Setelah sang Mama keluar, Nevan langsung menarik lengan Rania hingga gadis itu terbaring di sampingnya.
Ran
Sakit woe!
Nevan meletakkan telunjuknya di bibir Rania.
King
Setelah aku cium kamu, rasanya gak bisa lepasin kamu gitu aja, Ran.
King
Fix, kamu milik aku.
Ran
*Tertawa* aduh lucu banget lo ngomongnya aku-kamu, Ja
Wajah Rania berubah datar.
Ran
Gue bukan barang!
King
*Tak menghiraukan*
Ponsel kamu mana?
Ran
Apa? *mengernyit
Nevan tanpa kata langsung mengambil ponsel Rania yang ada didalam slingbag gadis itu.
Beruntung Rania tak mengunci layar ponselnya. Jari Nevan yang lincah bergerak menghapus salah satu aplikasi berwarna biru kemudian tersenyum penuh kemenangan. Ia baru sadar jika lockscreen ponsel Rania, merupakan foto dirinya. Tak ingin mengacaukan suasana, Nevan menyerahkan ponsel tersebut kepada si pemilik.
King
Fokus rawat aku,... setelah aku sembuh, kita nikah.
Ran
*Mendelik*
Emang gue udah bilang setuju mau nikah sama lo?
King
Iya, barusan kamu bilang
Ran
Nevan!
King
Sayang *senyum*
King
Aku suka kamu manggil gitu
Deg
Ran
Plis hati jangan baper liat senyuman Raja. Masa iya dia bisa baperin gue di dua dunia? *Batin*
King
Jadi, yes or yes?
Ran
*Berdeham* pernikahan bukan buat mainan, Ja.
Ran
Gue tentu belum siap. Di umur segini, selesaiin kuliah dan jadi author itu masih jadi prioritas gue.
Ran
Lagian gue gak mau nantinya ada kata cerai di pernikahan kita. Gue cuman mau nikah sekali seumur hidup.
Nevan menarik nafasnya. Dengan pelan kembali mencium kening Rania.
King
Kita udah zina, yakin gak mau minta pertanggungjawaban dari aku?
Ran
HAH?
Ran
Zina apa?! Jangan sembarangan kalo ngomong, Ja!
King
*Terkekeh* kamu pikir cium kening sama pelukan itu bukan zina?
Comments
𝙺𝚊𝚗𝚐Gß
setuju itu zina wajib nikah or dosa di tnggung semua org yg ada di dkt sono kan kasian
2021-11-24
3
va👾
😂
2021-11-22
0
Kalve
sepi memburu
2021-11-21
0