Chapter 9 - Sumber Bencana

Di dalam menu [Detective Tool Shop] terdapat sebuah item dengan harga yang mahal. Item itu berupa sebuah sistem yang mampu mengakses seluruh data yang ada di dalam game Isekai Online. Terdengar hebat karena sistem itu mampu melakukan Legal Hacking.

Sistem ini adalah CODIS dan AFIS. Sebuah item dengan harga satu Koin Emas untuk sepuluh sampel yang digunakan. CODIS atau Combined DNA Index System dalam dunia nyata merupakan basis data nasional yang menyimpan profil data DNA. Sedangkan AFIS merupakan kepanjangan dari Automated Fingerprint Identification System yang menyimpan sejumlah data penting berupa pola sidik jari.

Ketika sebuah negara memiliki sampel DNA dan sampel sidik jari, itu akan memudahkan sebuah kasus yang melibatkan bukti biologis dan sidik jari yang ditemukan. Tetapi bagaimana jika sistem itu diterapkan pada sebuah game dengan ras yang diisi berbagai macam spesies? Tentu saja itu akan menimbulkan berbagai macam dugaan tersangka yang bervariasi.

CODIS dan AFIS ada untuk menjawab permasalahan ini. Apakah aku termasuk Player beruntung yang memiliki fitur [Detective Tool Shop] dengan dua sistem cheat seperti ini? Well.. mungkin aku beruntung karena menemukan sampel yang tertinggal dan mendapatkan sistem ini. Tanpa sampel itu, aku tidak tahu siapa pelaku yang sedang kucari ini.

[Skill Detective: Basic Phenolphthalein Efficiency] dan [Skill Detective: Basic Luminol Efficiency], setidaknya aku berterimakasih pada dua skill yang kumiliki ini. Tanpa mereka aku pasti akan kesulitan untuk mencari petunjuk yang tertinggal di tempat kejadian.

Sebuah kasus yang terpecahkan oleh reaksi luminol kemudian diperjelas oleh reaksi phenolpthalein? Terlebih di dunia yang diisi oleh spesies selain manusia?

Salah satu sampel Phenolphthalein Test memiliki reaksi berwarna ungu cerah dan sampel Luminol Test menghasilkan enam titik kecil cahaya berwarna ungu. Dua reaksi itu sudah cukup untuk menyimpulkan satu petunjuk penting yang tertinggal.

Pelaku ini memiliki darah DEMON!

Permasalahannya adalah.. Demon jenis apakah ini?

Manusia saja memiliki beberapa klasifikasi jenis tersendiri berdasarkan ras, apalagi Demon di dunia seperti ini bukan? Untuk itulah aku sedikit bergantung pada analisis yang sedang dilakukan oleh CODIS.

\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

Combined DNA Index System (In Use)

Item Input: 1/10 (remaining use: 9)

[+] Item name: [Cotton Swab] Sample #1

Connecting database ... 100%

Scanning sample ...

PCR Short Tandem Repeat (STR) Scanning ... 12%

Y chromosome STR Scanning ... 0%

Mitochondrial DNA Scanning ... 0%

Locus Found: 0

Report Scanning: -

\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

Semenjak aku memainkan Class Detective ini, ada saja hal baru yang ku pelajari. Pengetahuan ini bisa saja menjadi sebuah senjata bermata dua. Jika orang bijak menggunakan pengetahuan ini, dia bisa mendapatkan informasi ini sebagai senjata untuk membantu seseorang. Sebaliknya, jika ada orang yang mempunyai pengetahuan akan informasi ini. Dia akan sebisa mungkin memanfaatkannya untuk tujuan pribadi.

Aku pernah membaca artikel tentang penemuan mayat misterius dan dikembalikan ke keluarganya setelah profil DNA mayat itu cocok pada salah satu profil DNA keluarganya. Tentu saja itu bukanlah hal yang mudah, mayat tanpa identitas atau petunjuk apa pun yang mengarah pada informasi pribadinya hanya terletak pada DNA yang dia bawa. Cara seperti itu lebih efektif terutama jika profil DNA miliknya terekam oleh pemerintah. Membandingkan sampel DNA miliknya dengan beberapa sampel DNA yang telah terdaftar akan sangat mudah dan cepat.

Dan di sinilah aku...

Menunggu CODIS hingga selesai mengerjakan tugasnya. Sementara diriku penasaran dengan berapa banyak locus yang ditemukan. Aku pernah dengar bahwa locus merupakan lokasi spesifik dari gen atau urutan DNA pada kromosom yang menunjukkan alamat jalan genetik.

Merekontruksi bentuk tubuh sangat memungkinkan jika kita memiliki alamat genetiknya.

Tetapi.. setidaknya aku harus sabar menunggu hingga hasil CODIS keluar.

Sembari menunggu, aku melihat beberapa prajurit sedang membakar ikan hasil tangkapan mereka. Di antara mereka terdapat beberapa prajurit dengan seragam yang berbeda.

Apa mungkin pangkat mereka dibedakan dengan seragam atau kesatuan mereka yang berbeda?

Aku melihat dari kejauhan prajurit itu, ada beberapa prajurit yang melihatku. Dia melambaikan tangannya kepadaku seolah mengajak ku bergabung. Tanpa pikir panjang, aku menghampiri mereka.

“Yoooo! Bagaimana keadaan di dalam?” saat aku menghampiri mereka, pertanyaan itu muncul.

Bagaimana aku harus menjawabnya? Mereka terlihat cukup santai saat Saintess Vallie datang berkunjung.

Membakar ikan saat Saintess Vallie berkunjung bukanlah sebuah keberanian yang sedikit bukan?

“Nampaknya kalian sedang bersenang-senang?” aku bertanya kepada mereka sebagai basa-basi. Membuka sebuah percakapan hal yang cukup sulit bagiku.

“Begitulah.. Saintess Vallie sendiri langsung turun tangan. Cepat atau lambat pekerjaan kami akan terbongkar” balas salah satu dari mereka.

“Apa hubungan kalian dengan Saintess Vallie sedang berantakan?”

Pertanyaanku ini membuat mereka saling tatap muka. Sebuah ekspresi keraguan terlihat jelas di muka mereka.

“Sebenarnya bukan berantakan sih.. tetapi lebih tepatnya Raja dan Ratu kami tidak ingin menambah pekerjaan Saintess Vallie yang sudah tua. Bagaimana untuk mengatakannya.. kurasa Raja dan Ratu kami ingin Saintess Vallie menikmati masa tuanya dengan tenang”

“Oh, begitu.. Raja dan Ratu kalian sepertinya sangat peduli dengan keadaan Saintess Vallie?”

“Tentu sajalah, Ratu kami merupakan salah satu murid terbaik Saintess Vallie. Wajar saja jika Raja kami menganggap Saintess Vallie sebagai mertuanya.”

“Ini informasi yang baru bagiku, aku sangat berterima kasih kepada kalian. Untuk menjawab pertanyaan kalian sebelumnya, kurasa Saintess Vallie sedang bersenang-senang di dalam.”

“Hahaha! Bagi Saintess Vallie yang mampu mendeteksi kebohongan, hanya masalah waktu sebelum masalah utama ditemukan. Sejujurnya, kami mengkhawatirkan nasib Raja dan Ratu karena dengan kejadian ini pasti mereka akan mendapat ceramah panjang dari Saintess Vallie.”

“Aku baru saja mendengarnya tadi dari kejauhan tetapi ceramahnya lumayan panjang, jika Saintess Vallie memiliki niat untuk ceramah panjang lebar mungkin bisa seharian dia seperti itu.. atau bahkan lebih dari satu hari?” kurasa sedikit bercanda membuat suasana nyaman bukan?

“Hahahaha! Aku tidak ingin mendengarnya! Ceramah yang barusan itu saja sudah membuatku kelelahan apalagi seharian!”

[CODIS report: berhasil menemukan kecocokan sampel!]

Saat aku sedang berbicara dengan mereka, analisis yang dilakukan CODIS telah selesai.

\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

Combined DNA Index System (In Use)

Item Input: 1/10 (remaining use: 9)

[+] Item name: [Cotton Swab] Sample #1

Connecting database ... 100%

Scanning sample ...

PCR Short Tandem Repeat (STR) Scanning ... 100%

Y chromosome STR Scanning ... 100%

Mitochondrial DNA Scanning ... 100%

Locus Found: 98

Report Scanning: 2 kecocokan ditemukan!

Seeds_code: project_alpha_MU1#

[+] Demon Type: Succubus

[+] Demon Type: Vampire

\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

Hmm.. bagaimana caraku untuk mengatakan hasil ini. Haruskah aku berterima kasih pada sistem ini atau mengutuk diriku sendiri karena memiliki pelaku yang bukan manusia? Aku tahu tes yang kulakukan pada darah mereka menunjukkan itu darah Demon.

Succubus dan Vampire? Kombinasi mengerikan macam apa itu!

[Intelligence Exchange terbuka!]

Apa ini? Fitur [Intelligence Exchange] terbuka? Untuk apa fitur ini sebenarnya? Karena aku sedikit penasaran dengan fitur baru yang terbuka, aku pun mengakses fitur itu dan mendapati sebuah peta yang berisi ikon kecil yang tersebar.

[Assasins Network.]

[Dancer Spy Network.]

[Slave Information Network.]

[Red District Information Broker.]

[Merchant Information Network.]

[Spy Guild Network.]

[Kingdom Spy Network.]

[Local Market Information.]

[Religion Information Network.]

[Magic Information Network.]

[Schoolar Information Network.]

Bukankah ini sesuatu yang luar biasa? Kurasa, aku menemukan sumber jaringan informasi yang bisa digunakan saat dibutuhkan.

Lagi pula.. mencari Succubus dan Vampire bukanlah hal yang mudah di dunia ini bukan? Aku sangat senang mendapatkan jaringan informasi ku sendiri.

“Ngomong-ngomong, apa hubungan mu dengan Saintess Vallie. Tidak biasanya dia berpergian dengan orang lain selain anak-anak maupun bawahannya” salah satu prajurit bertanya kepadaku.

“Oh, aku? Aku hanyalah seorang detektif pemula yang disewa untuk mencari tahu akar permasalahan ini” saat aku menjawabnya, ekspresi wajah mereka berubah menjadi pucat.

“Ah! Tenang saja, sebisa mungkin aku tidak akan melibatkan kalian dan mencoba untuk menenangkan Saintess Vallie supaya lebih lembut ke Raja dan Ratu kalian” kali ini ekspresi mereka menjadi lebih tenang.

“M-Maaf sebelumnya, tetapi apa itu detektif?” mendapat pertanyaan seperti ini tentu saja membuatku kebingungan untuk menjawabnya. Terlebih seharusnya ada pekerjaan yang mirip seperti ini di pasukan kerajaan ini bukan?

“Bagaimana untuk menjelaskannya, sebenarnya ini pertama kalinya aku menjadi Detective.”

“Eh? Apa maksudnya?”

“Pada dasarnya, detektif merupakan pekerjaan untuk melakukan penyelidikan terhadap suatu kejahatan.. atau kejadian kriminal lainnya.”

“Jadi Saintess Vallie memintamu untuk melakukan penyelidikan ditempat ini?”

“Well, menurutmu?”

“Bagaimana yah.. kau terlihat bersantai seperti kami.”

“Itu karena aku sudah mengetahui pelaku utamanya.”

“Ekh!”

“Hah?”

“Wow!”

Beberapa prajurit yang ada di sekelilingku terkejut mendengarnya.

“Ada apa dengan kalian?” tanya ku.

“Ah, t-tidak ada apa-apa.. tetapi apa maksudnya kau sudah mengetahui pelakunya Detective?”

“Well, bukankah kalian seharusnya mengerti perkataan ku? Bukankah kalian yang pertama kali menemukan petunjuk ke pelaku utamanya dan menghapusnya.”

Mereka saling bertatapan satu sama lain, beberapa diantaranya terdiam dan tenggelam dalam pikirannya.

“Berarti rumor itu ada benarnya?” salah satu prajurit membuka mulutnya.

“Maksudmu salah satu bangsawan berkhianat?”

“Apa ini ada kaitannya dengan sekte sesat itu?”

“Berani sekali dia mencuri harta yang tersegel, aku pernah mendengar semua harta yang ada di ruangan itu berisi kutukan.”

“Apa mungkin kita ada di sini untuk mencegah kutukan itu menyebar?”

“Bodoh! Jika Jenderal tahu, dia tidak akan langsung memerintahkan kita dan akan mengirimkan unit sihir kerajaan!”

“Tetapi.. ini cukup aneh mengapa divisi kita dikerahkan untuk mengurus semua ini?”

“Kau ada benarnya!”

Tanpa di sengaja, aku mendapatkan informasi baru dari perbincangan mereka. Sepertinya keadaan kerajaan ini sedang memburuk. Harta kerajaan yang tercuri? Salah satu bangsawan kerajaan berkhianat dan sekte sesat? di sisi lain, adanya Succubus atau Vampire yang sudah berkeliaran. Cepat atau lambat kerajaan ini akan mengeluarkan status keadaan darurat.

Sesuatu yang besar akan terjadi di sini, rasanya seperti akan ada pertarungan besar yang akan dilawan oleh seluruh orang.

Eh?!

Apa ini?! Mengapa perasaan ku tiba-tiba tidak enak?

Aku tahu masih ada banyak kemungkinan yang akan terjadi, tetapi bukankah semua ini sudah cocok untuk melahirkan sebuah Boss?

Informasi adanya update besar yang akan terjadi dengan latar belakang kejadian di sekitar Boot Camp Servere.

Sesuatu yang besar dan melibatkan banyak orang?

Terutama terduga pelaku utama dibalik semua ini, Succubus atau Vampire. Itu sudah cukup membuat mereka sebagai Boss Raid.

Atau.. sesuatu yang lebih besar dari itu.

World Raid Boss!

Aku tidak ingin ini menjadi masalah besar tetapi apa boleh buat, aku hanya bisa menunggu ke mana ini akan berjalan.

Jika saja ini benar, mungkin aku akan memakan ramen jumbo super pedas untuk perayaan. Sangat jarang jika tebakan ku tepat sasaran.

Ini memang akan memakan waktu, tetapi sepertinya aku mendapat sisa-sisa informasi yang berguna di sini.

Aroma ikan bakar yang mulai memasuki hidung ku membuatku lapar. Sepertinya baik di dunia ini ataupun di dunia nyata, tubuhku sudah kelaparan. Aku berdiri dan meninggalkan mereka.

“Oh, sudah mau pergi Detective?”

“Aku hanya ingin cepat mengakhiri kasus ini.”

“Kalau begitu, maukah kau menerima ikan ini?”

“Kau memberikannya kepadaku?”

“Tentu, sangat jarang kami berinteraksi dengan Player jadi anggap saja ini sebagai undangan persahabatan dari kami.”

“Apa Player jarang berinteraksi kepada kalian?”

“Bukan hanya jarang, mereka bahkan tidak melirik kami”

“Ya, itu wajar saja karena mereka menganggap kalian hanya NPC biasa.”

“NPC?”

“Ah, lupakan itu.”

Aku meninggalkan mereka setelah menerima pemberian mereka dan kembali ke Pos Pengawas.

Dari kejauhan, aku melihat kumpulan prajurit yang makin menumpuk. seperti anak ayam yang tertarik pada sesuatu, itu membuat setiap jendela Pos Pengawas diisi oleh rasa penasaran mereka.

Pintu masuk Pos Pengawas terhalang oleh beberapa prajurit. Aku mencoba menerobos paksa mereka tetapi itu sangat rapat dan kuat. Level mereka bukanlah sekadar angka saja rupanya. Selain tubuh mereka yang kekar, kekuatan mereka bukanlah isapan jempol belaka.

Tiba-tiba saja, prajurit yang menghalangi pintu masuk Pos Pengawas terbuka seperti memberikan jalan pada seseorang yang akan keluar.

Aku bisa melihat Saintess Vallie keluar, senyuman lebar terlihat jelas di wajahnya. Kurasa dia sudah puas bermain-main di dalam.

Saintess Vallie menyadari kehadiran ku dan bergegas menemui ku.

“Kurasa, kau sudah puas bermain-main di dalam?” tanya ku.

“Sebenarnya.. aku hanya terbawa suasana.”

“Bukankah seharusnya kita kembali?”

“Apa sudah selesai?” Saintess Vallie sedikit terkejut.

“Tentu saja, bisa dikatakan pekerjaan ku telah selesai.”

“Kau sudah tahu pelakunya?”

“Tentu saja.”

Tatapan Saintess Vallie menjadi serius. Dua pengawalnya yakni, Viona Nala dan Viera Nala kini memandangiku dengan tatapan yang menusuk. Aku bisa mengerti mengapa mereka berdua seperti itu, mungkin rasa penasaran akan seseorang yang mampu membunuh kakaknya akan terjawab kali ini.

Saintess Vallie berjalan menuju kereta kuda yang telah menunggu diikuti dengan kedua pengawalnya. Aku menyadari tatapan menusuk jauh di belakang ku, aku sedikit melirik untuk mengamati keadaan dan melihat barisan prajurit dengan keringat bercucuran di kepala mereka. Tatapan tajam yang menusuk ku berasal dari salah satu prajurit itu, mengenakan mantel merah yang menutupi seluruh lapisan baju armor nya, mungkinkah dia pemimpin dari divisi ini?

Aku menghiraukan tatapan tajam itu dan berjalan memasuki kereta kuda. Duduk saling berhadapan dengan Saintess Vallie yang menunggu jawaban utama dari pelaku yang menyebabkan kejadian ini.

Perlahan kereta kuda berjalan dan meninggalkan Boot Camp Servere. Di dalam kereta ini, aku menjelaskan tentang apa saja informasi yang ku ketahui dari petunjuk yang tertinggal di tempat kejadian.

“Pertama-tama, boleh aku bertanya sesuatu?”

“?” ekspresi Saintess Vallie dipenuhi tanda tanya.

“Apa hubungan kalian dengan Raja dan Ratu kerajaan ini sedang bermasalah?”

“...”

Saintess Vallie tidak menjawabnya secara langsung. Terdapat jeda yang cukup panjang seolah dia sedang berpikir mencari jawaban yang sesuai.

“Ini bukan seperti kita ada masalah, lebih tepatnya aku marah karena mereka sudah jarang menemui ku.”

“Heh? Hanya masalah seperti itu? Memangnya apa yang salah?”

“...”

“Kau tidak tahu bagaimana rasanya kesepian di usia yang tua? Aku setidaknya ingin melihat murid-murid ku dan anak-anaknya datang mengunjungi ku sesekali.”

Aku tahu itu hanya alasan klasik. Tetapi aku akan diam.

“Aku tidak tahu bagaimana rasanya itu, karena pada dasarnya aku tipe introvert yang tidak tahan pada keramaian, sebaliknya aku memandang kesepian sebagai rasa nyaman yang cocok untuk ku.”

“...”

“Kau.. bagaimana cara mu hidup dalam masyarakat jika kau seperti itu?”

“Well.. introvert bukan berarti kita tidak bersosialisasi. Hanya saja, aku cenderung mendengarkan daripada banyak bicara. Bahkan ketika berada di dalam masyarakat, aku cenderung diam sembari mendengarkan keadaan yang sedang terjadi.”

“Apa hidup seperti itu menyenangkan?”

“Tentu saja, berkat itu aku bisa tahu segala informasi yang terjadi di sekitarku.”

“Kau seperti mata-mata saja.”

“Apa boleh buat, mereka membagikan informasi itu secara gratis. Aku hanya memungutnya saja.”

“Mengapa kau bertanya tentang hubungan ku dengan Raja dan Ratu kerajaan ini?”

“Mengapa aku bertanya? Bukankah kau sudah melihatnya sendiri? Prajurit kerajaan yang kita temui secara terang-terangan menghapus barang bukti dan membersihkan tempat kejadian. Aku hanya berpikir apakah politik kerajaan ini sedang bermasalah atau kalian sedang berselisih dengan pemimpin kerajaan ini.”

“Guh! Aku tidak tahu apa yang dipikirkan bocah itu!”

“Kurasa, sudah saatnya kalian saling berkomunikasi satu sama lain.”

“Hah? Apa maksudmu?” tanya Saintess Vallie.

“Mengenai pelaku yang ingin kau ketahui, bisa dibilang pelakunya sedikit unik dan tentu saja dengan keunikan itu sepadan dengan korban jiwa yang ditimbulkan.”

“Sebentar.. apa maksud mu Guest177013?”

“Karena pelakunya adalah.. Demon!” jawab ku secara singkat.

“!”

Bukan hanya Saintess Vallie yang terkejut, Viona dan Viera juga terkejut.

Sepertinya aku perlu memberikan alasan yang jelas mengapa Saintess Vallie perlu berkomunikasi dengan pemimpin kerajaan ini. Pada dasarnya, alasan itu sederhana. Seseorang telah berhasil melukai Demon itu. Berkat itu, aku bisa mengetahui sampel darahnya dan mendapatkan informasi ini.

Jika aku bertemu orang itu, aku akan menghormati keterampilannya itu. Sepertinya Demon merupakan tipe musuh yang merepotkan sampai-sampai Saintess Vallie terkejut mendengarnya.

“Itu mustahil! Bagaimana bisa Demon ada ditempat seperti ini!”

“Bukankah sudah kubilang sebelumnya, kalian harus berkomunikasi. Barang bukti yang kutemukan hanyalah sampel darah dan beberapa tes yang kulakukan untuk memeriksa darah itu. Sepertinya pasukan kerajaan yang ada ditempat itu memiliki bukti lain yang sudah diamankan mengingat seberapa bersih tempat itu.”

“Guest177013, apa kau yakin itu adalah Demon?”

“Aku sangat yakin tentang itu, kau ingat saat kita melakukan Presumptive Test menggunakan [Small Phenolphthalein Toolkits] dan [Small Luminol Toolkits]. Tes itu menghasilkan dua reaksi yang sama dengan darah yang ditemukan. Darah yang kita temukan itu, salah satu diantaranya adalah darah milik Demon yang terluka.”

“Demon kah, ini sangat menyusahkan. Apa kau tahu tipe Demon seperti apa itu?”

“Untuk menjawab itu, apa Succubus atau Vampire termasuk kedalam tipe Demon?” aku tahu pertanyaan ini sangat bodoh tetapi untuk memastikan bukanlah masalah yang besar bukan?

“Keduanya termasuk Demon yang menyusahkan. Dalam catatan sejarah, Succubus pernah membuat wabah yang mengerikan sampai membuat umat manusia hampir musnah. Mereka membuat monster berkembang biak lebih cepat dan populasi evolusi monster berkembang pesat. Wabah itu sangat mengerikan, ditambah banyaknya manusia laki-laki yang dijadikan pabrik hidup mereka. Sedangkan Vampire memiliki tingkat kesulitan yang sedikit mudah jika dibandingkan Succubus, kemungkinan terburuknya adalah banyak manusia yang menjadi stok penunjang kehidupannya atau hewan ternak yang tiba-tiba musnah. Baik Succubus atau Vampire, keduanya sangat merepotkan jika ada di kerajaan ini.”

“Aku mengerti.. itu sudah cukup memberi ku informasi tambahan. Bagaimana aku mengatakannya, pelakunya ada tiga kemungkinan.”

“Hmm?” Saintess Vallie memiringkan kepalanya.

“Kemungkinan pelaku dari semua ini adalah Succubus, Vampire, atau keduanya.”

“Apa maksudnya dengan keduanya itu? Guest177013?”

“Pernah mendengar adanya kemungkinan Demon saling membuat keturunan dan menghasilkan keturunan campuran berupa Half-Succubus atau Half-Vampire?”

“Tunggu sebentar! Bagaimana bisa kau membuat kesimpulan seperti itu!”

“CODIS yang memberitahukannya kepadaku, terdapat dua kemungkinan pemilik dari darah itu. Jika ditambahkan dengan faktor keturunan, mungkin gabungan dari kedua individu itu.”

“CODIS? Siapa itu? Aku jadi makin kebingungan dengan semua ini!”

“Ingat sebelumnya tentang pelaku pencurian yang tertangkap karena darahnya ada di dalam nyamuk? Bisa dibilang aku mengunakan metode yang sama dengan melacaknya melalui sumber DNA yang ditemukan. Dalam kasus ini, CODIS yang membantuku melacak pelakunya melalui sampel darah yang ditemukan. Dari hasil analisis yang dilakukan CODIS nampaknya darah itu berasal dari Succubus atau Vampire. Bisa dibilang CODIS memberitahuku dua kemungkinan itu.”

“Masalah ini makin berat saja!”

“Mau bagaimana lagi, kalian hidup dengan ratusan ras dan spesies. Lagi pula, bukankah semua pertanyaan mu tentang kemungkinan pelaku dari semua ini sudah terjawab. Jika sampel darah yang ditemukan itu mendapatkan hasil analisis yang mirip dengan Succubus atau Vampire. Bukankah itu artinya pelaku yang yang kita bicarakan ini memiliki dua darah di dalam satu tubuh. Bisa dibilang, pelaku utama ini merupakan keturunan antara Succubus dan Vampire.”

“Aku tidak tahu harus berbuat apalagi, sepertinya aku harus berbicara dengan mereka.”

“Ku sarankan kalian berbicara satu sama lain, bagaimanapun juga untuk mengatasi Demon yang memiliki percampuran Succubus dan Vampire pasti sangat merepotkan.”

Perbicangan kali ini terasa cukup menguras otak ku hingga sebuah gerbang pintu masuk kerajaan Nestrad terlihat dari jendela kereta kuda ini.

Aku membuka layar Quest ini. Mendapati jawaban yang kosong dan harus diisi manual membuatku merasa seperti harus berpikir keras mencari jawabannya.

Saat aku menyentuh bagian identifikasi pelaku, sebuah layar yang berisi virtual keyboard muncul. Memasukkan [Half-Succubus, Half-Vampire] sebagai penutup kasus ini.

Aku ingin segera Logout dan pulang.

Terpopuler

Comments

Dr. Rin

Dr. Rin

novelnya ada di rekomendasi laman top thor 👍

2023-05-10

0

naya

naya

lanjut thoorrr😘😘

2021-12-25

4

RAI

RAI

mantap lanjut

2021-12-25

0

lihat semua
Episodes
1 Volume 1 - Prolog
2 Chapter 1 - Internet Cafe OUTNET
3 Chapter 2 - Class Detective
4 Chapter 3 - Permintaan Saintess
5 Chapter 4 - Korban Terakhir
6 Chapter 5 - Biological Evidence
7 Chapter 6 - Krisis Kerajaan Nestrad
8 Chapter 7 - Boot Camp Servere
9 Chapter 8 - Presumptive Blood Test
10 Chapter 9 - Sumber Bencana
11 Chapter 10 - Pertemuan Darurat
12 Chapter 11 - LOGOUT
13 Chapter 12 - Kasus Menumpuk
14 Chapter 13 - Aktivitas Normal
15 Chapter 14 - Kelas Abnormal
16 Chapter 15 - Scam Quest
17 Chapter 16 - Nekoya Inn
18 Chapter 17 - Pertikaian Kecil
19 Interlude - Senpai
20 Chapter 18 - Kontrak Perjanjian
21 Chapter 19 - Sistem MOCAD
22 Chapter 20 - Teleport Magic
23 Chapter 21 - Solo Investigation
24 Chapter 22 - In Vino Veritas
25 Chapter 23 - Pengakuan Hitam
26 Chapter 24 - Investigasi Akhir
27 Interlude - Ruang Hitam
28 Chapter 25 - Kasus Gagal?
29 Chapter 26 - Princess Nekoya Inn
30 Chapter 27 - Kembali Pulang
31 Chapter 28 - Lembaran Misteri Dunia
32 Chapter 29 - Kontrak Promosi
33 Chapter 30 - Sisi Lain Internet
34 Chapter 31 - Kastil Ratu Iblis
35 Chapter 32 - Ratu Iblis
36 Interlude - Langit Malam
37 Chapter 33 - Old Gang Tea Party
38 Chapter 34 - Private Detective Contractor
39 Chapter 35 - Maid Service
40 Chapter 36 - Antropologi Forensik
41 Chapter 37 - Analisis Berkelanjutan
42 Interlude - Ex-Demon Queen Council
43 Chapter 38 - Kekuatan 100 Keping Emas!
44 Chapter 39 - Sambutan Kecil
45 Interlude - Perjanjian Antar Player
46 Chapter 40 - Un-Wanted Kill
47 Chapter 41 - Social Stealth
48 Interlude - Can u stand in Friendly-Fire Line of sight?
49 Emergency Update
50 Chapter 42 - Detektif dan Asisten Detektif
51 Chapter 43 - Lorong Gua
52 Informasi & Terima Kasih
Episodes

Updated 52 Episodes

1
Volume 1 - Prolog
2
Chapter 1 - Internet Cafe OUTNET
3
Chapter 2 - Class Detective
4
Chapter 3 - Permintaan Saintess
5
Chapter 4 - Korban Terakhir
6
Chapter 5 - Biological Evidence
7
Chapter 6 - Krisis Kerajaan Nestrad
8
Chapter 7 - Boot Camp Servere
9
Chapter 8 - Presumptive Blood Test
10
Chapter 9 - Sumber Bencana
11
Chapter 10 - Pertemuan Darurat
12
Chapter 11 - LOGOUT
13
Chapter 12 - Kasus Menumpuk
14
Chapter 13 - Aktivitas Normal
15
Chapter 14 - Kelas Abnormal
16
Chapter 15 - Scam Quest
17
Chapter 16 - Nekoya Inn
18
Chapter 17 - Pertikaian Kecil
19
Interlude - Senpai
20
Chapter 18 - Kontrak Perjanjian
21
Chapter 19 - Sistem MOCAD
22
Chapter 20 - Teleport Magic
23
Chapter 21 - Solo Investigation
24
Chapter 22 - In Vino Veritas
25
Chapter 23 - Pengakuan Hitam
26
Chapter 24 - Investigasi Akhir
27
Interlude - Ruang Hitam
28
Chapter 25 - Kasus Gagal?
29
Chapter 26 - Princess Nekoya Inn
30
Chapter 27 - Kembali Pulang
31
Chapter 28 - Lembaran Misteri Dunia
32
Chapter 29 - Kontrak Promosi
33
Chapter 30 - Sisi Lain Internet
34
Chapter 31 - Kastil Ratu Iblis
35
Chapter 32 - Ratu Iblis
36
Interlude - Langit Malam
37
Chapter 33 - Old Gang Tea Party
38
Chapter 34 - Private Detective Contractor
39
Chapter 35 - Maid Service
40
Chapter 36 - Antropologi Forensik
41
Chapter 37 - Analisis Berkelanjutan
42
Interlude - Ex-Demon Queen Council
43
Chapter 38 - Kekuatan 100 Keping Emas!
44
Chapter 39 - Sambutan Kecil
45
Interlude - Perjanjian Antar Player
46
Chapter 40 - Un-Wanted Kill
47
Chapter 41 - Social Stealth
48
Interlude - Can u stand in Friendly-Fire Line of sight?
49
Emergency Update
50
Chapter 42 - Detektif dan Asisten Detektif
51
Chapter 43 - Lorong Gua
52
Informasi & Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!