Rania menghela nafas lega. Ia meraih mangkuk berisi bubur dan mulai menyuapi Nevan. Nevan menerima suapan Rania dengan sepenuh hati. Suasana di ruangan itu begitu hening dan Rania pun bingung dengan suasana yang mendadak canggung.
King
Umur gue udah matang buat nikah, Ran. Lo bakal nolak gue?
Ran
Lo lupa sama ucapan lo di grup chat? Mana mungkin lo seriusin bocil kaya gue *terkekeh*
King
Gue becanda astaga
Ungkap Nevan sembari menyentuh kedua pipi Rania.
King
Jawab yang jujur, lo kangen sama gue?
Ran
Iya
Nevan tersenyum lebar, namun tak lama setelah mendengar kalimat Rania selanjutnya
Ran
Gue kangen lo nebar kotak hadiah di GC gue
Melihat wajah Nevan yang berubah muram, Rania sontak tertawa pelan. Nevan hanya diam memperhatikan senyuman gadis di depannya. Sumpah demi apapun, Nevan sudah menyukai Rania dari 6 tahun yang lalu saat gadis itu masih berusia 13 tahun. Katakan ia pedofil, karena itu memang kenyataannya.
Ran
Heleh *memutar mata jengah* Umur lo aja masih 21 sok-sokan bilang matang.
King
*Menggeleng* umur gue udah 28
Ran
*Kaget*
Om-om anjayyy!
Dengan gemas, Nevan menarik wajah Rania hingga hidung keduanya bersentuhan. Pria itu mencium kening Rania lama.
Fitri
Jangan keblabasan bobol anak orang Van
Rania yang gelagapan tanpa sengaja membenturkan keningnya ke kening Nevan. Gadis itu meringis kesakitan sembari mengusap keningnya yang terasa panas.
King
Mama!
Fitri
Hehe maaf ya calon mantu, Mama cuman mau ambil tas doang *tersenyum penuh arti*
Comments
🦋⁰³
Hai om:")
2021-11-22
1
va👾
seru
2021-11-22
0
Kalve
ujian
2021-11-21
0