Kesempatan Dalam Kesempitan

Nina keluar dari kamarnya dengan mengenakan celana jeans dan blouse cold shoulder berwarna apricot. Rambutnya dibiarkan tergerai. Bibirnya dipoles lipstick warna peach, semakin menambah kecantikannya. Di depan kamarnya dia berpapasan dengan Abi yang juga baru keluar. Sejenak pandangan mereka bertemu.

“Ehem!!”

Suara deheman Cakra mengakhiri adegan tatap-tatapan Abi dan Nina. Cakra melihat pada Nina. Dia sudah mendengar kalau Abi mempunyai perawat baru. Tapi dia tak menyangka perawat baru sahabatnya ini begitu cantik bak model.

“Halo, kamu pasti perawat barunya Abi. Kenalkan saya Cakra, sahabat plus kacungnya Abi hehehe..”

Nina tersenyum seraya menyambut tangan Cakra yang terulur padanya. Abi hanya mendengus kesal melihat kelakuan sahabatnya. Cakra memang pria yang rajin tebar pesona pada semua gadis. Mau itu tulen atau jadi-jadian, yang penting cantik dan menarik. Juna yang baru turun segera bergabung.

“Cakra, kamu jangan berani-berani tebar pesona. Nina itu sudah punya tunangan.”

“Wah, layu sebelum berkembang dong,” keluh Cakra. Juna hanya terkekeh, senang melihat Cakra kehilangan buruannya.

“Kak Juna, aku mau keluar dulu ya. Nanti sore aku pulang.”

“Mau kencan ya Nin,” goda Juna.

Nina hanya tersenyum, wajahnya merona digoda oleh Juna. Abi melihatnya dengan tatapan dinginnya. Setelah berpamitan Nina segera pergi.

Satu jam kemudian Nina sampai di rumah Fares. Terlihat mama Fares sedang asik dengan bunga-bunganya.

“Assalamu’alaikum.”

“Waalaikumsalam, eh Nina.”

Mama Fares segera memeluk Nina. Senang rasanya calon menantunya akhirnya mengunjunginya. Dia segera mengajak Nina masuk ke dalam.

“Fares mana ma?”

Tanya Nina tak lama setelah dia mendudukkan bokongnya di atas sofa. Waktu masih pukul sembilan tapi batang hidung Fares tidak kelihatan. Sesaat mama Fares hanya diam. Dia bingung bagaimana harus menjawab karena sejak semalam Fares belum pulang ke rumah.

“Dia nginap di rumah temannya Nin. Taukan anak bujang kalau udah ngumpul suka males pulang.”

“Pasti Fares main ke rumah Vino ya ma. Kebablasan main game online kayanya.”

“Iya kayanya,” Mama Fares lega Nina langsung percaya ucapannya.

“Mama mau masak dulu ya Nin.”

“Ayo ma, Nina bantu.”

Nina mengikuti mama Fares ke dapur. Mereka mulai kegiatan memasaknya sambil berbincang-bincang. Dia menceritakan pengalamannya bekerja di rumah keluarga Hikmat.

Tak lama sebuah Honda Jazz hitam berhenti di depan rumah. Fares turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah. Sayup-sayup dia mendengar suara orang mengobrol di dapur. Fares tersenyum saat melihat Nina ada di sana. Dengan mengendap-endap dia masuk ke dapur dan segera memeluk Nina dari belakang.

“Halo sayang, aku kangen.”

Ucap Fares seraya mencium pipi Nina. Mama hanya menggeleng-geleng melihat tingkah anaknya. Nina yang merasa risih segera melepaskan pelukan Fares. Tapi Fares bergeming. Sambil terus memeluknya, Fares membawa Nina masuk ke dalam kamarnya.

“Ma, Ninanya Fares pinjam dulu!” sesampainya di kamar Nina segera melepaskan pelukan Fares.

“Fares! Kamu apa-apaan sih? Malu tahu ngga sama mama.” ketus Nina.

“Emang kenapa? Mama juga udah tahu hubungan kita. Aku kangen kamu sayang.”

Fares kembali menarik Nina dalam pelukannya, kemudian menyambar bibir Nina. Dia tak memberi kesempatan pada Nina untuk melepaskan ciumannya. Fares terus me**mat dan memagut bibir ranum kekasihnya. Dia baru melepaskannya saat hampir kehabisan nafas. Fares akan menciumnya lagi, namun Nina menolaknya.

“Mending kamu mandi sana. Aku mau bantu mama masak.”

Tanpa menunggu persetujuan Fares, Nina segera keluar kamar dan menuju dapur melanjutkan pekerjaannya yang tertunda. Fares memandang pasrah kepergian Nina. Dengan malas dia masuk ke kamar mandi.

Selesai makan siang Fares kembali menarik Nina ke dalam kamar. Lalu mengunci pintunya. Dia menjatuhkan Nina ke kasur kemudian menjatuhkan tubuhnya di atas tunangannya ini. Fares kembali me**mat bibir Nina. Awalnya Nina melayani ciuman Fares. Tapi makin lama Fares semakin liar. Dia mulai menciumi leher Nina. Tangannya menyusup ke dalam baju Nina, mengelus perut ratanya lalu naik ke dadanya.

Merasakan Fares menyentuh area sensitifnya, spontan Nina mendorong tubuh Fares. Dia langsung bangun. Membuka kunci pintu dan keluar dari kamar dengan kesal. Nina mengambil tasnya yang tergeletak di sofa lalu pergi meninggalkan kediaman Fares tanpa berpamitan pada mama yang sedang berada di dalam kamarnya.

Sadar Nina marah atas kelakuannya, Fares segera menyusul Nina. Dia menyambar kunci mobilnya. Nina berjalan cepat keluar dari kompleks perumahan. Kemudian dia mendengar suara klakson mobil. Fares memarkirkan mobilnya lalu keluar.

“Nina.. Nina.. maafin aku.. aku bener-bener minta maaf.”

Nina tak mendengarkan. Dia terus saja berjalan. Fares lagi-lagi menghalanginya.

“Aku minta maaf ay.. maafin aku ya.. aku khilaf. Maaf ay..”

Fares menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya. Dia tahu telah melanggar kesepakatan dengan Nina. Selama berhubungan mereka sepakat kalau hanya sebatas berciuman, tidak ada sentuhan-sentuhan merangsang seperti tadi.

“Aku maafin. Sekarang aku mau pulang,” ketus Nina.

“Aku anterin ya ay..”

Fares memasang wajah memelasnya. Karena tak tega, Nina menuruti permintaan Fares mengantarnya pulang ke kediaman Hikmat. Selama perjalanan tidak ada percakapan sama sekali. Nina tak mau melihat pada Fares. Dia hanya memandang keluar kaca jendela.

Sejam kemudian mereka sampai. Tanpa berkata-kata Nina keluar dari mobil. Fares segera menyusul. Sebelum Nina masuk, Fares memegang lengannya.

“Ay, kapan kita bisa ketemu lagi?”

“Aku cuma libur hari Minggu.”

“Ya udah minggu besok kita jalan ya, nonton atau beli baju. Nanti aku jemput.”

“Gimana nanti aja.”

Fares baru saja akan mencium kening Nina, tapi gadis itu segera berlalu. Membuat Fares hanya dapat mencium angin. Tanpa menoleh padanya lagi, Nina segera masuk ke dalam rumah. Fares mengumpat kesal.

🍁🍁🍁

Sehabis sarapan Juna memanggil Nina ke ruangan kerjanya. Dia mengeluarkan sebuah botol kecil dari dalam laci kemudian memberikannya pada Nina.

“Ini Suplemen yang aku bilang waktu itu. Dikonsumsi setiap pagi, satu kaplet satu hari. Suplemen ini bisa membantu Abi memulihkan otot-otot tulangnya.”

Nina memandangi botol di tangannya. Dia membaca kandungan yang terdapat dalamnya. Obat ini diproduksi di Jerman.

“Harganya pasti mahal ya kak.”

“Hmm.. ya lumayan. Satu juta.”

“Satu juta per botol?”

“Per kaplet.”

“What??”

Nina membelalakkan matanya. Dia kembali melihat ke botol. Di sana tertulis, isi 30 kaplet. Kalau harga satuannya satu juta, berarti satu botol ini total tiga puluh juta.

“Obat ini harganya tiga puluh juta kak? Ya ampun nih obat bisa buat beli motor, bayar kost-an sama uang makan aku setahun.”

Juna tertawa melihat reaksi Nina.

“Pastiin Abi minum obat ini Nin. Dia tuh paling susah kalau disuruh minum obat. Ada aja alasannya.”

“Jangan khawatir kak. Obat semahal ini aku pastiin mas Abi meminumnya.”

“Ok.. sekarang dia pasti udah selesai sarapan. Aku mau tahu gimana cara kamu minta dia minum obat ini.”

“Ayo, siapa takut.”

Dengan isyarat tangan Nina mengajak Juna turun ke bawah. Sebenarnya dirinya sudah harus berangkat ke kantor. Tapi penasaran juga bagaimana cara Nina menyuruh Abi meminum obat.

Abi dan Sekar masih duduk di meja makan. Abi baru saja menyelesaikan sarapannya. Nina menghampirinya. Dia membuka botol obat, mengambilnya satu kemudian memberikannya pada Abi.

“Mas Abi, sebelum kita terapi minum dulu suplemennya.”

Abi tak menggubrisnya. Dia sibuk memainkan ponselnya. Juna dan Sekar hanya diam menyaksikan. Mereka ingin tahu drama apalagi yang disuguhkan kedua orang ini. Nina mengambil ponsel Abi. Diarahkannya ponsel Abi ke dalam gelas yang berisi air.

“Minum ngga obatnya. Kalau ngga, hp mas aku masukin ke air,” ancam Nina.

“Masukin aja. Aku tinggal beli yang baru,” jawab Abi enteng.

“Ok. Kalau gitu aku tinggal laporan ke pak Teddy kalau mas mogok terapi dan besok mas Abi bakalan dijemput paksa ikut terapi di Amerika bareng mama dan papa mas.”

Abi memandang kesal pada Nina. Dia memang tidak mau kembali ke negara paman Sam untuk terapi di sana. Abi mengambil obat dari Nina. Bukan meminumnya, Abi malah *******-***** sampai hancur.

“Ya ampun duit satu juta melayang sia-sia!” pekik Nina.

Juna dan Sekar tak dapat menahan tawa mendengar ucapan Nina. Abi hendak mengambil botol obat dari tangan Nina, namun segera disembunyikannya. Nina menatap tajam pada Abi. Diambilnya obat lagi dari dalam botol. Lalu mendekat pada Abi.

Memegang pipi lelaki ini, menekannya kuat hingga mulutnya terbuka dengan kepala Abi sedikit didongakkan ke atas. Setelah itu memasukkan obat ke dalam mulut Abi disambung dengan memasukkan air ke mulut lelaki itu. Saat Abi akan mengeluarkan obat itu, Nina segera membungkam mulut Abi dengan bibirnya. Nina tak melepaskan bibirnya sampai akhirnya Abi menelan air tersebut. Obat di lidahnya ikut masuk ke dalam kerongkongannya. Setelah yakin Abi telah meminumnya, Nina melepaskan bibirnya.

Juna dan Sekar melongo melihat aksi nekad Nina. Abi menatap Nina dengan mata berapi-api. Berani sekali gadis itu mencium bibirnya. Tapi Nina terlihat santai, dia mengusap bibirnya yang basah.

“Apa begini caramu memberi obat pada semua pasienmu?!” geram Abi.

“Ngga! Cuma mas Abi aja karena mas Abi satu-satunya pasien yang ngeyel dan susah disuruh minum obat. Pastikan mas Abi minum semua obat ini tanpa tersisa satu pun kalau mas tidak mau minum dengan cara seperti tadi.”

PROK

PROK

PROK

“Nina.. aku suka gaya kamu,” puji Juna.

“Kak.. aku minta bonus buat yang tadi ya. Bibirku udah ternoda gara-gara mas Abi ngga mau minum obat.”

“WHAT??!!! Kamu yang cari kesempatan dalam kesempitan!” geram Abi.

“Hahaha.. tenang Nin, aku bakal kasih bonus buat kamu. Aku bahkan bakal kasih bonus sepuluh kali lipat gaji kamu, kalau tiap hari kamu kasih minum obat ke Abi kaya tadi.”

Abi menatap horor ke arah Juna. Tapi kakaknya itu hanya mengangkat bahunya saja seraya tersenyum jahil.

“Ngga deh kak, makasih. Bibir saya terlalu berharga buat orang nyebelin kaya mas Abi.”

“Siapa juga yang mau dicium kamu lagi! DASAR GILA!!”

Nina bergegas meninggalkan ruangan makan tanpa mempedulikan ucapan Abi. Wajahnya sudah memerah menahan malu. Apalagi Juna dan Sekar menyaksikan adegan tersebut.

“Wow! Kak Nina emang keren! Lihat kak, kak Abi sampe mati kutu gitu hahahaha… harusnya tadi kita video-in terus kirim ke mama sama papa hahaha…”

“Kayanya sekarang kamu dapat lawan seimbang ya Bi.. good luck ya.” Juna terkekeh.

Abi hanya mendengus kesal. Sekar langsung kabur begitu melihat pandangan membunuh Abi. Juna berangkat ke kantor sambil terus tertawa. Sepeninggal Juna dan Sekar, Abi meraba bibirnya. Dia masih bisa merasakan bibir kenyal Nina di sana. Tak sadar dia menyunggingkan senyuman.

☘️☘️☘️

Selama terapi Nina tak banyak bicara. Sebenarnya dia masih malu dengan kejadian tadi pagi. Tapi demi menjaga gengsi, dia berusaha bersikap normal. Begitu pula dengan Abi. Suasana terapi yang biasanya dipenuhi dengan perdebatan, celotehan Nina atau umpatan Abi, kini hanya kesunyian yang ada. Keduanya bahkan selalu menghindar saat beradu tatap. Kecanggungan begitu terasa di antara mereka.

Karenina Pov

Entah keberanian darimana aku berani melakukan itu pada Abi. Gara-gara aksi nekadku, suasana di antara kami menjadi canggung. Tapi sialnya kenapa aku sangat menikmati momen tadi. Bibir Abi begitu hangat. Rasanya ingin menciumnya lagi. Wait, what? Menciumnya lagi. Ya ampun Nina kamu kenapa sih. Ingat kamu sekarang sudah bertunangan dengan Fares.

Ya Fares. Saat kemarin lelaki itu mencium dan mencumbuku kenapa aku marah ya. Rasanya aku ngga rela dia menyentuh tubuhku. Aku benar-benar tidak mengerti dengan yang terjadi pada diriku. Bayang-bayang Fares terasa semakin jauh dari diriku. Aku jadi meragukan niatku menikahinya.

Ya Allah, kalau memang Fares benar jodohku maka mudahkanlah langkah kami. Tapi kalau dia bukan jodohku, jauhkanlah dia dariku. Dan pertemukan aku dengan belahan jiwaku. Kalau dikasih yang seperti Abi aku ngga akan nolak ya Allah. Ya ampun Nina lo kok jadi murahan banget sih.

Karenina Pov End

Abimanyu Pov

Kurang ajar tuh cewe, berani-beraninya dia nyium aku. Dan begonya lagi aku cuma diam menikmati dia melakukan itu. Aagghh. Kenapa juga aku ngga bisa berhenti memikirkan dia. Dia itu cuma cewek cerewet, nyebelin dan bikin naik darah. Dasar otak gesrek, somplak.

Waktu sudah pukul setengah empat sore. Terlihat Dodit memasuki rumah. Ini memang jadwalku exercise. Lihat aja cewek aneh, ngga lama lagi badanku akan sebagus kak Juna. Dan kamu harus siap-siap terima hukuman dariku. Hukuman yang ngga bakalan kamu lupain.

Dodit membawaku ke ruangan fitness. Sesaat aku melihat Nina sedang duduk berbincang dengan salah satu pegawaiku. Apa yang mereka bicarakan sampai dia tertawa seperti itu. Dan ya ampun kenapa dia terlihat semakin manis dan menggemaskan saja. Nina, kamu benar-benar perawat teraneh yang pernah datang dalam hidupku.

Abimanyu Pov End

☘️☘️☘️

**Dih Abi sok²an marah padahal demen tuh dicium Nina🤣

Rasain Lo udah mulai baper kan, cuma masih gengsi😜

Siapa yang setuju Nina kasih minum obat ke Abi kaya tadi 🙋

Biar lebih asik ngehalunya, mamake kasih visual Abi, Nina dan Juna versi mamake sendiri tapi. Kalau kalian silahkan ngehalu masing² ya😉

Nina, perawat antik yang udah bikin dunia Abi jungkir balik**

Abi, cowok nyebelin yang juteknya minta ampun

Juna, kakak Abi yang ramah

Terpopuler

Comments

Atoen Bumz Bums

Atoen Bumz Bums

senyum2 trus nengok tingkah nina

2025-03-24

1

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

Nina main nyosor aja nih 🤭

2025-04-02

1

Nur Cahyani

Nur Cahyani

q suka visual cakep2

2025-03-18

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Tak Butuh Perawat!
3 DEAL!!!
4 Another Taruhan
5 Kesempatan Dalam Kesempitan
6 Tercyduk
7 Danial is Back
8 Jangan Pergi
9 Kejahilan Abi
10 Kesempatan
11 Melepasmu Dengan Kenangan
12 Teh Celup
13 The Real Abi
14 OTW Bucin
15 Diantup Tawon
16 Wewe Gombel
17 Kalah Lagi
18 The Best Kisser
19 Rindu vs Kevin
20 Miliki Aku
21 Penolakan Wira
22 Ancaman Juna
23 Musang Berbulu Domba
24 Bonus
25 Perintah Beno
26 Chaos at The Wedding
27 Perawat ++
28 Dasar Beruk
29 Ibadah Lagi
30 Jangan Mengkhianatiku
31 Klien Sableng
32 Ruby
33 Rencana Abi
34 Menikahlah Denganku
35 Ngga Romantis
36 Calon Istri Abi
37 Beruang Kutub
38 Jodoh 50 Juta
39 Bebegig Sawah
40 Trauma
41 Kang Cakra
42 Mano
43 Posesif
44 Kang Pur
45 Abi, Sang Pemaksa
46 Dendam Mano
47 Jangan Sentuh Wanitaku!!
48 Gean & Anfa
49 Panggil Aku Kakak
50 Encounter
51 Balasan Setimpal
52 Seratus Kali
53 Man in Black
54 Duda Jablay
55 First Kiss
56 Takut Khilaf
57 Kiss Me, Please
58 Drama Resepsi
59 Tergoda
60 Surga Dunia
61 Memories
62 Buah Simalakama
63 Annoying Abi
64 Move on
65 Aku Atau Istrimu?
66 Titik Terang
67 Cacing Kremi
68 Pelakor dan Pebinor
69 Skak Mat
70 Janji
71 Marry Me
72 Pendekar
73 Menginginkanmu
74 Jovan Romano
75 Tuduhan Jojo
76 Bercocok Tanam
77 Kebenaran
78 Amanat
79 Calon Istri
80 Rasa Yang Tertinggal
81 Abi vs Jojo
82 Evidence
83 Welcome Back
84 Happy New Year 2022
85 Trio Bajaj
86 Curhat Tahun Baru
87 Loneliness
88 Audisi
89 Jaminan Hutang
90 Pasangan Fenomenal
91 Duet Maut
92 Tom and Jerry
93 Dating
94 Kontak Fisik
95 Spesial Pake Telor
96 Gara-gara Jamu
97 Pembasmi Hama
98 Jealous
99 Bram Stoker's Dracula
100 Girl Band
101 Blewah
102 Suami Rumah Sebelah
103 Sentilan Membawa Berkah
104 Calon Pacar
105 Penyesalan Jojo
106 Makan Malam
107 Wedding Day
108 Permintaan Bumil
109 Sesuatu Yang Tertunda
110 Serangan Fajar
111 Pengharum Ruangan
112 ART plus plus
113 Laksa KW
114 Film Action
115 Dua Kubu
116 Cobra vs Anaconda
117 Modus Operandi Jojo
118 Scene Tambahan
119 I Love You
120 Hitut
121 Tikungan Tajam
122 Jus a Friend
123 Intrik
124 Malaikat Penyelamat
125 Eksekusi
126 Honey
127 Romantika Diamor
128 Hukuman Ibu Hamil
129 Ngidam K-Pop
130 Love Shot
131 Kartu AS
132 Sensasi Gurit
133 Was-was
134 Takut
135 Seducing
136 Kecewa
137 Penyesalan
138 Datang dan Pergi
139 Iri
140 Perang Barata Yudha
141 Temu Kangen
142 Going Home
143 Nuna
144 Mencari Mangsa
145 We're Breaking Up
146 Tanda Merah
147 Pelajaran Berharga
148 Hukuman Combo
149 Bibit Bebet Bobot
150 Dukungan Wisnu
151 Who is He?
152 Calon Menantu Idaman
153 Pasangan Abnormal
154 Cucu Pertama
155 Aksi Kenzie
156 Pertengkaran
157 Mengalah Untuk Menang
158 Janji Suci
159 Malam Resepsi
160 Pencerahan & Penataran
161 Pagi Kedua
162 Konser Mini
163 Mitoni
164 Ketakutan Cakra
165 Apes Membawa Berkah
166 Heboh
167 Gambling
168 Wrecked at The Wedding
169 Akhir Sebuah Penantian
170 Perawat Antik & Pasien Jutek
171 Bonchap : Hadiah Terindah
172 Bonchap : Status Baru
173 Bonchap : Ngidam Bikin Runyam #1
174 Bonchap : Ngidam Bikin Runyam #2
175 Bonchap : Happy Moment
176 Bonchap : Marathon
177 Bonchap : Bon Cabe Junior
178 Bonchap : End of Enemies
179 Bonchap : Cinta Sejati
180 Bonchap : Gelombang Besar
181 Bonchap : Kebangkitan
182 Bonchap : Abi is Back
183 Bonchap : Awaiting
184 Bonchap : Family is Everything
185 Bonchap : Goodness
186 Season 2 : The Story Begin
187 Season 2 : Jawaban yang Tertunda
188 Season 2 : Surprise
189 Season 2 : Suprised Nara
190 Season 2 : Debaran
191 Season 2 : Rencana Pendekatan
192 Season 2 : Pertengkaran
193 Season 2 : Kenzie vs Nara
194 Season 2 : Getar-getar Cinta
195 Season 2 : Main Hati
196 Season 2 : Cemburu Menguras Hati
197 Season 2 : Luka Nara
198 Season 2 : Double Date
199 Season 2 : Super Kenzie
200 Season 2 : Naga Kutub & Kuda Lumping
201 Season 2 : Petunjuk
202 Season 2 : Cemas
203 Season 2 : Hasutan
204 Season 2 : Adu Strategi
205 Season 2 : Kompor Mledug
206 Season 2 : Melted
207 Season 2 : Virus Bucin
208 Season 2 : Lamaran Dadakan
209 Season 2 : Yang Muda Yang Bercinta#1
210 Season 2 : Yang Muda Yang Bercinta#2
211 Season 2 : About Alisha
212 Season 2 : Pengkhianatan
213 Season 2 : Rencana Busuk
214 Season 2 : Aksi Penyerangan
215 Season 2 : Entrapment
216 Season 2 : Kisses
217 Season 3 : Drama King
218 Season 2 : Sparkling of Love
219 Season 2 : Cemburu
220 Promotion
221 Season 2 : Finally SAH
222 Season 2 : Modus Merajalela
223 Season 2 : Disturbing
224 Season 2 : Romantisme di Pagi Hari
225 Season 2 : Sahabat Baru
226 Season 2 : Dendam Menahun
227 Season 2 : Terjebak Perangkap
228 Season 2 : Pelukan Pertama dan Terakhir
229 Season 2 : Pelangi Setelah Hujan
230 Season 2 : Hompimpah
231 Season 2 : Sang Penguntit
232 Season 2 : Galau
233 Season 2 : Kesedihan Anya
234 Season 2 : Rahasia Anya
235 Season 2 : Bonus Dari Kenan
236 Season 2 : Efek Domino
237 Season 2 : Cilok Bikin Heboh
238 Season 2 : Romansa Kawula Muda
239 Season 2 : Modus Lagi
240 Season 2 : Nikah Muda
241 Season 2 : Bahaya Mengintai
242 Season 2 : Viren Bikin Galau
243 Season 2 : Usaha Irvin
244 Season 2 : The Way of Love
245 Season 2 : Coklat Bikin Kepo
246 Season 2 : Kabar Bahagia
247 Season 2 : Lelaki Pertama
248 Season 2 : Salipan Tanpa Sen
249 Season 2 : Pengantin Baru
250 Season 2 : Senjata Makan Tuan
251 Season 2 : Calon Makmum
252 Season 2 : Perjuangan Cinta
253 Season 2 :
254 Season 2 : Pernikahan Estafet #1
255 Season 2 : Pernikahan Estafet #2
256 Season 2 : Tarik Ulur Layangan
257 Season 2 : Pernikahan Estafet #3
258 Season 2 : Pasangan-pasangan Cinta
259 Season 2 : Perang Dingin
260 Season 2 : Poor Zahra
261 Season 2 : Tangisan Zahra
262 Season 2 : Calon Besan
263 Season 2 : Kompor Mledug
264 Season 2 : Kenan Bikin Bengek
265 Season 2 : Nikah, Yuk!
266 Season 2 : Mode Marc Marques
267 Season 2 : Nikah Dahulu, Pacaran Kemudian
268 Season 2 : Serangan Balik
269 Season 2 : Suprised Sandi
270 Season 2 : Get Shocked
271 Season 2 : Nina, Warrior Princess
272 Season 2 : Pepetan Sandi
273 Season 2 : Mak Comblang
274 Season 2 : Engagement
275 Season 2 : Trio Jompo
276 Season 2 : Pengantin Unyu
277 Season 2 : Calon Pengantin
278 Season 2 : Pengantin Basyah
279 Season 2 : Kisruh Pagi Pertama
280 Season 2 : Kenyataan Pahit
281 Season 2 : Pengantin Baru Stok Lama
282 Season 2 : Double Happiness
283 Season 2 : The Twins
284 Season 2 : Gegana
285 Season 2 : Kekasih Masa Lalu
286 Season 2 : Crash
287 Season 2 : The Accident
288 Season 2 : Kepastian
289 Season 2 : Kalah Telak
290 Season 2 : Senyum
291 Season 2 : Another Happiness
292 Season 2 : Sweet Moments
293 Season 2 : Janji Suci
294 Season 2 : Menghitung Hari
295 Season 2 : Finally SAH
296 Season 2 : Finally Happy Ending
297 Farewell
298 Season 2 : Bonchap (Presiden Jomblo)
299 Season 2 : Boncap (Move On)
300 Season 2 : Bonchap (An Extra Ordinary Wedding)
301 Season 2 : Bonchap (Happily Ever After)
302 Special Bonus
303 Proyek Kolaborasi
304 Hate is Love
Episodes

Updated 304 Episodes

1
Prolog
2
Tak Butuh Perawat!
3
DEAL!!!
4
Another Taruhan
5
Kesempatan Dalam Kesempitan
6
Tercyduk
7
Danial is Back
8
Jangan Pergi
9
Kejahilan Abi
10
Kesempatan
11
Melepasmu Dengan Kenangan
12
Teh Celup
13
The Real Abi
14
OTW Bucin
15
Diantup Tawon
16
Wewe Gombel
17
Kalah Lagi
18
The Best Kisser
19
Rindu vs Kevin
20
Miliki Aku
21
Penolakan Wira
22
Ancaman Juna
23
Musang Berbulu Domba
24
Bonus
25
Perintah Beno
26
Chaos at The Wedding
27
Perawat ++
28
Dasar Beruk
29
Ibadah Lagi
30
Jangan Mengkhianatiku
31
Klien Sableng
32
Ruby
33
Rencana Abi
34
Menikahlah Denganku
35
Ngga Romantis
36
Calon Istri Abi
37
Beruang Kutub
38
Jodoh 50 Juta
39
Bebegig Sawah
40
Trauma
41
Kang Cakra
42
Mano
43
Posesif
44
Kang Pur
45
Abi, Sang Pemaksa
46
Dendam Mano
47
Jangan Sentuh Wanitaku!!
48
Gean & Anfa
49
Panggil Aku Kakak
50
Encounter
51
Balasan Setimpal
52
Seratus Kali
53
Man in Black
54
Duda Jablay
55
First Kiss
56
Takut Khilaf
57
Kiss Me, Please
58
Drama Resepsi
59
Tergoda
60
Surga Dunia
61
Memories
62
Buah Simalakama
63
Annoying Abi
64
Move on
65
Aku Atau Istrimu?
66
Titik Terang
67
Cacing Kremi
68
Pelakor dan Pebinor
69
Skak Mat
70
Janji
71
Marry Me
72
Pendekar
73
Menginginkanmu
74
Jovan Romano
75
Tuduhan Jojo
76
Bercocok Tanam
77
Kebenaran
78
Amanat
79
Calon Istri
80
Rasa Yang Tertinggal
81
Abi vs Jojo
82
Evidence
83
Welcome Back
84
Happy New Year 2022
85
Trio Bajaj
86
Curhat Tahun Baru
87
Loneliness
88
Audisi
89
Jaminan Hutang
90
Pasangan Fenomenal
91
Duet Maut
92
Tom and Jerry
93
Dating
94
Kontak Fisik
95
Spesial Pake Telor
96
Gara-gara Jamu
97
Pembasmi Hama
98
Jealous
99
Bram Stoker's Dracula
100
Girl Band
101
Blewah
102
Suami Rumah Sebelah
103
Sentilan Membawa Berkah
104
Calon Pacar
105
Penyesalan Jojo
106
Makan Malam
107
Wedding Day
108
Permintaan Bumil
109
Sesuatu Yang Tertunda
110
Serangan Fajar
111
Pengharum Ruangan
112
ART plus plus
113
Laksa KW
114
Film Action
115
Dua Kubu
116
Cobra vs Anaconda
117
Modus Operandi Jojo
118
Scene Tambahan
119
I Love You
120
Hitut
121
Tikungan Tajam
122
Jus a Friend
123
Intrik
124
Malaikat Penyelamat
125
Eksekusi
126
Honey
127
Romantika Diamor
128
Hukuman Ibu Hamil
129
Ngidam K-Pop
130
Love Shot
131
Kartu AS
132
Sensasi Gurit
133
Was-was
134
Takut
135
Seducing
136
Kecewa
137
Penyesalan
138
Datang dan Pergi
139
Iri
140
Perang Barata Yudha
141
Temu Kangen
142
Going Home
143
Nuna
144
Mencari Mangsa
145
We're Breaking Up
146
Tanda Merah
147
Pelajaran Berharga
148
Hukuman Combo
149
Bibit Bebet Bobot
150
Dukungan Wisnu
151
Who is He?
152
Calon Menantu Idaman
153
Pasangan Abnormal
154
Cucu Pertama
155
Aksi Kenzie
156
Pertengkaran
157
Mengalah Untuk Menang
158
Janji Suci
159
Malam Resepsi
160
Pencerahan & Penataran
161
Pagi Kedua
162
Konser Mini
163
Mitoni
164
Ketakutan Cakra
165
Apes Membawa Berkah
166
Heboh
167
Gambling
168
Wrecked at The Wedding
169
Akhir Sebuah Penantian
170
Perawat Antik & Pasien Jutek
171
Bonchap : Hadiah Terindah
172
Bonchap : Status Baru
173
Bonchap : Ngidam Bikin Runyam #1
174
Bonchap : Ngidam Bikin Runyam #2
175
Bonchap : Happy Moment
176
Bonchap : Marathon
177
Bonchap : Bon Cabe Junior
178
Bonchap : End of Enemies
179
Bonchap : Cinta Sejati
180
Bonchap : Gelombang Besar
181
Bonchap : Kebangkitan
182
Bonchap : Abi is Back
183
Bonchap : Awaiting
184
Bonchap : Family is Everything
185
Bonchap : Goodness
186
Season 2 : The Story Begin
187
Season 2 : Jawaban yang Tertunda
188
Season 2 : Surprise
189
Season 2 : Suprised Nara
190
Season 2 : Debaran
191
Season 2 : Rencana Pendekatan
192
Season 2 : Pertengkaran
193
Season 2 : Kenzie vs Nara
194
Season 2 : Getar-getar Cinta
195
Season 2 : Main Hati
196
Season 2 : Cemburu Menguras Hati
197
Season 2 : Luka Nara
198
Season 2 : Double Date
199
Season 2 : Super Kenzie
200
Season 2 : Naga Kutub & Kuda Lumping
201
Season 2 : Petunjuk
202
Season 2 : Cemas
203
Season 2 : Hasutan
204
Season 2 : Adu Strategi
205
Season 2 : Kompor Mledug
206
Season 2 : Melted
207
Season 2 : Virus Bucin
208
Season 2 : Lamaran Dadakan
209
Season 2 : Yang Muda Yang Bercinta#1
210
Season 2 : Yang Muda Yang Bercinta#2
211
Season 2 : About Alisha
212
Season 2 : Pengkhianatan
213
Season 2 : Rencana Busuk
214
Season 2 : Aksi Penyerangan
215
Season 2 : Entrapment
216
Season 2 : Kisses
217
Season 3 : Drama King
218
Season 2 : Sparkling of Love
219
Season 2 : Cemburu
220
Promotion
221
Season 2 : Finally SAH
222
Season 2 : Modus Merajalela
223
Season 2 : Disturbing
224
Season 2 : Romantisme di Pagi Hari
225
Season 2 : Sahabat Baru
226
Season 2 : Dendam Menahun
227
Season 2 : Terjebak Perangkap
228
Season 2 : Pelukan Pertama dan Terakhir
229
Season 2 : Pelangi Setelah Hujan
230
Season 2 : Hompimpah
231
Season 2 : Sang Penguntit
232
Season 2 : Galau
233
Season 2 : Kesedihan Anya
234
Season 2 : Rahasia Anya
235
Season 2 : Bonus Dari Kenan
236
Season 2 : Efek Domino
237
Season 2 : Cilok Bikin Heboh
238
Season 2 : Romansa Kawula Muda
239
Season 2 : Modus Lagi
240
Season 2 : Nikah Muda
241
Season 2 : Bahaya Mengintai
242
Season 2 : Viren Bikin Galau
243
Season 2 : Usaha Irvin
244
Season 2 : The Way of Love
245
Season 2 : Coklat Bikin Kepo
246
Season 2 : Kabar Bahagia
247
Season 2 : Lelaki Pertama
248
Season 2 : Salipan Tanpa Sen
249
Season 2 : Pengantin Baru
250
Season 2 : Senjata Makan Tuan
251
Season 2 : Calon Makmum
252
Season 2 : Perjuangan Cinta
253
Season 2 :
254
Season 2 : Pernikahan Estafet #1
255
Season 2 : Pernikahan Estafet #2
256
Season 2 : Tarik Ulur Layangan
257
Season 2 : Pernikahan Estafet #3
258
Season 2 : Pasangan-pasangan Cinta
259
Season 2 : Perang Dingin
260
Season 2 : Poor Zahra
261
Season 2 : Tangisan Zahra
262
Season 2 : Calon Besan
263
Season 2 : Kompor Mledug
264
Season 2 : Kenan Bikin Bengek
265
Season 2 : Nikah, Yuk!
266
Season 2 : Mode Marc Marques
267
Season 2 : Nikah Dahulu, Pacaran Kemudian
268
Season 2 : Serangan Balik
269
Season 2 : Suprised Sandi
270
Season 2 : Get Shocked
271
Season 2 : Nina, Warrior Princess
272
Season 2 : Pepetan Sandi
273
Season 2 : Mak Comblang
274
Season 2 : Engagement
275
Season 2 : Trio Jompo
276
Season 2 : Pengantin Unyu
277
Season 2 : Calon Pengantin
278
Season 2 : Pengantin Basyah
279
Season 2 : Kisruh Pagi Pertama
280
Season 2 : Kenyataan Pahit
281
Season 2 : Pengantin Baru Stok Lama
282
Season 2 : Double Happiness
283
Season 2 : The Twins
284
Season 2 : Gegana
285
Season 2 : Kekasih Masa Lalu
286
Season 2 : Crash
287
Season 2 : The Accident
288
Season 2 : Kepastian
289
Season 2 : Kalah Telak
290
Season 2 : Senyum
291
Season 2 : Another Happiness
292
Season 2 : Sweet Moments
293
Season 2 : Janji Suci
294
Season 2 : Menghitung Hari
295
Season 2 : Finally SAH
296
Season 2 : Finally Happy Ending
297
Farewell
298
Season 2 : Bonchap (Presiden Jomblo)
299
Season 2 : Boncap (Move On)
300
Season 2 : Bonchap (An Extra Ordinary Wedding)
301
Season 2 : Bonchap (Happily Ever After)
302
Special Bonus
303
Proyek Kolaborasi
304
Hate is Love

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!