknya berubah itu.

Mahluk itu menyeringai ke arah hantu balita dan juga pada Zizi.

"Aku ingin cantik, aku butuh menyerap energi perempuan muda yang lemah."

Kata hantu itu.

"Dasar gila."

Zizi kesal bukan main, ia mengacungkan pedangnya lagi, bersiap meluluh lantakkan mahluk itu, namun mahluk itu melompat seperti katak.

Ia nongkrong di atas sandaran sofa menatap Zizi.

"Jangan bunuh saya, janji saya akan pergi baik-baik Nona."

Kata si hantu jelek itu.

"Kau mau aku percaya? Katakan padaku, bagaimana kamu ada di lukisan ini dan berada di hotel Papa untuk membuat keonaran!!"

Hantu itu menatap Zizi.

"Cepat!!"

bentak Zizi lagi.

Ah dari ekspresi hantu itu, jelas sekali dia menyesali harus berurusan dengan Zizi.

**------------**

Terpopuler

Comments

Ray

Ray

Semakin Ok dan seru tentunya cerita Outhor👍🙏Semangat💪🙏

2022-10-09

0

Yunida Julianti

Yunida Julianti

nah si ali pasti kecipratan ilmu nya si balasanggeni ini🤔 ato kalo engga anak nya yg selingkuh sm gendhis arum tu, lupa namanya🤔

2022-04-11

1

KadalKocak

KadalKocak

malah nyanyi dangdut..🤣🤣

2022-02-24

1

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Mula Positif
2 2. Beri Dia Nama Zizi
3 3. Sang Penjaga
4 4. Tamu Hotel
5 5. Vampire Ganteng
6 6. Pesan Si Mbah
7 7. Berburu Si Kecil
8 8. Menanti Misi Besar
9 9. Jeritan Tengah Malam
10 10. Ada Hantu Di Antara Kita
11 11. Sasi Menghilang
12 12. Misteri Nina Dalam Lukisan
13 13. Dosa Masa Lalu
14 14. Kemana Papa Dan Ali?
15 15. Cermin Milik Nenek?
16 16. Pintu Dalam Gudang
17 17. Dunia Dalam Cermin
18 18. Bertemu Ali
19 19. Pasangan Dua Alam
20 20. Misi Besar Pertama
21 21. Permintaan Meri
22 22. Shilba Dolores
23 23. Zizi Cerewet
24 24. Perang Yuk
25 25. Kagum
26 26. Menyerbu Istana Oracle
27 27. Naga Jayapada
28 28. Amanat Yang Terabaikan
29 29. Belum Berakhir
30 30. Aku Pulang, Aku Lapar
31 31. Cinta Dari Mahluk Berbeda
32 32. Pocong Absurd
33 33. Kutukan Jayapada
34 34. Pulang
35 35. Kecemasan Penguasa Wilayah Dalu
36 36. Kesambet
37 37. Tamu Tak Diundang
38 38. Zizi Oh Zizi
39 39. Bukan Mauku
40 40. Berangkaaaaat...
41 41. Menuju Gerbang Gaib
42 42. Dua Korban Pembunuhan
43 43. Tiba Di Tanah Dalu
44 44. Sambutan Sambutan...
45 45. Pertemuan Kembali
46 46. Percaya
47 47. Rintihan Di Tengah Hutan
48 48. Desa Aneh
49 49. Secuil Berita
50 50. Rehat Sebentar
51 51. Gulai Galau
52 52. Jujurlah Zizi
53 53. Terlalu Sulit
54 54. Sembunyi
55 55. Hanya Jelmaan
56 56. Memburu
57 57. Hutan Ke Dua
58 58. Aku Ra Popo
59 59. Bersiap Menuju Hutan Ke Tiga
60 60. Syok
61 61. Para Penghuni Baru
62 62. Dua Penari
63 63. Kisah Dari Masalalu
64 64. Kemarahan Bandapati
65 65. Othor Menyapa
66 66. Sang Penolong
67 67. Sabar Zizi
68 68. Perdamaian
69 69. Nyai Sintren
70 70. Budaya Leluhur
71 71. Balik Ke Hutan
72 72. Nasib Orang Beken
73 73. Nyi Linggi
74 74. Si Trouble Maker
75 75. Mampir Ke Warung
76 76. Penunggu Toilet Absurd
77 77. Menyampaikan Pesan
78 78. Ingin Melihatmu
79 79. Tersesat
80 80. Energi Yang Berbeda
81 81. Kota Metropolitan
82 82. Hutan Ke Enam Aku Datang
83 83. Pertarungan Cetar
84 84. Energi Jahat
85 85. DUEL
86 86. Bertemu Eyang
87 87. Istirahat Sejenak
88 88. Terlahir Kembali
89 89. Garis Keturunan Bandapati
90 90. Zizi Si Cicit Absurd
91 91. Siapa Menjaga Siapa
92 92. Datangnya Pertolongan
93 93. Musuh Lama
94 94. Dia Sang Legenda
95 95. Zizi Juga Punya Hati
96 96. Telaga Sunyi Yang Sama
97 97. Tengsin Lah Ya
98 98. Duo Hantu Tak Jelas
99 99. Teror Hantu Bule
100 100. Pesan Bijak Maria
101 101. Penjara Bunga Petak
102 102. Pertempuran Di Hutan Kelima
103 103. Ratu Bunga Petak Ditemukan
104 104. Bertemunya Kembali Raja Dan Ratu
105 105. Jawaban Samar-Samar
106 106. Aku Pulang Ma
107 107. Shane Atau Arya
108 108. Jangan Beri Harapan
109 109. Gadis Ajaib
110 110. Kamar 36
111 111. Kejutaaaan
112 112. Sidak Hotel
113 113. Benarkah Dia Dewi?
114 114. Kabar Gaib
115 115. Banyak Misi Menanti Zizi
116 116. Banyak Kasus Menggerumut
117 117. Gentayangan
118 118. Kedatangan Sang Sepupu
119 119. Hantu Pembunuh
120 120. Menjenguk Arya
121 121. Oooh Ternyata Dia
122 122. Temukan Mayatku
123 123. Hati Yang Baik
124 124. The Monster
125 125. Merah-Merah Semangka
126 126. Restu
127 127. Musuh Lama
128 128. Kenapa Eh Kenapa?
129 129. Gangguan Sang Model
130 130. Dari 118 Sampai 98
131 131. Mengejar Mahluk Misterius
132 132. Rahasia Nenek Moyang
133 133. Ancaman Untuk Ali
134 134. Kenapa???
135 135. Dengarkan Aunty!
136 136. Cita dan Cinta Shane
137 137. Cewek VS Cowok
138 138. Putri Vampire Terakhir
139 139. Galaunya Zizi
140 140. Bradley Woods Lincolnshire
141 141. Sosok
142 142. Hutan Di Dekat Danau
143 143. Hantu Gembul
144 144. Misteri Masa Lalu Keluarga
145 145. Kasih Sayang Aunty
146 146. Zizi ciyeeee
147 147. Apakah Ini Akhirnya?
148 148. Dua Perjalanan Panjang
149 149. Mata Batin
150 150. Ada Banyak Rahasia
151 151. Paman Josh
152 152. Sebuah Kisah Untuk Ali
153 153. Menguak Misteri
154 154. Hutan Gaib
155 155. Terimakasih Paman Josh
156 156. Kabut Masa Lalu
157 157. Kabar Masa Depan
158 158. Laporan Ke Mama
159 159. Usaha Menguatkan Barisan
160 160. Wejangan Wejangan Senior
161 161. Ingin Cepat Bertemu
162 162. Tetapkanlah Hati
163 163. Mempersiapkan Semuanya
164 164. Takdir Yang Sama
165 165. Dia Yang Telah Kembali
166 166. Maaf Katerina
167 167. Menuju Pulang
168 168. I'm Coming Home
169 169. Pertemuan
170 170. Skenario Jahat
171 171. Ketemu Besan
172 172. Zia Dan Nancy
173 173. Mata-Mata Andromeda
174 174. Kecurigaan Maria
175 175. Cuma Kamu
176 176. Bicara Antar Hati
177 177. Calon Pengasuh
178 178. Energi-energi Hitam
179 179. Curiga
180 180. Misteri Vero
181 181. Menanti Bukti
182 182. Heboh
183 183. Hmm Siapa Lagi Dia?
184 184. Andromeda
185 185. Natalia Sapta Wijaya
186 186. Korban Baru
187 187. Menuju Pernikahan
188 188. Sebuah Rahasia
189 189. Permintaan Zia
190 190. Mata-mata
191 191. Nadia Velia, Kami Mengingatmu
192 192. Target Utama
193 193. Dia Adalah...
194 194. Musuh Sepadan
195 195. Beda Misi
196 196. Attala VS Alexander
197 197. Mata-mata Ditemukan
198 198. Setengah Manusia
199 199. Salah Menu
200 200. Pesan Tante Hantu
201 201. Waktu Merubah Semuanya
202 202. Berpamitan
203 203. Baru Mati
204 204. Kasus Terbaru
205 205. Zia pulang
206 206. Serangan Tak Terduga
207 207. Korban
208 208. Penyusup Alpha
209 209. Bersiap Pembersihan
210 210. Terbongkar
211 211. Tak Ku Sangka Tak Ku Duga
212 212. Siaga Satu
213 213. Saksi
214 214. Kaget
215 215. Kegelisahan
216 216. Cerita Lama
217 217. Lawan Sang Paman
218 218. Nadia Velia
219 219. Nama Dari Masa Lalu
220 220. Menuju Pembersihan Untuk Hari H
221 221. Lantai Dua
222 222. Mengembalikan Mata-Mata
223 223. Perang
224 224. Pertarungan Di Hutan Gaib
225 225. Kekalahan Lawan
226 226. Keturunan Yang Terkuat
227 227. Ikatan Takdir Masa Depan
228 228. Drama Dini Hari
229 229. Runtuhnya Andromeda
230 230. Pesan
231 231. Pewaris Jayapada Berikutnya
232 232. Meluruskan Kesalahfahaman
233 233. Dari Hati Ke hati
234 234. Tempat Persembunyian
235 235. Zizi
236 236. Menantu Idaman
237 237. Pelajaran Kecil
238 238. Pacar Baru?
239 239. Melanggar Perintah
240 240. Lain Dari Yang Lain
241 241. Menyambut Ali
242 242. Paman Ziyan Datang
243 243. Persiapan
244 244. Hari Menjelang Hari H
245 245. Perias Spesial
246 246. HARI H
247 247. Kondangan Kondangan
248 248. Menuju Resepsi
249 249. Malam Resepsi
250 250. Mungkin Ada Paket
251 251. Sepertinya Berhasil
252 252. Konslet
253 253. Pamit
Episodes

Updated 253 Episodes

1
1. Awal Mula Positif
2
2. Beri Dia Nama Zizi
3
3. Sang Penjaga
4
4. Tamu Hotel
5
5. Vampire Ganteng
6
6. Pesan Si Mbah
7
7. Berburu Si Kecil
8
8. Menanti Misi Besar
9
9. Jeritan Tengah Malam
10
10. Ada Hantu Di Antara Kita
11
11. Sasi Menghilang
12
12. Misteri Nina Dalam Lukisan
13
13. Dosa Masa Lalu
14
14. Kemana Papa Dan Ali?
15
15. Cermin Milik Nenek?
16
16. Pintu Dalam Gudang
17
17. Dunia Dalam Cermin
18
18. Bertemu Ali
19
19. Pasangan Dua Alam
20
20. Misi Besar Pertama
21
21. Permintaan Meri
22
22. Shilba Dolores
23
23. Zizi Cerewet
24
24. Perang Yuk
25
25. Kagum
26
26. Menyerbu Istana Oracle
27
27. Naga Jayapada
28
28. Amanat Yang Terabaikan
29
29. Belum Berakhir
30
30. Aku Pulang, Aku Lapar
31
31. Cinta Dari Mahluk Berbeda
32
32. Pocong Absurd
33
33. Kutukan Jayapada
34
34. Pulang
35
35. Kecemasan Penguasa Wilayah Dalu
36
36. Kesambet
37
37. Tamu Tak Diundang
38
38. Zizi Oh Zizi
39
39. Bukan Mauku
40
40. Berangkaaaaat...
41
41. Menuju Gerbang Gaib
42
42. Dua Korban Pembunuhan
43
43. Tiba Di Tanah Dalu
44
44. Sambutan Sambutan...
45
45. Pertemuan Kembali
46
46. Percaya
47
47. Rintihan Di Tengah Hutan
48
48. Desa Aneh
49
49. Secuil Berita
50
50. Rehat Sebentar
51
51. Gulai Galau
52
52. Jujurlah Zizi
53
53. Terlalu Sulit
54
54. Sembunyi
55
55. Hanya Jelmaan
56
56. Memburu
57
57. Hutan Ke Dua
58
58. Aku Ra Popo
59
59. Bersiap Menuju Hutan Ke Tiga
60
60. Syok
61
61. Para Penghuni Baru
62
62. Dua Penari
63
63. Kisah Dari Masalalu
64
64. Kemarahan Bandapati
65
65. Othor Menyapa
66
66. Sang Penolong
67
67. Sabar Zizi
68
68. Perdamaian
69
69. Nyai Sintren
70
70. Budaya Leluhur
71
71. Balik Ke Hutan
72
72. Nasib Orang Beken
73
73. Nyi Linggi
74
74. Si Trouble Maker
75
75. Mampir Ke Warung
76
76. Penunggu Toilet Absurd
77
77. Menyampaikan Pesan
78
78. Ingin Melihatmu
79
79. Tersesat
80
80. Energi Yang Berbeda
81
81. Kota Metropolitan
82
82. Hutan Ke Enam Aku Datang
83
83. Pertarungan Cetar
84
84. Energi Jahat
85
85. DUEL
86
86. Bertemu Eyang
87
87. Istirahat Sejenak
88
88. Terlahir Kembali
89
89. Garis Keturunan Bandapati
90
90. Zizi Si Cicit Absurd
91
91. Siapa Menjaga Siapa
92
92. Datangnya Pertolongan
93
93. Musuh Lama
94
94. Dia Sang Legenda
95
95. Zizi Juga Punya Hati
96
96. Telaga Sunyi Yang Sama
97
97. Tengsin Lah Ya
98
98. Duo Hantu Tak Jelas
99
99. Teror Hantu Bule
100
100. Pesan Bijak Maria
101
101. Penjara Bunga Petak
102
102. Pertempuran Di Hutan Kelima
103
103. Ratu Bunga Petak Ditemukan
104
104. Bertemunya Kembali Raja Dan Ratu
105
105. Jawaban Samar-Samar
106
106. Aku Pulang Ma
107
107. Shane Atau Arya
108
108. Jangan Beri Harapan
109
109. Gadis Ajaib
110
110. Kamar 36
111
111. Kejutaaaan
112
112. Sidak Hotel
113
113. Benarkah Dia Dewi?
114
114. Kabar Gaib
115
115. Banyak Misi Menanti Zizi
116
116. Banyak Kasus Menggerumut
117
117. Gentayangan
118
118. Kedatangan Sang Sepupu
119
119. Hantu Pembunuh
120
120. Menjenguk Arya
121
121. Oooh Ternyata Dia
122
122. Temukan Mayatku
123
123. Hati Yang Baik
124
124. The Monster
125
125. Merah-Merah Semangka
126
126. Restu
127
127. Musuh Lama
128
128. Kenapa Eh Kenapa?
129
129. Gangguan Sang Model
130
130. Dari 118 Sampai 98
131
131. Mengejar Mahluk Misterius
132
132. Rahasia Nenek Moyang
133
133. Ancaman Untuk Ali
134
134. Kenapa???
135
135. Dengarkan Aunty!
136
136. Cita dan Cinta Shane
137
137. Cewek VS Cowok
138
138. Putri Vampire Terakhir
139
139. Galaunya Zizi
140
140. Bradley Woods Lincolnshire
141
141. Sosok
142
142. Hutan Di Dekat Danau
143
143. Hantu Gembul
144
144. Misteri Masa Lalu Keluarga
145
145. Kasih Sayang Aunty
146
146. Zizi ciyeeee
147
147. Apakah Ini Akhirnya?
148
148. Dua Perjalanan Panjang
149
149. Mata Batin
150
150. Ada Banyak Rahasia
151
151. Paman Josh
152
152. Sebuah Kisah Untuk Ali
153
153. Menguak Misteri
154
154. Hutan Gaib
155
155. Terimakasih Paman Josh
156
156. Kabut Masa Lalu
157
157. Kabar Masa Depan
158
158. Laporan Ke Mama
159
159. Usaha Menguatkan Barisan
160
160. Wejangan Wejangan Senior
161
161. Ingin Cepat Bertemu
162
162. Tetapkanlah Hati
163
163. Mempersiapkan Semuanya
164
164. Takdir Yang Sama
165
165. Dia Yang Telah Kembali
166
166. Maaf Katerina
167
167. Menuju Pulang
168
168. I'm Coming Home
169
169. Pertemuan
170
170. Skenario Jahat
171
171. Ketemu Besan
172
172. Zia Dan Nancy
173
173. Mata-Mata Andromeda
174
174. Kecurigaan Maria
175
175. Cuma Kamu
176
176. Bicara Antar Hati
177
177. Calon Pengasuh
178
178. Energi-energi Hitam
179
179. Curiga
180
180. Misteri Vero
181
181. Menanti Bukti
182
182. Heboh
183
183. Hmm Siapa Lagi Dia?
184
184. Andromeda
185
185. Natalia Sapta Wijaya
186
186. Korban Baru
187
187. Menuju Pernikahan
188
188. Sebuah Rahasia
189
189. Permintaan Zia
190
190. Mata-mata
191
191. Nadia Velia, Kami Mengingatmu
192
192. Target Utama
193
193. Dia Adalah...
194
194. Musuh Sepadan
195
195. Beda Misi
196
196. Attala VS Alexander
197
197. Mata-mata Ditemukan
198
198. Setengah Manusia
199
199. Salah Menu
200
200. Pesan Tante Hantu
201
201. Waktu Merubah Semuanya
202
202. Berpamitan
203
203. Baru Mati
204
204. Kasus Terbaru
205
205. Zia pulang
206
206. Serangan Tak Terduga
207
207. Korban
208
208. Penyusup Alpha
209
209. Bersiap Pembersihan
210
210. Terbongkar
211
211. Tak Ku Sangka Tak Ku Duga
212
212. Siaga Satu
213
213. Saksi
214
214. Kaget
215
215. Kegelisahan
216
216. Cerita Lama
217
217. Lawan Sang Paman
218
218. Nadia Velia
219
219. Nama Dari Masa Lalu
220
220. Menuju Pembersihan Untuk Hari H
221
221. Lantai Dua
222
222. Mengembalikan Mata-Mata
223
223. Perang
224
224. Pertarungan Di Hutan Gaib
225
225. Kekalahan Lawan
226
226. Keturunan Yang Terkuat
227
227. Ikatan Takdir Masa Depan
228
228. Drama Dini Hari
229
229. Runtuhnya Andromeda
230
230. Pesan
231
231. Pewaris Jayapada Berikutnya
232
232. Meluruskan Kesalahfahaman
233
233. Dari Hati Ke hati
234
234. Tempat Persembunyian
235
235. Zizi
236
236. Menantu Idaman
237
237. Pelajaran Kecil
238
238. Pacar Baru?
239
239. Melanggar Perintah
240
240. Lain Dari Yang Lain
241
241. Menyambut Ali
242
242. Paman Ziyan Datang
243
243. Persiapan
244
244. Hari Menjelang Hari H
245
245. Perias Spesial
246
246. HARI H
247
247. Kondangan Kondangan
248
248. Menuju Resepsi
249
249. Malam Resepsi
250
250. Mungkin Ada Paket
251
251. Sepertinya Berhasil
252
252. Konslet
253
253. Pamit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!